cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 810 Documents
Relationship Between Working Periode and Using PPE with Hb Levels of Gas station Officers with Benzene Exposure in Cimahi City Suhat, Suhat; Yogisutanti, Gurdani; Natawaluya, Hadian; Hotmaida, Linda
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.201-207

Abstract

Gas stations have risks of benzene exposure. Benzene can cause anemia or decreased hemoglobin levels, due to the length of exposure, period of work, and use of Personal Protective Equipment. The purpose of this study to determine relationship between length of service and use of PPE on hemoglobin levels at gas station workers in Cimahi City. The study was conducted with a cross-sectional design on 100 participants from 10 gas stations. The working period was collected using a questionnaire, the use of PPE is measured by observation, and the measurement of hemoglobin levels is measured using an Hb meter instrument. The univariate statistical test uses frequency distribution and the bivariate uses the Spearman Rank Correlation. The results showed that 22% use PPE in the less category, 42% have worked for more than 5 years, and 35% of gas station workers in Cimahi City had low hemoglobin levels. The results of statistical analysis of the relationship between length of service and hemoglobin levels of gas station attendants in Cimahi City showed a value of p=0.001, and the relationship between the use of PPE and hemoglobin levels of gas station workers showed a value of p=0.390. The results showed that there was a significant relationship between length of service and Hb levels of gas station attendants, and there was no relationship between the use of PPE. 
Evaluasi Kinerja Reklamasi Lahan Bekas Tambang Nikel PT. Trimegah Bangun Persada di Pulau Obi, Maluku Utara Kamarullah, Suryawan; Najamuddin, Najamuddin; Rauf, Ichsan; Sabaruddin, Sabaruddin; Sultan, Mufti Amir; Zamzam, Zulkifli; Gaus, Abdul
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.1-9

Abstract

Kegiatan reklamasi pascatambang wajib dilakukan terhadap bukaan lahan aktivitas pertambangan dalam upaya perlindungan lingkungan dan mengatasi masalah kerusakan lahan. Undang – undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mengamanatkan kewajiban pemegang IUP atau IUPK menyusun dan menyerahkan rencana reklamasi dan/atau rencana pascatambang. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi kinerja reklamasi lahan bekas tambang nikel PT. Trimegah Bangun Persada periode tahun 2016-2020. Evaluasi kinerja keberhasilan reklamasi pascatambang dianalisis menggunakan Peraturan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik. Kriteria yang dianalisis meliputi penatagunaan lahan, revegetasi, dan penyelesaian akhir. Hasil penelitian diperoleh realisasi luas bukaan lahan tambang yang direklamasi sebesar 275,46 ha atau 66,33% dari luas lahan yang direncanakan 415,3 ha, realisasi lahan bekas tambang yang ditimbun kembali seluas 105,18 ha atau 38,18% dari luas lahan yang direncanakan 275,46 ha, dan realisasi luas area bekas lahan tambang yang ditata sebesar 51,2 ha atau 101,45% dari luas lahan yang direncanakan 50,47 ha. Realisasi penebaran top soil dan revegetasi masing-masing mencapai luas yang sama yaitu sebesar 48,76 ha atau sebesar 96% dari total yang direncanakan 50,47 ha, dan realisasi penanaman tanaman penutup mencapai 51,2 ha atau 101,45% dari rencana seluas 50,47 ha. Evaluasi kinerja tingkat keberhasilan reklamasi lahan bekas tambang nikel PT. Trimegah Bangun Persada mencapai 88,24% sehingga tergolong kategori baik.
Pencemaran Tanah oleh Logam Berat di Kotagede, Yogyakarta Nabila, Hana Riska; Budianta, Wawan
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.166-174

