cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS/PPAT SEBAGAI INTELECTUAL DADER DIBIDANG PERPAJAKAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JABATAN Pribadi Bombong Fiqtian Pintoko
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.104 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3075

Abstract

Notaris/PPAT merupakan jabatan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan masyarakat, oleh karena itu Notaris/PPAT harus memberikan pelayanan jasa hukum dengan jujur dan profesional sesuai kewenangan yang diatur di dalam aturan hukum yang berlaku. Sayangnya, tidak semua Notaris/PPAT menjalankan tugas jabatan dengan jujur dan benar, terdapat Notaris/PPAT yang telah melakukan penggelapan uang pajak klien yang dipercayakan kepadanya. Akibat dari perbuatan Notaris/PPAT tersebut maka ia dapat dikategorikan telah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai ketentuan Pasal 372 KUHP yang berakibat pada penjatuhan sanksi/hukuman penjara dan juga sanksi administratif karena telah melanggar Kode etik jabatan dan Undang-Undang Jabatan Notaris. Oleh sebab itu, penting kiranya mengerti dan memahami pertanggungjawaban Notaris/PPAT apabila ia sengaja tidak membayarkan pajak kliennya, sehingga Notaris/PPAT dalam menjalankan tugas jabatan dapat lebih berhati-hati dan mengikuti aturan hukum yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didasarkan pada pendekatan perundang-undangan, teori-teori hukum dan konsep-konsep hukum.
TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL ANDCONTENT KNOWLEDGE (TPACK): STUDIKASUS PADA GURU EKONOMI DIPENGARUHI COMPUTER SELF-EFFICACY Rajip Sidik; Sumartini .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.476 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3076

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh computer self-efficacy terhadap TPACK guru ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei eksplanatori dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru ekonomi alumni mahasiswa Pendidikan Ekonomi UPI angkatan 2013 sebanyak 58 mahasiswa dan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum i) tingkat TPACK dan Computer self-efficacy berada pada kategori moderat. ii) computer self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPACK guru ekonomi.
ANALISIS TEKS BAHASA INDONESIA: WACANA KRITIS DALAM WAWANCARA “PERLUASAN AKSES POLITIK KELAS MENENGAH” BENNY HANDOKO DI GREEN RADIO 89,2 FM Hasian Romadon Tanjung
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.461 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3080

Abstract

Freedom of speech allows one to convey statements to the public. For example, the opinion and appreciation of a person about the political case facing the Indonesian nation today is likely to be self-interest or group. The research was expected to know the views of Benny Handoko about the expansion of middle-class political access in Indonesia. The method of research is qualitative and the object is the discourse. Critical discourse analysis was used to know the truth in the discourse based on the facts delivered, position of social actors, position of ideas, and events placed in the text. Data was collected by analyzing discourse critically based on existing theory. The source of research data is the discourse of the interview "Expansion of Political Access of Middle Class" by Benny Handoko at Green Radio 89.2 Fm on Sunday, May 9th 2010 at 06.00.a.m. Speaker persuaded listeners to recall events that ever happened before to clarify the facts. Benny Handoko has a critical view of the expansion of political access to the middle class in Indonesia. In conveying his ideas and views, he had certain views or values ​​previously believed. The alignment of the discourse was very clear to a problem and a position in the discourse. To know the ideas and views of a person in the discourse, a more in-depth study of the discourse is called critical discourse analysis.
ANALISIS PERENCANAAN OBAT GENERIKSEDIAAN TABLET DENGAN METODE ANALISIS ABC UNTUK PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARAMASI RUMAH SAKIT X BANDUNG Febry Irfani Effendi; Rudi Agustinus Situmorang; Rida Emelia
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.546 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3088

Abstract

Perencanaan dan pengadaan obat dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, salah satunya dengan metode analisis ABC. Analisis ABC merupakan analisis yang didasarkan atas nilai ekonomis barang (Sabiti, 2017). Penelitian Suryantini et al. (2016), menyatakan bahwa penggunaan analisis ABC terhadap nilai persediaan obat generik sediaan tablet sangat berpengaruh terhadap anggaran belanja rumah sakit, hal ini disebabkan oleh anggaran pembelian obat yang meningkat akibat penetapan harga obat yang tidak sesuai.Mengetahui Obat Generik sediaan tablet manakah yang termasuk ke dalam kategori analisis ABC berdasarkan besarnya investasi Rumah Sakit.Mengetahui Pemakaian obat manakah yang termasuk ke dalam ketegori analisis ABC berdasarkan skala pemakaian obat generik sediaan di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-eksperimental dengan rancaangan deskriptif kuantitatif yang bersifat retrospektif yaitu menggunakan data sebelumnya yang bertujuan untuk menganalisis perencanaan obat berdasarkan metode ABC atau dapat disebut juga Analisis Pareto di salah satu Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Bandung. Dengan menggunakan metode analisis ABC, hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 sampel obat, didapatkan hasil jumlah item obat yang termasuk kelompok A mencapai 14 item obat dari bulan April - Juni dengan 20%. Jumlah obat yang termasuk ke dalam pemakaian kelompok B mencapai 27 item obat dari bulan April - Juni dengan 30%. Jumlah yang termasuk ke dalam kelompok C mencapai 59 item obat bulan April dengan 50% jumlah obat.
DEVELOPING ENGLISH LISTENING MATERIALS THROUGH SONG FOR THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF NETWORK COMPUTER ENGINEERING Meida Rabia Sihite; Linda Astuti Rangkuti; Annisa Pratama
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.667 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3092

Abstract

The objective of this study is to develop appropriate listening materials through song for the eleventh grade students of Network Computer Engineering at SMK Karya Setia Pegajahan. This study was a Research and Development (R & D). The steps of this study were: conducting needs analysis, designing the syllabus and the first draft of the material, judging by expert, and writing the final draft of the materials. The results of the study indicated that (1) English is very important for future job as a technician; (2) Mastering English is crucial to pass the National Examination; (3) The students also want the teacher to explain the formulas before discussing a task and leading the students in discussing a particular text. The activities applied five steps of the scientific approach: observing, questioning, collecting, analyzing, and communicating. Based on the data analysis from the expert judgment, the mean score of all aspects of the three developed units is 3.88 which is in the range of 3.25 ≤ x̄ ≤ 4.00 and can be categorized as “Very Good”.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Adika Hanafia; Wiryanto Wiryanto; Rooselyna Ekawati; Hendratno Hendratno
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.236 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan tradisional congklak dalam meningkatkan hasil belajar dan kepercayaan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dengan desain analisis kuantitatif. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas 6 UPTD SDN Gunung Kesan 2 Karang Penang, Sampang, Madura, dengan rincian kelas 6 A sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas 6 B sebagai kelompok kontrol. Penelitian dilakukan saat semester gasal tahun akademik 2021-2022. Hasil penelitian ini adalah (1) ) tidak terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran realistik bilangan bulat dengan permainan tradisional Congklak terhadap kepercayaan diri siswa baik pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan perolehan nilai P-value (0,603) > 0,05. Namun, dalam proses pembelajaran siswa kelas eksperimen lebih berani, aktif, dan semangat dalam belajar. (2) terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran realistik bilangan bulat dengan permainan tradisional Congklak terhadap hasil belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan diperoleh nilai P-value (0,001) < 0,05. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran realistik bilangan bulat dengan permainan tradisional congklak hanya mampu mempengaruhi hasil belajar siswa dan tidak mempengaruhi kepercayaan diri siswa. Namun, tingkat keaktifan, keterlibatan, dan semangat siswa di kelas eksperimen yang mengunakan permainan tradisional congklak menjadi meningkat drastis dibandingkan siswa di kelas kontrol. Kata kunci: Permainan Tradisional Congklak; Kepercayaan Diri; RME; Hasil Belajar
KAJIAN DIFERENSIALPRESTASI AKADEMIK PELAJAR UNIVERSITAS X BERDASARKAN DIVERSITY FACETS Rony Setiawan; Ariesya Aprillia; Nonie Magdalena
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.099 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3096

Abstract

Untuk masa depan yang lebih baik, dunia membutuhkan pemimpin yang tangguh. Hal ini dapat terpenuhi apabila generasi penerus menjalankan pendidikan dengan segenap kemauan dan kemampuan yang dimiliki. Penelitian ini hendak mengidentifikasi faktor-faktor demografi mahasiswa Kampus X dengan pencapaian prestasi akademiknya. Penelitian ini menggunakan serangkaian metode yang meliputi kajian pustaka, snowball sampling, survei dengan kuesioner google form, dan berbagai aplikasi social media, serta analisis komparatif dan deskriptif. Melalui riset ini, terbukti bahwa terdapat perbedaan prestasi akademik mahasiswa berdasarkan gender, usia, peran, domisili, cara bertempat tinggal, dan keaktifan berorganisasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi umpan balik yang konstruktif bagi setiap pihak terkait. Pihak universitas dapat memanfaatkan hasil penelitian ini dalam mengevaluasi kebijakan yang telah ada dan merumuskan pengelolaan perguruan tinggi yang lebih peduli dengan pertumbuhan karakter bertanggung jawab dan kematangan psikologis para mahasiswanya. Dosen wali dapat memanfaatkan hasil penelitian ini dalam memberikan setiap perhatian dan dukungan yang positif secara konsisten bagi pengembangan prestasi akademik para mahasiswanya.
KEKUATAN MENGIKAT KLAUSULA ADDENDUM MENGENAI BESARNYA BUNGA PINJAMAN YANG DIBUAT DELAPAN BULAN SETELAH PERJANJIAN UTANG PIUTANG DIBUAT Aptina .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.784 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3097

