cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN USAHA ABON AYAM DI DENPASAR Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; Kadek Adi Parthama; Putu Indah Ciptayani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17032

Abstract

ABSTRAKUMKM abon ayam merupakan usaha mitra pengabdian yang berdiri sejak tahun 2019. Dalam menjalankan usahanya mitra memiliki beberapa permasalahan yaitu alat produksi yang dimiliki mitra berkapasitas kecil serta masih menggunakan cara manual untuk menyuwir ayam, tidak memiliki freezer untuk menyimpan frozen food, kemasan produk hanya menggunakan plastik biasa, tidak memiliki label usaha, pemasaran hanya dilakukan di lingkungan sekitar serta tidak memiliki pencatatan keuangan. Untuk mengatasi permasalahan mitra maka dilakukan kegiatan mulai dari aspek produksi, manajemen keuangan dan pemasaran. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah agar terdapat peningkatan produksi abon ayam yang dimiliki mitra, peningkatan penjualan produk mitra, kemasan yang lebih menarik serta penambahan media penjualan online serta adanya manajemen keuangan yang baik sehingga terdapat kejelasan laba rugi yang dihasilkan dari penjualan mitra. Metode pelaksanaan yaitu tahap persiapan kegiatan, eksekusi kegiatan dan evaluasi kegiatan. Bentuk kegiatan yang dilakukan sebagai solusi permasalahan yaitu memberikan bantuan alat produksi dan penyimpanan produk abon, packaging baru, pelatihan pengemasan dan pembuatan label usaha, pelatihan pemasaran online serta pelatihan manajemen keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadi penurunan waktu produksi sebanyak 50% yang berdampak juga pada peningkatan hasil produksi, adanya pengemasan jenis baru yaitu thinwall dan 100% kemasan berisi label serta terciptanya laporan keuangan sederhana mitra. Kata kunci: pelatihan; pendampingan; abon ayam ABSTRACTChicken shredded UMKM is a service partner business that was founded in 2019. In running its business, the partner has several problems, namely the production equipment owned by the partner has a small capacity and still uses manual methods to shred chicken, does not have a freezer to store frozen food, product packaging only uses plastic ordinary, does not have a business label, marketing is only carried out in the surrounding area and does not have financial records. To overcome partner problems, activities are carried out starting from the aspects of production, financial management and marketing. The aim of carrying out this service activity is to increase the production of chicken floss owned by partners, increase sales of partner products, more attractive packaging and add online sales media as well as good financial management so that there is clarity in the profits and losses generated from partner sales. The implementation method is the activity preparation stage, activity execution and activity evaluation. The activities carried out as a solution to the problem include providing assistance with production and storage equipment for shredded products, new packaging, training on packaging and making business labels, online marketing training and financial management training. The result of this service activity was a reduction in production time by 50% which also had an impact on increasing production results, the existence of a new type of packaging, namely thinwall and 100% packaging containing labels, as well as the creation of simple financial reports for partners. Keywords: training; mentoring; shredded chicken
PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM INTEGRASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Ambarwati, Evi Karlina; Dewi, Indah Purnama; Puspitaloka, Nina; Utami, Praditya Putri; Ahmad, Yousef Bani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17626

