cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENGUATAN KAPASITAS PEREMPUAN MELALUI KEWIRAUSAAN ECOPRINT Setiawan Setiawan; Djoko Kuswanto; Muhammaf Sjahid Akbar; Dedy D. Prastyo; Santi Puteri Rahayu; Neni Alya Firdausanti; Ahmad Saikhu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11871

Abstract

ABSTRAKAdanya kewajiban dosen (Perguruan Tinggi) untuk pengabdian kepada masyarakat, KKN mahasiswa  , serta Program pemerintah kota  Surabaya untuk pengentasan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), merupakan tantangan bagi Perguruan Tinggi untuk berpartisiasi.  Di sisi lain, salah satu kerajinan yang sedang booming adalah ecoprint.  Beberapa alasannya adalah : (i) proses produksi tidak terlalu sulit, tidak sesulit membatik, serta (ii) di wilayah Kelurahan Keputih kaya akan tanaman yang daunnya dapat digunakan untuk produksi ecoprint. Tim Pengabdian Masyarakat  ITS menggandeng UMKM Sinawa Ecoprint dan Any’s Art & Craft untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga (pemberdayaan Wanita) warga Kelurahan Keputih, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah.  Kegiatan ini meliputi pelatihan produksi ecoprint, dilanjutkan  dengan mengadopsi konsep sistem intiplasma, UMKM Sinawa Ecoprint dan Any’s Art & Craft sebagai inti yang akan menyediakan sarana produksi, menampung dan memasarkan hasil kerajinan ecoprint  ibu-ibu rumah tangga warga Keputih, secara berkelanjutan. Setelah  ibu-ibu rumah tangga terampil menghasilkan  ecoprint, mereka  dapat mejual hasil ecoprint,  sehingga mendapatkan  tambahan penghasilan bagi keluarga. Selain itu, dampak kegiatan ini diharapkan turut serta berperan dalam upaya PEMKOT Surabaya untuk pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan wanita. Kata Kunci : pemberdayaan wanita; ecoprint; inti-plasma; berkelanjutan; MBR ABSTRACTThe existence of the obligation of lecturers (Universities) for community service, student community service activities (KKN), and the Surabaya city government program for alleviating Low-Income Communities (MBR), is a challenge for universities to participate. On the other hand, one of the booming crafts is ecoprint. Some of the reasons are: (i) the production process is not too difficult, not as difficult as batik, and (ii) the Keputih Village area is rich in plants whose leaves can be used for ecoprint production. The ITS Community Service Team collaborates with the Sinawa Ecoprint and Any's Art & Craft SMEs to empower housewives (Women Empowerment) residents of Keputih Village, especially Low-Income Community. This activity includes training on ecoprint production, followed by adopting the concept of the nucleus plasma system, the MSME Sinawa Ecoprint and Any's Art & Craft as the core which will provide production facilities, accommodate and market the ecoprint handicrafts of Keputih housewives, in a sustainable manner. After skilled housewives produce ecoprints, they can sell the ecoprints, thereby earning additional income for the family. In addition, the impact of this activity is expected to play a role in the Surabaya City Government's efforts to alleviate poverty through empowering women. Keywords: women empowerment; ecoprints; nucleus-plasma system; sustainable; low-income community
PENYULUHAN PEMBUATAN SAYUR BENING DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Sri Handayani; Yopi Suryatim Pratiwi; Nurul Fatmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11547

