cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PRAKTIKUM FISIKA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SURALAGA KECAMATAN SURALAGA Sapiruddin Sapiruddin; Bq.Aryani Novianti; Kertanah Kertanah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6286

Abstract

ABSTRAKFisika merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam (IPA) yang tidak hanya memahami secara teori, namun dibutuhkan pemahaman secara praktis juga. Praktikum adalah salah satu cara untuk dapat memberikan pemahaman secara praktis kepada siswa. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi dan pendampingan praktikum kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman secara teoritis dan praktis melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM). Kegiatan edukasi dan pendampingan praktikum pada alat ukur fisika menggunakan mistar, jangka sorong, mikrometer sekrup dan multimeter.Siswa memiliki rasa kepuasan dan keterampilan yang tinggi ditunjukkan dengan persentase hasil kuesioner untuk kedua aspek yaitu keterampilan dan kepuasan diatas 50%. Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan praktikum dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa khususnya pada  alat ukur fisika. Kata kunci: pendidikan; pendampingan; pengabdian masyarakat; fisika. ABSTRACTPhysics is one of natural sciences which is not only needed to understand theoretically, but it is needed practical comprehension. Lab work is a practical way giving  comprehension to students. The aim of this study is providing education and assistance in lab work to students for increasing their theoretical and practical comprehension through dedication to community (PkM). In this study focuses on measuring tools of physiscs, such as ruler, calipers, screw micrometer, and multimeter. The students have great satisfaction and skill which have been showed with percentage of questionnaire result in the both aspects, more than fifty percents. Through education and assistance have been able to improve the students’ skill and ability, particularly  in physics measuring tools. Keywords: education; assistance; dedication to community; physics. 
PELATIHAN HSK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERBAHASA MANDARIN BAGI GURU-GURU BAHASA MANDARIN SE-MALANG RAYA Karina Fefi Laksana Sakti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6222

Abstract

ABSTRAKPembelajaran Bahasa Mandarin menjadi kebutuhan masyarakat untuk membekali diri dalam dunia kerja, sehingga banyak sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) memunculkan mata pelajaran Bahasa Mandarin. Guru merupakan salah satu faktor utama berlangsungnya pembelajaran efektif. sebagian besar guru Bahasa Mandarin di Malang belum memiliki sertifikat 汉语水平考试 HSK  yang menjadi tolak ukur kemampuan minimal seseorang dalam menguasai Bahasa Mandarin, terutama bagi pengajar atau guru Bahasa Madarin. Pengabdian pelatihan 汉语水平考试 HSK sebagai upaya meningkatkan kemahiran berbahasa Mandarin bagi guru-guru bahasa Mandarin ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan tingkat profesionalitas serta kemampuan berbahasa Mandarin guru-guru Bahasa Mandarin. Adapun kegiatan dalam pengabdian berupa (1) Memperkenalkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam 汉语水平考试 HSK; (2) Meperkenalan materi汉语水平考试 HSK; (3) Mendemonstrasikan penggunaan kosakata, tata Bahasa serta tips-tips mengertakan tes 汉语水平考试 HSK; (4) Guru praktek mengerjakan secara langsung tes汉语水平考试 HSK 4. Hasil dari kegiatan pelatihan HSK ini menunjukkan bahwa para guru antusias dalam mengikutipelatihan yang dilaksanakan, terbukti dari para guru dengan antusias mengerjakan soal latihan HSK, mengajukan beberapa pertanyaan mengenai HSK serta merespon pemateri selama kegiatan pelatihan HSK berlangsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan HSK penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Mandarin guru-guru bahasa Mandarin dan juga dapat menambah wawasan tentang HSK terbaru bagi guru. Kata kunci: pelatihan; HSK; bahasa mandarin ABSTRACTLearning Chinese has become a community need to equip themselves in the world of work so that many schools from Elementary School (SD) to Senior High School (SMA) introduce Chinese subjects. The teacher is one of the main factors for effective learning to take place. Most Chinese teachers in Malang do not yet have an HSK certificate which is a benchmark for a person's minimum ability to master Chinese, especially for Chinese teacher. The HSK training as an effort to improve Chinese language proficiency for Chinese teachers is intended to optimize the level of professionalism and Chinese language skills of Chinese teachers. The activities in this training are (1) Introducing several things that must be considered in HSK; (2) Introducing the material汉语水平考试 HSK; (3) Demonstrating the use of vocabulary, grammar, and tips for writing the HSK test; (4) Teachers practice working directly on the HSK test level 4. The results of this HSK training activity show that the teachers are enthusiastic in participating in the HSK test the training carried out, the teachers enthusiastically working on the HSK training, asking several questions about HSK, and responding to the presenters during the HSK training activities. Thus, it can be concluded that HSK training is important to improve the Mandarin language skills of Chinese teachers and can also add insight into the latest HSK for teachers. Keywords: training; HSK; chinese language. 
PENGUATAN KONSEP BANGUN DATAR DAN SATUAN PANJANG PADA SISWA TUNANETRA MELALUI MEDIA BLIND’S PLAYPAD Dharul Jannah; Ermawati Samsiah; Liona Amalia Dewi Widyandana; Emfadhil Tribruari Hadist; Fiba Eka Maharani; Sandha Soemantri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6804

Abstract

ABSTRAKPembelajaran matematika berbasis game saat ini sangat diminati oleh siswa SD terlebih lagi oleh siswa SD penyandang tunanetra, sehingga dapat mempermudah siswa-siswi tunanetra dalam memahami materi. Memperhatikan permasalahan yang ada, dilakukan program pengabdian masyarakat melalui media BLIND’S PLAYPAD sebagai upaya dalam inovasi media pembelajaran matematika di SDLB-A YPAB Surabaya. Tujuan dari program ini adalah untuk menarik minat siswa tunanetra di SDLB-A YPAB Surabaya pada pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar matematika, serta mengenalkan media BLIND’S PLAYPAD sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika secara mandiri. Metode pelaksanaan program ini dilakukan secara luring dengan mematuhi protocol Kesehatan dan daring melalui video conference (zoom). Pada program ini terdiri dari lima kegiatan. Pertama, tahap persiapan yang terdiri dari melakukan diskusi tim dengan mitra hingga tahap terakhir yakni membahas keberlanjutan program. Hasil yang dicapai dari program Blind’s Playpad adalah adanya media BLIND’S PLAYPAD, laporan, serta publikasi pada media elektronik dan artikel ilmiah. Program ini berhasil dilaksanakan karena siswa mampu menyelesaikan soal-soal yang diberikan dan mendapat nilai lebih dari sama dengan 70, dimana 70 itu merupakan satuan ketentuan mata pelajaran SDLB-A YPAB. Kemudian adanya peningkatan keaktifan siswa minimal 80 persen. Kata kunci : blind’s playpad; inovasi; matematika; pembelajaran; tunanetra. ABSTRACTGame-based mathematics learning is currently in great demand by elementary school students especially by elementary school students with visual impairments, so that it can make it easier for blind students to understand about the lesson. Taking into account the existing problems, a community service program was carried out through the BLIND'S PLAYPAD media as an effort to innovate mathematics learning media at SDLB-A YPAB Surabaya. The purpose of this program is to attract the interest of blind students at SDLB-A YPAB Surabaya in learning mathematics so as to improve students' abilities in learning mathematics, and to introduce BLIND'S PLAYPAD media so that it can be used in independent mathematics learning. The method of implementing this program is carried out offline by complying with the health protocol and online via video conference (zoom). This program consists of five activities. First, the preparation stage which consists of conducting team discussions with partners to the last stage, which is discussing the sustainability of the program. The results achieved from the Blind's Playpad program are the existence of BLIND'S PLAYPAD media, reports, and publications in electronic media and scientific articles. This program was successfully implemented because students were able to solve the questions given and got a score of more than equal to 70, of which 70 was the unit of provision for SDLB-A YPAB subjects. Then there is an increase in student activity of at least 80 percent. Keywords: blind's playpad; innovation; mathematics; learning; visually impaired.
PEMBUATAN SHORT MOVIE EDUKASI COVID-19 MENGGUNAKAN BAHASA SASAK UNTUK MASYARAKAT DI PULAU LOMBOK Baiq Leny Nopitasari; Alvi Kusuma Wardani; Nurul Qiyaam; Anna Pradiningsih; Baiq Nurbaety; Cyntiya Rahmawati; Abdul Rahman Wahid
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6506

Abstract

ABSTRAKDesa Suradadi merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Karena letaknya yang termasuk didaerah pedesaan, warga desa Suradadi lebih banyak menggunakan bahasa daerah yakni bahasa sasak dalam kegiatan sehari-harinya dan tidak sedikit dari warga desa Suradadi yang tidak memahami bahasa Indonesia. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa bahasa yang digunakan oleh pemerintah terkait edukasi Covid-19 kepada masyarakat masih menggunakan bahasa yang kurang dipahami oleh awam terlebih yang berada di daerah. Bahasa yang disampaikan oleh pemerintah masih menyasar pada masyarakat perkotaan terdidik yang berasal dari kelas menengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat short video edukasi Covid-19 berbahasa Sasak dengan melibatkan warga Desa Suradadi. Desa Suradadi merupakan wilayah dengan angka kejadian nol Covid-19. Keberhasilan ini menjadi dasar pemilihan desa Suradadi sebagai pilot project pembuatan short movie edukasi Covid-19 berbahasa Sasak. Short movie ini akan menjadi media sosialisasi dan informasi Covid-19 serta upaya-upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di kalangan masyarakat. Sasaran short movie ini ialah masyarakat di pulau Lombok yang kurang paham bahkan tidak mengerti Bahasa Indonesia. Short movie edukasi Covid-19 yang diberi judul “ITE PEDULI” ini telah disebarluaskan melalui akun youtube FIK UMMAT agar bisa dilihat oleh masyarakat. Harapannya setelah video ini disaksikan, masyarakat akan lebih memahami pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Kata kunci: film pendek; edukasi; covid-19; sasak; pulau Lombok.  ABSTRACTSuradadi village is a village located in Terara District, East Lombok Regency. It is located in a rural area so that Suradadi villagers use more of the regional language, namely the Sasak language in their daily activities and not a few of the Suradadi villagers who do not understand Bahasa Indonesia. There are many opinions state that the language used by the government regarding Covid-19 education for the public still uses language that is not understood by the layman, especially those in the regions. The language spoken by the government is still targeting educated urban communities who come from the middle class. This activity aimed to make a covid-19 educational short movie in Sasak language by involving the residents of Suradadi Village. Suradadi Village is an area with zero Covid-19 incidence. This success became the basis for choosing Suradadi village as a pilot project for making of Covid-19 educational short movie in Sasak language. This short movie will serve as a media for socializing and informing Covid-19 as well as efforts to prevent and control Covid-19 in the society. The target of this short movie is the people on the Lombok Island who do not even understand Bahasa Indonesia. The covid-19 educational short movie entitled "ITE PEDULI" has been disseminated through the FIK UMMAT youtube account so that it can be seen by the public. After watching this video, the public will more understand the importance of application health protocols to break the chain of spread of COVID-19. Keywords: short movie; education; covid-19; sasak; lombok island.
PROMOSI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN NON AUDIOVISUAL TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA Bela Novita Amaris Susanto; Nofri Zayani; Selvy Afrioza; Rd. Deden Gumilar Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4872

Abstract

ABSTRAKKualitas suatu remaja merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan angka kejadian stunting. Kurangnya pemberian informasi yang benar tentang memeperisapkan pencegahan stunting sejak dini pada remaja terutama tentang persiapan masa 1000 Hari Pertama Kehidupan juga dapat meningkatkan resiko melahirkan anak dengan gangguan pertumbuhan hingga terjadinya stunting. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan perilaku pencegahan stunting pada remaja desa Taban, Kecematan Jambe, Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dan pengisisan kuesioner terkait pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan stunting dengan media audiovisual dan non-audiovisual. Hasil kegiatan adanya komitmen kepada peserta untuk melakukan penyebaran informasi kepada remaja lain dan adanya perubahan perilaku remaja dari negatif menjadi positif terkait pencegahan stunting. Diharapkan dengan adanya peningkatan perilaku pada remaja maka dapat menekan angka kejadian stunting. Kata kunci: audiovisual; non-audiovisual; promosi kesehatan; remaja; stunting ABSTRACTThe quality of a teenager is one of the factors that can determine the incidence of stunting. The lack of providing correct information about preparing for stunting prevention from an early age in adolescents, especially about preparation for the first 1000 days of life can also increase the risk of giving birth to children with growth disorders and stunting. The purpose of community service activities is to improve stunting prevention behavior in adolescents in Taban village, Jambe district, Tangerang district. The method used is the delivery of materials and filling out a questionnaire related to stunting prevention.This community service activity is carried out by providing health education related to stunting prevention with audiovisual and non-audiovisual media. The results of the activity were a commitment to participants to disseminate information to other teenagers and a change in adolescent behavior from negative to positive related to stunting prevention. It is hoped that with an increase in behavior in adolescents, it can reduce the incidence of stunting. Keywords: audiovisual; non-audiovisual; health promotion; teenager; stunting 
PEMANFAATAN BLOG SEBAGAI SARANA PROMOSI KAMPUNG WISATA DI MASA PANDEMI Yana Shanti Manipuspika; Tantri Refa Indhiarti; Emy Sudarwati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5370

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Biru Arema (KBA) Malang sebagai kelanjutan dari kegiatan pengabdian tahun sebelumnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk lebih mempromosikan KBA sebagai salah satu kampung wisata di Malang melalui media blog. Metode yang diterapkan ialah melalui pelatihan penulisan artikel blog untuk memberikan gambaran menarik terkait kampung wisata. Sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun lalu, tim pengabdian dapat melihat bahwa media sosial KBA sudah lebih hidup dan lebih berwarna dengan postingan baru. Blog resmi yang telah direvitalisasi pada kegiatan pengabdian kali ini telah mampu mempromosikan KBA dengan lebih baik lagi karena menampung berbagai kegiatan masyarakat kampung wisata ini. Artikel-artikel baru yang ditulis oleh anggota karang taruna KBA juga cukup menarik, sehingga diharapkan para pembaca yang mencari informasi terkait KBA memperoleh lebih banyak informasi. Pada akhirnya, KBA akan semakin dikenal luas dan dapat kembali mendatangkan pengunjung saat situasi pandemi sudah mereda. Kata kunci: blog; kampung wisata tematik; kampung biru arema; promosi; situs web. ABSTRACTThis community service activity was carried out in Kampung Biru Arema (KBA) as a continuation of the previous year’s community service. The purpose was to further promote KBA as one of the thematic tourism kampung in Malang. Updating the content of the website, in this case the KBA blog, was the focus of this year’s agenda. The method used was by giving training to the youth members of KBA to create engaging articles for the official blog. As a continuation of last year’s activity, the community service team has revealed that KBA’s social media is more lively and more colorful with new posts. The official blog which has been revitalized is able to better promote KBA. The new articles written by members of the KBA youth organization (Karang Taruna) are also interesting and engaging, so it is hoped that readers who are looking for information related to KBA will gain more insights about this kampung. In the end, KBA will be more widely known and can bring back visitors when the pandemic ends. Keywords: blog; thematic tourism kampung; Kampung Biru Arema; promotion; website. 
TINGKAT KEPUASAN PESERTA WORKSHOP MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID Monica Fransisca; Yuliawati Yunus; Renny Permata Saputri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4854

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat berlandaskan pada dua masalah yaitu kondisi pandemi yang mengubah proses pembelajaran dan perkembangan teknologi pada media pembelajaran, berdasarkan pada masalah tersebut maka perlu dilaksanakan pelatihan perancangan media ajar android bagi mahasiswa Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. Tujuan pelatihan adalah untuk membantu mahasiswa PLK dalam mengembangkan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara jarak jauh. Pelatihan dilaksanakan secara daring karena keterbatasan tempat dan keadaan yang tidak memungkinkan untuk pelatihan secara tatap muka. Metode pengabdian adalah berupa workshop atau pelatihan dengan rincian tahapan persiapan, screening, implementasi, evaluasi, dan laporan. Kegiatan pengabdian dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan media, teori media, dan simulasi pembuatan media berbasis android. Peserta dari kegiatan pengabdian berjumlah sebanyak 36 orang yang terdiri dari mahasiswa program studi pendidikan teknik informatika. Setelah kegiatan pelatihan selesai dilaksanakan, semua peserta diminta untuk mengisi kuesioner penilaian pelatihan. Kuesioner ini bertujuan untuk melihat tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis android. Indikator penilaian kuesioner terdiri atas empat aspek yang mencakup 18 pernyataan. Hasil pengisian kuesioner dari peserta menunjukkan tingkat kepuasaan berada pada rata-rata persentase 90%. Maka dapat disimpulkan bahwa peserta merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis android. Kata kunci: android; media pembelajaran; workshop ABSTRACTThis community service activity was based on two problem such as pandemic situation changed the learning process and technological developments in learning media, based on those problem it’s important to conducting a workshop on creating android-based learning media which aimed for teacher students at Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang.  The training purpose was to assisted teacher students in developing learning media that can be used remotely. Training was carried out online due to limited space and circumstances. This activity used a workshop method which contains with steps of preparations, screening, implementation, evaluation and reports. Training activity was consists of a few stages such as media introduction, media theory, and simulations. The participant’s amounts were 36 students of informatics engineering education program. After the training activities were completed, all participants asked to fill out an assessment questionnaires. The questionnaires were aims to see the level of participant’s satisfaction in the training. The questionnaires contain with 18 statements as an indicator, and consist of four main aspects. The questionnaires results from participants showed that the level of satisfaction is 90% in average. So it can be concluded that the participants were very satisfied with training activities. Keywords: android; learning media; workshop. 
PROMOSI EVENT BUDAYA LOKAL BERBASIS PEMASARAN DIGITAL RINTISAN DESA WISATA BRANJANG Tutik Tutik; Heni Krisnatalia; Y.R. Satato; Solichoel Solichoel; Syamsul Hadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4900

Abstract

ABSTRAKPerubahan landscape perekonomian global telah bergeser kearah teknologi digital. Oleh karena itu, dukungan atas gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” dan “Gerakan Bangga Berwisata Indonesia” menuntut Kominfo bersama – sama penyelenggara platform perdagangan digital berupaya mendorong  wilayah – wilayah komersial, yaitu: desa - desa atau kelurahan yang masih alpa dari 4 G coverage signal memaksimalkan peluang dari teknologi digital melalui massive infrastructure deployment untuk Information and Communication Technology (ICT) diseluruh wilayah dan destinasi penting di Indonesia dari tahun 2021 sampai 2022 serta program pendampingan bagi UMKM dan UMi, POKDARWIS, serta DESWITA. Branjang salah satu Desa di wilayah Kabupaten Semarang sarat akan potensi wisata. Keindahan pemandangan sawah berundak/ terasering merupakan kekayaan alam yang dapat diolah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, keberagaman budaya yang dimilikinya juga berpeluang menjadi potensi unggulan. Itulah sebabnya, dalam rangka mengangkat sejumlah potensi yang dimilikinya sebagai Rintisan Desa Wisata diperlukan upaya promosi sehingga keberadaannya dapat terekspos oleh calon wisatawan. Sementara itu, keberadaan Deswita yang tak terpisahkan oleh kehadiran UMKM sebagai penggerak kemajuan daerah wisata dan sekitarnya membuat keduanya harus jeli melihat prospek dari perubahan pada landscape perekonomian saat ini. Oleh karenanya, Tim Pengabdian STIEPARI Semarang mengadakan program pendampingan untuk mendukung percepatan digitalisasi DESWITA dan UMKM. Kata Kunci: deswita branjang; UMKM; digital marketing; pendampingan digital marketing  ABSTRACTThe changing landscape of the global economy has shifted towards digital technology. Therefore, the support for the national movement "Proud of Made in Indonesia" and "Proud Indonesian Traveling Movement” requires Ministry of Communication and Information Technology (KOMINFO)  together with digital trading platform providers seek to encourage commercial areas, namely: villages or sub-districts which is still unreachable by 4 G signal coverage, to enlarge opportunities from digital technology through massive infrastructure deployment for Information and Communication Technology (ICT) in all important regions and destinations in Indonesia from 2021 to 2022 as well as mentoring programs for MSMEs and UMi, POKDARWIS, and DESWITA. Branjang, one of the villages in the Semarang Regency area, is full of tourism potential. The beauty of the scenery of terraced rice fields is a natural wealth that can be processed into selling value products. In addition, its cultural diversity also has the opportunity to become superior potential. That is why, in order to raise  a number of potentials it has as a Tourism Village Pioneer, promotion efforts are needed so that its existence can be exposed by potential tourists. Meanwhile, the existence of Tourism Village (DESWITA), which is inseparable from the presence of MSMEs as a driving force for the progress of tourist areas and their surroundings, makes both of them have to be observant in seeing the prospects of changes in the current economic landscape. Therefore, the STIEPARI Semarang Service Team held a mentoring program to support the acceleration of the digitization of Tourism Village (DESWITA) and MSMEs. Keywords: branjang village, MSMEs; digital marketing; digital marketing assistance 
SOSIALISASI DAN PEMBAGIAN MASKER GRATIS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF/ PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI DESA TEROS KECAMATAN LABUHAN HAJI Widya Hartati; Ratna Yuniarti; Alpiana Alpiana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5724

Abstract

ABSTRAKVirus covid 19 merupakan kumpulan virus yang menyebabkan infeksi sistem saluran pernapasan. penyebaran virus covid 19 ini semakin meningkat setiap harinya, Melihat penomena yang terjadi di masyarakat  maka dirasa sangat perlu dilakukannya kegiatan Sosialisasi dan pembagian masker gratis untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran kepada warga masyarakat tentang perlunya sosialisasi physical distancing dan penggunaan masker untuk mencegah penyebarab virus covid-19 yang sudah meresahkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan cara sosialisasi dari rumah ke rumah kemudian membagikan masker gratis kepada warga yang ada di RT 02/RW.04. dengan dilaksanakannya pengabdian tersebut maka warga masyarakat di RT.02/RW.04 merasa lebih paham setelah dilakukannya sosialisasi dan merasa terbantu dengan pembagian masker gratis. Selain itu, hasil yang Diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan dengan selau menerapkan phsicial distancing dan selalu menggunakan masker ketika berpergian serta menggunakan handsanitaizer ketika sudah melaksanakan kontak dengan warga masyarakat lainnya, sebagai salah satu proteksi atau perlindungan diri dari virus covid 19. Kata kunci: sosialisasi; Virus covid 19; preventif; masker. ABSTRACTThe COVID-19 virus is a group of viruses that cause infections of the respiratory system. the spread of the covid 19 virus is increasing every day, Seeing the phenomena that occur in the community, it is felt that it is very necessary to carry out socialization activities and the distribution of free masks to break the chain of spread of the covid 19 virus. The purpose of this community service activity is to provide knowledge, understanding and awareness to the community. community members about the need for social distancing and the use of masks to prevent the spread of the Covid-19 virus which is already troubling. The method used in this activity is by socializing from house to house and then distributing free masks to residents in RT 02/RW.04. With the implementation of this service, the community members in RT.02/RW.04 feel more understanding after the socialization and feel helped by the distribution of free masks. In addition, the expected result is that the public is more aware of the importance of health by always implementing physical distancing and always using a mask when traveling and using a hand sanitizer when in contact with other members of the community, as one of the protections or self-protection from the covid 19 virus. Keywords: socialization; covid 19 virus; prevention; masks. 
PENDAMPINGAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH MANDIRI DI DESA PESANGGRAHAN PINGGIRAN KOTA BATU JAWA TIMUR M. Farid Wadjdi; Usman Ali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6457

Abstract

ABSTRAKProgram Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak berbagai aspek produksi dan manajemen peternakan intensif mengacu pada sapta usaha peternakan agar produksi dan kualitas susu serta pendapatan peternak meningkat. Beberapa permasalahan yang dihadapi mitra yaitu  1). Sulitnya pengadaan bahan pakan terutama hijauan berkualitas dan kurang kuantitasnya, 2). Formulasi pakan konsentrat tidak memenuhi standart nutrisi berakibat produksi susu tidak optimal, 3). Rasio penggunaan hijauan dan konsentrat dalam pakan TMR tidak memenuhi kebutuhan nutrisi perlu ditambah pakan suplemen UMB kaya makromineral, 4). Manajemen pemeliharaan belum intensif. Kemudian tim pengabdi menawarkan solusi melakukan kegiatan, 1). Penyiapan pakan berkualitas dengan formulasi pakan TMR untuk meningkatkan produksi, kualitas susu dan pendapatan 2). Pembinaan manajemen pemeliharaan  intensif melalui penyuluhan dan pendampingan usaha peternakan mengacu sapta usaha peternakan 3). Melakukan pelatihan fermentasi limbah agroindustri menjadi pakan berkualitas, 4). Pendampingan pembuatan pakan suplemen Urea molasses bloks kaya makromineral. Hasil yang dicapai, tim pengabdi telah melaksanakan beberapa kegiataan menggunakan metode penyuluhan pemahaman sapta usaha peternakan, Demo praktek fermentasi pakan menjadi berkualitas dan palatabel, pembuatan pakan jilat UMB sebagai pakan suplemen, serta pendampingan usaha menggunakan pakan TMR rasio konsentrat 40% dan hijauan 60% dalam BK.  Disimpukan bahwa semua kegiatan yang telah dilakukan direspon peternak dengan baik dan tetap dibuka konsultasi untuk pengembangan peternakan sapi perah.. Kata kunci: pakan jilat UMB plus; pakan TMR; sapta usaha peternakan ABSTRACTThe Community Service Program aims to improve the knowledge and skills of farmers in various aspects of production and management of intensive livestock farming, which refers to livestock business so that milk production and quality as well as farmers' incomes increase. Some of the problems faced by partners are 1). The difficulty of procuring feed ingredients, especially quality forage and lack of quantity, 2). Concentrated feed formulations do not meet nutritional standards resulting in suboptimal milk production, 3). The ratio of the use of forage and concentrate in the TMR feed does not meet the nutritional needs, it is necessary to add a macromineral-rich UMB supplementary feed, 4). Maintenance management has not been intensive. Then the service team offers solutions to carry out activities, 1). Preparation of quality feed with TMR feed formulations to increase production, milk quality and income 2). Intensive maintenance management development through counseling and assistance for livestock business refers to the Sapta livestock business 3). Conduct training on fermentation of agro-industrial waste into quality feed, 4). Assistance in the manufacture of macromineral rich Urea molasses block feed supplements. The results achieved, the service team has carried out several activities using the method of counseling the understanding of animal husbandry, demonstration of the practice of fermenting feed to become quality and palatable, making UMB lick feed as supplementary feed, as well as business assistance using TMR feed with a concentrate ratio of 40% and forage 60% in BK. It was concluded that all the activities that had been carried out were responded to by the farmers well and consultations were still open for the development of dairy farms. Keywords: UMB plus lick feed, TMR feed, livestock business

Page 41 of 272 | Total Record : 2711