cover
Contact Name
Galih Dani Septiyan Rahayu
Contact Email
galih040990@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
galih040990@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS SILIWANGI
ISSN : 26147629     EISSN : 26146339     DOI : -
Journal of Abdimas Siliwangi IKIP Siliwangi aims to publish the results of the study of learning theory, the results of community service in the field of education. The manuscripts contained in this journal include the study of theories in the field of teaching and learning process education, as well as the results of dedication to the community in the field of formal education, nonformal and informal.
Arjuna Subject : -
Articles 468 Documents
Edukasi penggunaan obat analgesik secara tepat di masyarakat Desa Tuban Kidul Hanugrah Ardya Crisdian; Berliana Lutfiananda; Agnes Prawistya Sari; Rolando Rahardjoputro; Dheny Rohmatika; Taufik Turahman
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.32011

Abstract

The self-medication use of analgesics in the community, particularly among housewives, is still frequently carried out without adhering to the principles of rational drug use. This may lead to inappropriate medication use, adverse effects, and other health risks. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of PKK women in Tuban Kidul Village regarding the proper, safe, and rational use of analgesics. The methods employed included educational counseling, interactive discussions, and the distribution of informational media in the form of leaflets. This activity involved 20 PKK women as respondents. Evaluation was conducted using pre-test and post-test methods to assess changes in participants’ knowledge before and after the intervention. The results showed a significant increase in participants’ knowledge regarding types of analgesics, proper usage, dosage, potential side effects, and the importance of reading medication labels. In addition, participants demonstrated increased awareness of the importance of consulting healthcare professionals before using medications.In conclusion, this activity was effective in improving community understanding of appropriate analgesic use and is expected to promote more rational and responsible medication practices within families and the broader community, particularly in Tuban Kidul Village. Keywords: analgesics, education, rational drug use, community service, PKK women, Tuban Kidul Village
Digitalisasi komunikasi dan evaluasi pembelajaran di Rumah Autis Depok Fitri Senny Hapsari; Isroyati; Aliffia Teja Prasasty
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.32068

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pendidikan, termasuk pada pendidikan anak berkebutuhan khusus. Saat ini, Rumah Autis Depok menghadapi kendala terkait komunikasi antara guru dan orang tua yang masih bersifat konvensional dan belum terdokumentasi secara sistematis. Akibatnya, evaluasi perkembangan anak autis menjadi terhambat dan belum optimal.Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan platform multimedia digital sebagai sarana komunikasi sekaligus instrumen evaluasi siswa. Metode pelaksanaan dirancang secara komprehensif melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konseptual, pelatihan teknis, serta diskusi reflektif yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam pelatihan ini, ClassDojo diperkenalkan sebagai media utama untuk mendokumentasikan portofolio interaktif siswa, didukung oleh WhatsApp sebagai saluran komunikasi harian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital para guru secara signifikan. Peserta kini memiliki pemahaman mendalam mengenai pentingnya dokumentasi visual dan kesiapan penuh dalam menyusun laporan perkembangan berbasis digital untuk disampaikan kepada orang tua. Program ini berkontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan dan komunikasi yang lebih terstruktur, profesional, serta berkelanjutan bagi anak autis.
Penyuluhan deteksi dini diabetes mellitus melalui pengenalan faktor risiko dan gejala pada masyarakat Desa Nagrak, Bogor Juni Chudri; Astri Handayani; Fransisca Chondro; Verawati Sudarma; Fatimah Az Zahra; DA Achmad Bachir Nugraha Wirabrata; Suwandi Suciato; Thalita Elsya Ananda
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.32222

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak terdeteksi sejak dini. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan gejala Diabetes Mellitus menjadi salah satu penyebab keterlambatan diagnosis dan penanganan penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan gejala Diabetes Mellitus sebagai upaya deteksi dini penyakit. Kegiatan dilaksanakan pada masyarakat Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggunakan metode penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan media edukasi berupa poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 60 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan. Sebelum penyuluhan, sebanyak 33,33% peserta berada pada kategori pengetahuan kurang dan 66,67% pada kategori cukup. Setelah penyuluhan, 78,33% peserta berada pada kategori baik, 21,67% pada kategori cukup, dan tidak terdapat lagi peserta dengan kategori kurang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan gejala Diabetes Mellitus sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan komplikasi penyakit.
Edukasi dan praktik pengolahan tanaman obat keluarha (TOGA) sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga Aan Nurhasanah; Marlina Eliyanti Simbolon; Anggun Sulistiawati; Salma Putri Pikrin
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.32625

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya hayati yang dapat mendukung kesehatan keluarga secara mandiri. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai manfaat, budidaya, dan pengolahan TOGA masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan TOGA melalui kegiatan dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di Kompleks Perumahan Quanta 2 di Desa Bayuning. Metode yang digunakan terdiri dari empat tahap yaitu, observasi, persiapan, penyuluhan, dan pelatihan serta praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang manfaat dan teknik budidaya TOGA. Selain itu, ibu-ibu mampu secara mandiri mempraktikkan penanaman dan pengolahan TOGA. Tidak hanya itu, mereka juga menunjukkan antusiasme yang besar sepanjang kegiatan. Beberapa ibu-ibu bahkan mulai menanam TOGA di halaman belakang rumah mereka sendiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penggunaan TOGA sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan di masyarakat.
Pelatihan pengunaan media Augmented Reality dengan model persibtralis dalam pembelajaran kurikulum gunung cermai di SDN 4 Kuningan Mia zultrianti Sari; Febby Fajar Nugraha; Gilang Kripsiyadi Praramdana; Rivanti Muslimawaty; Wijdan Maulidna; Resmawati Resmawati; Yazid Mohamad Khoeruddin
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.32693

Abstract

Transformasi digital dalam dunia Pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam memanfaatkan media pembelejaran inovatif yang kontekstual dan interaktif. Salah satu media yang berpotensi mendukung pembelajaran bermakna yakni Augmented Reality (AR), karena mampu memvisualisasikan objek abstrak ke dalam bentuk yang lebih konkret dan menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN 4 Kuningan dalam menggunakan media AR dengan model Persibtralis pada pembelajaran Kurikulum Gunung Ciremai. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap sosialisasi, demontrasi, praktik terbimbing, pendampingan, serta evaluasi. Sasaran kegiatan adalah guru kelas dan guru mata pelajaran yang terlibat dalam implementasi pembelajaran di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dasar AR, keterampilan mengoperasikan media, serta kesiapan mengintegrasikan media AR ke dalam pembelajaran tematik berbasis konteks lokal. Respons guru juga menunjukkan tingkat penerimaan yang positif karena media AR dinilai membantu penyampaian materi menjadi lebih konkret, interaktif, dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, kegiatan ini layak direkomendasikan sebagai strategi penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
METODE BERMAIN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN ANTUSIAS BELAJAR ANAK USIA DINI PADA MASA COVID-19 Anita Rakhman; Syah Khalif Alam
Abdimas Siliwangi Vol. 5 No. 1: Februari 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity is motivated by the large number of young children who are less enthusiastic about taking online learning at home. This is a challenge for PAUD teachers in improving their ability to provide creative and fun learning through cooperative play methods. This activity aims to 1) Provide an overview of cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period. 2) provide information about the benefits of cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period. To achieve this goal, activities in the form of counseling and conducting question and answer sessions with Webinar participants were carried out. The results of this activity show that participants / teachers are motivated to implement cooperative play methods in increasing early childhood learning enthusiasm during the Covid-19 period.
Peningkatan peran psikologi positif melalui partisipasi olahraga dalam meningkatkan ketahanan remaja terhadap learning loss Pajar Anugrah Prasetio; Febby Fajar Nugraha; Gilang Kripsiyadi Praramdana
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.33778

Abstract

Learning loss has become an important issue in adolescent learning recovery, particularly after educational disruption caused by the COVID-19 pandemic. This community service program was developed to strengthen the resilience of adolescents in Cihaur Village, Maja District, Majalengka Regency, through a positive psychology approach integrated with sports participation. The program aimed to improve adolescents’ understanding of the psychological benefits of physical activity, encourage regular participation in sports, and develop positive capacities such as optimism, self-confidence, teamwork, discipline, stress management, and resilience in facing learning challenges. The implementation method consisted of preparation and coordination, socialization, sports training, positive psychology workshops, mentoring, and monitoring and evaluation. Sports activities included football, basketball, volleyball, and gymnastics, while the workshops covered mindfulness, goal setting, stress management, and reflection on sports experiences. The implementation indicated that integrating physical activity with positive psychology provided a supportive framework for adolescent engagement, social interaction, discipline, stress management, and readiness to face learning challenges. The program also highlighted the importance of involving schools, families, mentors, and the community to
Pelatihan berbasis gamifikasi untuk penguatan implementasi model problem based learning dan project based learning bagi Guru MTs di Kebumen Leny Dwi Astuti; Putri Ayu Cahyani
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.31326

Abstract

Transformasi pendidikan pada abad ke-21 menuntut guru untuk mampu menerapkan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, salah satunya melalui Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Akan tetapi, implementasi kedua model tersebut di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman guru terhadap sintaks pembelajaran, keterbatasan pengalaman praktik, serta kurangnya pelatihan yang interaktif. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan guru adalah pendekatan gamifikasi (gamification). PBL dan PjBL merupakan model pembelajaran yang sesuai dengan pandangan kontruktivisme yang melihat perkembangan kognitif peserta didik dipengaruhi oleh proses sosial dan interaksi budaya. Sejak hari-hari pertama perkembangan anak, aktivitas-aktivitasnya memperoleh makna tersendiri dalam suatu sistem perilaku sosial dan diarahkan menuju tujuan tertentu. Model PBL dan PjBL mengutamakan interaksi sosial dalam prosesnya. Model tersebut membentuk kegiatan pembelajaran yang membutuhkan interaksi dan kolaborasi dengan tujuan agar peserta didik dapat mengonstruksi pengetahuannya sendiri melalui kegiatan tersebut. Model-model pembelajaran tersebut juga dapat dipadukan dengan media pembelajaran yang mendukung substansi materi serta tujuan pembelajaran. Hasil kegiatan ini yaitu peningkatan pemahaman guru-guru khususnya MTs Kabupaten Kebumen dalam mengimplementasikan model pembelajaran PBL dan PjBL berbasis gamifikasi. 75% jumlah peserta berhasil menyelesaikan gamifikasi dengan skor di atas 80.