Abstract

ABSTRAKAngka kematian bayi di Indonesia masih tinggi terutama karena faktor nutrisi, yaitu pneumonia dan diare. Penyebab ini bisa dicegah melalui pemberian ASI eksklusif. Capaian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah karena masih tingginya kejadian produksi ASI kurang. Di Indonesia terdapat banyak tanaman yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi ASI. Salah satunya adalah daun katuk. Sebagian besar masyarakat menggunakan daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI dengan cara dibuat menjadi sayur bening, tetapi kejadian ASI kurang masih tinggi. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pembuatan sayur bening daun katuk sebagai upaya meningkatkan produksi ASI. Metode: penyuluhan, diskusi, tanya jawab, serta pretest dan posttest. Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik sebesar 25%, yaitu dari 67,9% meningkat menjadi 92,9%. Kesimpulan: terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pembuatan sayur bening daun katuk sebagai upaya meningkatkan produksi ASI setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan. Kata kunci: daun katuk; pendidikan kesehatan; produksi ASI ABSTRACTThe infant mortality rate in Indonesia is still high, mainly due to nutritional factors, namely pneumonia and diarrhea. This cause can be prevented through exclusive breastfeeding. The achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia is still low due to the high incidence of insufficient breast milk production. In Indonesia, there are many plants that can be used to increase breast milk production. One of them is katuk leaves. Most people use katuk leaves to increase breast milk production by making it into clear vegetables, but the incidence of insufficient breast milk is still high. Objective: to increase the knowledge of pregnant women about making katuk leaf clear vegetables as an effort to increase breast milk production. Methods: counseling, discussion, question and answer, as well as pretest and posttest. Result: there is an increase in knowledge of pregnant women who have good knowledge by 25%, namely from 67.9% increased to 92.9%. Conclusion: there is an increase in the knowledge of pregnant women about making katuk leaf clear vegetables as an effort to increase breast milk production after receiving health education. Keywords: katuk leaves; health education; breast milk production
EDUKASI MENCEGAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA MASYARAKAT LINGKUNGAN DASAN SARI AMPENAN Cyntiya Rahmawati; Baiq Leny Nopitasari; Alvi Kusuma Wardani; Baiq Nurbaety; Baiq Lenysia Puspita Anjani; Melati Permata Hati; Nur Furqani; Abdul Rahman Wahid; Safwan Safwan; Irmatika Hendriyani; Anna Pradiningsih; Yuli Fitriana; Dzun Haryadi Ittiqo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.9688

Abstract

ABSTRAKDemam berdarah dengue (DBD) saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang massif di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB) dimana NTB termasuk dalam 10 provinsi dengan temuan incidence rate DBD tertinggi pada 2022. Kota Mataram menjadi  salah satu kota yang dengan jumlah kasus terbanyak mencapai 536 kasus dengan kasus kematian sebanyak 2 orang setiap tahun. Berdasarkan latar masalah dan tingginya kasus DBD tersebut, kegiatan ini bertujian untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di Lingkungan Dasan Sari RT.08 Ampenan untuk pencegahan terjadinya DBD dengan melakukan 3M Plus. Metode edukasi yang dilakukan adalah ceramah dengan presentasi yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta pemberian poster edukasi. Sebelum dan sesudah edukasi, peserta diminta untuk mengisi kuesiner pengetahuan dan perilaku terkait DBD. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD setelah dilakukan edukasi yaitu dengan nilai rata-rata postest yaitu 99,5% (sebelum edukasi = 96.8 %) yang masuk dalam kategori pengetahuan baik. Kemudian tingkat perilaku masyarakat mengenai pencegahan penyakit DBD memperoleh nilai rata-rata 91,1% yang termasuk dalam kategori perilaku baik. Kata kunci: edukasi; Demam Berdarah Dengue (DBD); Nusa Tenggara Barat (NTB); peningkatan pengetahuan   ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a massive health problem in Indonesia, including in the province of West Nusa Tenggara, which of the top ten highest DHF incidence rates. Based on the DFT problem, this report aims to provide education about the prevention of dengue fever by 3M programs in the Dasan Sari Environment RT.08 Ampenan. The provided education was performed through a presentation and discussion panel followed by distributing educational posters to event participants. The level of knowledge and behavior about DHF was assessed before and after the education activity by giving participants an assessable questionnaire. Based on the questionnaire analysis, the level of knowledge and behavior were reported to be increased after education was carried out, with the level of knowledge post-test average value of 99.5% (base of 96.8 %) and the level of behavior average value of 91.1%. Keywords: education; dengue; Dengue Hemorrhagic Fever (DHF); West Nusa Tenggara; level of knowledge
PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN BAGI SEKOLAH PENGGERAK DI PROVINSI RIAU Yeza Febriani; Mohammad Ali mahmudi; Cisilia Sundari; Arif Rahman Saleh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10737

