cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,420 Documents
Peningkatan Kemampuan Gerak Manipulatif Melalui Modifikasi Permainan Lari Estafet pada Anak Kelompok B di PAUD Harapan Kita Kota Sawahlunto Elsuprianis, Elsuprianis; Utoyo, Setiyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak manipulatif anak usia 5–6 tahun melalui modifikasi permainan lari estafet di PAUD Harapan Kita Kota Sawahlunto. Kemampuan gerak manipulatif, seperti melempar, menangkap, membawa, dan memindahkan benda, merupakan aspek penting dalam perkembangan motorik anak usia dini, namun kondisi awal menunjukkan kemampuan tersebut masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok B yang terdiri atas 3 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan gerak manipulatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak manipulatif anak dari siklus I ke siklus II. Pada akhir siklus II, persentase ketuntasan mencapai 87,5% dan berada pada kategori mahir, melebihi kriteria keberhasilan sebesar 75%. Modifikasi permainan lari estafet terbukti mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, dan keberanian anak dalam melakukan aktivitas gerak. Dengan demikian, modifikasi permainan lari estafet efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan gerak manipulatif anak usia dini.
Peran Kematangan Emosi dan Budaya Organisasi ’Humanis Solution’ terhadap Perilaku Agresi Verbal Anggota Satpol PP Kota Surabaya Mulyadi, Aryo Nata; Pratitis, Nindia; Rini, Amanda Pasca
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ dengan perilaku agresi verbal pada anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 168 anggota Satpol PP Kota Surabaya yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala perilaku agresi verbal, budaya organisasi dan kematangan emosi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi verbal, dan antara budaya organisasi dengan perilaku agresi verbal. Secara simultan, kedua variabel bebas tersebut berkontribusi sebesar 70,6% terhadap perilaku agresi verbal anggota Satpol PP Kota Surabaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ merupakan dua faktor penting yang dapat menurukan kecenderungan melakukan perilaku agresi verbal pada anggota Satpol PP.
Kinerja Dinas Ketenagakerjaan dalam Pengawasan dan Perlindungan Hak – Hak Atas Upah Pekerja di Kota Medan Habibie, Muhammad Dani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat bagaimana Kinerja Dinas Ketenagakerjaan dalam pengawasan dan perlindungan hak pekerja dalam pemberian upah. Dikatenakan terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kompleksitas kasus-kasus upah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi serta perlunya peningkatan pengawasan dan perlindungan hak upah oleh Dinas Ketenagakerjaan (DISNAKER). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Tim Pengupahan, Kepala Tim Perselisihan, Mediator, dan Pekerja / Masyarakat. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. data diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan teori kinerja organisasi yang dikemukakan Agus Dwiyanto meliputi Produktivitas, Kualitas Pelayanan dan Responsivitas. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah kinerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dapat dilihat dari indikator efektivitas dimana pengawasan dan perlindungan yang dilakukan Disnaker dapat dilihat dari bagaimana penyelesaian mediator dalam melakukan mediasi kepada pihak pengusaha dan pekerja, sekumpulan mediator bekerja dengan mengumpulkan beberapa bukti sebagai acuan dan mencoba mediasi dengan pihak pengusaha untuk mempertimbang hasil dari hubungan industrial, tetapi dalam prosesnya justru ada beberapa kendala dan hambatan seperti pihak pengusaha yang bebal dengan hak pekerja dan juga keterbatasan kemampuan seorang mediator. Merujuk pada indikator kualitas pelayanan seorang mediator sudah memberikan kepuasan atau titik terang terhadap hak pekerja dikarenakan pelayanan yang sangat tertata dan sangat baik meskipun dilakukan sedikit lebih lama.
Pengembangan E-Modul Penyelesaian Tepi Pakaian Pada Siswa Kelas X Tata Busana SMKS Pemda Lubuk Pakam Simanjuntak, Helena Kristina; Farihah, Farihah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36533

