cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Pengaruh Media Pembelajaran Teka-Teki Silang dalam Keterampilan Menulis Kosakata Siswa Kelas II UPT SD Inpres Pare’-Pare’ Ismawardani, Ismawardani; Khaltsum, Ummu; Rahayu, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran teka-teki silang dalam keterampilan menulis kosakata siswa kelas II UPT SD Inpres Pare’- Pare’. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II A UPT SD Inpres Pare’- Pare’ yang berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media teka-teki silang terbukti memberikan pengaruh signifikan dalam keterampilan menulis kosakata siswa kelas II UPT SD Inpres Pare’- Pare’. Media teka-teki silang ini membantu siswa memperluas kosakata dan menuliskannya dengan lebih tepat. Melalui latihan teka-teki silang, siswa dapat mengembangkan keterampilan menulis kosakata secara bertahap, mulai dari pengenalan kata hingga penulisan dalam kalimat. Sehingga kegiatan menulis melalui teka-teki silang membuat siswa lebih aktif, tertarik, dan mampu menggunakan kosakata dengan lebih baik dalam tulisan mereka. Dengan demikian, penggunaan media teka-teki silang dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya untuk keterampilan menulis kosakata siswa kelas II secara signifikan.
Strategi Tindak Tutur Pedagang di Objek Wisata Bukittinggi: Kajian Pragmatik Kontekstual Pendri, Apri; Afrianti, Desi; Nesti, Meksi Rahma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30630

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi tindak tutur yang digunakan pedagang di objek wisata Bukittinggi dalam interaksi jual beli dengan wisatawan. Pendekatan yang digunakan adalah pragmatik kontekstual dengan mengacu pada teori tindak tutur Searle dan prinsip kesantunan Brown & Levinson. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap pedagang di Pasar Atas dan kawasan Jam Gadang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang menggunakan tindak tutur direktif, asertif, ekspresif, dan komisif untuk membangun kedekatan, membujuk, dan menjaga keharmonisan komunikasi. Studi ini menyoroti pentingnya pemahaman pragmatik dalam konteks budaya lokal dan interaksi ekonomi di ruang publik.
Pengembangan E-Modul Bermuatan Kajian Humaniora dalam Pembelajaran Drama Kelas XI SMA Muliana, Dina; Rosmawaty, Rosmawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30631

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis kajian humaniora sebagai bahan ajar dalam pembelajaran drama untuk kelas XI SMA. Kajian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi drama yang disebabkan oleh penggunaan bahan ajar konvensional yang monoton dan tidak kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi lima tahap: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan revisi produk. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul dinilai layak oleh ahli materi (77%), ahli media (94%), dan guru (82%). Modul ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai humaniora seperti cinta kasih, penderitaan, tanggung jawab, dan harapan. E-modul dinilai mampu menjadi bahan ajar alternatif yang inovatif dan mendukung pembelajaran karakter serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks drama.
Perilaku Judi Online Masyarakat Kabupaten Batang Lestariono, Lestariono; Syarifuddin, Didin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30632

Abstract

Fenomena judi online di Kabupaten Batang menunjukkan peningkatan signifikan, didorong oleh kemudahan akses internet dan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong, pola perilaku, serta dampak sosial-ekonomi perjudian online di masyarakat Batang, sekaligus merumuskan strategi penanggulangan efektif, menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, pengumpulan data memakai teknik wawancara secara mendalam pada 18 informan utama dari tiga kecamatan representatif (Batang, Subah, Limpung), meliputi pekerja, remaja, ASN, keluarga, dan tokoh masyarakat. Observasi partisipatif juga dilakukan untuk memperkaya data. Hasil penelitian mengungkapkan motif ekonomi, seperti keinginan mendapatkan uang cepat untuk kebutuhan mendesak atau melunasi utang, menjadi pendorong utama.. Dampak negatifnya sangat multidimensional: kerugian finansial signifikan, peningkatan konflik keluarga hingga perceraian, penurunan produktivitas kerja, potensi kriminalitas, serta gangguan kesehatan mental. Temuan ini memperkuat relevansi teori pilihan rasional, ketergantungan sosial, belajar sosial, anomie, dan strain. Penelitian merekomendasikan penguatan regulasi, edukasi literasi digital dan keuangan, pemberdayaan ekonomi, layanan dukungan psikologis, serta penguatan peran keluarga dan komunitas.
Gambaran Keterlibatan Ayah dalam Pembentukkan Harga Diri pada Dewasa Muda Irawan, Puti; Roswiyani, Roswiyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30633

