cover
Contact Name
Reza Pustika
Contact Email
reza.pustika@dkv.itera.ac.id
Phone
+6285222332523
Journal Mail Official
padilagawdy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Education and Instruction (JOEAI)
ISSN : -     EISSN : 27152480     DOI : https://doi.org/10.31539/joeai.v8i2.14817
Development: defining design specification to specific form, such as developing learning materials through learning materials, handout, learning tools including audio, visual, audiovisual. Equipment: empowering the process and learning source to achieve learning objective. Evaluation: starting from problem analysis as early crucial steps in development and evaluation of learning content because the objectives and obstacles are clarified during this process.
Articles 427 Documents
Permasalahan Keadaan Dan Hubungan Keluarga ( KHK ) Siswa dan Upaya Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasinya di SMP Negeri 1 Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara M. Defriansyah Angga Putra; Dina Hajja Ristianti; Rini Puspita Sari
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13536

Abstract

M Defriansyah Angga Putra, NIM 22811003, Problems and Conditions of Students' Families and the Role of Guidance and Counseling Teachers in Overcoming Them at SMP Negeri 1 Muara Rupit, Thesis, Postgraduate Program IAIN Curup, Islamic Education Guidance and Counseling Study Program (BKPI), 2024. 71 pages. The conditions and problems in the family experienced by students will more or less affect the student's personality which is reflected in the student's negative or positive behavior. The problems experienced by these adolescents have different backgrounds. Carrying out negative behavior is due to their unstable condition. To overcome these problems, the school plays an important role in overcoming the problems that occur due to the conditions and problems in the family. In the scope of the school, those who have an important role in helping students overcome their own problems are guidance and counseling teachers. BK teachers have an important role in helping students overcome the problems they face through the services provided by counselors. This research is a qualitative research, using a case study approach where data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Based on the results of the study obtained from observations and interviews with homeroom teachers and guidance and counseling teachers for grades VII, VIII, and IX, students who experience problems caused by circumstances and problems in the family caused by several factors, namely economic, poor communication and parental divorce, which affects their behavior to negative behavior. Their negative behaviors include playing truant, rebelling against teachers, or being insecure, seeking attention, being emotional, and fighting. To deal with students like this, each guidance and counseling teacher has their own way of playing a role in overcoming student problems caused by problems in the family. In addition to providing individual guidance services, providing motivation, guidance and counseling teachers will also call parents and make home visits to overcome problems as a whole. In grade VIII, guidance and counseling teachers will provide individual and group counseling services by providing positive reinforcement in the form of support, praise and reinforcement for the plans they make. Meanwhile, for grade IX BK teachers, they provide consultation service guidance, where this service is carried out with the aim that consultation in this case parents have self-ability in the form of insight, understanding, and ways of acting that are directly related to the atmosphere or problems of third parties. Keywords: Guidance and Counseling, Problems and conditions in the family
Strategi Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Syaiful Bahri; Nuzuar Nuzuar; Deni Satria
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13870