Abstract

ABSTRAKKegiatan pelatihan komite pembelajaran ini merupakan Langkah awal sekolah dalam pelaksanaan program sekolah penggerak di Provinsi Riau. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sekolah terutama kepala sekolah dan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah. Prinsip pembelajaran Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program Sekolah Penggerak yaitu: a) Andragogi, b) Pembelajaran mandiri (aktif mencari bahan belajar lain di luar platform untuk menunjang proses pemahaman), c) Kolaborasi dan berbagi pengalaman antar peserta, d) Reflektif (berdasarkan pengalaman), e) Memperhatikan keragaman karakter peserta, f) Partisipasi dan interaksi, g) Fokus pada pencapaian kompetensi. Metode pelatihan yang digunakan adalah MERRDEKA yaitu mulai dari diri, eksplorasi konsep, ruang kolaborasi, refleksi terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar materi, serta aksi nyata. Berdasarkan Hasil dari kegiatan ini diperoleh peningkatan nilai pretest sebelum dilakukan kegiatan sebesar 60 dan hasil postest yang dilakukan setelah kegiatan memperoleh nilai sebesar 84. Kata kunci: sekolah penggerak; komite pembelajaran; kurikulum merdeka ABSTRACTThis learning committee training mentoring activity is the school's first step in implementing the driving school program in Riau Province. This training aims to improve the competence of schools, especially principals and teachers in implementing an independent curriculum in schools. The learning principles of the Learning Committee Training in the Driving School Program are: a) Andragogy, b) Independent learning (actively looking for other learning materials outside the platform to support the understanding process), c) Collaboration and sharing of experiences between participants, d) Reflective (based on experience) , e) Paying attention to the diversity of participants' characters, f) Participation and interaction, g) Focusing on competency achievement. Based on the results of this activity, an increase in the pretest score before the activity was carried out by 60 and the posttest result after the activity obtained a score of 84. Keywords: driving school; learning committee; independent curriculum
PELATIHAN PEMBUATAN PAPAN LAMINASI BAMBU DAN APLIKASINYA SEBAGAI PRODUK KERAJINAN CUTTING BOARD DI DESA GONDANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Febriana Tri Wulandari; Kornelia Webliana B.; Diah Permata Sari; Rima Vera Ningsih; Raehanayati Raehanayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11267

