cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,127 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN JAGUNG STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LEBAK JERO DI DESA JADIKARYA, KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN Asep Sahlan Salapudin; Azwar Suhud; Bara Wibawa Sumira; Elis Sopia; Gara Nugrahana; Sinta Sofia; Riantin Hikmah Widi; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23150

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis nasional sebagai sumber pangan dan bahan baku pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung dan pendapatan petani pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Lebak Jero, Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada seluruh anggota KTH Lebak Jero, sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait. Analisis data menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan dan pupuk organik berpengaruh nyata dan signifikan terhadap produksi jagung (R² = 0,996), sedangkan pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan. Pada analisis pendapatan petani, hanya biaya benih yang berpengaruh signifikan (R² = 0,955), sementara biaya pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja tidak signifikan. Pola tanam yang diterapkan adalah polikultur jagung-durian pada lahan Perhutanan Sosial. Hasil panen jagung dipasarkan dalam bentuk pipil kering kepada Bulog dengan harga Rp6.000/kg.
Analisis Sustainable Livelihood Petani Pasca Alih Fungsi Lahan Sawah di Wilayah Peri-Urban Kabupaten Karawang Diana Diana; Ekalia Yusiana; Ali Fahmi Syahputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24079

Abstract

Pengalihan fungsi lahan sawah di wilayah peri-urban merupakan fenomena yang semakin meningkat seiring dengan berkembangnya kawasan pedesaan menjadi perkotaan dan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Kondisi ini mengecewakan mengecewakan penghidupan petani yang sebelumnya bergantung pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemiskinan penghidupan petani pasca alih fungsi lahan serta mengidentifikasi strategi penghidupannya dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif dengan sampel sebanyak 85 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan penghidupan petani berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks sebesar 55,65% serta strategi penghidupan petani yang didominasi oleh strategi konsolidasi yang mencerminkan upaya petani dalam mempertahankan stabilitas ekonomi dan menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi pasca fungsi lahan.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK AYAM KAMPUNG SISTEM MAKLOON (Studi Kasus pada Peternakan Ayam Kampung Sistem Makloon di Desa Situmandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis) Teja Cikal Sukmaya; Agus Yuniawan Isyanto; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23736

Abstract

Peternakan merupakan salah satu sektor pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna memenuhi kebutuhan protein hewani, dan ayam kampung menjadi salah satu komoditas yang menunjang hal tersebut. Ayam kampung memiliki kemampuan adaptasi yang baik di berbagai wilayah dan potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pada Peternakan Ayam Kampung Sistem Makloon  di Desa Situmandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis; 2) Faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman pada peternakan tersebut; serta 3) Strategi pengembangan usaha ternak ayam kampung di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilengkapi dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner kepada 10 peternak ayam kampung Sistem Makloon di Desa Situmandala yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan utama adalah daya adaptasi ayam kampung yang tinggi, keunggulan rasa daging, serta kemudahan dalam pemeliharaan. Sedangkan kelemahan utamanya meliputi keterbatasan modal usaha, keterampilan manajemen yang terbatas, dan ketergantungan pada pemasok pakan. Faktor eksternal yang menjadi peluang adalah meningkatnya permintaan pasar, ketersediaan teknologi pemeliharaan yang efisien, dan dukungan pemerintah. Adapun ancaman utamanya meliputi fluktuasi harga pakan, risiko penyakit, dan kompetisi dengan peternak lain. Berdasarkan analisis tersebut, strategi pengembangan yang dapat diterapkan meliputi pemilahan dan penyortiran bibit DOC yang berkualitas, peningkatan mutu genetik, pemberian pakan dan vaksinasi yang tepat, perbaikan manajemen kandang, serta pemanfaatan peluang pasar melalui penjualan ke rumah makan atau rumah potong.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN USAHA PADA UMKM TI-HERB DENGAN PENDEKATAN ISHIKAWA DAN PARETO Siti Maslihatul Khoiriyah; Siwitri Munambar; Fitria Naimatu Sadiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24138

