cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Ekspedisi dengan Menggunakan Metode Servqual Pada PT Berkah Miranta Kargo Jakarta Widyamurti, Olivia; Wianti, Wiwin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30227

Abstract

Industri jasa ekspedisi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pengiriman barang yang cepat, aman, dan efisien, sehingga kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam memenangkan persaingan pasar yang semakin kompetitif. Penelitian ini dilakukan di PT Berkah Miranta Kargo Jakarta dengan tujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan jasa ekspedisi menggunakan metode servqual yang mengukur lima dimensi utama, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan penyebaran kuesioner kepada pelanggan selama periode 1 hingga 28 Februari 2025, untuk membandingkan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap layanan yang diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan pada beberapa dimensi, khususnya pada aspek daya tanggap dan empati, meskipun secara umum kualitas pelayanan PT Berkah Miranta Kargo Jakarta sudah memenuhi standar yang diharapkan oleh pelanggan. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi dan peningkatan berkelanjutan pada aspek pelayanan yang masih kurang, agar perusahaan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan serta memperkuat posisi di tengah persaingan industri ekspedisi yang semakin ketat. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan agar dapat mempertahankan keunggulan kompetitif di masa depan.
Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas V SD Negeri Kandang Cut Kabupaten Aceh Besar Siagian, Kharisma; Iskandar, Denni; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kosakata Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di SD Negeri Kandang Cut, Kabupaten Aceh Besar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguasaan kosakata sebagai fondasi keterampilan berbahasa yang meliputi kemampuan berbicara, menyimak, membaca, dan menulis. Penguasaan kosakata yang rendah dapat berdampak pada kesulitan siswa dalam memahami bacaan maupun berkomunikasi secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 26 orang. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebanyak 40 soal yang mencakup empat indikator penguasaan kosakata: menunjukkan kata sesuai perintah, memilih kata sesuai makna, memilih sinonim, dan memilih antonim. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai penguasaan kosakata siswa kelas V SD Negeri Kandang Cut adalah 66,57, masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Tingkat ketuntasan hanya mencapai 46%, sedangkan 54% siswa belum tuntas. Indikator dengan capaian tertinggi adalah memilih kata sesuai maknanya dengan rata-rata 79,6, sementara capaian terendah terdapat pada indikator menunjukkan kata sesuai perintah dengan rata-rata 52,3. Pada indikator sinonim dan antonim, meskipun terdapat siswa yang mencapai kategori sangat baik, masih banyak yang berada dalam kategori kurang. Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan strategi pembelajaran kosakata secara lebih intensif dan kontekstual agar kemampuan siswa lebih merata di seluruh indikator. Temuan ini menunjukkan adanya kesulitan pada beberapa aspek kosakata, terutama dalam memahami instruksi, sinonim, dan antonim. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pembelajaran dengan metode, media, dan latihan yang lebih variatif dan kontekstual agar penguasaan kosakata siswa dapat meningkat secara optimal.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Neurosains terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Nasution, Aida Rahmi; Sutarto, Sutarto; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30229

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama, mengetahui penerapan model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Ketiga, mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) berbasis Neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi sebanyak 36 dan sampel semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, dalam pembelajaran PAI, peserta didik 0% sangat tidak setuju, 4% tidak setuju, 22% netral, 46% setuju dan 34% sangat setuju penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Neurosains pada pembelajaran PAI. Kedua, hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, bahwa 31% memiliki keterampilan berpikir kritis sangat baik, 38% memiliki keterampilan berpikir kritis baik, 26% memiliki keterampilan berpikir kritis cukup, 5% memiliki keterampilan berpikir kritis kurang dan 0% siswa-siswi dalam pembelajaran PAI memiliki keterampilan berpikir kritis sangat kurang Ketiga, terdapat pengaruh penerapan model Problem based learning (PBL) berbasis neurosains terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan nilai rhitung > rtabel atau 0.398 > 0.334, dengan hasil uji-t 2.528 signifikan 0.016.
Motivasi Siswa dalam Mengikuti Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Sundawa, Refa Putra; Maksum, Ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30230