Abstract

ABSTRAKBambu sebagai produk papan laminasi saat ini pemanfaatannya masih terbatas sementara potensi bambu di Nusa Tenggara Barat cukup tinggi dimana bambu juga merupakan salah satu HHBK unggulan di Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, papan laminasi bambu diaplikasikan menjadi bentuk kerajinan yang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. Salah satu bentuk kerajinan yang diajarkan bagi kelompok tani adalah pembuatan cutting board dari papan laminasi bambu. Diharapkan dengan memberikan pelatihan pembuatan papan laminasi bambu dan aplikasinya sebagai cutting board akan memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan meningkatkan nilai jual bambu. Sasaran kegiatan pelatihan pembuatan papan laminasi dan aplikasinya sebagai cutting board adalah (1). Memberikan wawasan kepada masyarakat tentang teknik sederhana pembuatan papan laminasi bambu sebagai pengganti kayu, (2). Memberikan wawasan peluang usaha baru pada masyarakat, (3). Memberikan pembelajaran pembuatan cutting board dari papan laminasi bambu sebagai salah satu aplikasi papan laminasi. Kata kunci: papan laminasi; bambu; cutting board; kerajinan ABSTRACTCurrently, the utilization of bamboo as a laminated board product is still limited, while the potential of bamboo in West Nusa Tenggara is quite high where bamboo is also one of the leading NTFPs in West Nusa Tenggara. Based on the research that has been done, bamboo laminated boards are applied to form crafts that provide economic value for the community. One form of craft that is taught to farmer groups is the manufacture of cutting boards from bamboo laminated boards. It is hoped that by providing training on making bamboo laminated boards and their application as cutting boards, it will provide new jobs for the community and increase the selling value of bamboo. The targets of the training activities for the manufacture of laminated boards and their application as cutting boards are (1). Providing insight to the community about the simple technique of making bamboo laminated boards as a substitute for wood, (2). Providing insight into new business opportunities to the community, (3). Provide learning to make cutting boards from bamboo laminated boards as one of the applications of laminated boards Keywords: laminated boards; bamboo; cutting board; craft
PKM PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN OLAHAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA IRT BIDO JAYA KABUPATEN MALANG MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PRODUKSI TEPAT GUNA Supami Wahyu Setiyowati; Andri Fransiskus Gultom; Asna Asna; Yoyok Seby Dwanoko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10790

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang dimiliki oleh IRT Bido Jaya adalah kurangnya efisiensi dalam produksi karena keterbatasan produk, tampilan kemasan yang kurang sesuai standar industri makanan, manajemen usaha yang buruk karena tidak pernah melakukan riset pasar terhadap produk dan potensi produk, manajerial keuangan yang hanya berdasar kekeluargaan, menggunakan peralatan produksi yang manual. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengadaan alat produksi tepat guna, meningkatkan kualitas pengemasan dan manajemen usaha. Metode pelaksanaan yaitu pembelian alat dan pendampingan, workshop pendampingan dan simulasi, serta workshop dan pendampingan. Hasil dari penelitian ini berupa evaluasi tim Unikama yang didapatkan selama melakukan program kemitraan masyarakat (PKM) dapat membantu para IRT untuk bangkit kembali pasca covid dan memajukan usaha IRT di Indonesia. Saran yang disampaikan penulis bahwa perlu pendampingan dalam menggunakan aplikasi untuk media pemasaran terkait postingan foto produk dan video yang menarik minat pelanggan terutama bagi IRT yang awam terhadap penggunaan teknologi. Selain itu, perlu adanya paparan tentang strategi yang sangat matang dalam bisnis untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan. Kata kunci: IRT (bido jaya); teknologi produksi tepat guna; manajemen usaha; riset pasar; digital marketing ABSTRACTThe problems that IRT Bido Jaya has are the lack of efficiency in production due to limited products, the appearance of packaging that does not match industrial food standards, poor business management because it has never conducted market research on products and product potential, financial management which is only based on kinship, using equipment manual production equipment. This research aims to provide solutions for procurement of appropriate production equipment, improve the quality of packaging and business management. The method of implementation is the purchase of tools and assistance, mentoring and simulation workshops, as well as workshops and mentoring. The results of this study are in the form of an evaluation by the Unikama team obtained during the community partnership program (PKM) that can help IRTs to bounce back post-covid and advance IRT businesses in Indonesia. The suggestion conveyed by the author is that assistance is needed in using applications for media marketing related to posting product photos and videos that attract customer interest, especially for IRT who are unfamiliar with the use of technology. In addition, there needs to be an explanation of a very mature strategy in business to anticipate unwanted things. Keywords: IRT (bido jaya); appropriate production technology; business management; market research; digital marketing
LITERASI DIGITAL BAGI KOMUNITAS DIGITAL MARKETER PURWOKERTO DALAM UPAYA MENCEGAH ANCAMAN KEAMANAN DATA DI DUNIA SIBER Khairunnisak Isnaini; Wahyu Widodo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10764