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengembangan e-modul materi penyelesaian tepi pakaian pada siswa kelas X Tata Busana SMKS Pemda Lubuk Pakam, dan (2) untuk mengetahui tingkat kelayakan e-modul yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli materi, tiga ahli media, guru bidang studi, serta siswa kelas X Tata Busana. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan angket respon guru serta peserta didik. Hasil penelitian berupa e-modul dengan hasil validasi ahli materi memperoleh skor 90,2% dengan kategori “sangat baik”, validasi ahli media memperoleh 91,6% dengan kategori “sangat baik”. Uji coba terbatas peserta didik memperoleh hasil 88,4% pada kelompok kecil, 90,9% pada kelompok sedang, dan 92,9% pada kelompok besar dengan kategori “sangat layak”. Respon guru memperoleh 98,7% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul penyelesaian tepi pakaian yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Magang pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Dinas Ketahanan Pangan Padang Lawas Utara Harahap, Roni Rizky; Simamora, Endah Cahyani; Harahap, Agusti Riski; Harahap, Surtan; Hasibuan, Nurul Prayudha; Harahap, Rapli Arta Natama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36534

Abstract

Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui program magang mahasiswa Program Studi Agroteknologi di Dinas Ketahanan Pangan Padang Lawas Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung pelaksanaan GPM sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap implementasi kebijakan ketahanan pangan di tingkat daerah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan, termasuk pendataan, distribusi pangan, serta pelayanan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa GPM mampu menyediakan bahan pangan pokok dengan harga 20–25 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kerja nyata serta meningkatkan keterampilan manajerial dan komunikasi mahasiswa.
Meningkatkan Kosakata Peserta Didik Disabilitas Rungu Melalui Video Pembelajaran Bahasa Isyarat Damanik, Veranita; Efrina, Elsa; Marlina, Marlina; Yuliana, Syari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36535

Abstract

Anak berkebutuhan khusus dengan gangguan pendengaran menghadapi kendala signifikan dalam proses akuisisi bahasa, terutama berkaitan dengan penguasaan perbendaharaan kata yang kemudian mempengaruhi kapasitas komunikasi dan capaian pembelajaran mereka. Hasil observasi pendahuluan yang dilakukan pada siswa tingkat VII di SLB Negeri Simalungun mengindikasikan bahwa kemampuan mereka dalam menguasai kosakata masih berada pada level yang kurang memadai, terutama ketika mempelajari topik penamaan buah-buahan. Riset ini dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan perbendaharaan kata siswa tunarungu melalui implementasi media berbasis video yang mengintegrasikan bahasa isyarat dalam proses pembelajaran. Metode yang diaplikasikan adalah Penelitian Tindakan Kelas mengadopsi kerangka Kemmis dan McTaggart, mencakup fase persiapan, implementasi, pengamatan, dan evaluasi reflektif. Implementasi penelitian berlangsung melalui dua putaran siklus dengan melibatkan siswa tunarungu tingkat VII di SLB Negeri Simalungun sebagai subjek kajian. Prosedur pengumpulan data mencakup evaluasi verbal dan tertulis, pengamatan sistematis, serta pendokumentasian. Temuan riset memperlihatkan bahwa penerapan media video pembelajaran berbasis bahasa isyarat berhasil mengoptimalkan penguasaan perbendaharaan kata siswa, yang terlihat dari peningkatan kapasitas dalam mengidentifikasi, menuliskan, dan mengaplikasikan kosakata sesuai sistem bahasa isyarat serta pencapaian standar ketuntasan pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran bahasa isyarat terbukti efektif sebagai instrumen untuk meningkatkan perbendaharaan kata siswa dengan disabilitas pendengaran.
Pengaruh Penerapan Metode Scaffolding Berbantuan Model Problem Based Learning pada Hasil Belajar Siswa Materi Gelombang Bunyi Kelas XI Fase F SMAN 1 Batusangkar Firmanullah, Nanda; Hidayati, Hidayati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36537

Abstract

Pendidikan merupakan usaha dasar dan tercapainya untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual agama, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam proses belajar mengajar seorang guru harus memiliki model atau metode pembelajaran yang tepat untuk menyajikan pokok bahasan yang diajarkan pada peserta didik, adapun salah satu metode pembelajaran tersebut yang digunakan adalah metode Scaffolding. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini didesain dengan Posttest Only Control Design. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam kategori Quasi Experiment atau eksperimen semu. Desain Posttest Only Control Design memberikan perlakuan yang berbeda antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil penelitian mendapatkan nilai thitung 2,70 dan nilai ttabel1,667. Dari nilai yang diperoleh dapat dianalisis bahwa nilai t hitung lebih besar dibandingkan dengan t tabel, yaitu 2,70 > 1,667. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulannya terdapat pengaruh pada kelas yang diberikan metode Scaffolding berbantuan model PBL pada pengusaan konsep dan hasil belajar siswa.
Kasus Penangkapan Presiden Duterte di Manila terkait Kasus Kejahatan terhadap Kemanusiaan Berdasarkan Internasional Criminal Court Risqullah, Muhammad Rifqi; Insan, Isep H; Perdana, Angga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36538

Abstract

Penelitian ini menganalisis isu hukum internasional mengenai pertanggungjawaban pidana individu atas dugaan kejahatan luar biasa (extraordinary crimes) yang dilakukan oleh kepala negara. Fokus utama studi ini adalah kebijakan "War on Drugs" yang diinisiasi oleh Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, yang diduga kuat mengandung unsur kejahatan terhadap kemanusiaan sebagaimana diatur dalam Statuta Roma. Permasalahan hukum yang krusial berakar pada keputusan Filipina untuk menarik diri (withdrawal) dari keanggotaan International Criminal Court (ICC) pada 17 Maret 2018 yang mulai berlaku efektif pada 17 Maret 2019. Hal ini menciptakan perdebatan yuridis mengenai sejauh mana wewenang ICC dapat menjangkau tindakan yang dilakukan oleh pejabat negara yang negaranya bukan lagi merupakan Negara Pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan mencakup pendekatan perundang-undangan (statute approach) terhadap Statuta Roma 1998 dan pendekatan kasus (case approach) melalui analisis situasi di Filipina. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memberikan penjelasan sistematis mengenai penerapan norma hukum internasional dalam kasus posisi. Hasil penelitian menunjukkan dua poin utama: Berdasarkan Pasal 127 ayat (2) Statuta Roma, penarikan diri suatu negara tidak memutus yurisdiksi mahkamah terhadap dugaan kejahatan yang terjadi pada saat negara tersebut masih menjadi anggota. Oleh karena itu, ICC secara legal tetap memiliki kewenangan untuk menyidik tindakan Rodrigo Duterte yang terjadi dalam kurun waktu 1 Juli 2016 hingga 16 Maret 2019. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa meskipun terdapat dasar hukum yang kuat untuk menuntut pertanggungjawaban di tingkat internasional, efektivitasnya terhambat oleh kedaulatan negara dan dinamika politik domestik. Penulisan ini merekomendasikan perlunya penguatan diplomasi internasional dan penegasan bahwa status kepala negara tidak memberikan imunitas (official capacity) terhadap kejahatan internasional.
Kecemasan (Anxiety Disorder) Marianti, Lena; Aisyah, Nur; Kariza, Ajil; Fadillah, Nur; Mahbub, Muhammad Makki; Mustabsiro, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36544

Abstract

Anxiety disorders have surged post-COVID-19 in urban Indonesia, with daily stress, low social support, and negative thought patterns exacerbating symptoms among young adults, impairing daily functioning and academic performance. This study aimed to empirically analyze anxiety characteristics and Cognitive Behavioral Theory (CBT) application as contextual intervention using Beck Anxiety Inventory (BAI). Employing a quantitative descriptive approach, purposive sampling recruited 150 young adults (18-35 years) in urban areas; data were analyzed via SPSS descriptive statistics and Spearman correlations. Results revealed stress contributing 42% to anxiety variance, low support elevating risk 2.5-fold, and negative thinking 28% via rumination (r = -0.559, p < 0.05). Conclusions emphasize CBT's 60% symptom reduction efficacy, advocating multidisciplinary policy integration for prevention.
Pengaruh People Pleaser terhadap Kesehatan Mental dan Hubungan Sosial pada Remaja Marianti, Lena; Mawaddah, Nabillah Nurul; Kusuma, Tiara; Nufus, Hayatun; Khodijah, Siti; Syahlan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36545

Abstract

People pleaser behavior increasingly prevalent among adolescents due to social pressures and digital media poses risks to mental health and interpersonal relationships. This study aims to analyze the impact of people pleaser tendencies on adolescents' psychological well-being and social relations through qualitative Systematic Literature Review (SLR). Population comprised relevant scientific literature from 2016-2025, with purposive sample of 20-30 sources from Google Scholar, ScienceDirect, and JSTOR. Instruments involved structured keyword searches followed by thematic coding and narrative synthesis analysis. Results reveal strong correlations between people pleaser traits and elevated stress, anxiety, low self-esteem, alongside imbalanced relationships due to poor personal boundary setting. Conclusions recommend assertiveness training and REBT interventions to enhance adolescent well-being, offering practical implications for school counselors.