Abstract

Peningkatan kompetensi mahasiswa suatu keharusan dilakukan oleh sticholder. Mewujudkannya diperlukan strategi handal dan terencana dengan baik. Obyek penelitian mahasiswa Program studi Manajemen Pendidkan Islam IAIN Curup, dilatarbelakangi karena adanya dorongan untuk mewujudkan visi unggul dalam pengembangan ilmu manajemen pendidikan Islam berbasis moderasI tingkat Asia Tenggara 2045, dan profil lulusan menjadi tenaga kependidikan profesional dengan mengungkap strategi peningkatan kompetensi mahasiswa melalui mata kuliah Program Latihan Profesi. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan penelitian field research. Subyek penelitian Wakil Rektor 1, Dekan Fakultas Tarbiyah, Ketua Lembaga Penjamin Mutu, Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, dosen home base Manajemen Pendidikan Islam, kepala dinas instansi lokasi mahasiswa Program Latihan Profesi, dan mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik pengolahan data; pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan dalam upaya peningkatan kompetensi mahasiswa melalui mata kuliah Program Latihan Profesi ada tiga tahapan; penyiapan strategi, penerapan strategi, dan evaluasi strategi. Dalam mewujudkan strategi ada enam langkah; memaksimalkan kualitas pembelajaran pada sembilan mata kuliah pendukung, menempatkan dosen pengampu mata kuliah pendukung dosen home base Prodi MPI yang mumpuni, memaksimalkan pelaksanaan pembekalan Program Latihan Profesi, pelaksanaan Program Latihan Profesi lebih cepat dari jadwal guna konsentrasi penuh ber PLP, setiap kelompok lokasi PLP ditempatkan Dosen Pembimbing Lapangan home base Prodi MPI, dan penempatan lokasi PLP pada instansi yang telah terjalin hubungan kerjasama yang baik. Kebaruan dari penelitian, PLP dapat dijadikan mata kuliah MBKM, mahasiswa dapat melaksanakannya pada Dinas Instansi yang disukai. Kata Kunci : Strategi, peningkatan kompetensi, mahasiswa
Membangun Literasi Digital Anak Usia Dini Berbasis Pendidikan Agama Islam Dwi Feskariani; Ade Surya Aliyani; Elce Purwandari; Sri Yanti; Hartatik Hartatik
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi literasi digital berbasis nilai-nilai agama Islam dalam pembelajaran anak usia dini, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital seperti video kisah Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari siswa RA, guru, dan orang tua di RA Ummi Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai agama Islam. Guru memanfaatkan video kisah Nabi Muhammad SAW untuk mengajarkan konsep kejujuran, kasih sayang, dan kerja keras, dengan melibatkan anak secara interaktif dalam diskusi. Orang tua memberikan dukungan melalui pendampingan anak saat menggunakan teknologi di rumah, dengan pembatasan waktu dan seleksi konten yang sesuai. Program literasi digital berbasis nilai agama Islam ini juga didukung oleh kolaborasi antara guru dan orang tua untuk memastikan keberlanjutannya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital berbasis nilai-nilai agama Islam dapat menjadi pendekatan efektif untuk membangun karakter anak usia dini di era teknologi. Keunikan penelitian ini terletak pada fokusnya pada pendidikan anak usia dini, yang masih jarang menjadi perhatian utama, serta integrasi teknologi digital dengan pembelajaran agama Islam sebagai upaya membangun generasi yang berkarakter. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai Islam di era digital.
Waspada Hyperil Sejak Dini, Refleksi Baudrillard pada Lagu Baby Shark Lintang Mayang
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami makna-makna yang tampak dan yang tersembunyi kemudian menghubungkannya dengan rangkaian representasi makna Baudrillard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode analisis isi dengan menggunakan teori semiotika Barthes, yang memahami bagaimana tanda-tanda dalam video lagu Baby Shark kemudian membentuk suatu struktur berdasarkan hubungan dan perbedaannya, menunjukkan satu hal yang sangat kontras yaitu, ketidakkonsistenan dalam perspektif yang digunakan. Hasil analisis isi dengan metode semiotika Barthes menunjukkan bahwa dunia anak-anak semakin didominasi oleh gambaran dan simbolisme Baby Shark, dan realitas sebenarnya dari keluarga hiu mungkin menjadi kabur atau tidak penting dalam pengalaman mereka. Peran orang tua, pendidik, dan lingkungan sosial sangat penting dalam cara anak-anak memahami dan merespons representasi media seperti Baby Shark. Diharapkan orang-orang di sekitar anak dapat memahami bagaimana konsumsi media dapat membentuk persepsi mereka terhadap realitas dan berperan dalam membentuk pemahaman mereka terhadap dunia.
Menganalisis Perbandingan Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Atas di Indonesia dan Malaysia Sela Juliyanti; LR Retno Susanti; Erna Retna Safitri; Fakhili Gulo
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sistem pendidikan sekolah menengah atas di indonesia dan malaysia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang menggunakan metode library research yang memanfaatkan bahan pustaka sebagai sumber informasi dan data yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Telah didapat hasil Di Indonesia, pendidikan menengah atas berlangsung selama tiga tahun dengan pemilihan jurusan pada kelas 11, sementara di Malaysia berlangsung dua tahun dengan pilihan jalur pada tingkatan 4. Kurikulum Merdeka di Indonesia menekankan kreativitas dan pembelajaran mandiri, sedangkan KSSM di Malaysia fokus pada keterampilan berpikir kritis dan nilai-nilai spiritual. Penilaian di Indonesia menggunakan AKM dan penilaian berbasis sekolah, sedangkan Malaysia mengandalkan SPM dan PBS. Dalam metode pembelajaran, Indonesia mulai mengadopsi PBL dan PjBL, sedangkan Malaysia telah menerapkan pembelajaran abad ke-21. Teknologi pendidikan di kedua negara semakin berkembang, dengan Indonesia menggunakan platform seperti Google Classroom, dan Malaysia memanfaatkan Frog VLE. Penelitian ini memberikan wawasan untuk pengembangan sistem pendidikan di kedua negara Kata Kunci: Sistem Pendidikan, Indonesia, Malaysia
Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Madina Agustina; Suwito Eko Pramono; Arief Yulianto; Sri Sumartiningsih Sumartiningsih; Agus Yuwono
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14581