Abstract

Perjanjian yang dibuat dan disepakati oleh kedua belah pihak terkadang masih ada kekurangan dan diperlukan penambahan yang dikenal dengan Addendum. Addendum merupakan istilah dalam kontrak/ perjanjian yang berarti tambahan klausula atau pasal secara fisik yang terpisah dari perjanjian pokoknya, namun secara hukum tetap melekat pada perjanjian pokok itu sendiri. Pada perjanjian utang piutang tidak terdapat klausula bunga pinjaman, sehingga dibuatkan perjanjian tambahan atau addendum. Klausula addendum berisi besarnya bunga pinjaman yang telah disepakati kedua belah pihak sehingga mengikat sebagaimana mengikatnya undang-undang, akan tetapi di sisi lain terdapat perjanjian utang piutang yang tidak dicamtumkan bunga pinjaman pada asas perjanjian yakni pelengkap, akan dilengkapi oleh undang-undang. Permasalahan yang dibahas adalah apakah klausula addendum mengenai besarnya bunga pinjaman yang dibuat delapan bulan setelah perjanjian utang piutang dibuat mempunyai kekuatan mengikat. Diperoleh hasil kesimpulan bahwa Perjanjian utang piutang jika dibuat, tetapi bunga pinjaman tidak terdapat dalam klausula perjanjian, maka dapat dibuat dalam bentuk perjanjian tambahan atau addendum, selama disepakati kedua belah pihak. Pada perjanjian utang piutang tidak mencantumkan klausula bunga pinjaman bukan berarti kreditur tidak dapat menuntut haknya atas bunga pinjaman, sebagaimana Pasal 1765, Pasal 1243 KUH Perdata dan yurisprudensi Mahkamah Agung dapat digunakan sebagai dasar kreditur untuk mendapatkan haknya atas bunga pinjaman. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didasarkan pada pendekatan perundang-undangan, teori-teori hukum dan konsep-konsep hukum.
KAJIAN HUKUM TERHADAP INKONSISTENSI VERTIKAL PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 18 TAHUN 2021 Putri Maufiroh; Bagus Renata Rachman; Ety Purnaningrum
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.085 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3101

Abstract

Rancang bangun sistem hukum pertanahan di Indonesia telah dilakukan guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan ekonomi negara guna mencapai tujuan pembangunan nasional dibidang percepatan invesitasi yaitu dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Penguatan Pertanahan dalam Undang-Undang tersebut diatur pada bagian keempat pertanahan yaitu Pasal 125 sampai dengan 147. Guna melaksanakan amanat pasal 142 dan Pasal 185 huruf b UUCK, diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah. Diterbitkannya Peraturan Pemerintah tersebut memberikan dampak positif dan terdapat pula isu krusial berkaitan dengan substansi yang diatur. Isu krusial tersebut berupa adanya inkonsistensi baik secara internal maupun vertikal. Beberapa Pasal yang dinyatakan inkonsistensi vertikal dari substansi Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 yaitu Pasal tersebut memilki substansi yang kontradiktif atau bertentangan dengan substansi yang di atur di dalam ketentuan Undang-Undang Cipta Kerja dan Undang-Undang Pokok Agraria. Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah perlu mengkaji kembali mengenai pengaturan dari ketentuan pasal-pasal yang ada di dalam Peraturan Pemerintah tersebut guna memperoleh kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didasarkan pada pendekatan perundang-undangan, teori-teori hukum dan konsep-konsep hukum.
STRATEGI PENILAIAN KOGNITIF ANAK OLEH PENDIDIK PAUD PELITA KASIH SAAT PANDEMI COVID-19 I Komang Sesara Ariyana; Komang Trisna Mahartini; Ni Putu Widyasanti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.837 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3104

Abstract

This study aimed to determine the cognitive assessment strategy of children by educators at PAUD Pelita Kasih Singaraja during the Covid-19 pandemic. The research site is located in Buleleng District, Buleleng Regency, Bali Province. This study used a qualitative descriptive method. The techniques of collecting research data were by conducting interviews and documentation. The research subjects were two teachers, namely the homeroom teacher of TK A and the homeroom teacher of TK B, including the principal. Interviews were conducted by positioning the researcher as the main instrument assisted by interview guidelines with interview guidelines to obtain primary data. Documentation was carried out to obtain other supporting data as secondary. The results showed that the assessment strategy used by PAUD Pelita Kasih was to provide a holistic assessment through process assessment and outcome assessment during the Covid-19 pandemic. Process assessment was carried out when learning was face-to-face, either virtually by using the Zoom meeting application or directly by conducting a home visit. Face-to-face activities, both virtual and in-person, were each held once a week. Educators stated that students' cognitive aspects were developing well as before pandemic. This was due to the trust and support of parents, both directly and indirectly, so that the assessment given by educators was also good for their students.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue