cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus.mailana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agus.mailana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 26148846     EISSN : 26144018     DOI : -
Core Subject : Education,
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Jurusan Tarbiyah STAI Al Hidayah Bogor. Jurnal ini mengkhususkan diri pada pengkajian ilmu manajemen pendidikan Islam. Pengelola menyambut baik kontribusi dalam bentuk artikel dari para ilmuwan, sarjana, professional, dan peneliti dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan setelah melalui mekanisme seleksi naskah, telaah mitra bebestari, dan proses penyuntingan. Seluruh artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan pandangan dari para penulisnya dan tidak mewakili jurnal ini atau lembaga afiliasi penulisnya. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam terbit dua kali dalam setahun antara bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
MANAJEMEN KELOMPOK BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR Sumarwan, Usep; Soro, Suharyanto H.
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8931

Abstract

Kelompok belajar menjadi salah satu aktivitas untuk meningkatkan kompetensi guru (mutu guru). Aktivitas ini tidak mudah dilakukan karena antara guru yang satu dengan guru yang lain memiliki sikap dan pemahaman yang berbeda. Ini menjadi masalah sehingga berdampak negative terhadap kompetensi guru tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kelompok belajar dalam meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar. Dengan perkataan lain, fokus penelitian ini adalah pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kelompok belajar di SDN Karangharja 3 dan SDN Kubang 1, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel atau responden dilakukan dengan purpose sampling. Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelompok belajar berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, terutama dalam penguasaan materi, penerapan metode pembelajaran inovatif, serta kolaborasi antar guru. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu, fasilitas yang kurang memadai, dan rendahnya partisipasi guru masih ditemukan dalam implementasinya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan kepala sekolah, penyediaan fasilitas yang lebih baik, serta penjadwalan yang lebih fleksibel agar kelompok belajar dapat berjalan lebih efektif guna mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.
MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR H, Moh. Ramdan Nurul Ikhsan; Hanafiah, Hanafiah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Latar belakang kajian ini didasari oleh masih adanya ketimpangan dalam penyediaan dan pengelolaan fasilitas pendidikan, yang berdampak signifikan terhadap kualitas proses belajar mengajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN Babakan 1 dan SDN Gunungguruh 4 Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen sarana prasarana telah mencakup empat fungsi utama perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan namun efektivitasnya masih terbatas akibat kendala anggaran, minimnya pemeliharaan, serta belum optimalnya keterlibatan pemangku kepentingan. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya integrasi teknologi dalam pembelajaran serta kurang maksimalnya fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan laboratorium. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan manajerial yang lebih berbasis data dan partisipatif untuk mengatasi disparitas sarana, sekaligus mendorong transformasi lingkungan belajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum abad ke-21.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENYUSUN MODUL AJAR DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Nurohmah, Siti; Soro, Suharyanto H.
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam penyusunan modul ajar di dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kabupaten Cianjur, yaitu SMK Putra Pagelaran dan SMK Tazkia Sukanagara. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi dinamika manajerial kepala sekolah dalam mengelola transformasi kurikulum, serta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi guru dan mutu pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah menerapkan pendekatan yang berbeda: SMK Putra Pagelaran lebih berorientasi pada struktur dan efisiensi, sementara SMK Tazkia menonjol dalam pendekatan relasional dan empatik. Meskipun terdapat kemajuan dalam kinerja guru, tantangan tetap muncul, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, dan beban administratif. Kepala sekolah berperan penting sebagai agen transformasi dengan mempraktikkan gaya kepemimpinan situasional, transformatif, dan berbasis empati. Implikasi dari temuan ini menegaskan perlunya sistem evaluasi berbasis data, penguatan budaya organisasi, dan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap studi kepemimpinan pendidikan dan pengelolaan implementasi kurikulum berbasis konteks lokal.
PENINGKATAN KUALITAS PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PELATIHAN PROFESIONAL GURU DI SDN PURWAKARTA Sanusi, Ateng; Mirza, Iskandar
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan profesional guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 2 Gandasoli dan SDN Rawasari Purwakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus terbenam (embedded case study), melibatkan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan 12 guru PAI, observasi partisipatif terhadap 28 sesi pembelajaran, dan analisis dokumen program pelatihan selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi pedagogik-spiritual guru, tercermin dari kemampuan merancang pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal (misalnya integrasi legenda Situ Kamojing dalam materi akidah) serta pengembangan alat evaluasi autentik seperti proyek pembuatan video adab bermedia sosial. Di sisi lain, teridentifikasi tantangan infrastruktur teknologi, termasuk ketersediaan proyektor yang terbatas (35%) dan koneksi internet tidak stabil (60%), yang menghambat optimasi pelatihan. Penelitian ini juga mengembangkan model teoretis TPACK-SEK (Technological Pedagogical Content Knowledge-Spiritual Ethical Knowledge) sebagai kerangka integratif literasi digital dan nilai-nilai Islam. Kesimpulan utama menyatakan bahwa pelatihan berkelanjutan berbasis kebutuhan sekolah efektif meningkatkan kualitas pengajaran PAI, dengan rekomendasi strategis berupa pengembangan modul pelatihan diferensiasi, kolaborasi multipihak untuk pemerataan infrastruktur, dan penguatan jejaring komunitas praktisi guru. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kompetensi guru PAI 4.0 yang responsif terhadap konteks lokal dan global.
STRATEGI PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI SMPN 1 MAJALAYA Gunawan, Deden; Sanusi, Marwan
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan karakter agama melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Majalaya, dengan fokus pada integrasi kurikulum, role modeling multilevel, pembiasaan terstruktur, sistem penghargaan-hukuman adaptif, dan kolaborasi sekolah-keluarga-masyarakat. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa; pengamatan partisipatif kegiatan keagamaan; dan analisis dokumen isi kurikulum dan kebijakan kelembagaan. Temuan ini mengungkapkan lima strategi inti: (1) implementasi kurikulum PAI spiral integratif yang menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan konteks sosial-digital kontemporer; (2) kerangka kerja teladan (uswah hasanah) yang melibatkan guru, mentor sebaya, dan staf sekolah; (3) program pembiasaan ibadah yang dipandu oleh kerangka ibadah berkelanjutan dan inisiatif sosial bertajuk "Sedekah Friday"; (4) sistem penghargaan-hukuman adaptif berdasarkan sertifikasi "Digital Santri" dan konseling tazkiyatun nafs; dan (5) kolaborasi segitiga yang dibina melalui klinik parenting dan kemitraan dengan majelis taklim setempat. Penerapan strategi ini menghasilkan peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan keagamaan sebesar 42% dan penurunan pelanggaran disiplin disiplin sebesar 58% dalam satu tahun akademik. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan karakter religius di sekolah umum memerlukan integrasi pedagogi Islam tradisional dengan inovasi digital, serta mitigasi disonansi nilai melalui perantara budaya. Temuan ini memunculkan Kerangka Kerja SPIRIT (Spiritual-Pedagogical Integrative Religious Intervention Tactics), model komprehensif yang dapat disesuaikan dengan berbagai pengaturan sosial-demografis. Studi ini merekomendasikan pengembangan alat penilaian kesalehan digital dan evaluasi longitudinal efektivitas model SPIRIT.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS KEMITRAAN INDUSTRI DALAM PENINGKATAN MUTU LULUSAN SMK MA’ARIF AL MIZAN JATIWANGI Maulidya Makalao, Dwi Ajeng; Habibie, Dienha; Asy'ari, Asy'ari; Widia Yusuf, Ilham Agustian; Ruswandi, Uus; Arifin, Bambang Samsul
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.9873

