cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Implikasi Penghapusan Sistem Outsourcing di Indonesia Sherill, Fredrika; Arkananta, Rakha Purwa; Rahmadani, Nita Oktaviana; Hartanto, Annisa Ramadhani; Putra, Albert Hadi; Gaol, Yusuf David Christover Lumban; Nurcahyani, Rosalia Eka Kurnia; Shabilla, Reysha Aurelia; Angnesia, Khetrina Maria; Salsabil, Aida Hanan Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31491

Abstract

Kajian mengenai penghapusan sistem outsourcing kembali muncul dalam konteks hukum ketenagakerjaan di Indonesia setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh Internasional 2025. Dalam dua dekade terakhir, sistem ini berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan fleksibilitas operasional perusahaan, tetapi sering kali menyebabkan ketidakpastian dalam pekerjaan, ketimpangan dalam perlindungan hukum, dan penurunan kesejahteraan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara normatif implikasi hukum, ekonomi, dan sosial baik jika sistem outsourcing dihapuskan maupun dipertahankan. Melalui penerapan metode penelitian hukum normatif dan pendekatan analisis wacana hukum, studi ini mengeksplorasi regulasi ketenagakerjaan, termasuk Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, UU Cipta Kerja, UU Nomor 6 Tahun 2023, serta putusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem outsourcing dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan, implementasinya masih belum memastikan perlindungan pekerja secara optimal. Penghapusan sistem ini berpotensi memperkuat jaminan sosial dan kepastian hukum bagi pekerja, namun juga dapat menimbulkan risiko ekonomi, termasuk peningkatan biaya operasional dan penurunan daya tarik investasi. Oleh karena itu, reformasi sistem outsourcing harus dilakukan secara terukur, dengan membatasi pekerjaan non-inti, menerapkan standar kerja yang adil, dan memperkuat pengawasan hukum. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara perlindungan hak-hak pekerja dan keberlanjutan investasi nasional, serta mendorong terbentuknya sistem ketenagakerjaan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan.
Strategi Pengembangan Umkm Melalui Analisis Swot (Studi Kasus Analisis UMKM Mi Ayam di Bekasi) Murdianto, Galih Thoriq; Daspar, Daspar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pendekatan analisis SWOT melalui studi kasus pada pelaku usaha mi ayam di wilayah Bekasi. UMKM merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan internal maupun eksternal yang dapat menghambat perkembangan usahanya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang dihadapi oleh pelaku UMKM mi ayam di Bekasi, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki keunggulan dalam hal cita rasa produk yang khas dan loyalitas pelanggan, namun masih lemah dalam manajemen keuangan dan pemasaran digital. Di sisi lain, peluang terbuka lebar melalui tren konsumsi makanan cepat saji dan kemajuan teknologi informasi, namun terdapat ancaman dari kompetitor besar serta fluktuasi harga bahan baku. Berdasarkan hasil matriks SWOT, disusun sejumlah strategi pengembangan, antara lain: memperluas jangkauan pasar melalui platform digital, meningkatkan kualitas pelayanan, serta pelatihan manajemen usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pengembangan UMKM di tingkat lokal maupun nasional.
Efektivitas Instrumen Hukum Lingkungan dalam Pengendalian Pencemaran Industri di Indonesia Oktafiana, Hary; Ridwan, Rivia; Puannandini, Dewi Asri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31493

Abstract

Pencemaran industri di Indonesia merupakan permasalahan lingkungan yang kompleks yang memerlukan pendekatan hukum yang komprehensif dan efektif. Penelitian ini menganalisis efektivitas instrumen hukum lingkungan dalam mengendalikan pencemaran industri melalui metode yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah, dan implementasinya di lapangan. Instrumen hukum yang dikaji meliputi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, peraturan turunannya, serta mekanisme perizinan lingkungan seperti AMDAL dan UKL-UPL. Analisis normatif menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia telah menyediakan landasan yang cukup kuat untuk pengendalian pencemaran industri, namun terdapat gap antara norma hukum dengan implementasi praktis di lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun instrumen hukum lingkungan telah mengalami perkembangan signifikan, efektivitasnya dalam mengendalikan pencemaran industri masih terhambat oleh beberapa faktor. Kelemahan utama terletak pada aspek penegakan hukum yang belum optimal, koordinasi antar instansi yang kurang sinergis, serta sanksi yang belum memberikan efek jera yang memadai bagi pelaku industri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas pengawasan, harmonisasi regulasi di tingkat pusat dan daerah, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Optimalisasi instrumen hukum lingkungan dapat dicapai melalui reformasi kelembagaan, peningkatan koordinasi stakeholder, dan penerapan teknologi dalam monitoring pencemaran industri.
Analisis Peran Turut Tergugat dalam Penyelesaian Sengketa Perdata Jual Beli Tanah: Studi Kasus Perkara No. 14/PDT.G/2025/PN SBR di Pengadilan Negeri Sumber Wulandari, Ajeng; Devi, Echa Melia Salsa; Meisyatia, Meisyatia; Aprianti, Samsi; Paramitha, Ensa Rosyidah; Maulana, Shafaruddin Anta; F, Dadan Taufik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31494

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pihak turut tergugat dalam penyelesaian sengketa perdata jual beli tanah, dengan studi kasus perkara No. 14/Pdt.G/2025/PN Sbr di Pengadilan Negeri Sumber. Dalam praktiknya, turut tergugat adalah pihak yang tidak secara langsung bersengketa, namun kehadirannya dianggap penting untuk melengkapi fakta hukum. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini merumuskan permasalahan utama yaitu bagaimana posisi hukum Turut Tergugat dalam Hukum Acara Perdata Indonesia?. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris dengan teknik pengumpulan data melalui dokumen review, serta dianalisis menggunakan motode kuantitatif dan analisis preskriptif dengan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil peneliitian ini menunjukan bahwa keberadaan turut tergugat dalam suatu perkara bukan semata sebagai pelengkap formalitas, melainkan merupakan instrumen hukum yang esensial dalam menjaga integritas proses peradilan serta meningkatkan efektivitas penyelesaian sengketa perdata. Hal ini khususnya terlihat dalam Perkara yang kompleks, Seperti Sengketa jual beli tanah, dimana Keterlibatan turut tergugat dapat memperjelas fakta hukum dan putusan yang komprehensif dan berkeadilan.
Pengaruh Pijat Bayi terhadap Perubahan Berat Badan Pada Bayi Usia 6 – 12 Bulan di TPMB Hevi Anita Dusun Sumberejo Desa Pondokrejo, Tempurejo, Jember Rahmawati, Indah; Keswara, Nila Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31495

Abstract

Orang tua dapat memberikan stimulasi kepada anaknya sejak dini untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Pijat bayi dianggap sebagai stimulasi yang dapat meningkatkan fungsi sel-sel otak dan meningkatkan hormon pencernaan, yang meningkatkan pencernaan. Bayi merasa lapar dengan cepat, yang menyebabkan mereka menyusu lebih sering dan berat badannya meningkat. Studi ini menyelidiki pengaruh pijat bayi TPMB Hevi Anita di Dusun Sumberejo Desa Pondokrejo, Tempurejo Jember, terhadap perubahan berat badan bayi usia 6–12 bulan. Metode quasi-eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain grup kontrol yang tidak sebanding. Sebanyak 30 orang dipilih untuk sampling purposive, terdiri dari lima belas kelompok perlakuan dan lima belas kelompok kontrol, untuk analisis bivariat. Nilai signifikasi p antara pengaruh pijat bayi dengan perubahan berat badan 0,0000. Studi ini menemukan bahwa pijat bayi di TPMB Hevi Anita di Dusun Sumberejo Desa Pondokrejo, Tempurejo Jember, memengaruhi perkembangan berat badan bayi usia enam hingga dua belas bulan. Pijat bayi memiliki banyak manfaat bagi ibu dan anak, jadi disarankan agar ibu memijat bayi mereka sampai anak mereka berusia dua tahun.
Formulasi dan Uji Aktivitas Gel Repellent Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga Odorata) terhadap Nyamuk Aedes Aegypti Rahmawati, Irma Sari; Putri, Riana; Khudzaifi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31496

Abstract

Indonesia memiliki berbagai jenis tanaman penghasil minyak atsiri yang berpotensi sebagai bahan repellent alami, salah satunya adalah bunga kenanga (Cananga odorata). Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyebab penyakit DBD, sedangkan penggunaan repellent nyamuk berbahan aktif kimia sintetis dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Repellent yang berasal dari minyak atsiri mampu memproteksi kulit dari gigitan nyamuk dengan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas repellent sediaan gel minyak atsiri bunga kenanga dengan variasi konsentrasi FI (3%), FII (4%), dan FIII (5%) terhadap nyamuk Aedes aegypti.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian eksperimental atau percobaan dalam bentuk desain fungsional maupun desain faktora. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dikarenakan bertujuan untuk mengetahui formulasi dan uji aktivitas antinyamuk minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) terhadap sediaan gel repellent.Hasil Uji analisa statistik One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar masing-masing formula gel perlakuan dengan taraf signifikansi (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa masing-masing konsentrasi sediaan gel minyak atsiri bunga kenanga memiliki perbedaan aktivitas sebagai repellent nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi terbaik diperoleh pada FIII (5%) dengan nilai daya proteksi sebesar 96,15% padaa jam pertama. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sediaan gel minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) dengan variasi konsentrasi FI (3%), FII (4%), dan FIII (5%) memiliki aktivitas sebagai repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi terbaik diperoleh pada FIII (5%) dengan nilai daya proteksi sebesar 96,15% pada jam pertama. Oleh karena itu, gel minyak atsiri bunga kenanga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif repellent alami yang aman digunakan serta ramah lingkungan.
Analisis Perkembangan Teknologi dalam Dunia Pekerjaan: Implementasi Human Resource Information System (HRIS) Rara, Jelita; Ladyna, Ladyna; Lestari, Via; Asmen, Faisal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi komputer yang telah memberikan dampak signifikan terhadap dunia kerja, baik secara global maupun di Indonesia. Transformasi digital ini membuka peluang besar bagi pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing, namun juga menghadirkan tantangan terkait pemerataan akses dan pemahaman teknologi di kalangan tenaga kerja, khususnya di daerah-daerah yang kurang berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh perkembangan teknologi komputer terhadap dunia kerja di Indonesia, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh tenaga kerja dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. asil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi komputer telah meningkatkan efisiensi kerja dan daya saing, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam akses teknologi dan penguasaan keterampilan digital di Indonesia.
Analisis Penerapan Metode Full Costing dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi untuk Penetapan Harga Jual Pada Anugerah BakeryAnalisis Penerapan Metode Full Costing dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi untuk Penetapan Harga Jual Pada Anugerah Bakery Thei, Jesica Imaniar Pricilia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31498

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan metode full costing dalam menghitung harga pokok produksi, yang bertujuan untuk menemukan harga jual yang sesuai di Anugerah Bakery. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Objek yang diteliti adalah Anugerah Bakery. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam menghitung harga pokok produksi dengan metode full costing, dan harga jual dihitung setelah mengetahui harga pokok produksi. Metode full costing meliputi semua biaya produksi, termasuk biaya tetap dan variabel, yang menghasilkan perhitungan yang lebih tepat dalam menetapkan harga jual untuk Anugerah Bakery. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa cara yang digunakan Anugerah Bakery untuk menghitung harga pokok produksi dalam menentukan harga jual masih cukup sederhana, sementara perhitungan menggunakan metode full costing menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh Anugerah Bakery. Dengan menggunakan metode full costing, perhitungan harga pokok produksi menjadi lebih sistematis, sehingga memungkinkan penetapan harga jual yang lebih akurat dan cocok untuk Anugerah Bakery.
Analisis Kesesuaian Gudang Penyimpanan Cadangan Bahan Pemadam Foam terhadap Standar Regulasi PR 30 Tahun 2022 dan NFPA 11 Tahun 2021 Pada Bandar Udara Radin Inten II Lampung Hariyomadi, Joyo; Abdusshomad, Alwazir; Putriekapuja, Rany Adiliawijaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31499

Abstract

Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan aspek penting dalam operasional bandar udara, sebagaimana diatur dalam regulasi nasional dan internasional. Salah satu unit pendukung keselamatan tersebut adalah Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), yang bertugas menangani situasi darurat termasuk kebakaran pesawat. Salah satu fasilitas PKP-PK adalah gudang penyimpanan bahan pemadam foam yang harus memenuhi standar teknis sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 30 Tahun 2022 dan NFPA 11 Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi gudang penyimpanan cadangan foam di Bandar Udara Radin Inten II Lampung terhadap regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis gap analysis serta menggunakan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi gudang saat ini belum sepenuhnya memenuhi ketentuan, karena bahan pemadam foam masih disimpan bercampur dengan barang lain. Ketidaksesuaian ini berpotensi menurunkan mutu dan umur simpan bahan pemadam. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan fasilitas penyimpanan guna mendukung kesiapsiagaan dalam penanggulangan keadaan darurat di bandar udara.
Implementasi Program Sekolah Orang Tua Hebat (Soth) dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kota Malang Soy, S.B.H.; Sekarsari, R.W; Anadza, H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31500

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan nutrisi dalam jangka panjang, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dalam pencegahan stunting di Kota Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori implementasi Edward III (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi), serta teori kebijakan publik Woll. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Program SOTH cukup efektif. Komunikasi berjalan baik melalui pelatihan, SDM mencukupi, meski pendanaan terbatas. Disposisi pelaksana tinggi walau tanpa insentif, dan struktur birokrasi berfungsi meski belum memiliki SOP tertulis. Faktor pendukung mencakup dukungan pemerintah, kerja sama lintas sektor, dan kualitas SDM. Hambatannya meliputi rendahnya kesadaran orang tua dan kondisi ekonomi masyarakat yang masih lemah.