Abstract

ABSTRAKMasalah keamanan data yang berhubungan dengan data pribadi dan data transaksi belanja online menghantui konsumen maupun pelapak (penjual online). Hal tersebut tentu mengganggu kenyamanan ketika berbelanja online karena pengguna merasa khawatir data pribadi maupun data transaksi dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Adanya kebocoran data merupakan salah satu dampak yang diakibatkan oleh kejahatan siber. Ancaman kejahatan siber akhir-akhir ini meningkat akibat sistem keamanan yang buruk dan kerentanan sistem yang parah. Adanya literasi digital bertujuan untuk upaya pencegahan ancaman keamanan informasi menjadi hal yang penting untuk disimak bagi pelapak online maupun yang berdampak kepada pembeli. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah seminar melalui virtual meeting. Selama seminar berlangsung, peserta dapat melakukan tanya jawab dalam dua termin melalui moderator. Selain itu, setelah seminar selesai dilaksanakan peserta akan diberikan handout materi. Hasil yang diperoleh masih banyak peserta yang belum sepenuhnya mengetahui ciri-ciri tindakan yang mengancam keamanan data dan informasi. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan menunjukkan angka yang signifikan terhadap penyerapan informasi yang diberikan. Bentuk evaluasi yang diperlukan adalah adanya workshop khusus mengenai sub-sub spesifik dari materi keamanan data dan informasi yang telah diberikan sebelumnya. Kata kunci: keamanan data; kebocoran data; kejahatan siber; literasi digital. ABSTRACTData security issues related to personal data and online shopping transaction the data  consumers and pelapak (online sellers). This certainly disturbs the convenience when shopping online because users are worried that personal data and transaction data can be misused by irresponsible parties. The existence of data leakage is one of the impacts caused by cyber crime. The threat of cybercrime has recently increased due to poor security systems and severe system vulnerabilities. The existence of digital literacy aims to prevent information security threats, which is important for online sellers and those who have an impact on buyers. The implementation method used is a seminar through virtual meetings. During the seminar, participants can ask questions in two terms through a moderator. In addition, after the seminar is completed, participants will be given material handouts. The results obtained are that there are still many participants who do not fully understand the characteristics of actions that threaten data and information security. This can be seen from the results of the pre-test and post-test that were given showing a significant number on the absorption of the information provided. The form of evaluation that is needed is the existence of a special workshop on specific sub-subjects of data and information security materials that have been given previously. Keywords: data security; data leakes; cyber security; digital literacy.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI ALAN E-KTP UNTUK MENYIAPKAN BIROKRASI TANGGUH DI WILAYAH PENYANGGA IKN NUSANTARA Uni W. Sagena; Hizratul Rima Qalbiah; Sinta Hesti Fatdilla; Sulfadli Syam; Alrifda Salsabilah; Mohd. Dino Khairri Sharifuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11708

