cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
ilhambakhtiar86@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ilhambakhtiar86@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26217961     EISSN : 26217910     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, kesehatan, teknologi tepat guna, dan kesehatan memiliki e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3 (2026): April" : 22 Documents clear
Bimbingan Teknis untuk MGMP IPA SMP tentang Pembuatan Media Evaluasi Interaktif Model PISA Arif, Khairil; Arief Muttaqiin; Febri Yanto; Olyivia Retdwina Rusma; Harmedi Yulian Saputra; Trio Mahendro Alam Sad
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.2249

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan perbedaan kemampuan guru di MGMP Sains sebelum dan setelah menggunakan bimbingan teknis untuk membuat media evaluasi interaktif menggunakan aplikasi Quizizz dan Wordwall. Ini adalah aplikasi yang menyediakan berbagai pertanyaan yang telah berkembang sesuai dengan model PISA. Data dalam penelitian ini diambil dari hasil tes, dan produk dibuat dalam bentuk pertanyaan yang dibuat oleh para guru menggunakan kedua aplikasi ini untuk membantu meningkatkan keterampilan literasi ilmiah siswa. Menggunakan data pretest dan posttest, tes Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data. Proses ini dilakukan untuk menciptakan media evaluasi interaktif. Analisis mengungkapkan bahwa ada perbedaan antara dua periode sebelum dan setelah implementasi panduan teknis. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Whitung<Wtabel yang berarti bahwa Ho ditolak karena ada perbedaan antara dua sebelum dan setelah Panduan Teknis diterapkan.
Penerapan Kelompok Psikoedukasi dengan Model Bermain Peran untuk Mencegah Perundungan Siber Peserta Didik Madrasah Aliyah Herdi, Herdi; Happy Karlina Marjo; Dewi Justitia
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.2725

Abstract

 Tujuan PkM adalah mencegah perundungan siber melalui penerapan kelompok psikoedukasi dengan model bermain peran. Metode PkM menggunakan kelompok psikoedukasi dengan model bermain peran. Sasaran utama PkM adalah 36 peserta didik kelas XI A-F MAN Jakarta. Selain itu, terlibat juga empat wali kelas XI, dan tiga guru BK/K MAN, enam orang peer helper dari mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, dan 40 anggota Kelompok Bimbingan dan Konseling Remaja. Pengumpulan data menggunakan Behavior During Cyberbullying Episodes Scale versi peserta didik MAN hasil adaptasi dan validasi ketua pelaksana PkM serta Instrumen Evaluasi PkM. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Secara operasional analisis data kuantitatif menggunakan bantuan software SPSS v.23.0. Hasil PkM dapat disimpulkan bahwa penerapan kelompok psikoedukasi dengan model bermain peran terbukti dapat mencegah perundungan siber peserta didik kelas XIA-F MAN di Jakarta. Hal ini terbukti dari perbedaan yang signifikan pada peran saksi pasif dan pelaku perundungan yang menurun dan peningkatan skor walaupun tidak signifikan pada peran pembela korban perundungan siber. Peserta didik menilai bahwa kegiatan ini sangat berkualitas, sangat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, sangat membantu dalam mencegah dan mengatasi perundungan siber, sangat puas, sangat merekomendasikan kepada peserta didik lain, serta sangat menginginkan dan akan mengikuti jika kegiatan serupa diadakan kembali di tahun berikutnya.
Rancang Bangun dan Implementasi Solar Dryer Portable Berbasis IoT untuk Efisiensi Pengeringan Kopi -, Aisyah Fatma Salsabila; Afifa Husna; Elfi Anis Sa'ati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.2997

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu pengeringan serta menjaga mutu biji kopi pada Kelompok Tani Raharja di Desa Harjokuncaran melalui penerapan teknologi tepat guna berupa solar dryer portable berbasis Internet of Things (IoT).Metode pelaksanaan meliputi observasi kualitatif terhadap proses pengeringan yang dilakukan mitra, perancangan alat solar dryer, implementasi teknologi di lapangan, serta evaluasi kinerja alat bersama mitra. Solar dryer yang dikembangkan dilengkapi dengan sensor suhu dan sensor kadar air yang terintegrasi dengan aplikasi mobile untuk memantau kondisi pengeringan secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan solar dryer portable berbasis IoT mampu menurunkan kadar air biji kopi dari sekitar 60% menjadi 8,8% dalam waktu tujuh hari,lebih efisien dibandingkan metode pengeringan tradisional yang memerlukan waktu 7–14 hari. Kadar air yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu biji kopi sesuai SNI 01-2907-2008.Dengan demikian, penerapan solar dryer portable berbasis IoT terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengeringan, menjaga kualitas dan kebersihan biji kopi, serta dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok tani sebagai solusi teknologi tepat guna.
Pembuatan Teh Herbal Kombinasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Menurunkan Gula Darah Warga ‘Aisyiyah Duren Seribu Rindita; Kori Yati; Engla Merizka; Fitria Nugrahaeni; Maulida Kamila; Rizky Ramadhan; Rianto Arya Saputra
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3165

Abstract

Kegiatan ini bertujuan melatih masyarakat ‘Aisyiyah Duren Seribu, Depok, dalam pembuatan teh herbal kombinasi daun salam dan kulit kayu manis sebagai upaya menurunkan gula darah serta meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian penyakit terkait gula darah. Metode yang dilakukan adalah Participatory Action Research yang dimulai dari survei dan analisis kebutuhan mitra yaitu PRA Duren Seribu, lalu pemberian edukasi terhadap 34 orang, praktik pembuatan teh herbal, pemantauan kadar gula darah menggunakan metode POCT terhadap 20 orang yang telah diskrining sebelumnya, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Data hasil pre-test dan post-test dibandingkan, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test 57,60 menjadi 80,00 pada post-test. Selain itu, sekitar 40% responden mengalami penurunan kadar gula darah dalam dua minggu, khususnya pada kelompok prediabetes dan borderline. Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Efektivitas Pelatihan Peer Educator dalam Pencegahan Perkawinan Anak Nurhayati, Siti Rohmah; Adira, Nesya; Karsiyati; Reginasari, Annisa; Salsabila, Hasna; Anisa, Yusti Setya
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3190

Abstract

This Community Service (PkM) program aims to enhance participants’ knowledge and skills through intervention-based training, enabling them to educate their peers about the prevention of child marriage. The program was implemented in Belitung Regency, involving 31 participants from several schools. The program’s effectiveness was evaluated using a one-group pretest–posttest design with paired-sample t-tests. The results of the paired-sample t-test showed an increase in the mean pretest score (M = 17.9, SD = 4.51) and posttest score (M = 23.5, SD = 3.62), with a mean difference of 5.65 points—a statistically significant difference: t(30) = –7.18, p < .001. A very large effect size (Cohen’s d = 1.29) indicates that the training had a substantial impact on participants’ knowledge. The study’s findings underscore the importance of practical training-based interventions in fostering children’s capacity as peer educators, while also providing recommendations for broader implementation in other regions with similar characteristics.
Penguatan Kompetensi Guru PAUD melalui Pelatihan Alat Permainan Edukatif (APE) Berbasis Ecobrick Herlina; Rusmayadi; Arifin Manggau; Rahayu; Assidiq Darwis
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3213

Abstract

Pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis ecobrick dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan limbah plastik sebagai media pembelajaran yang ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah membekali guru dengan keterampilan merancang dan memproduksi APE yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka sekaligus menanamkan nilai keberlanjutan sejak dini. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan 28 guru PAUD dari lima kelompok bermain di Kabupaten Takalar. Tahapan pelatihan mencakup sosialisasi, praktik pembuatan ecobrick, produksi APE, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam merancang APE berbasis daur ulang, terbukti dari terciptanya berbagai prototipe seperti balok warna, puzzle geometris, dan meja belajar mini. Selain itu, terjadi perubahan sikap guru terhadap pengelolaan sampah plastik, ditandai dengan terbentuknya ecobrick corner di beberapa sekolah dan komitmen kolaboratif untuk mengintegrasikan media tersebut ke dalam Rencana Kegiatan Mingguan (RKM). Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis lingkungan dapat menjadi katalis perubahan perilaku, sekaligus menawarkan model pelatihan yang dapat direplikasi di daerah lain untuk mendukung pencapaian SDGs poin 4 (pendidikan berkualitas) dan 12 (produksi dan konsumsi berkelanjutan
Penguatan Identitas Digital dalam Strategi Pemasaran Pariwisata Berbasis Jaringan Mitra Desa Toyomarto, Singosari Aulia, Dynda Fadhlillah; Santoso, Dwi Budi; Pangestuty, Farah Wulandari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3219

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat identitas digital Desa Toyomarto dalam rangka meningkatkan efektivitas pemasaran pariwisata berbasis jaringan mitra. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui lokakarya perumusan citra desa wisata, pelatihan pemasaran digital untuk pemerintah desa, kelompok sadar wisata, Badan Usaha Milik Desa, pelaku usaha pariwisata, dan komunitas lokal, serta pendampingan intensif dalam pembentukan jejaring kemitraan dengan pemangku kepentingan eksternal. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya identitas baru “Toyomarto Eco Heritage Gateway” yang memadukan narasi alam dan budaya, tersusunnya pedoman penggunaan identitas visual dan konten digital, peningkatan keterampilan pengelola dalam produksi dan pengelolaan konten, serta peningkatan keterhubungan dengan mitra seperti lembaga kreatif, penyedia layanan pemesanan perjalanan, dan media lokal. Penguatan identitas digital berkontribusi pada kenaikan keterpaparan destinasi di media sosial, peningkatan kunjungan wisatawan pada akhir pekan, dan pertumbuhan pendapatan unit usaha desa yang terkait pariwisata. Disimpulkan bahwa penguatan identitas digital berbasis potensi lokal yang diintegrasikan dengan pengembangan jaringan mitra merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan pemasaran pariwisata Desa Toyomarto.
Peningkatan Kompetensi Pedagogi Digital Abad 21: Pelatihan Koding dan Artificial Intelligence bagi Guru Sekolah Dasar KHOLIK, ABDUL; Fauzia Afriyani; Muhammad Dzulfikar Fauzi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3221

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan mengadopsi kerangka kerja service learning melalui tiga tahapan sistematis, yaitu persiapan (analisis kebutuhan dan telaah modul), pelaksanaan lokakarya intensif selama tiga hari, dan evaluasi dampak. Metode pelatihan yang diterapkan menggunakan strategi Differentiated Toolkit dan Dual-Purpose Intervention melalui kombinasi presentasi, demonstrasi, serta praktik terbimbing (hands-on) pada tujuh platform teknologi koding dan Artificial Intelligence (AI). Hasil evaluasi menunjukkan efektivitas pelatihan yang sangat signifikan dengan peningkatan skor rata-rata peserta dari 38,4% pada pre-test menjadi 83,1% pada post-test. Analisis kuantitatif menghasilkan skor N-Gain rata-rata sebesar 0,725 yang masuk dalam kategori "Tinggi", dengan peningkatan pemahaman tertinggi pada domain konsep AI/ML (0,78) dan AI Generatif (0,77). Secara kualitatif, ditemukan transformasi persepsi guru dari kekhawatiran teknis menjadi antusiasme tinggi dalam mengadopsi teknologi untuk produktivitas kerja. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi pedagogi digital dan kepercayaan diri guru SD Yayasan IBA Palembang dalam mengimplementasikan kurikulum inovatif. Disarankan agar pihak sekolah membentuk Komunitas Belajar Profesional (KBP) internal untuk menjamin keberlanjutan integrasi teknologi koding dan AI dalam praktik pembelajaran sehari-hari
Improving The Capacity of Village Officials Using Digitalization for Vulnerable People Disaster Area Wardyaningrum, Damayanti; Endang Ripmiatin; Ade Jamal; Ani Isnaeni; Dani Kuntowibisono
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3222

Abstract

Sukanagalih Village in Cianjur, West Java is one of the villages located in an area prone to earthquake disasters. The 2022 earthquake in Cianjur claimed the lives of more than five hundred people, and thousands of refugees required major efforts to mitigate disaster risks. This region urgently needs to manage population data with digitalization for the purpose of disaster mitigation. Especially identifying the residents who are included into the category of vulnerable people affected by disasters, such as toddlers, children, pregnant women, the elderly and the disabled. In the event of the 2022 disaster, the distribution of aid to vulnerable people was inadequate due to the unavailability of data that can be readily accessed by the benefactors. This community service program aims to improve the capacity of village officials in managing population data, especially for disaster-prone groups through the digitalization. The activities in this program consisted of compilation of population data materials, creation of a digital application, implementation of the training program and evaluation of the activities. These activities received very good responses from the training participants, who were village officials from all elements, and there were a number of requests, wishing improvement to several features in the digital application.
Edukasi Berbasis Literasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Khasiat Rimpang Herbal Siti Uswatun Hasanah; Wibowo, Diki Prayugo; Hesti Riasari; Sani Nurlaela Fitriansyah; Irma Erika Herawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3225

Abstract

Medicinal plants can consist of herbs or specific parts of plants, such as spices commonly used in cooking. In today’s digital era, the dissemination of information regarding the use of herbal medicine plays an important role in public education. During the Industry 4.0 era, people can easily access various information independently through websites and online learning platforms. However, the utilization of local herbal plants remains relatively low due to limited public understanding of their potential as medicinal herbs. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of the residents of Ciburuan Hamlet, Jingkang Village, Bandung Regency, regarding herbal plants, particularly the rhizomes of ginger, turmeric, aromatic ginger (kencur), and galangal (lengkuas). Education was carried out through interactive education sessions and brochure distribution. The methods included preliminary observation, interviews, and questionnaires. The results showed a significant increase in participants’ knowledge about the active compounds and pharmacological activities of herbal plants. Before the activity, most participants were unfamiliar with the bioactive components of herbal rhizomes and only knew their traditional uses. After the interactive session, all participants were able to recognize the chemical constituents and mechanisms of action of these herbs as antioxidants, antibacterials, and anti-inflammatory agents. This activity demonstrates that digital and visual literacy-based education can effectively enhance public awareness (83%) and confidence in using herbal medicine as an alternative for maintaining family health.

Page 1 of 3 | Total Record : 22