Abstract

Bahasa asing yang dipakai sebagai penghubung manusia di seluruh dunia ialah bahasa Inggris. Dalam pendidikan sekolah dasar, penggunaan media interaktif sering digunakan dalam pengembangan pembelajaran. Penggunaan media interaktif dalam mata pelajaran bahasa Inggris sekolah dasar digunakan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan penulisan artikel ini untuk pengkajian literature tentang penggunaan media pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran bahasa inggris sekolah dasar. Jenis artikel ini dituliskan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dengan mengkaji artikel yang terpublikasi pada database google scholar antara tahun 2020-2024 dengan bantuan kata kunci berupa media interaktif, pembelajaran bahasa Inggris, dan sekolah dasar. Selanjutnya artikel yang didapatkan diinklusi dan eksklusi sesuai dengan ketentuan yaitu kata kunci dan artikel publikasi terindeks sinta 1-6. Peneliti mengumpulkan 10 artikel yang akan dikaji secara mendalam. Berdasarkan kajian literature, penelitian ini mengungkapkan bahwa media interaktif yang digunakan dari berbagai macam aplikasi (media digital) dan permainan edukatif dalam pemebelajaran bahasa inggris berupa Microsoft Powerpoint, Multimedia Micro flash, Game Edukasi berbasis Canva, Articulate Multimedia Authoring, Ular tangga, dan Train-Word Card. Kata Kunci: media interaktif; pembelajaran bahasa inggris; sekolah dasar.
Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw dan Konvensional Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa Derlina Zai; Yumiati Yumiati; Sendi Ramdhani
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14511

