cover
Contact Name
Thegar Risky. S.Kom
Contact Email
thegar.risky@gmail.com
Phone
+6285274664602
Journal Mail Official
batoboh@gmail.com
Editorial Address
Institut Seni Indonesia Padangpanjang LPPMPP ISI Padangpanjang Jl. Bahder Johan -Kota Padangpanjang -Provinsi Sumatera Barat-27128 Telp. (0752) 485466, Fax (0752) 82803
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25485458     EISSN : 25991906     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/bt
Jurnal Batoboh merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat . Scope artikel berkaitan tentang hasil pengabdian di bidang area Science, Sosiologi, Humaniora Teknologi dan konsep pemberdayaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 171 Documents
Penguatan Kreativitas Anak melalui Workshop Menggambar dan Mewarnai di SD Negeri 33 Kalumbuk Sabri Mabra; Fauzan Romanov; Cameron Malik; Hanafi Malik; Heru Pranata
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6073

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kreativitas anak usia sekolah dasar melalui kegiatan workshop menggambar dan mewarnai di SD Negeri 33 Kalumbuk, Kota Padang. Kreativitas anak merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif, emosional, dan estetis, namun dalam praktik pendidikan dasar sering kali belum mendapatkan ruang yang optimal. Kegiatan pengabdian ini dirancang menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang menempatkan anak sebagai subjek aktif dalam proses berkarya seni visual. Workshop dilaksanakan dengan memberikan kebebasan berekspresi kepada peserta melalui aktivitas menggambar dan mewarnai, disertai pendampingan yang persuasif dan reflektif. Data pengabdian diperoleh melalui observasi, dokumentasi kegiatan, dan refleksi bersama peserta serta guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan antusiasme, keberanian berekspresi, serta kepercayaan diri anak dalam menampilkan dan menceritakan karya visual mereka. Selain itu, keterlibatan guru dalam kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan praktik pembelajaran seni yang lebih fleksibel dan berorientasi pada proses. Pengabdian ini menegaskan bahwa kegiatan seni visual sederhana dapat menjadi strategi efektif untuk penguatan kreativitas anak dan berpotensi dikembangkan sebagai model pengabdian berbasis seni di lingkungan pendidikan dasar.
PELATIHAN FOTOGRAFI MAKRO MENDUKUNG PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI PANTI SOSIAL ASUAHAN ANAK MUHAMMADIYAH BATIPUH TANAH DATAR. Indah Susanti; Hartitom Hartitom
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.5999

Abstract

Berbagai upaya dalam membangun ruang kreatifitas untuk peserta didik panti sosial asuhan anak sangat penting dilakukan. Mengingat peran keberadaan panti sosial juga berpengaruh besar dalam membangun generasi muda yang berkualitas di balik  kondisi ekonomi yang terbatas. Tuntutan perkembangan dunia industri juga menanti Sumber Daya Mansia yang terampil dan berbakat serta siap terjun ke dua kerja tanpa memandang status. Termasuk bagaimana  memahami visual dalam mendukung proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian  bertemakan pelatihan fotografi makro menekankan pada pengetahuan fotografi makro jenis mikroskopis dengan medium telepon gengam dan mikroskop. Pengabdian bertujuan  untuk mendorong kemampuan peserta didik di Panti Sosial Asuhan Anak dalam menghasilkan visual berkualitas mendukung proses pembelajarannya. Kegiatan juga bertujuan meningkatkan ruang kreatifitas peserta didik yang dititipkan orang tua. Hal ini tidak terlepas dari kegiatan pembelajarannya yang terkaid dengan fotografi yakni pembelajaran IPAS atau biologi. Pengabdian ini mengunakan metode praktik, diskusi dan ceramah. Hasil kegiatan  adalah peserta didik menjadi aktif, kreatif dan memahami dengan baik tentang fotografi makro jenis mikroskopis serta memanfaatkan pengunaan media telepon gengam untuk menciptakan karya fotografi makro jenis mikroskopis. Serta, menambah ruang kreatifitas peserta didik di panti sosial asuhan anak.
Penguatan Produksi dan Pemasaran Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani Pascabencana di Nagari Tambangan Irja Irja; Emridawati Emridawati; Ferry Herdianto
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.30807