Abstract

Pendidikan kejuruan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menghadapi kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia industri, sehingga kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor strategis dalam peningkatan mutu lulusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan berbasis kebutuhan industri di SMK Ma’arif Al Mizan Jatiwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pengelola program keahlian, serta mitra industri. Analisis data dilakukan secara tematik dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pemimpin strategis dalam penguatan mutu pembelajaran, pengelolaan kemitraan industri, serta penerapan manajemen mutu berkelanjutan melalui siklus Plan–Do–Check–Act. Kepemimpinan yang adaptif dan sistematis berkontribusi pada peningkatan relevansi kompetensi dan kesiapan kerja lulusan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretik berupa model kepemimpinan kepala sekolah berbasis kemitraan industri yang mengintegrasikan kepemimpinan strategis, manajemen mutu, dan budaya kerja industri.
MANAJEMEN KEBIJAKAN PARTISIPATIF PENDIDIKAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS PESANTREN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MA’ARIF AL GHOZALI Maulidya Makalao, Dwi Ajeng; Asy'ari, Asy'ari; Pauzi, Ali Roswan; Widia Yusuf, Ilham Agustian
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.9875

Abstract

Pendidikan ekstrakurikuler berbasis pesantren di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan strategi penting dalam penguatan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta integrasi nilai-nilai keislaman dengan pendidikan vokasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penyelenggaraan pendidikan ekstrakurikuler berbasis pesantren di SMK Ma’arif Al Ghozali, meliputi proses perumusan kebijakan, tujuan kebijakan, implementasi, kendala, serta mekanisme monitoring dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pengelola ekstrakurikuler, serta pengurus pondok pesantren. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan kebijakan ekstrakurikuler dilakukan secara partisipatif dan berbasis kebutuhan peserta didik, sehingga memiliki legitimasi dan relevansi kontekstual. Tujuan kebijakan selaras dengan kebutuhan aktual dan prospektif siswa, termasuk pengembangan kompetensi non-akademik dan perencanaan pendidikan lanjutan. Implementasi kebijakan berjalan adaptif dengan sistem pesantren meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, khususnya teknologi. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kolaboratif dan berdampak pada keberlanjutan program melalui praktik kaderisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan ekstrakurikuler berbasis pesantren yang dirancang secara partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan mampu menjadi instrumen strategis dalam pengembangan potensi dan karakter peserta didik di SMK.
FINANCIAL SUSTAINABILITY MODELS IN ISLAMIC SCHOOLS: A STUDY AT SD PLUS INTAN AL-SALI BANDUNG Putri, Silviana; Nurhasanah, Siti; Zakiyah, Sarah; Fadlla Ilahiya, Nabila; Hidayat, Ara
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.9669

Abstract

This study is motivated by the urgency to strengthen the financial sustainability of Islamic educational institutions amid the dynamic changes in funding environments and the growing operational demands of schools. The main issue examined is the dependence of SD Plus Intan Al-Sali Bandung on fluctuating funding sources, particularly community donations and foundation subsidies, which may create long-term financial instability. The purpose of this study is to formulate a relevant, measurable, and implementable financial sustainability model for Islamic-based schools by considering the characteristics of philanthropy, governance, and educational management. This research employs a qualitative approach using data collection techniques comprising in-depth interviews, direct observations, and document analysis, which are then examined through thematic analysis to identify funding patterns, financial governance effectiveness, and institutional risks. The findings reveal that the school’s funding structure, which consists of parental contributions, BOS funds, RMP assistance, foundation subsidies, and community donations, has not yet ensured long-term stability due to insufficient income diversification and limited school autonomy in budget decision-making. The analysis also shows that the absence of productive business units and the continued reliance on manual financial administration constitute significant barriers to strengthening governance. This study concludes that a hybrid funding model integrating Islamic philanthropy with educational entrepreneurship is a strategic approach to enhancing the school’s financial resilience. The study further recommends the need for comparative research across various Islamic educational institutions and an in-depth exploration of financial digitalization as a modern instrument for strengthening institutional independence.