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk 1) Menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jigsaw ditinjau dari keaktifan belajar siswa pada mata Pelajaran Matematika, 2) Menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Konvensional ditinjau dari keaktifan belajar siswa pada mata Pelajaran Matematika Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain komparatif ex post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IV SDN di Gunungsitoli Idanoi. Sampel penelitian berjumlah 97 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis Two Way Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jigsaw menunjukkan bahwa kategori Sangat Aktif terutama pada Kelas IVb dari SDN 071062 Umbuhumene menunjukkan nilai tertinggi dengan mean 83.64, sedangkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan bahwa kategori Sangat Aktif terutama pada Kelas IVa SDN 071061 Tetehosi Idanoi dengan mean 80.00. Simpulan dari penelitian adalah model pembelajaran Jigsaw lebih unggul dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu, pengimplementasian model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Jigsaw, Konvensional, Keaktifan Belajar
Metode Pembelajaran Brain Based Learning sebagai Sarana Penerapan Disiplin Intrinsik Bagi Siswa di Sekolah Dasar Izma Bonita Sari; Amrozi Khamidi; Kaniati Amalia
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi metode pembelajaran Brain Based Learning sebagai sarana penerapan disiplin bagi siswa di Sekolah Dasar. Integrasi antara BBL dan disiplin positif menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan sosial dan emosional siswa. Dalam konteks ini, siswa tidak hanya belajar untuk mematuhi aturan, tetapi juga memahami mengapa aturan tersebut ada dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang positif. Dengan pendekatan ini, siswa merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk berperilaku baik, karena mereka memahami bahwa tindakan mereka memiliki dampak pada orang lain. Misalnya, dalam sebuah kelas yang menerapkan disiplin positif, siswa mungkin diajak untuk bekerja sama dalam proyek kelompok, di mana mereka harus saling menghargai pendapat satu sama lain dan menyelesaikan tugas bersama. Hal ini tidak hanya meningkatkan kerjasama, tetapi juga membantu siswa belajar untuk menghargai perbedaan dan mengembangkan empati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan Brain Based Learning dan disiplin positif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk penerapan integrasi metode pembelajaran Brain Based Learning dengan disiplin positif sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung pencapaian akademis siswa, tetapi juga perkembangan sosial dan emosional mereka. Dengan pendekatan yang tepat, siswa dapat belajar dalam suasana yang positif dan mendukung, yang akan membantu mereka mengembangkan sikap disiplin yang baik yang berasal dari dalam diri. Simpulan, dari analisis integrasi antara Brain Based Learning dan disiplin positif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa, dikarenakan siswa tidak merasa dihakimi dengan hukuman, melainkan terlibat untuk mencari solusi dari kesalahan yang dibuat sehingga siswa semakin kuat karakternya dalam hal tanggung jawab dan membuat keputusan. Kata Kunci: Brain Based Learning, Disiplin Postif
Implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award untuk Menumbuhkan Sikap Kemandirian dan Kepercayaan Diri Siswa SMP Progresif Bumi Shalawat Suherman Suherman; Kaniati Amalia; I Ketut Atmaja Johny Artha; Amrozi Khamidi; Mochamad Nursalim
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14681

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award (DofE) di SMP Progresif Bumi Shalawat untuk menumbuhkan sikap kemandirian dan kepercayaan diri siswa. DofE, yang telah diterapkan di lebih dari 140 negara, bertujuan untuk membentuk karakter remaja melalui pendidikan non-formal dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan hidup, berpartisipasi dalam kegiatan fisik, dan berkontribusi pada pelayanan masyarakat. Di Indonesia, tantangan dalam pengambilan keputusan dan kemandirian di kalangan remaja semakin meningkat, terutama di tengah perubahan sosial yang cepat. Melalui kajian literatur dan analisis penelitian sebelumnya, artikel ini menunjukkan bahwa keterlibatan dalam program berbasis pengalaman seperti DofE dapat meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, dan kesejahteraan psikologis siswa. Implementasi DofE di SMP Progresif Bumi Shalawat diharapkan dapat memberikan wadah bagi siswa untuk menghadapi tantangan, membangun keterampilan sosial, dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Dengan demikian, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan karakter dan kesehatan mental siswa. Kata Kunci: Program The Duke of Edinburgh International Award, kemandirian, kepercayaan diri, SMP Progresif Bumi Shalawat
Implementasi Metode Talk Show dalam Meningkatkan Efikasi Diri Mahasiswa dalam Berbicara Inggris Reza Pustika; Sunarsih Sunarsih; Anjar Nur Cholifah; Doni Alfaruqy; Tefur Nur Rohman
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14817

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan metode talk show dalam pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa tingkat universitas dan dampaknya terhadap efikasi diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam penguasaan bahasa Inggris, khususnya bagi mahasiswa yang mempersiapkan diri untuk lingkungan profesional. Metode talk show dikaji sebagai pendekatan yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara, mengurangi kecemasan, dan mendorong keterlibatan siswa. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan melibatkan 112 mahasiswa dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa metode talk show meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, dan interaksi siswa sekaligus mengurangi kecemasan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode talk show dapat secara signifikan meningkatkan efikasi diri mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris. Kata kunci: Metode Talk Show, efikasi diri, komunikasi lisan, keterampilan berbicara bahasa Inggris

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 6 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 5 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 4 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 3 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 8 No 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 6 No 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 5 No 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 5 No 1 (2022): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 4 No 2 (2021): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 4 No 1 (2021): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 3 No 2 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 3 No 1 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 2 No 2 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 2 No 1 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 1 No 2 (2018): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 1 No 1 (2018): JOEAI (Journal of Education and Instruction) More Issue