Abstract

ABSTRAKArtikel ini membahas mengenai hadirnya program inovasi Antrian Online Perekaman e-KTP atau disebut ALAN e-KTP sebagai sistem pelayanan publik dalam birokrasi yang kreatif, efektif dan efisien dalam menekan terjadinya penumpukan massa di Kantor Disdukcapil Kota Balikpapan. Inovasi ini penting untuk menyiapkan Balikpapan sebagai salah satu wilayah penyangga ibu kota baru Indonesia, IKN Nusantara yang semakin hari semakin bertambah penduduknya akibat mobilitas masyarakat. Permasalahan yang sering terjadi yaitu masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui adanya inovasi layanan antrian online ini sehingga menjadikan program kerja individu yaitu pembuatan poster Alan e-KTP ini menjadi informasi yang sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan informasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perekaman e-KTP. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan pembuatan poster dan sosialisasi yang diawali dengan pencarian informasi dan pengidentifikasian masalah. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Kelurahan Kariangau dan percetakan. Kelurahan Kariangau berperan sebagai jembatan untuk kegiatan penyerahan poster ALAN e-KTP kepada masyarakat. Adapun objek atau sasaran yang dituju penulis dalam kegiatan ini adalah masyarakat umum. Dimana, kegiatan pengabdian masyarakat ini telah terlaksana dengan baik dengan persentase nilai keberhasilan sekitar 85%. Hal tersebut dikarenakan pada saat penyerahan poster Alan e-KTP mendapatkan respon yang positif dari Lurah dan jajaran birokrasi kantor  kelurangan Kariangau serta seluruh  warga di Salok Baru. Kata kunci: inovasi birokrasi; pelayanan publik; e-KTP; IKN nusantara ABSTRACTThis article discusses the presence of the e-KTP Recording Online Queue innovation program or called ALAN e-KTP as a public service system within the bureaucracy that is creative, effective and efficient in suppressing mass buildup at the Disdukcapil Office of Balikpapan City. This innovation is important to prepare Balikpapan as one of the buffer zones for Indonesia's new capital city, IKN Nusantara, which is increasingly growing in population due to people's mobility. The problem that often occurs is that there are still many people who do not know about this online queue service innovation so that it makes the individual work program, namely making Alan e-KTP posters, very important and useful information for the community. This program aims to provide information and make it easy for people who will record e-KTP. The method used is community service which is carried out by making posters and outreach which begins with information seeking and problem identification. The parties involved in this activity were the Kariangau Village and the printers. The Kariangau Sub-District plays a role as a bridge for the ALAN e-KTP poster submission activities to the community. The object or target aimed at by the author in this activity is the general public. Where, this community service activity has been carried out well with a percentage of success values of around 85%. This is because at the time of submission of Alan's e-KTP poster, a positive response was received from the Lurah and the bureaucratic ranks of the Kariangau sub-district office and all residents in Salok Baru. Keywords: innovation bureaucracy; public services; e-KTP; IKN nusantara
TOEFL ONLINE SPECIAL RAMADHAN (TOSR): PROGRAM PELATIHAN UNTUK MAHASISWA TINGKAT AKHIR UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Roudlotul Badi'ah; Evi Maya Odelia; Yoga Dwi Anugrahadi; Rusfian Effendi; Ika Korika Swasti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11673

Abstract

ABSTRAKKuota pelatihan gratis yang diberikan UPN Veteran Jawa Timur hanya memenuhi 1,11 % dari keseluruhan mahasiswa. Pelatihan TOEFL ini memberikan solusi bagi mahasiswa tingkat akhir dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan TOEFL untuk memenuhi standarisasi syarat kelulusan di UPN Veteran Jawa Timur. Tujuan pengabdian ini untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa agar mendapatkan strategi, trik dan ketrampilan dalam mengerjakan soal tes TOEFL. Metode pengabdian ini yaitu pelatihan sebagai proses pembelajaran dan praktik partisipatif (Participatory Learning and Action). Pelaksanaan pelatihan TOEFL online ini melalui tahapan pengantar TOEFL dan pre-test; ceramah, diskusi, tanya jawab, dan latihan soal; serta post-test. Hasil adanya pelatihan ini pengetahuan dan pemahaman tes TOEFL peserta semakin meningkat terlihat dari hasil skor TOEFL post-test lebih baik dibanding dengan skor TOEFL pre-test. Secara keseluruhan 50% peserta pelatihan sudah memperoleh skor TOEFL sesuai standar kelulusan dari yang semula hanya sebesar 32%. Hasil rata-rata skor TOEFL saat pre-test sebesar 381 meningkat signifikan menjadi 462 saat post-test. Kata kunci: pelatihan; TOEFL; mahasiswa tingkat akhir. ABSTRACTThe free training quota provided by UPN Veteran Jawa Timur only fulfills 1.11% of the total students. This TOEFL training offers a solution for final-year students to improve their TOEFL knowledge and skill to standardize graduation requirements at UPN Veteran Jawa Timur. This community service aims to help students get strategies, tricks, and skills for the TOEFL test. The method used in this service is training as a learning process and participatory practice (Participatory Learning and Action). This online TOEFL training is implemented through the introductory of TOEFL and pre-test stages; lectures, discussions, questions and answers, exercises; and post-test. The result of this training was that participants' knowledge and understanding of the TOEFL test increased, as seen from the post-test TOEFL scores, which were better than the pre-test TOEFL scores. 50% of the trainees obtained a TOEFL score according to the passing standard, from the original 32%. The average TOEFL score during the pre-test was 381, which increased significantly to 462 during the post-test. Keywords: training; TOEFL; final year students.
PELATIHAN KONSERVASI PENYU SEBAGAI BIOTA PERAIRAN YANG DILINDUNGI DI PANTAI BARANE, KABUPATEN MAJENE, PROVINSI SULAWESI BARAT Muhammad Nur; Tenriware Tenriware; Dian Lestari; Chairul Ruysd Mahfud; Tikawati Tikawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11561

Abstract

ABSTRAKPopulasi penyu di Sulawesi Barat saat ini semakin terancam populasinya. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Kobar Lestari yang merupakan kelompok pemuda pelestari penyu yang didirikan secara swadaya di Pantai Barane. Permasalahan utama kelompok mitra tersebut adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan serta rendahnya kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya penyu bagi ekosistem laut. Pelatihan konservasi penyu ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan konservasi penyu.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari sabtu, 17 September 2022 di Pantai Barane, Kel. Baurung, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Untuk menentukan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat maka dilakukan evaluasi  dengan bentuk pemberian kuisioner di akhir kegiatan. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode penyuluhan. Beberapa materi yang diberikan diantaranya pengenalan penyu, tata cara konservasi penyu, penyediaan sarana penetasan telur penyu serta berbagi pengalaman konservasi penyu oleh Kobar Lestari. Hasil evaluasi program pengabdian diakhir kegiatan menunjukkan hasil yang sangat baik. Sebagian besar (80%) anggota mitra Kobar Lestari mampu memahami dengan baik materi yang disampaikan yang meliputi pengetahuan tentang jenis-jenis penyu dan  siklus hidupnya, serta keterampilan berupa tata cara relokasi telur penyu, monitoring penyu dan penanganan induk penyu yang tertangkap. Secara umum dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  kelompok konservasi penyu “Kobar Lestari” dalam melestarikan penyu pada habitat tersebut. Kata kunci: konservasi; pantai barane; penyu; sulawesi barat ABSTRACTThe turtle population in West Sulawesi is currently increasingly threatened. The partner in this service activity is Kobar Lestari, which is a youth group for turtle conservationists that was founded independently on Barane Beach. The main problems of the partner group are the limited knowledge and skills and the low public awareness of the importance of sea turtles for marine ecosystems. This turtle conservation training aims to improve the knowledge and skills of partners in turtle conservation. This service activity was carried out on Saturday, September 17, 2022 at Barane Beach, Kel. Baurung, Majene Regency, West Sulawesi Province. To determine the increase in community knowledge and skills, an evaluation is carried out in the form of giving a questionnaire at the end of the activity. This training activity uses the extension method. Some of the materials provided included an introduction to turtles, procedures for turtle conservation, provision of hatchery facilities for turtle eggs and sharing experiences of turtle conservation by Kobar Lestari. The results of the evaluation of the service program at the end of the activity showed very good results. Most (80%) of the Kobar Lestari partner members were able to understand well the material presented which included knowledge about turtle species and their life cycles, as well as skills in the procedures for relocating turtle eggs, monitoring turtles and handling captured turtles. In general, this training can improve the knowledge and skills of the “Kobar Lestari” turtle conservation group in conserving turtles in that habitat. Keywords: conservation; barane beach; turtle; west sulawesi

Page 99 of 272 | Total Record : 2711