Abstract

UMKM Ti-Herb merupakan usaha minuman fungsional berbahan rosela yang masih menghadapi berbagai permasalahan usaha sehingga menyebabkan penjualan belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar permasalahan usaha dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan pendekatan Analisis Ishikawa dan Pareto. Penelitian menggunakan metode mix method . Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan informan yang dipilih secara purposive sampling . Analisis Ishikawa digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan berdasarkan aspek man, method, machine, material, money, dan environment , sedangkan Analisis Pareto digunakan untuk menentukan prioritas permasalahan berdasarkan prinsip vital Few dan Trivia Many . Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar permasalahan yang dominan berasal dari aspek metode, manusia, uang, dan lingkungan , khususnya sistem pemasaran yang belum terstruktur, segmentasi pasar yang kurang jelas, motivasi kerja yang rendah, keterbatasan jangkauan pemasaran, persaingan pasar, dan pencatatan keuangan yang belum optimal. Hasil Analisis Pareto menunjukkan kategori prioritas A ( vital some ) dengan persentase kumulatif 71,9% merupakan faktor dominan yang menjadi fokus utama perbaikan. Integrasi Analisis Ishikawa dan Pareto mampu mengidentifikasi hubungan sebab-akibat sekaligus menetapkan prioritas penanganan masalah secara lebih terarah. Perbaikan yang terfokus pada aspek pemasaran, sumber daya manusia, dan pengelolaan keuangan diharapkan mendukung peningkatan kinerja usaha dan optimalisasi penjualan UMKM Ti-Herb.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBIBITAN UDANG GALAH (MICROBRACHIUM ROSENBERGII ) DI KOLAM AIR TAWAR (Studi Kasus Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur) Dheo Rizky Wiranata; Endang Lastinawati; Henny Rosmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pembibitan udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di kolam air tawar di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan teknik analisis kuantitatif meliputi perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan finansial melalui indikator R/C ratio dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memerlukan biaya produksi sebesar Rp3.960.000 per siklus dengan penerimaan sebesar Rp5.000.000 dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.040.000. Nilai R/C ratio sebesar 1,26 dan profit margin 20,8% menandakan bahwa usaha ini layak secara finansial dan dapat dikembangkan. Kata kunci: kelayakan usaha, udang galah, pembibitan, kolam air tawar, R/C ratio.
ADAPTABILITAS PETANI MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DAN KINERJA PETANI SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN SEMIDANG LAGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH Anastasya Tri Kurnia; Apri Andani; Lathifah Khairani; Heni Sulistyawati Purwaning Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23959

Abstract

Perubahan iklim yang ditandai dengan curah hujan tinggi dan kemarau panjang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan usahatani kelapa sawit rakyat dan memengaruhi kinerja petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adaptabilitas petani sawit dalam menghadapi perubahan iklim, tingkat kinerja petani, serta hubungan antara adaptabilitas dan kinerja petani di Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini menggunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling terhadap 66 responden dari Desa Semidang dan Desa Pagar Jati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan korelasi Rank Spearman dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adaptabilitas dan kinerja petani berada pada kategori sedang. Indikator tertinggi terdapat pada fleksibilitas dan strategi adaptif serta persentase luas lahan yang ditanami, sedangkan indikator terendah pada organisasi dan jaringan sosial serta kuantitas TBS. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara adaptabilitas petani dalam menghadapi perubahan iklim dengan kinerja petani sawit rakyat. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman mengenai peran adaptabilitas petani dalam mendukung kinerja petani sawit rakyat di tengah perubahan iklim.
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI RENGGINANG Hazqiy Rizqon Rahmatullah; Rian Kurnia; Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23485