Abstract

ABSTRAKKompetensi profesional seperti tertuang dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 menuntut para guru untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan profesi sekaligus beradaptasi dengan perubahan, salah satunya adalah adaptasi terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Namun, para guru diketahui enggan untuk mengembangkan kemampuan terkait penggunaan teknologi pembelajaran dan memiliki kompetensi TIK yang rendah. Permasalahan yang sama dihadapi oleh mitra yaitu rendahnya pengetahuan tentang penggunaan TIK pada proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas profesional guru terkait penggunaan teknologi pembelajaran di SMK Bhinneka Karawang. Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk diskusi terpumpun dan melibatkan 25 orang peserta. Topik diskusi terpumpun terdiri dari (1) Pembelajaran Abad ke-21, (2) Teacher Character Development dan (3) Guru profesional di era pendidikan abad ke-21. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang pentingnya kemampuan penggunaan TIK dalam pembelajaran berkategori sedang sebesar 0,54. Kata kunci: kompetensi profesional guru; pendidikan abad ke-21; teknologi pendidikan ABSTRACTProfessional competence as stated in Law Number 14 of 2005 article 8 about Teachers and Lecturers states that teachers must own knowledge and skills to carry out the profession and adapt with the changes. The world of education is constantly transforming, especially with the development of Information and Communication Technology (ICT) and the government's priority in the education digitization program. However, teachers are found to be reluctant to develop skills to use educational technology. The same problem occurs in SMK Bhinneka Karawang where teachers lack of knowledge on integrating ICT in the learning process. Therefore, this community service activity was carried out to strengthen the professional capacity of teachers regarding the use of education technology at SMK Bhinneka Karawang. The activity was held in the form of a focus group discussion and involved 25 participants. The topics for the discussion consist of (1) 21st Century Learning, (2) Teacher Character Development and (3) Professional teachers in the 21st century education era. The results of this community service activity showed an average increase in the average teacher's knowledge about the importance of the ability to use ICT in learning by 0.54. Keywords: 21st century education; teacher professional competence; education technology
SOSIALISASI APLIKASI “MyPMP” SEBAGAI SOLUSI MANAJEMEN ADMINISTRASI PROMOSI, PEMASARAN DAN PENJUALAN PADA UMKM PARFUM FIAR STORE Marsani Asfi; Agung Supriyadi; Amroni Amroni; Felicia Chandra K.; Fitri Ussaefa Nur Jannah; Zahrina Nurpuriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19755

Abstract

ABSTRAKPotensi pasar penggunaan parfum yang terus meningkat seiring peningkatan kualitas dan gaya hidup masyarakat. Parfum sering digunakan oleh banyak orang berbagai kalangan dan usia. Fiar Parfum Store merupakan salah satu industri/usaha rumah tangga penjualan parfum merk Garuda Lavina. Pada beberapa aktifitas dari penyediaan stok parfum, promosi, pemasaran, penjualan serta pengiriman saat ini terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi mitra. Permasalahan tersebut adalah dalam hal manajemen administrasi promosi, pemesanan, pemasaran serta penjualan dan komplain konsumen. Permasalahan yang muncul adalah seringnya tumpang tindih informasi pemesanan, data-data pemesanan yang seringkali terabaikan dan terlupakan karena penangan pemesanan konsumen dilakukan melalui WhatsApp. Status penanganan transaksi pemesanan, pengiriman dan komplain dari konsumen sering terabaikan dan lama. Aplikasi MyPMP merupakan aplikasi manajemen administrasi promosi, pemasaran dan penjualan. Aplikasi MyPMP dapat digunakan oleh UMKM untuk memonitoring setiap aktifitas manajemen khususnya dalam administrasi promosi, pemasaran serta penjualan. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi MyPMP ditawarkan sebagai solusi permasalahan tersebut. Sosiolisasi dilakukan oleh narasumber yang kompeten di bidang digital marketing, pembuatan sistem informasi serta kewirausahaan. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan 71% tingkat pemahaman sangat setuju dan 29% tingkat pemahaman setuju akan penggunaan aplikasi. Selanjutnya aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pihak UMKM untuk kegiatan operasional di fiar store. Kata kunci: MyPMP; sosialisasi; PkM; UMKM. ABSTRACTThe perfume industry is witnessing steady growth due to improvements in product quality and changing consumer lifestyles. Perfume is a popular choice for people of all ages and backgrounds. Fiar Parfum Store, a home-based business, specializes in selling the Garuda Lavina brand of perfumes. However, the company faces various challenges in its daily operations, including promotional management, order processing, marketing, sales, and addressing customer complaints. One significant issue is the mishandling of order information, which often leads to overlapping orders and overlooked data. The orders are primarily managed through WhatsApp, resulting in delays in order processing, deliveries, and addressing customer complaints. To streamline these operations, Fiar Parfum Store has introduced the MyPMP application, designed for promotional, marketing, and sales administration. This innovative application has proven beneficial for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) by providing efficient management of various activities. Through socialization activities, competent experts in digital marketing, information systems, and entrepreneurship have educated MSMEs about the MyPMP application's utility. The results of the socialization activities indicate a 71% rate of very agreeable understanding and a 29% agreeable understanding level regarding the use of the application. As a result, this application has become an invaluable tool for improving the day-to-day operations of Fiar Parfum Store and other businesses within the same industry. Keywords: MyPMP; socialization; PkM; MSMEs.
PENGARUH MEDIA POSTER, VIDEO, DAN PODCAST TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG ISI PIRINGKU PADA MAHASISWA NON KESEHATAN Agustin, Sakhwa; Kurniasari, Ratih; Perihatini, Titin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19682

Abstract

ABSTRAK                                                               Perubahan yang terjadi di masa dewasa adalah komposisi tubuh dan kebutuhan energi. Adanya perubahan komposisi tubuh dapat meningkatkan kebutuhan zat gizi individu. Asupan gizi tertentu yang tidak seimbang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Faktor gaya hidup seperti kebiasaan makan seseorang dapat mempengaruhi sikapnya. Sikap dalam memilih makanan secara tidak langsung dipengaruhi oleh pengetahuan gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media poster, video, dan podcast terhadap pengetahuan dan sikap tentang isi piringku pada mahasiswa non-kesehatan. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan rancangan pre-post test group design. Responden diambil dengan metode purposive sampling. Data diuji menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak terdistribusi normal. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan didapatkan bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan serta sikap pada responden mengenai isi piringku, terlihat pada hasil uji rerata. Jika dilihat dari hasil p-value media yang paling berpengaruh terhadap pengetahuan adalah media video dan podcast dengan p-value (0,001). Media yang paling berpengaruh terhadap sikap responden adalah poster dan video dengan p-value (0,002) dan (0,005). Kata kunci: isi piringku; media; pengetahuan; sikap. ABSTRACTChanges that occur in adulthood are body composition and energy requirements. Changes in body composition can increase an individual's nutritional needs. Unbalanced intake of certain nutrients can cause health problems. Lifestyle factors such as a person's eating habits can influence his attitude. Attitudes in choosing food are indirectly influenced by nutritional knowledge. This community service aims to determine the effect of using posters, videos and podcasts on knowledge and attitudes about isi piringku in non-health students. The method used is quasi experimental with a pre-post test group design. Respondents were taken using a purposive sampling method. Data were tested using the Wilcoxon test because the data was not normally distributed. The results of the community service that was carried out showed that there was an increase in respondents' knowledge and attitudes regarding the contents of my plate, as seen in the average test results. If we look at the results of the p-value, the media that have the most influence on knowledge are video and podcast media with a p-value of (0.001). The media that had the most influence on respondents' attitudes were posters and videos with p-values (0.002) and (0.005). Keywords: isi piringku; media; knowledge; attitude.
PENGENALAN LITERASI KEUANGAN DAN BISNIS UNTUK ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI KALIMIRU, BAYAN, PURWOREJO Ekowati, Titin; Rahmawati, Fitri; Utami, Esti Margiyanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19367

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pengenalan literasi keuangan dan bisnis bagi anak sekolah dasar. Pengenalan literasi keuangan meliputi informasi dan pengetahuan tentang uang, fungsi uang, lembaga keuangan, pentingnya menabung, dan pentingnya investasi. Pengenalan literasi bisnis meliputi informasi dan pengetahuan yang terkait dengan produsen, konsumen, distributor, dan transaksi jual beli.  Pengenalan literasi keuangan dan bisnis dalam bentuk pengabdian masyarakat sangat penting dilakukan agar anak-anak sekolah dasar dapat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang literasi keuangan dan bisnis. Pemahaman tentang literasi keuangan dan bisnis yang dimiliki oleh anak kelas 4, 5 dan 6 SD Negeri Kalimiru, Bayan, Purworejo belum maksimal atau belum memahami secara lengkap. Sehingga tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengenalan tentang literasi keuangan dan bisnis pada anak-anak sekolah dasar di SD Negeri. Hasilnya mitra pengabdian yang dalam hal ini adalah anak-anak kelas 4, 5 dan 6 SD Negeri Kalimiru, Bayan, Purworejo dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik tentang literasi keuangan dan bisnis. Berdasarkan hasil observasi saat pelaksanaan diskusi, respon anak-anak terkait materi yang disampaikan tim pengabdian juga sangat baik, terbukti dengan sikap antusias dan semangat anak-anak dalam mengikuti ceramah dan diskusi serta simulasi dalam kegiatan pengabdian ini. Pengabdian masyarakat dengan tema ini dapat dilaksanakan pada mitra pengabdian lain seperti anak-anak sekolah dasar yang ada di kampung-kampung atau sekolah dasar yang masih terpencil, sehingga mereka dapat memperluas pemahaman dan wawasan terkait literasi keuangan dan bisnis untuk anak-anak. Kata Kunci: literasi keuangan dan bisnis; anak-anak ABSTRACTThis community service activity is carried out in the form of introducing financial and business literacy for elementary school children. Introduction to financial literacy includes information and knowledge about money, the function of money, financial institutions, the importance of saving, and the importance of investing. Introduction to business literacy includes information and knowledge related to producers, consumers, distributors and buying and selling transactions. The introduction of financial and business literacy in the form of community service is very important so that elementary school children can have a more comprehensive understanding of financial and business literacy. The understanding of financial and business literacy possessed by children in grades 4, 5 and 6 of Kalimiru State Elementary School, Bayan, Purworejo is not optimal or they do not understand it completely. So the aim of implementing this community service is to provide an introduction to financial and business literacy to elementary school children at state elementary schools. As a result, the service partners, in this case the children in grades 4, 5 and 6 of Kalimiru State Elementary School, Bayan, Purworejo, can have a better understanding and knowledge about financial and business literacy. Based on the results of observations during the discussion, the children's responses regarding the material presented by the service team were also very good, as evidenced by the enthusiastic attitude and enthusiasm of the children in participating in lectures and discussions as well as simulations in this service activity. Community service with this theme can be carried out with other service partners such as elementary school children in remote villages or elementary schools, so that they can broaden their understanding and insight regarding financial and business literacy for children. Keywords: financial literation; children
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA TERINTEGRASI ETNOSAINS PADA GURU DI SMAN 8 TANJUNG JABUNG TIMUR Jufrida Jufrida; M. Furqon; Rahma Dani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17774

Abstract

ABSTRAKDalam konteks Kurikulum Merdeka, ditekankan pentingnya menggabungkan unsur-unsur kearifan lokal dalam proses pembelajaran, yang bertujuan untuk mendukung pencapaian profil pelajar yang sesuai dengan prinsip Pancasila. Oleh karena itu, guru diharapkan untuk mempersiapkan materi pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, yang mengintegrasikan elemen-elemen kearifan lokal. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat temuan di lapangan, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, di mana beberapa sekolah, seperti SMAN 8 Tanjung Jabung Timur, masih menggunakan bahan ajar yang mengacu pada kurikulum sebelumnya dan belum mengintegrasikan kearifan lokal atau aspek etnosains. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih guru-guru di SMAN 8 Tanjung Jabung Timur agar dapat mengembangkan perangkat pembelajaran kurikulum merdeka yang mengintegrasikan kearifan lokal atau aspek etnosains. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan yang terdiri dari tiga tahapan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan ini diadakan pada tanggal 7 Agustus 2023 di SMAN 8 Tanjung Jabung Timur. Hasil dari pelatihan ini adalah guru-guru SMAN 8 Tanjung Jabung Timur dapat memahami dengan baik konsep dan teknik penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, yang mengintegrasikan elemen-elemen kearifan lokal atau aspek etnosains dalam proses pembelajaran. Kata kunci: alat peraga; perangkat pembelajaran; sensor; tracker. ABSTRACTIn the context of the Independent Curriculum, the importance of combining elements of local wisdom in the learning process is emphasized, which aims to support the achievement of student profiles in accordance with the principles of Pancasila. Therefore, teachers are expected to prepare learning materials that are in accordance with the Independent Curriculum, which integrates elements of local wisdom. However, in practice, there are still findings in the field, especially in East Tanjung Jabung Regency, where several schools, such as SMAN 8 East Tanjung Jabung, still use teaching materials that refer to the previous curriculum and have not integrated local wisdom or ethnoscience aspects. The aim of this community service activity is to train teachers at SMAN 8 Tanjung Jabung Timur to be able to develop independent curriculum learning tools that integrate local wisdom or ethnoscience aspects. The method used in this activity is a workshop, which consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. This training activity was held on August 7, 2023, at SMAN 8 Tanjung Jabung Timur. The result of this training is that the teachers of SMAN 8 Tanjung Jabung Timur can understand well the concepts and techniques for preparing learning tools that are in accordance with the Independent Curriculum, which integrates elements of local wisdom or ethnoscience aspects in the learning process. Keywords: learning device; sensor; tracker; teaching aid.
PELATIHAN PEMAHAMAN DIVISION OF WORK DAN PEMBUATAN PLAN PROGRAM KERJA TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN Yudhi Setiyantara; Ade Chandra Kusuma; Ningrum Astriawati; Vivid Dekanawati; Sahudiyono Sahudiyono; Supartini Supartini; Budi Handojo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17988

Abstract

ABSTRAKPedoman pembagian kerja (division of work) di dalam suatu organisasi akan dapat membantu ketepatan tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepada masing-masing anggota dalam suatu organisasi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM)  ini adalah untuk melakukan pelatihan terhadap pengurus Masjid Nurul Islam terkait pemahaman division of work masing-masing bagian selain itu melakukan pendampingan dalam pembuatan plan program kerja seksi dakwah takmir dalam rencana pelaksanaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) untuk dewasa. PKM ini dilaksanakan pada Tanggal  07 Agustus 2023-07 Maret 2024 yang bertempat di Masjid Nurul Islam Dusun Jetis Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Sasaran PKM adalah anggota yang tergabung dalam Organisasi Takmir Masjid Nurul Islam dengan jumlah peserta 14 orang. Alur PKM yaitu melakukan pengamatan/observasi lingkungan terkait kebutuhan, penyampaian materi, dan pendampingan pembuatan Konsep Implementasi Pelaksanaan TPA Dewasa dan pembuatan kinerja Seksi dakwah Organisasi Takmir Masjid. Hasil dari PKM ini adalah terlaksananya penyampain materi terkait pemahaman division of work masing-masing bagian Organisasi takmir Masjid Nurul Islam diantaranya penasehat, ketua, sekretaris, bendahara, sarana dan prasarana, dakwah / phbi, humas, keamanan. Terlaksananya pendampingan dalam pembuatan plan program kerja seksi dakwah takmir dalam rencana pelaksanaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) untuk dewasa mulai dari metode mengajar, pembuatan formulir pendaftaran, persiapan sebelum pembelajaran diantaranya terkait sistem pendanaan, sistem pembayaran, administrasi peserta termasuk pembuatan blanko penggolongan kelas, blanko presensi pembelajaran, blanko daftar kemajuan pembelajaran.. Kata kunci: division of work; plan program kerja; taman pendidikan al-quran. ABSTRACTGuidelines for the division of work in an organization will be able to help the accuracy of tasks and responsibilities given to each member of an organization. The purpose of this community service is to conduct training for the management of the Nurul Islam Mosque related to understanding the division of work of each section in addition to assisting in making a work program plan for the Dakwah Takmir section in the implementation plan of the Al-Quran Education Park for adults. The community service will be held on August 7, 2023-March 7, 2024. The target of the community service is members who are members of the Nurul Islam Mosque Takmir Organization with a total of 14 participants. The flow of community service is to make environmental observations related to needs, deliver material, and assist in making the Concept of Implementation of Adult Landfill Implementation and making the performance of the Da'wah Section of the Takmir Masjid Organization. The result of this community service is the implementation of the material presentation related to the understanding of the division of work of each part of the Nurul Islam Mosque Takmir organization including advisors, chairman, secretary, treasurer, facilities and infrastructure, da'wah / phbi, public relations, security. The implementation of assistance in making a work program plan for the dakwah takmir section in the implementation plan of the Al-Quran Education Park for adults starting from teaching methods, making registration forms, preparation before learning including related to the funding system, payment system, participant administration including making class classification blanks, learning attendance blanks, learning progress list blanks. Keywords: division of work; work program plan; al-quran education park
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DI SMK NEGERI 1 LINGSAR LOMBOK BARAT Irma Setiawan; Sri Maryani; Akhmad Akhmad; Nurhidayat Martin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17732

Abstract

ABSTRAKKurikulum Merdeka merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Lingsar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa di SMKN 1 Lingsar yang telah mengadopsi Kurikulum Merdeka. Selain itu, observasi juga dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah ini menghadapi berbagai tantangan. Meskipun ada kebebasan dalam merancang kurikulum, banyak sekolah menghadapi kendala dalam pengembangan materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu, peningkatan kualitas guru dan dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi kurikulum ini. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa best practice dari sekolah yang telah berhasil mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik. Mereka memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah membutuhkan komitmen yang kuat, dukungan dari berbagai pihak, dan adaptasi terhadap karakteristik sekolah dan lingkungannya. Selain itu, peningkatan kapasitas guru juga perlu diperhatikan agar kurikulum ini dapat berhasil dan memberikan dampak positif pada pendidikan di Indonesia. Kata kunci: kurikulum Merdeka; implementasi; pendidikan; sekolah menengah kejuruan ABSTRACTThe Merdeka Curriculum is one of the government's initiatives in an effort to improve the quality of education in Indonesia. This curriculum aims to give schools more freedom in designing and implementing the curriculum according to the needs and characteristics of each school. This service aims to implement the Independent Curriculum at SMKN 1 Lingsar. Data was collected through in-depth interviews with school principals, teachers and students at SMKN 1 Lingsar who had adopted the Independent Curriculum. In addition, observations were also made to observe the learning process in class. The results of the study show that the implementation of the Independent Curriculum in these schools faces various challenges. Even though there is freedom in designing the curriculum, many schools face obstacles in developing learning materials that are relevant to local needs. Apart from that, improving the quality of teachers and support from the school and government are also important factors in the successful implementation of this curriculum. This study also identified several best practices from schools that have successfully implemented the Independent Curriculum. They have a strong commitment to improving the quality of education, collaborating with various parties, and carrying out regular monitoring and evaluation of curriculum implementation. This research concludes that implementing the Independent Curriculum in schools requires strong commitment, support from various parties, and adaptation to the characteristics of the school and its environment. Apart from that, increasing teacher capacity also needs to be considered so that this curriculum can be successful and have a positive impact on education in Indonesia. Keywords: merdeka Curriculum; implementation; education; vocational high school
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PENGELOLAAN PASAR SEKOJO DENGAN MEMBANGUN MARKET MANAGEMENT ONE GATE SYSTEM (MMOGS) Terttiaavini, Terttiaavini; Saputra, Tedy Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19594