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan agar mengetahui apa motivasi siswa perempuan dan laki-laki dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar. Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian desktiptif. Metode pada penelitian ini ialah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner atau angket. Subjek dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas 4, 5, dan 6 sekolah dasar di SDN 1 Mrayan dan SDN 2 Mrayan dengan jumlah keseluruhan yaitu 118 siswa. Teknik untuk analisis data dengan deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian yang dilakukan menunjjukkan jika motivasi siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan disekolah dasar adalah untuk menjaga kesehatan 38,1 %, menjadi atlet 34,7%, sebagai kesenangan 10,2%, memiliki tubuh yang ideal 5,1%, berkompetisi 5,1%, mengurangi/melepas stress 2,5%, menyukai tantangan 1,7%, mendapatkan hadiah/uang 1,7 %, dan bersosialisasi sebesar 0,8%. Kemudian hasil data penelitian tentang motivasi siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar berdasarkan jenis kelamin perempuan terdapat motivasi berolahraga untuk menjaga kesehatan sebesar 46,3%, menjadi atlet 31,5%, kesenangan 11,1%, mengurangi/melepas stress 5,6%, bersosialisasi 1,9%, memiliki tubuh ideal 1,9%, menyukai tantangan 1,9%. Sedangkan dari hasil data penelitian tentang motivasi siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar berdasarkan jenis kelamin laki-laki terdapat motivasi berolahraga untuk menjadi atlet 37,5%, menjaga kesehatan sebesar 31,3%, berkompetisi 9,4%, kesenangan 9,4%, memiliki tubuh ideal 7,8%, mendapatkan hadiah/uang 3,1%, menyukai tantangan 1,6%.
Makna Ritual Mambuek Jaluar Pada Tradisi Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Studi Pada Jalur Desa Koto Taluk) Prayoga, Dimas; Salam, Noor Efni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30231

Abstract

Pacu Jalur di Taluk Kuantan merupakan tradisi budaya yang awalnya digelar sebagai perayaan hari besar Islam dan kini berkembang menjadi perlombaan tahunan dalam agenda wisata budaya nasional. Proses pembuatan jalur (mambuek jaluar) mencerminkan perpaduan antara aktivitas fisik dan spiritual yang sarat akan nilai simbolik dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan nilai-nilai dalam tahapan ritual mambuek jaluar, seperti Mancari Kayu, Maelo Jaluar, Mambontuak Jaluar, Melayur Jaluar, dan Turun Mandi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dilaksanakan di Desa Koto Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual ini mengandung makna spiritual dan simbolik serta memuat nilai-nilai sosial, agama, magis, dan budaya yang memperkuat identitas bersama dan menjaga keberlanjutan tradisi.
Pemodelan Hidrologi-Hidraulik Terpadu untuk Penilaian Resiko Banjir di Daerah Aliran Sungai Tropis Perkotaan Rahman, Susanti; Miradj, Amirudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30232

Abstract

Penilaian risiko banjir di daerah aliran sungai urban tropis dengan data terbatas memerlukan pendekatan terpadu. Penelitian ini menggabungkan model hidrologi HEC-HMS dan model hidraulik HEC-RAS untuk mensimulasikan debit puncak dan luas genangan banjir di DAS Wae Ruhu. Data curah hujan selama 10 tahun digunakan untuk memperoleh hujan rencana melalui analisis frekuensi Gumbel. Debit puncak dari HEC-HMS menjadi input untuk simulasi 1D saluran terbuka dalam HEC-RAS. Hasil menunjukkan bahwa debit puncak meningkat dari 14,7 m³/s (Q2) menjadi 65,4 m³/s (Q100) dan menghasilkan genangan seluas 13,10–17,44 hektar. Area terdampak dominan berada di wilayah tengah dan hilir DAS. Model ini menunjukkan efektivitasnya dalam memberikan dasar ilmiah untuk mitigasi banjir.
Perbandingan Implementasi Akad Sukuk Musyarakah di Indonesia dan Malaysia Khair, Ikhwanul; Azizah, Nurwafiq; Almi, M Fikri; Nasution, Lis Mawarni; Nasution, Trisna Aulia Husna; Batubara, Maryam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30239

Abstract

Penelitian ini membandingkan implementasi akad sukuk musyarakah di Indonesia dan Malaysia dengan menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif berbasis studi pustaka. Sukuk musyarakah merupakan instrumen keuangan syariah berbasis kemitraan modal yang menjunjung tinggi prinsip keadilan, bagi hasil, dan penghindaran unsur riba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia memiliki keunggulan dalam hal regulasi, infrastruktur pasar, dan partisipasi investor, yang didukung oleh lembaga seperti Securities Commission Malaysia dan Shariah Advisory Council. Di sisi lain, Indonesia masih menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah dan dominasi sukuk berbasis ijarah. Namun, Indonesia memiliki potensi besar melalui dukungan pemerintah, BUMN, dan permintaan investor milenial. Studi ini merekomendasikan agar Indonesia memperkuat sinergi antara otoritas syariah dan regulator, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mendorong diversifikasi struktur sukuk berbasis musyarakah untuk mendukung pembiayaan berkelanjutan dan berkeadilan sesuai prinsip ekonomi Islam.
Makna Simbolik Tari Kecak yang Terkandung pada Pola Lantai yang Berbentuk Lingkaran Sari, Intanoktavina; Hapsari, Andini Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Makna Simbolik tari kecak yang terdapat pada pola garis lingkaran serta memberikan pemahaman kepada pembaca untuk mengenal lebih luas mengenai makna yang ada pada tari kecak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik metode studi literatur. Tari kecak merupakan sebuah kesenian tradisional yang berasal dari bali yang sudah terkenal dikalangan wisatawan lokal maupun mancanegara, untuk itu tari ini merupakan salah satu kesenian yang harus dilestarikan oleh berbagai kalangan baik dari daerah bali sendiri maupun masyarakat Indonesia. Tari kecak diciptakan pada kisaran tahun 1930 oleh seorang penari sekaligus seniman dari bali yaitu Wayan Limbak. Tarian yang berasal dari bali ini tidak hanya sekedar tarian semata saja, namun terdapat makna simbolik pada gerakan tari kecak dan pola lantai garis yang berbentuk lingkaran. dimana terdapat barisan penari yang duduk membentuk sebuah lingkaran dengan ruang kosong ditengahnya. Pola lantai sendiri merupakan sebuah garis yang dibentuk dari perpindahan penari untuk menghasilkan gerakan yang indah. Pola lantai melingkar tersebut menggambarkan filosofi dasar dari tarian kecak yang mengandung makna kebersamaan dan solidaritas, serta merupakan sebuah simbol dari kesatuan masyarakat bali.
Pengembangan Model Pendidikan Karakter Berbasis Experiential Learning dan Kearifan Lokal Indriani, Dini; Casini, Casini; Rizky, Novia; Herawati, Pipih; Kurniawati, Kurniawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter berbasis experiential learning dan kearifan lokal bagi anak usia dini di TKIT Annibras, Subang, Jawa Barat. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian adalah minimnya pendekatan pembelajaran karakter yang bersifat kontekstual dan melibatkan pengalaman nyata anak dalam lingkungan sosial-budayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental untuk mengeksplorasi proses pembelajaran karakter dalam konteks lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru, kepala sekolah, dan orang tua; observasi partisipatif dalam aktivitas pembelajaran; serta dokumentasi kegiatan tematik yang mencerminkan nilai budaya lokal.Hasil penelitian mengungkapkan tiga tema utama: (1) pembelajaran berbasis pengalaman konkret, (2) integrasi nilai budaya lokal Sunda seperti gotong royong dan someah, serta (3) peran guru sebagai fasilitator nilai karakter melalui refleksi dan interaksi bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa experiential learning yang dikontekstualisasikan dengan budaya lokal efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter secara otentik dan berkelanjutan.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pendidikan karakter berbasis konstruktivistik, serta memberikan implikasi praktis bagi perancangan kurikulum PAUD yang berbasis pengalaman dan budaya lokal. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menguji keberterapan model ini di konteks budaya yang berbeda dan dalam jangka waktu lebih Panjang.
Strategi Linguistik pada Permintaan dan Penolakan Berbahasa Indonesia dalam Film “Sampai Nanti, Hanna!” Amna, Shally; Christina, Dian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30248

Abstract

Film berjudul “Sampai Nanti, Hanna!” sangat unik dengan tindak tutur yang kontras antara konteks pertemanan dan konteks domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang tindak tutur permintaan dan penolakan, dan kaitannya dengan konteks tuturan, hubungan dan status sosial penutur dan lawan tutur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan 13 dialog yang berisi tuturan permintaan dan respon terhadap tuturan tersebut. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak, rekam dan catat dari dialog di dalam film. Data dianalisis menggunakan taxonomy permintaan dari Blum-Kulka, dkk., (1989) dan Altameemy, dkk., (2024) dan penolakan dari Beebe (1990) dan Garcia, (2024). Hasil penelitian menemukan terdapat tindak tutur permintaan untuk bantuan, permintaan sikap/perbuatan dan permintaan ijin. Sedangkan semua tindak tutur penolakan merupakan jenis penolakan terhadap sikap/perbuatan. Jenis tindak tutur penolakan yang digunakan hampir semuanya menggunakan tindak tutur tidak langsung, kecuali dalam hubungan hierarki antara suami ke istri dan dari ibu ke anak dalam konteks domestik. Strategi tuturan yang digunakan sangat tergantung pada hierarki dalam hubungan sosial penutur dan lawan tutur.