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, dengan sasaran Kelompok Tani Sungai Rayo dan Kelompok Wanita Tani Menyala yang terdampak bencana. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah menurunnya kapasitas produksi, lemahnya manajemen usaha, terbatasnya pencatatan keuangan, serta rendahnya akses pemasaran produk. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keberdayaan masyarakat melalui penguatan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran produk lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produksi telur itik pada kelompok tani dan peningkatan produksi telur asin pada KWT Menyala. Selain itu, mitra mulai mampu melakukan pencatatan usaha sederhana, menggunakan kemasan produk, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, kemandirian, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola usaha pascabencana.
MEMPERKUAT HUBUNGAN INDONESIA-MALAYSIA MELALUI PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA Diana Chitra Hasan; Temmy Thamrin; Yusrita Yanti; Nova Rina; Fadlul Rahman
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6078

Abstract

Kegiatan PKMini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya mahasiswa Malaysia yang akan mengikuti berbagai kegiatan seperti student exchange, academic exchange dan cultural exchange ke Indonesia. Dalam setiap kegiatan internasional yang melibatkan mahasiswa lebih dari satu negara selalu terdapat potensi kesalahpahaman karena perbedaan budaya. Rendahnya pemahaman lintas budaya ini bukan masalah kecil karena jika ini terjadi, tujuan global dari kegiatan antarbangsa yaitu memperluas jejaring yang dapat dipertahankan untuk jangka panjang, tidak akan dapat terwujud. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Selangor. Meskipun berasal dari bangsa serumpun, bukan berarti tidak terdapat perbedaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman lintas budaya. Dari sisi semantis, misalnya banyak kata yang sama tetapi memiliki makna yang jauh berbeda di kedua negara. Agar kegiatan yang melibatkan budaya yang berbeda dapat mencapai tujuannya, maka pemahaman lintas budaya perlu ditingkatkan. Solusi dari masalah tersebut adalah dengan meningkatkan kompetensi interkultural mahasiswa Universitas Selangor. Kompetensi interkultural adalah kompetensi pemahaman lintas budaya yang mencakup tiga dimensi yaitu dimensi sensitivitas, kesadaran (awaraness) dan keahlian (skill). Peningkatan kompetensi ini dapat dicapai dengan memberikan workshop dan seminar peningkatan pemahaman lintas budaya oleh pelaku PKM kepada mahasiswa-mahasiswa Universitas Selangor. Kompetensi interkultural peserta dapat diukur menggunakan skala yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya yaitu Intercultural Sensitivity Scale (ISS) dan Developmental Model of Intercultural Sensitivity. Dari kedua pengukuran ini diperoleh data kuantitatif tentang tingkat pemahaman lintas budaya peserta workshop yang dapat memberikan gambaran mengenai hal-hal yang diperlukan untuk kesiapan mahasiswa menjadi peserta kegiatan internasional.
Pemanfaatan Augmented Reality (AR) sebagai Media Penataan Artistik dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Pantai Merdeka Serdang Bedagai Sumatera Utara Inggit Prastiawan; Frisdo Ekardo; Irwansyah Irwansyah; Rendina Pradipta
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.30901

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat strategi pengembangan pariwisata desa melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis budaya Melayu di kawasan wisata pantai Kabupaten Serdang Bedagai. Program dilaksanakan bersama komunitas pemuda Telangkai melalui pengembangan infrastruktur pariwisata digital berupa video visual 3D yang menampilkan ekspresi artistik Melayu sebagai identitas budaya lokal. Pemanfaatan teknologi AR menjadi strategi inovatif dalam mendukung pembangunan desa wisata yang adaptif terhadap transformasi digital dan berorientasi pada pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini didukung teori sustainable tourism dan new media theory yang menekankan pelestarian budaya serta pemanfaatan media digital interaktif dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pemetaan potensi budaya, perancangan visual artistik, produksi konten AR, dan implementasi media digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi visual, dan studi literatur. Program ini diharapkan mampu memperkuat citra desa wisata kreatif berbasis budaya dan teknologi.
Pelatihan Membatik Berbasis Motif Ukiran Rumah Tuo di Perkampungan Tradisional Rantau Panjang Febra Muyusari; Zamdani Zamdani; Jahrudin Jahrudin; Mekartinita Mekartinita; Rasmul Herdianto; Teti Ratnawulan
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6114

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan atas dasar keprihatinan terhadap kondisi motif ukiran Rumah Tuo Rantau Panjang yang semakin tergerus akibat arus globalisasi dan modernisasi, disertai minimnya regenerasi pengrajin serta belum adanya dokumentasi dan komersialisasi sistematis terhadap warisan budaya tersebut. Kegiatan bertujuan melestarikan motif ukiran Rumah Tuo melalui pelatihan membatik berbasis kearifan lokal, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membatik peserta, serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan di Kabupaten Merangin, Jambi. Pelaksanaan mengadopsi pendekatan partisipatif berbasis kompetensi melalui empat tahap, yakni administrasi, perencanaan, implementasi pelatihan selama dua hari di situs budaya Rumah Tuo, serta evaluasi formatif dan sumatif. Partisipan terdiri atas 20 orang yang merepresentasikan siswa sekolah dasar, guru, masyarakat lokal, mahasiswa, dan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan terwujudnya 20 lembar kain batik tulis bermotif ukiran Rumah Tuo, tiga desain motif inovatif yang didokumentasikan secara digital, peningkatan pengetahuan peserta sebesar 72% berdasarkan pre-test dan post-test, serta terbentuknya kelompok batik "Batik Rumah Tuo" yang menjadi embrio unit usaha ekonomi kreatif berkelanjutan.
Pelatihan Koordinasi Mata-Kaki untuk Meningkatkan Ketepatan Tendangan Penalti Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SMP Negeri 3 Kabupaten Sorong Wilson Syalubu; Nursalim Nursalim; Syaiful Anwar
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.4796

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan koordinasi mata-kaki dan ketepatan tendangan penalti siswa ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 3 Kabupaten Sorong. Kegiatan melibatkan 32 siswa dan dilaksanakan di lapangan sepak bola sekolah dalam 16 kali pertemuan mulai bulan Februari. Metode kegiatan menggunakan pelatihan dan pendampingan melalui penyampaian materi, demonstrasi, latihan berulang, praktik tendangan penalti, serta evaluasi kemampuan peserta. Materi pelatihan difokuskan pada penyelarasan respons visual dengan gerak kaki, penentuan arah dan kekuatan tendangan, serta pembiasaan teknik penalti yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan koordinasi mata-kaki peserta memperoleh nilai rata-rata 14,28, median 14, modus 14, dan standar deviasi 2,37. Sementara itu, ketepatan tendangan penalti memperoleh nilai rata-rata 63,43, median 65, modus 65, dan standar deviasi 10,42. Hasil analisis juga menunjukkan hubungan positif antara koordinasi mata-kaki dan ketepatan tendangan penalti dengan koefisien korelasi sebesar 0,742. Kegiatan ini menunjukkan bahwa latihan koordinasi mata-kaki penting diterapkan secara terstruktur dan berkelanjutan untuk mendukung ketepatan tendangan penalti siswa.
Pelatihan Sablon Manual untuk Pengembangan Cenderamata Desa Wisata Nyarai Emzia Fajri; Yoni Sudiani; Hanafi Hanafi; Hendra Hendra; Chairul Haq
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6112