Abstract

Keberadaan industri kerajinan perak di Kotagede, Yogyakarta yang sudah berlangsung lama, menghasilkan limbah cair yang diduga telah mencemari tanah di lokasi industri dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk menginvestigasi kandungan logam berat dalam tanah, yaitu Cu dan Pb, serta faktor penyebarannya di lokasi kerajinan perak dan sekitarnya di Kotagede, Yogyakarta.  Sampel tanah diambil di lokasi penelitian, yang merupakan daerah kerajinan perak dan sekitarnya. Sebanyak 35 titik sampling diambil pada kedalaman 5 cm, 15 cm, dan 25 cm. Analisis ukuran butir, pH, kandungan organik, kandungan Cu dan Pb, dilakukan pada 105 sampel yang telah diambil serta dihitung pula untuk nilai indeks geoakumulasi. Analisis dilakukan dengan menyajikan dalam peta sebaran kandungan Cu dan Pb yang dilakukan secara spasial, maupun secara vertikal menurut kedalaman sampel, yang bertujuan untuk menganalisis penyebaran secara lateral dan vertikal. Hasil penelitian menunjukkan kandungan Cu dan Pb di dalam sampel tanah yang diambil, telah melebihi nilai latar belakang (background) namun masih berada di bawah baku mutu rujukan. Penyebaran Cu dan Pb pada tanah di lokasi penelitian dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor alamiah yaitu ukuran butir, pH serta kandungan organik dalam tanah. Sedangkan faktor manusia yang diduga berpengaruh adalah faktor kegiatan industri kerajinan perak yang menghasilkan limbah cair. Untuk faktor lainnya seperti arah aliran air permukaan dan morfologi, diduga kurang berpengaruh terhadap penyebaran Cu dan Pb pada tanah di lokasi penelitian.
Potential Application of The Zero Waste Fashion Method to Optimize Fabric Usage Nursari, Faradillah; Fadhilaturrahmah, Fadhilaturrahmah; Yuningsih, Sari
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.124-132

Abstract

The fashion industry is one of the largest economic sectors globally, having a significant impact on the environment and society. Comparison between zero waste fashion pattern techniques and conventional pattern techniques is the main focus in efforts to achieve sustainability in the fashion industry. The zero waste pattern cutting can reduce the amount of waste originating from the clothing industry which is formed during the clothing manufacturing process. This method can also be more environmentally friendly than conventional fashion patterns. There are two approaches to the design process from conventional patterns, namely construction patterns and draping patterns. Likewise, the zero waste fashion design process approach is 'from design to pattern' and from 'pattern to design'. All these approaches are compared to understand the design process, its potentioal, comparison, as well as its application and impact in the fashion industry. In this context, the zero waste fashion pattern is a technique for making clothing patterns which aims to produce clothing with less than 15% textile waste. This study applies qualitative techniques, namely literature studies and simulations which aim to understand and evaluate the differences between zero waste fashion patterns and conventional patterns in the fashion industry. The results of this research in achieving sustainability in the fashion industry, can be proven that the Zero-Waste pattern method has emerged as a more sustainable alternative. Being able to have a positive impact on the environment and the potential for more significant social development with increasing understanding of zero-waste fashion patterns, it is hoped that the fashion industry can experience a positive transformation towards more sustainable practices as a whole.
Karakteristik dan Kemampuan Vegetasi Pantai dalam Menghadapi Bahaya Erosi di Kepesisiran Adipala – Cilacap Mutaqin, Bachtiar W.; Tarumasely, Timothy F.; Maulana, Alvin; Suparyanto, Roro C.; Harini, Rika; Purnama, Ig.L. Setyawan
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.266-274

Abstract

Salah satu lingkungan kepesisiran di Indonesia yang menghadapi ancaman erosi pantai adalah Adipala di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Fenomena erosi pantai di Adipala sudah merusak infrastruktur dan mengganggu keberlangsungan hidup masyarakat. Dampak erosi pantai dapat diminimalisir dengan memanfaatkan ekosistem pantai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan kemampuan vegetasi pantai dalam menghadapi bahaya erosi di kepesisiran Adipala. Pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan terhadap ekosistem mangrove dan cemara udang menggunakan teknik transek dan plot dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dan kondisi atau kualitas vegetasi, termasuk komposisi jenis, kerapatan, keragaman, dan struktur, serta deskripsi kondisi vegetasi. Analisis kualitatif juga dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan tekstur tanah habitat ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi pantai di Adipala belum dapat dimitigasi dengan efektif menggunakan ekosistem pantai. Di pantai Cemara Sewu, karakteristik tanahnya berupa pasiran dan sulit untuk menahan keberadaan air serta unsur hara pada tanah. Vegetasi yang dominan di pantai adalah cemara udang yang lebih berfungsi sebagai penahan angin. Ekosistem mangrove dominan di sekitar muara Sungai Adiraja juga terancam rusak karena timbunan sampah laut. Upaya mitigasi erosi pantai berbasis ekosistem pantai, dalam hal ini mangrove dan cemara udang, kurang disarankan untuk mengatasi dan menahan laju erosi di lingkungan kepesisiran Adipala. Data dan hasil analisis diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan para pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi dan rekomendasi upaya mitigasi erosi pantai yang tepat dan sesuai dengan kondisi di lingkungan kepesisiran Adipala.
Pengaruh Kecepatan Rotasi Unit Modifikasi Rotating Biological Contactor terhadap Kinerja Pengolahan Limbah Cair Kelapa Sawit Rahmadi, Rais; Nugrohoputri, Allifiya Salsabil; Adam, Mayandra Salsabhila; Astuti, Ariani Dwi; Kurniawan, Allen
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.73-84

Abstract

Limbah cair kelapa sawit (LCKS) mengandung bahan organik dan padatan tersuspensi yang tinggi sehingga berbahaya jika dibuang ke lingkungan tanpa melalui proses pengolahan. Beberapa modifikasi unit pengolahan biologis terus dikembangkan untuk mengolah LCKS, antara lain unit rotating biological contactor (RBC). Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variasi kecepatan rotasi dan penggunaan bioball terhadap kinerja unit modifikasi RBC. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan unit RBC berskala laboratorium dengan variasi kecepatan rotasi sebesar 3, 5, dan 8 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan rotasi secara signifikan memengaruhi kinerja sistem RBC. Penurunan kecepatan rotasi dari 8 rpm menjadi 3 rpm meningkatkan efisiensi penyisihan soluble chemical oxygen demand (SCOD) secara signifikan dari 62% menjadi 67,4% dan efisiensi total suspended solid (TSS) dari 66% menjadi 92,4%. Kecepatan rotasi rendah pada kandungan organik dan padatan tersuspensi yang tinggi akan memungkinkan lebih banyak waktu kontak antara LCKS dan mikroorganisme sehingga proses transfer oksigen menjadi lebih optimal untuk proses biodegradasi substrat. Walaupun efisiensi SCOD dan TSS mengalami peningkatan yang signifikan, nilai konsentrasi kedua parameter belum memenuhi baku mutu. Oleh karena itu, unit modifikasi RBC perlu diintegrasikan dengan unit pra-pengolahan seperti koagulasi-flokulasi atau media pertumbuhan attached growth tipe lain, seperti honeycomb untuk menghasilkan nilai konsentrasi efluen yang lebih optimum.
Dinamika Migrasi dan Tantangan Reklamasi: Studi Kasus pada Komunitas Tambang Timah di Bangka Belitung Haryadi, Dwi; Ibrahim, Ibrahim; Darwance, Darwance
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.218-227

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana upaya dinamika migrasi yang terjadi di sekitar wilayah tambang timah dan tantangan yang dihadapi dalam upaya reklamasi lahan bekas tambang di Bangka Belitung. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hambatan yang dihadapi dalam upaya mereklamasi lahan bekas tambang demi kesejahteraan komunitas dan lingkungan, serta mengidentifikasi migrasi pertambangan timah terhadap usaha reklamasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Serta, wawancara mendalam dengan penambang timah, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan para narasumber yang sudah ditentukan bersadarkan karakteristik penelitian. Hasil analisis dalam upaya mereklamasi lahan bekas tambang untuk kesejahteraan komunitas dan lingkungan, terdapat beberapa hambatan utama, yaitu penolakan oleh 30% masyarakat yang khawatir akan penguasaan lahan oleh perusahaan, luasnya void pada 60 lahan eks tambang, jual beli dan klaim tanah oleh penambang rakyat pada 80% area eks tambang, serta maraknya tambang ilegal akibat tingginya harga timah dunia. Hambatan terbesar adalah tambang ilegal yang meskipun merusak lingkungan, tetap dilakukan karena tekanan ekonomi. Penulis dan PT Timah Tbk berupaya memberikan solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan dan mengurangi dampak buruk pertambangan bagi lingkungan. Sedangkan, pengaruh migrasi terhadap struktur sosial dan ekonomi komunitas telah mengubah struktur sosial dan ekonomi komunitas dengan menciptakan peluang pekerjaan baru, meningkatkan produktivitas lahan, dan mengembangkan potensi wisata serta konservasi lingkungan. Hal ini berkontribusi pada kesejahteraan komunitas dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan reklamasi pertambangan di Bangka Belitung adalah langkah positif menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Pemantauan Konsentrasi Radionuklida Cs-137, Co-60, I-131 Serta Kualitas Air Daerah Aliran Sungai Bekasi Sukandar, Dede; Amri, Ghulam Fathul; Dasumiati, Dasumiati; Fauzih, Dewi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.23-34

Abstract

Radionuklida menjadi sesuatu yang krusial untuk diketahui penyebaran, intensitas radiasi, sumber dan proses yang mempengaruhinya di dalam air. Diantara radionuklida yang menarik perhatian adalah Cs-137, Co-60, I-131. Radionuklida Cs-137 adalah unsur radioaktif yang memiliki sifat mudah terdispersi dalam badan air, sedangkan Co-60 dan I-131 banyak digunakan untuk keperluan rumah sakit khususnya radioterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi radionuklida Cs-137, Co-60, I-131 serta kualitas air di Sungai Bekasi. Analisis karakteristik sifat air dari Sungai Bekasi adalah suhu, pH, dan Total Dissolved Solids (TDS), dan pemekatan. Pengukuran konsentrasi radionuklida Cs-137, Co-60, dan I-131 menggunakan instrumen spektrometer gamma. Hasil penelitian diperoleh konsentrasi radionuklida Cs-137, Co-60, dan I-131 adalah masing-masing berturut-turut: 0,00642 - 0,00428 Bq/L, 0,00713 - 0,01272 Bq/L dan 0,00077 - 0,00584 Bq/L.  Konsentrasi radionuklida Cs-137, Co-60, I-131 masih berada di bawah batas aman (Cs-137 1,2 x 102 Bq/L ,  Co-60 1,4 x 103 Bq/L, I-131 3,0 x 105 Bq/L) yang ditetapkan oleh Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 7 Tahun 2013. Pada penentuan kualitas air berdasarkan parameter suhu, TDS, dan pH hasil yang didapatkan masih dibawah batas aman (suhu 25-310C, TDS 1000 mg/L , pH 6-9) dalam kategori kelas II yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021.
Studi Komparatif Pengelolaan Sampah Kota untuk Rekomendasi Pengelolaan TPA Regional Piyungan Yogyakarta Ramadhanti, Nur Rizki Putri; Aminatun, Tien
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.275-285

Abstract

TPA Regional Piyungan merupakan tempat pemrosesan akhir sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan sampah di TPA Regional Piyungan saat ini dinilai belum efektif dan kondisinya overload. Untuk itu disusun rekomendasi sistem pengelolaan sampah bagi TPA Regional Piyungan berdasarkan studi komparasi terhadap peraturan lokasi ideal dan pengelolaan sampah, serta dikomparasi pula dengan beberapa TPA dan TPST yang berhasil mengolah sampah dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif berdasarkan data sekunder yang berasal dari referensi terkait sistem dan manajemen pengelolaan sampah kota di tempat pengelolaan sampah. Hasil menunjukkan keadaan TPA Regional Piyungan saat ini kurang sesuai peraturan yang berlaku. Alur rekomendasi dibuat berdasarkan hasil komparasi dengan TPA dan TPST yang berhasil mengolah sampah dengan baik, potensi di TPA Regional Piyungan, serta peraturan. Rekomendasi yang diberikan adalah alur pengelolaan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga lalu proses pengangkutan dengan tetap memisahkan sesuai jenis sampah, serta ketika sudah sampai di TPA Regional Piyungan maka sampah berdasarkan jenisnya diolah dengan memanfaatkan teknologi. Pada tahapan alur tersebut diberdayakan pula masyarakat yang akan bertanggung jawab terhadap setiap tahap alur. Alur rekomendasi disusun dengan pertimbangan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pengelola yang terorganisasi.
Detection of Factors Affecting Rainfall Intensity in Jakarta Sumargo, Bagus; Handayani, Dian; Lubis, Alvi Pauziah; Firmasyah, Irman; Wulansari, Ika Yuni
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.133-140

Abstract

The increased intensity of rainfall is becoming one of the most pressing climate-related issues in many parts of the world. Detecting the factors that affect rainfall intensity requires a combination of modern technologies, such as weather satellites, radar systems, and advanced atmospheric models. Extreme conditions (outliers) often occur. This study aims to model data that is not symmetric or contains outliers. This study examines and models quantile regression on daily rainfall intensity in Jakarta which has extreme rainfall events. The results of the study found that the extreme values in the daily rainfall intensity data in Jakarta are outliers and the assumptions on modeling using linear regression are not satisfied so that the characteristics of the parameter estimator based on OLS do not have BLUE characteristic. In modeling with quantile regression using six quantiles 0.25, 0.50, 0.75, 0.95, 0.99, and 0.9999 with consideration of these quantile values representing all parts of the data distribution including extreme values, it was found that the factors affecting rainfall intensity in Jakarta are different in each rainfall intensity condition. The best model is shown by quantile 0.999 with a coefficient of determination of 58.21%. Based on the best model, it is known that the factors affecting extreme rainfall are maximum temperature, dew point temperature, air humidity, wind speed, air pressure, and length of irradiation. This study indicates that quantile regression can provide a more detailed insight into how these variables affect rainfall intensity in various rainfall conditions ranging from low rainfall to extreme rainfall.

Filter by Year

2011 2025