Abstract

ABSTRAKKeberhasilan pasar tradisional sangat bergantung pada sistem pengelolaan pasar. Sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2020, terjadi penurunan omset penjualan di Pasar Sekojo. Oleh karena itu, inovasi manajemen pasar perlu dilakukan untuk membantu mendefinisikan kebutuhan pedagang, pembeli, dan pengurus pasar yang lebih baik. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah menerapkan Market Management One Gate System (MMOGS) untuk meningkatkan omset penjualan. Konsep MMOGS bertujuan membangun sistem manajemen pasar yang berfokus pada penguatan kolaborasi bisnis bersama dengan tujuan memberikan keuntungan finansial bagi pedagang, pembeli, dan pengelola pasar. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi model MMOGS kepada pedagang di Pasar Sekojo serta pelatihan bagi anggota UMKM Mitra Kodam II Sriwijaya untuk menerapkan model MMOGS ini. Hasil dari kegiatan PKM ini mencakup peningkatan omset penjualan sebesar 20%, nilai kepuasan pembeli mencapai 73%, kenaikan pendapatan pedagang hingga 30% dalam 6 bulan pertama, dan terciptanya lapangan kerja bagi pedagang. Kata Kunci : pasar tradisional; manajemen pengelolaan pasar; market management one gate system (mmogs) ABSTRACTThe success of traditional markets depends heavily on the market management system. Since the COVID-19 pandemic in 2020, there has been a decline in sales turnover at Pasar Sekojo. Therefore, market management innovations need to be carried out to help better define the needs of traders, buyers, and market administrators. The purpose of this PKM activity is to implement the Market Management One Gate System (MMOGS) to increase sales turnover. The MMOGS concept aims to build a market management system that focuses on strengthening joint business collaboration with the aim of providing financial benefits for traders, buyers, and market managers. The activities carried out include socializing the MMOGS model to traders in Sekojo Market and training for members of the Sriwijaya Kodam II Partner MSMEs to implement this MMOGS model. The results of this PKM activity include an increase in sales turnover by 20%, buyer satisfaction scores reaching 73%, an increase in trader income of up to 30% in the first 6 months, and the creation of jobs for traders. Keywords: market management; market management one gate system; traditional market
PENERAPAN MICROSOFT PROJECT DALAM PENJADWALAN PROYEK PRAKTIS: PELATIHAN UNTUK TENAGA TEKNIK PADA CV.MARFIS PUTRA PRATAMA Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Febriyanti Panjaitan; Mukhlis Nahriri Bastam; Debby Sinta Devi; Muhammad Andhika Pratama
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19620

Abstract

ABSTRAKPengelolaan penjadwalan proyek dalam industri konstruksi memiliki peranan sentral dalam menjamin kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan proyek. Penggunaan teknologi terkini, seperti perangkat lunak Microsoft Project, telah menjadi kunci dalam memperbaiki efisiensi dan akurasi dalam perencanaan serta pengawasan proyek konstruksi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengaplikasikan Microsoft Project dalam pengelolaan penjadwalan proyek bagi perusahaan jasa konstruksi, memungkinkan integrasi yang lebih efisien dan akurat dalam perencanaan serta pemantauan proyek. Kolaborasi erat antara tim pengabdian dan manajemen perusahaan jasa konstruksi menghasilkan penerapan yang berhasil, meningkatkan transparansi pelaporan progres proyek, pengelolaan risiko yang lebih efektif, dan kemampuan menyusun jadwal yang realistis, yang secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kualitas pengelolaan proyek konstruksi. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi berharga dalam mengilustrasikan manfaat nyata dari penerapan Microsoft Project dalam konteks industri konstruksi. Penerapan ini membantu perusahaan jasa konstruksi dalam menghadapi tantangan kompleks penjadwalan proyek dan meningkatkan kualitas pengelolaan proyek secara keseluruhan. Kata kunci: microsoft project; pelatihan; jadwal; konstruksi. ABSTRACTProject scheduling management in the construction industry plays a central role in ensuring smooth and successful project implementation. The use of the latest technology, such as Microsoft Project software, has become key in improving efficiency and accuracy in planning and supervising construction projects. The aim of this program is to implement Microsoft Project in project scheduling management for construction companies, enabling more efficient and accurate integration in project planning and monitoring. The collaboration between the community service team and the construction company management resulted in a successful implementation, increased transparency of project progress reporting, more effective risk management, and the ability to develop realistic schedules, which overall contributed to improving the quality of construction project management. This community outreach activity made a valuable contribution in educating the tangible benefits of Microsoft Project implementation in the context of the construction industry. This application assists construction organizations in dealing with the complex challenges of project scheduling and improves the overall quality of project management Keywords: microsoft project; training; schedule; construction.