Abstract

Pelatihan sablon manual yang dilaksanakan di desa wisata nyarai bertujuan untuk menghasilkan produk souvenir wisata. Desa wisata nyarai yang ramai dikunjungi dan memiliki destinasi unggulan seperti air terjun Nyarai, dan wisata tracking selama ini belum ada menghasilkan souvenir khas Nyarai itu sendiri. Pelatihan sablon ini diikuti oleh 10 orang anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Nyarai yang memiliki keinginan dan ketertarikan untuk belajar sablon manual. Dalam kegiatan pelatihan ini peserta diperkenalkan dengan peralatan dan bahan yang digunakan dalam sablon seperti screen sablon, rakel, cat afdruk dan tinta sablon. Peserta juga diberikan pelatihan untuk bisa menggunakan sablon berbasis air dan basis minyak. Dalam pelatihan ini peserta membuat desain yang terinspirasi dari keunikan desa wisata Nyarai seperti wisata tracking dan juga rafting.  Desin itu diaplikasikan pada baju kaos dan juga media kayu. Dengan pengenalan sablon pada dua media yang berbeda tersebut, diharapkan peserta bisa berkreasi untuk menghasilkan berbagai macam produk souvenir seperti baju kaos dan juga souvenir kreasi dari media kayu seperti gantungan baju, pajangan dinding dan juga petunjuk arah. Diaharapkan dari pelatihan ini akan meningkatkan kreativitas peserta sehingga mereka mampu secara mandiri untuk menghasilkan produk souvenir wisata khas Nyarai dengan menggunakan teknik sablon
Digitalisasi Tata Kelola dan Layanan Shindoka Sumatera Utara melalui Sistem Informasi Berbasis Web Zulpa Salsabila; Nuraina Nuraina; Apren Halomoan Hutasoit; Dimas Arya Arjuna; Muhammad Refdi Pasaribu
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6170

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi organisasi olahraga komunitas dalam meningkatkan efisiensi tata kelola, kualitas layanan, dan akses informasi bagi anggota. Shindoka Sumatera Utara merupakan organisasi karate yang memiliki lebih dari 750 anggota aktif di 15 dojo, tetapi masih menghadapi kendala administrasi manual, keterlambatan pelaporan, keterbatasan publikasi informasi, serta belum optimalnya pemasaran merchandise dan layanan pelatihan privat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan layanan Shindoka Sumatera Utara melalui penerapan Sistem Informasi Shindoka Sumut Digital Nexus (SSDN) berbasis web. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem, pelatihan pengurus dan pelatih, sosialisasi kepada siswa dan orang tua, pendampingan teknis, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas layanan publik pada siswa dari 2,56 menjadi 4,12 dan pada orang tua dari 2,66 menjadi 4,20. Pengetahuan dan keterampilan pengguna meningkat sebesar 50 persen, sedangkan waktu pelaporan administrasi berkurang dari 5–7 hari menjadi 1 hari kerja. Implementasi SSDN memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan literasi digital, dan membuka peluang pemasaran digital bagi mitra
PELATIHAN RANDAI DAN TARI TRADISI DI JORONG SUNGAI JAMBU, KEC. PARIANGAN, KAB. TANAH DATAR Nurmalena Nurmalena; Arnailis Arnailis; Dony Osmond; Yunaidi Yunaidi; Martis Martis
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.31117

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda Jorong Sungai Jambu dalam bidang seni pertunjukan, khususnya Randai dan tari tradisi Minangkabau. Pelatihan dilatarbelakangi oleh menurunnya minat serta keterampilan generasi muda terhadap seni tradisi, yang berdampak pada berkurangnya pewarisan nilai budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, pelatihan teknik gerak dan vokal, pendampingan kelompok, serta evaluasi hasil pelatihan. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan peserta berjumlah 25 orang. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta mengenai struktur pertunjukan Randai, teknik galombang, langkah silek, serta dasar-dasar koreografi tari tradisi. Peserta juga mampu menampilkan satu repertoar Randai dan satu tari tradisi pada akhir program. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam pelestarian seni tradisi dan membangun kembali antusiasme generasi muda terhadap identitas budaya mereka.Â