Abstract

Salah satu agroindustri pangan tradisional yang berkembang di Kabupaten Ciamis adalah usaha rengginang berbahan baku beras ketan. Namun demikian, keberlanjutan usaha agroindustri rumah tangga sangat dipengaruhi oleh efisiensi biaya produksi, besarnya penerimaan, serta tingkat kelayakan usaha secara finansial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis struktur biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri Rengginang Fajar di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis; serta (2) menganalisis tingkat kelayakan usaha berdasarkan nilai  Revenue Cost Ratio  (R/C). Metode penelitianyangdigunakan adalahmetodedeskriptifdengan pendekatan studi kasus.Teknik penentuan responden dilakukan secara  purposive sampling dengan satu pelaku usaha sebagai responden utama. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh  melalui wawancara dan observasi langsung, serta data sekunder dari literatur dan instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan usaha, pendapatan usaha, serta analisis kelayakan menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi agroindustri rengginang sebesar Rp868.697,02 per periode produksi, dengan total penerimaan sebesar Rp1.092.000,00 dan pendapatan usaha sebesar Rp223.302,98. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C) yang diperoleh sebesar 1,26, yang menunjukkan bahwa setiap Rp1,00 biaya yang dikeluarkan mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp1,26. Hal ini mengindikasikan bahwa agroindustri Rengginang Fajar layak dan menguntungkan secara finansial untuk dijalankan dan dikembangkan..
MODEL PENGEMBANGAN PENYULUHAN PARTISIPATIF MODEL OF PARTICIPATORY AGRICULTURAL EXTENSION DEVELOPMENT Asep Matin; Dedi Djuliansah; Riantin Hikmah Widi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan penyuluhan pertanian partisipatif serta merumuskan model implementatif penyuluhan partisipatif di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode survei eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif dan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Jumlah responden sebanyak 120 petani yang ditentukan melalui teknik multistage cluster random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik penyuluh, karakteristik sasaran, kelembagaan penyuluhan, sistem kerja penyuluhan, partisipasi petani, serta kinerja penyelenggaraan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh berada pada kategori baik, sedangkan karakteristik sasaran didominasi oleh petani usia produktif dengan tingkat pendidikan dasar hingga menengah dan penguasaan lahan relatif sempit. Kelembagaan penyuluhan tergolong cukup baik namun masih memerlukan penguatan, terutama pada aspek organisasi dan sarana prasarana, sementara sistem kerja belum optimal dalam mendukung efektivitas penyuluhan. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh, karakteristik sasaran, kelembagaan penyuluhan, dan sistem kerja penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani dan kinerja penyelenggaraan penyuluhan, dimana partisipasi petani berperan sebagai variabel mediasi utama. Model implementatif yang dihasilkan menegaskan bahwa peningkatan partisipasi petani menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja penyuluhan pertanian secara berkelanjutan. 
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Jagung Hibrida Di Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Fitriani Sudar Ningsi; Amruddin Amruddin; Mohammad Natsir; Ratnawati Tahir; Arifin Fattah; Sri Mardiyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23252

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Peningkatan produktivitas jagung hibrida menjadi salah satu upaya utama dalam memenuhi kebutuhan nasional, khususnya di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produktivitas jagung hibrida di Kecamatan Patimpeng. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025 dengan menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 petani jagung hibrida. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel luas lahan, penggunaan benih, pupuk, tenaga kerja, dan pengalaman bertani terhadap produktivitas jagung. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap produktivitas jagung hibrida, dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,966 yang berarti 96,6% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh model. Secara parsial, variabel luas lahan dan pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas jagung, sedangkan tenaga kerja berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Sementara itu, penggunaan benih dan pengalaman bertani tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas jagung hibrida. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas jagung hibrida lebih efektif dicapai melalui optimalisasi pengelolaan lahan, pemupukan yang tepat, serta efisiensi penggunaan tenaga kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi petani dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan produktivitas jagung hibrida secara berkelanjutan. Kata Kunci : Jagung Hibrida, Produktivitas, Faktor Produksi
DETERMINAN PENDAPATAN USAHA KULINER MIE ACEH DI PALEMBANG Deflia Mahira Hulwa; septianita Septianita; Endang Lastinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen terhadap kuliner Mie Aceh di Kota Palembang serta menyusun strategi pemasaran yang tepat bagi pelaku UMKM. Penelitian dilakukan dengan metode survei melalui kuesioner terhadap 50 konsumen dan 5 pemilik usaha Mie Aceh. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel harga, kualitas, dan rasa terhadap jumlah pembelian konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai R² sebesar 95,3% mengindikasikan bahwa model regresi sangat baik dalam menjelaskan variabel dependen. Selain itu, analisis SWOT (IFAS dan EFAS) digunakan untuk merumuskan strategi pemasaran. UMKM Mie Aceh berada pada kuadran I dalam matriks IE, yang berarti strategi pertumbuhan melalui integrasi vertikal sangat disarankan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pemasaran kuliner lokal yang berdaya saing.