cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 328 Documents
ESTIMASI OUTPUT SAPI BALI DI KECAMATAN BULIK KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina; Nugroho, A.Adhityawan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.20211

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai natural increase (NI), nilai net replacement rate (NRR), dan output pada sapi bali di Kecamatan Bulik. Materi dalam penelitian ini meliputi 106 orang peternak sebagai responden dan 366 ekor sapi bali. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode survay dengan teknik penggambilan data secara purposif sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai natural increase (NI) sapi bali jantan dan betina keseluruhannya adalah 24,32% berdasarkan hasil penelitian ini maka nilai NI sapi bali tergolong sedang, Hasil estimasi output sapi Bali yaitu 24,67% dari populasi yang terdiri dari sisa replacement jantan 7,3% atau 27 ekor dan betina 10,32% atau 38 ekor serta ternak afkir jantan 3,73% atau 14 ekor dan betina 3,32% atau 12 ekor, kesimpulan pada penelitian ini menyatakan bahwa Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau dinyatakan layak untuk daerah pembibitan sapi Bali.
PENGARUH DOSIS PEREKAT TERHADAP KUALITAS FISIK RANSUM AYAM PETELUR BERBENTUK PELET Fajri, Fadhli; Febrina, Bunga Putri; Sandri, Dwi; Rido, Muhammad
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis perekat terhadap kualitas fisik ransum ayam petelur berbentuk pelet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu: perlakuan A: ransum tanpa perekat tepung tapioka (kontrol), B: ransum + perekat tepung tapioka 1,5%, C : ransum + perekat tepung tapioka 3,0%, D: ransum + perekat tepung tapioka 4,5%  dan E: ransum + perekat tepung tapioka 6,0 %. Peubah yang diamati adalah kadar air, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan sudut tumpukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan dosis perekat yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kadar air pelet, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan sudut tumpukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dosis perekat tapioka terbaik pada pembuatan pelet ransum ayam petelur adukan adalah 3% dengan kandungan kadar air 10,29 %, kerapatan tumpukan 554,70 kg/m3, kerapatan pemadatan tumpukan 623,26 kg/m3 dan sudut tumpukan 39,43o
KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEKPTIK RENDANG DAGING SAPI DENGAN PENGGUNAAN FIBERCREME SEBAGAI SUBTITUSI SANTAN Ramadhani, Amelia Arum; Saifurrahman, Muhammad
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19590

Abstract

Rendang merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang digemari secara luas, baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu bahan utama rendang adalah santan kelapa yang berperan penting dalam memberikan cita rasa gurih dan tekstur khas. Namun, tingginya kandungan lemak jenuh dalam santan menjadi perhatian karena berisiko terhadap kesehatan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat, diperlukan inovasi bahan alternatif yang lebih sehat namun tetap mempertahankan karakteristik rendang. FiberCreme, krimer non-dairy berbasis isomalto-oligosakarida (IMO) yang tinggi serat, dinilai potensial sebagai substitusi santan. Tujuan penelitian yaitu guna menganalisis pengaruh substitusi santan dengan FiberCreme terhadap karakteristik fisik (pH dan warna L*a*b*) serta mutu organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa, dan penerimaan keseluruhan) pada rendang daging sapi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan proporsi santan dan FiberCreme (100:0, 75:25, 50:50, 25:75, 0:100) dan empat ulangan. Hasil menunjukkan bahwa substitusi FiberCreme tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pH, warna a*, serta seluruh parameter organoleptik. Meskipun terdapat perubahan signifikan secara instrumental pada nilai kecerahan (L*) dan kekuningan (b*), hal tersebut tidak memengaruhi penilaian sensorik oleh panelis. Dengan demikian, FiberCreme dapat digunakan sebagai alternatif santan dalam pembuatan rendang tanpa mengurangi mutu fisik dan organoleptik produk
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN UMBI Amorphophallus campanulatus TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN NON-KARKAS AYAM BROILER Luis, Ricko; Mulyantini, N. G. A.; Mulik, Simon Edison
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19575

Abstract

Umbi suweg (Amorphophallus campanulatus) adalah bahan pakan potensial yang berada di daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, umbi suweg (AC) mengandung antinutrisi seperti asam oksalat sehingga perlu pre-treatment sebelum diberikan pada ayam. Studi ini dirancang untuk menilai dampak pemberian tepung AC terhadap Berat potong, karkas, non-karkas, dan akumulasi lemak abdominal. Penelitian ini menerapkan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan rancangan percobaan dengan empat perlakuan berbeda dan diulang sebanyak lima kali. Hasil dari studi ini mengungkapkan bahwa pemberian tepung AC hingga tingkat 15% dapat meningkatkan berat potong, berat karkas, serta mengurangi lemak abdominal
ANALISA STATUS KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK SAPI DI KECAMATAN ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Siregar, Dewi Dia; Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Parmanoan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan status kesejahteraan hewan pada ternak sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara dan untuk mengetahui aspek kesejahteraan hewan yang kurang/tidak diterapkan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan menggunakan survey. Data yang diperoleh diolah dan disajikan secara deskriptif dengan menghitung persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan belum sepenuhnya dipenuhi oleh peternak sapi yang bersangkutan. Tolak ukur dan komponen yang tidak sesuai dalam penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu pada tolak ukur sakit, kesakitan, dan penyakit” yakni pada komponen seleksi genetik, euthanasia (otopsi), fasilitas pengobatan, mutilasi serta prosedur veteriner.
ANALISIS PERAN PETERNAKAN KAMBING TERHADAP PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA DI ATH THUFAIL FARM, KEC. PERCUT SEI TUAN Syukri, Pradipa Nasywa; Pratiwi, Lili; Saota, Theressa; Situmorang, Harlan Nikolas
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19577

Abstract

Peternakan kambing memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga, terutama di daerah pedesaan dan pinggiran kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi peternakan kambing di Ath Thufail Farm terhadap perekonomian rumah tangga pemilik dan pekerjanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lokasi peternakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan kambing di Ath Thufail Farm memberikan pendapatan tahunan berkisar antara Rp 100 – 150 juta dengan biaya operasional sebesar Rp 60 juta per tahun. Selain menjadi sumber mata pencaharian utama bagi pemiliknya, usaha ini juga menciptakan lapangan kerja bagi empat orang pekerja. Namun, tantangan seperti fluktuasi permintaan, biaya operasional yang tinggi, penyakit ternak, dan persaingan pasar menjadi hambatan yang dihadapi dalam menjalankan usaha ini. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemilik usaha menerapkan strategi diversifikasi, seperti produksi pupuk organik, penjualan susu kambing, penyediaan paket aqiqah, serta investasi di sektor lain. Diversifikasi usaha ini membantu meningkatkan ketahanan ekonomi peternakan dan mengurangi risiko kerugian akibat faktor eksternal. Dengan demikian, peternakan kambing di Ath Thufail Farm tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pemilik dan pekerja, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ekonomi berbasis peternakan di wilayah sekitar.
STUDI EVALUATIF TERHADAP EFEKTIVITAS INSEMINASI BUATAN SAPI BALI DI KABUPATEN BENER MERIAH Syakir, Ahmad; Sari, Wenny Novita; Wahyuni, Mida
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19795

Abstract

Inseminasi buatan adalah teknik reproduksi buatan yang digunakan untuk meningkatkan genetika ternak dengan cara menyuntikkan straw ke dalam rahim atau saluran reproduksi ternak betina. Proses ini memungkinkan peternak untuk memperbaiki sifat-sifat genetik ternak dengan memilih sperma dari pejantan yang memiliki kualitas genetik yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan IB pada sapi bali di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah pada bulan September 2023. Metode Survei yang digunakan dalam penelitian ini. Responden dalam penelitian ini adalah 41 peternak dengan jumlah sapi yang di IB berjumlah 63 ekor. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi dan wawancara. Data dihitung menggunakan rumus Service Per Conception (S/C), Conception Rate (CR), Non Return Rate (NRR). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program inseminasi buatan di Kabupaten Bener Meriah telah berjalan dengan sangat baik, di mana rataan nilai Service per conception (S/C) adalah 1,29%, Conception Rate (CR) sebesar 79,36%, Non Return Rate (NRR) sebesar 85,71%.
PERFORMA PRODUKSI BROILER DENGAN MODEL KANDANG RAK DAN POSTAL PADA SISTEM KANDANG SEMI CLOSE HOUSE Rokhim, Muhammad Abdul; Rohmad, Rohmad; Rahmawati, Nurina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19579

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang perbedaan model kandang rak dan postal pada sistem semi close house terhadap performa produksi broiler. . Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Variabel penelitian meliputi : konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas. Analisis data dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan data serta analisis data yang dapat diukur. Data penlitian menunjukkan bahwa penggunaan kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed convertion ratio dan mortalitas. Konsumsi pakan pada akhir penelitian menunjukkan kandang postal 2141,00 g/ekor dan kandang rak 2283 g/ekor. Pertambahan bobot badan selama melakukan penelitian antara kandang postal dan kandang rak menunjukkan perbedaan sangat nyata (P< 0,01). Pertambahan pada minggu akhir penelitian ialah bobot badan ayam kandang rak 87,00 gram/ekor/hari jauh lebih tinggi dari pada kandang model postal 76,33 gram/ekor/hari. Konversi pakan pada kandang postal ialah 1,45, sedangkan pada kandang rak ialah 1,38. Mortalitas terbanyak berada pada kandang model postal dengan total perolehan selama 4 minggu adalah 283 ekor (7%) dan kandang model rak adalah 122 ekor (3,05%). Kesimpulan dari penelitian ialah peforma produksi kandang semi close house rak lebih baik dibandingkan kandang semi close house postal
PEMBERIAN TEPUNG DAUN ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) TERFERMENTASI EM4 DALAM RANSUM KOMERSIAL TERHADAP KARKAS AYAM KUB (Gallus domesticus) UMUR 75 HARI Lumbantoruan, Mangonar; Sihombing, Juli Mutiara; Hutapea, Partogi; Sianturi, Trinita
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19799

Abstract

Pemberian Tepung Daun Eceng Gondok sebagai pakan alternative perlu diteliti termasuk terhadap kualitas karkas ternak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4 dalam ransum komersial terhadap bobot potong, bobot karkas dan persentase karkas ayam KUB umur 75 hari dan juga untuk mengetahui level terbaik penggunaan tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4 dalam ransum. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan (t) yang di uji antara lain (PO) = Pakan komersial 100% tanpa tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4, (P1) = Pakan komersial 98% dan 2% tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4,  (P2) = Pakan komersial 96% dan 4 % tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4, (P3) = Pakan komersial 94 % dan 6% tepung daun eceng gondok terfermentasi EM4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun eceng gondok dengan level berbeda tidak memberi pengaruh yang berbeda terhadap bobot potong, bobot karkas dan persentase karkas ayam KUB umur 75 hari sehingga daun eceng gondok masih bisa diberikan dalam campuran pakan sampai level 6%.
KELAYAKAN USAHA PENGEMUKAN SAPI SECARA LEPAS LIAR PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (STUDI KASUS DI KECAMATAN LUBUK BATANG KABUPATEN OGAN KOMERING ULU) Ogari, Putri Ayu; Ritonga, Utan Sahiro; Pusvita, Ema; Rosmawati, Henny; Lastinawati, Endang
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.20627

Abstract

Penggemukan sapi secara lepas liar memberikan keleluasaan ternak untuk hidup secara alami karena dapat bergerak dengan bebas yang berbeda dengan sapi yang selalu berada pada kandang. Pengeluaran untuk perawatan ternak lebih ekonomis karena pakan dapat disediakan dengan memanfaatkan tanaman di sekitar area penggembalaan. Cara lepas liar dalam beternak sapi selain cocok untuk peternak yang memiliki keterbatasan sumberdaya lahan dan juga sangat baik dilakukan pada lahan yang belum termanfaatkan secara optimal. Keberdaan sapi di lahan perkebunan dapat berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan rumput atau tanaman lainnya yang tidak diinginkan, sementara kotoran sapi dapat menjadi pupuk yang mendukung kesuburan tanah.Berdasarkan manfaat-manfaat penggemukan sapi liar dan minimalisasi biaya pakan ternak perlu dikaji kelayakan usaha secara ekonomi, agar memberikan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pelaku usaha dan pemerintah. Penelitian ini menggunakan persamaan matematika sebagai pendekatan kuantitatif untuk mengukur biaya-biaya yang dikeluarkan, dan perhitungan R/C rasio serta B/C rasio untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha penggemukan sapi. Data dikumpulkan dari 21 unit usaha yang ditentukan secara acak sederhana. Hasil penelitian ini menemukan bahwa biaya tetap dalam penggemukan sapi secara lepas liar terdiri dari biaya kandang, peralatan, kendaraan bermotor, dan anakan sapi. Sementara biaya tidak tetap terdiri dari obat-obatan dan bahan bakar minyak (BBM). Menurut perhitungan R/C rasio diperoleh nilai 1.99, dan perhitungan B/C rasio menunjukkan nilai 0,99. Dengan demikian penggemukan sapi dengan cara lepas liar layak dikembangkan. Untuk penelitian lebih lanjut diperlukan analisis dengan jumlah sampel yang lebih besar agar ditemukan adanya dampak penurunan penerimaan karena masalah lain seperti gangguan kesehatan yang tidak ditemukan pada penelitian ini.