Abstract

Masa dewasa muda (18-25 tahun) merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan eksplorasi identitas dan peran, serta menghadapi tantangan dalam pendidikan, pekerjaan, dan hubungan interpersonal. Ketidakmampuan dalam beradaptasi di fasi ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan harga diri individu. Harga diri yang positif berperang penting bagi individu dalam terjun ke lingkungan sosial, mengambil keputusan, dan penyesuain diri. Salah satu faktor yang memengaruhi harga diri adalah pola pengasuhan khususnya keterlibatan ayah. Keterlibatan ayah telah mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Penelitian ini mengacu pada teori keterlibatan ayah Hawkins, dan harga diri Rosenberg. Serta menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami gambaran keterlibatan ayah dalam pembentukkan harga diri pada dewasa muda. Partisipan berjumlah 10 orang (2 laki-laki, 8 perempuan) berusia 18-25 tahun yang berdomisili di Jabodetabek dan dipilih melalui screening menggunakan Nurturant Fathering Scale (NFS) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Data dikumpulkan melalu wawancara dan dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian partisipan dengan pengalaman keterlibatan ayah yang tinggi memiliki harga diri positif, ditandai dengan kepercayaan diri, penghargaan terhadap diri, dan kemampuan menghadapi tantangan. Namun, beberapa partisipan menunjukkan harga diri yang kurang stabil akibat faktor lingkungan lain seperti tekanan sosial dan pengalaman di masa lalu. Hal tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan sebagai penopang perkembangan psikologis anak hingga masa dewasa muda.
Hubungan antara Self Efficacy dan Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Immanuela, Audrey; Roswiyani, Roswiyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun tugas akhir atau skripsi. Permasalahan yang diangkat adalah tingginya tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa pada fase akhir studi, yang diduga dipengaruhi oleh tingkat keyakinan diri (self efficacy). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir dari beberapa institusi pendidikan tinggi di Indonesia, dengan kriteria usia 20–25 tahun, aktif kuliah, dan minimal berada di semester 7. Sampel penelitian berjumlah 216 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah General Self Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur self efficacy dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 29. Uji statistik yang digunakan meliputi uji reliabilitas (Cronbach’s Alpha), uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji korelasi (Spearman), serta uji beda (Mann-Whitney U dan Kruskal-Wallis H). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dan kecemasan secara keseluruhan (r = -0,157; p = 0,078 > 0,005). Namun, ditemukan hubungan yang signifikan namun lemah antara self efficacy dengan dimensi kognitif dan motorik kecemasan, serta antara kecemasan dengan dimensi level dan generality dari self efficacy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun self efficacy berkaitan secara lemah dengan beberapa aspek kecemasan, secara umum tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya.
Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Status Gizi Pada Remaja Kelas 10 di SMA Negeri 1 Pagaden Kabupaten Subang Tahun 2025 Rahma, Fitria Almira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30635

Abstract

Kenaikan konsumsi fast food di kalangan remaja berkontribusi terhadap perubahan status gizi. fast food mengandung energi tinggi, lemak jenuh, natrium, tetapi rendah serat dan nutrisi mikro. Studi ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara konsumsi fast food dan status gizi pada siswa kelas 10 di SMA Negeri 1 Pagaden Kabupaten Subang. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 133 siswa yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data konsumsi fast food diperoleh melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sementara status gizi diukur dengan IMT/U. Analisis data dilakukan dengan uji Rank Spearman. Data menunjukkan 38,1% dari responden mengonsumsi fast food dalam jumlah banyak. Keadaan gizi: 45,11% mengalami kekurangan berat badan, 3,01% sangat kekurangan berat badan, 1,58% kelebihan berat badan, 10,53% mengalami obesitas, hanya 9,77% memiliki berat badan normal. Ada hubungan yang signifikan antara seberapa sering mengkonsumsi fast food dan status gizi (ρ = 0,507; p = 0,000). Konsumsi fast food berhubungan dengan status gizi pada remaja. Intervensi yang berkelanjutan melalui peran pendidikan dan keluarga sangat penting untuk mencegah gizi kurang dan lebih.
Mengembangkan Keterampilan Gerak Tari Melalui Model Project Based Learning Pada Siswa Kelas X di SMAN 5 Pandeglang Yuliani, Yuliani; Permanasari, Alis Triena; Hadiyatno, Hadiyatno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30636

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang teridentifikasi, yaitu kurangnya partisipasi aktif siswa. Sebelum penerapan model pembelajaran berbasis project, siswa cenderung kurang aktif, kesulitan dalam mempraktekkan gerak tari, merasa bosan dan jenuh selama pembelajaran, serta kurangnya interaksi di kelas baik antara guru dan siswa maupun antar siswa sendiri. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembelajaran, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Adapun metodologi penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam 15 pertemuan, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Penggunaan media audiovisual dan teknologi mendukung efektivitas pembelajaran. Faktor pendukung lainnya termasuk peran aktif guru, partisipasi siswa, dan sarana prasarana sekolah. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat seperti waktu pembelajaran yang terbatas dan ketersediaan kostum atau busana. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Project Based Learning dapat mengembangkan keterampilan gerak tari, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan memberikan solusi terhadap pembelajaran yang kurang menarik sebelumnya.
Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Tingkat Percaya Diri Siswa Kelas X Mengikuti Pembelajaran PJOK di SMA Antartika Sidoarjo Fitra, Rossy Rahmah; Priambodo, Anung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30637

Abstract

Aktivitas fisik merupakan gerakan tubuh yang dapat meningkatkan pengeluaran energi dan pembakaran energi. Percaya diri merupakan salah satu aspek kejiwaan dalam psikologi yang harus dimiliki setiap orang yang hal ini termasuk dalam peningkatan performa atau banyak menentukan penampilan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap tingkat percaya diri siswa kelas X mengikuti pembelajaran PJOK di SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif non eksperimen dengan menggunakan desain korelasional. Data penelitian aktivitas fisik diperoleh dari penyebaran kuesioner IPAQ dan penyebaran kuesioner percaya diri menggunakan Google Form. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Antartika Sidoarjo yang berjumlah 423 siswa, sampel ditentukan menggunakan cluster random sampling dengan rumus Slovin mendapatkan hasil yaitu kelas X-10, X-11, dan X-13 dengan jumlah keseluruhan 96 siswa. Analisis data statistik deskriptif dan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian mayoritas siswa memiliki tingkat aktivitas fisik (41,7%) pada kategori Sedang, dan tingkat percaya diri (51,0%) pada kategori Baik. Kontribusi aktivitas fisik terhadap tingkat percaya diri sebesar 7,2%. Analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi Spearman sebesar r = 0,269. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan percaya diri siswa dengan tingkat signifikasi (p=0,008<0,05).
Analyse Des Strategies De Traduction Dans Les Paroles Des Chansons De L’album Mini World D’indila Khafifah, Fitri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penerjemahan yang digunakan dalam penerjemahan lirik lagu album Mini World karya Indila berdasarkan teori strategi penerjemahan Peter Newmark, serta mengidentifikasi strategi yang paling dominan dalam penerjemahan lirik lagu berbahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dibatasi pada tiga lagu, yaitu Dernière danse, Tourner dans le vide, dan Love Story, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penerjemahan literal merupakan strategi yang paling banyak digunakan, sedangkan strategi lain seperti modulasi, sinonimi, parafrasa, équivalent descriptif, transposisi, reduksi, perluasan, dan équivalent fonctionnel juga digunakan untuk menjaga kesetiaan makna, nuansa puitis, dan keterbacaan dalam bahasa sasaran. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak semua strategi yang dikemukakan Peter Newmark muncul dalam penerjemahan lirik lagu, yang menunjukkan bahwa pemilihan strategi dilakukan secara selektif sesuai dengan konteks, ritme, dan rima lirik lagu. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian penerjemahan teks sastra musik, khususnya penerjemahan lirik lagu berbahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia.