cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Magang pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Dinas Ketahanan Pangan Padang Lawas Utara Harahap, Roni Rizky; Simamora, Endah Cahyani; Harahap, Agusti Riski; Harahap, Surtan; Hasibuan, Nurul Prayudha; Harahap, Rapli Arta Natama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36534

Abstract

Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui program magang mahasiswa Program Studi Agroteknologi di Dinas Ketahanan Pangan Padang Lawas Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung pelaksanaan GPM sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap implementasi kebijakan ketahanan pangan di tingkat daerah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan, termasuk pendataan, distribusi pangan, serta pelayanan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa GPM mampu menyediakan bahan pangan pokok dengan harga 20–25 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kerja nyata serta meningkatkan keterampilan manajerial dan komunikasi mahasiswa.
Meningkatkan Kosakata Peserta Didik Disabilitas Rungu Melalui Video Pembelajaran Bahasa Isyarat Damanik, Veranita; Efrina, Elsa; Marlina, Marlina; Yuliana, Syari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36535

Abstract

Anak berkebutuhan khusus dengan gangguan pendengaran menghadapi kendala signifikan dalam proses akuisisi bahasa, terutama berkaitan dengan penguasaan perbendaharaan kata yang kemudian mempengaruhi kapasitas komunikasi dan capaian pembelajaran mereka. Hasil observasi pendahuluan yang dilakukan pada siswa tingkat VII di SLB Negeri Simalungun mengindikasikan bahwa kemampuan mereka dalam menguasai kosakata masih berada pada level yang kurang memadai, terutama ketika mempelajari topik penamaan buah-buahan. Riset ini dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan perbendaharaan kata siswa tunarungu melalui implementasi media berbasis video yang mengintegrasikan bahasa isyarat dalam proses pembelajaran. Metode yang diaplikasikan adalah Penelitian Tindakan Kelas mengadopsi kerangka Kemmis dan McTaggart, mencakup fase persiapan, implementasi, pengamatan, dan evaluasi reflektif. Implementasi penelitian berlangsung melalui dua putaran siklus dengan melibatkan siswa tunarungu tingkat VII di SLB Negeri Simalungun sebagai subjek kajian. Prosedur pengumpulan data mencakup evaluasi verbal dan tertulis, pengamatan sistematis, serta pendokumentasian. Temuan riset memperlihatkan bahwa penerapan media video pembelajaran berbasis bahasa isyarat berhasil mengoptimalkan penguasaan perbendaharaan kata siswa, yang terlihat dari peningkatan kapasitas dalam mengidentifikasi, menuliskan, dan mengaplikasikan kosakata sesuai sistem bahasa isyarat serta pencapaian standar ketuntasan pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran bahasa isyarat terbukti efektif sebagai instrumen untuk meningkatkan perbendaharaan kata siswa dengan disabilitas pendengaran.
Pengaruh Penerapan Metode Scaffolding Berbantuan Model Problem Based Learning pada Hasil Belajar Siswa Materi Gelombang Bunyi Kelas XI Fase F SMAN 1 Batusangkar Firmanullah, Nanda; Hidayati, Hidayati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36537

Abstract

Pendidikan merupakan usaha dasar dan tercapainya untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual agama, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam proses belajar mengajar seorang guru harus memiliki model atau metode pembelajaran yang tepat untuk menyajikan pokok bahasan yang diajarkan pada peserta didik, adapun salah satu metode pembelajaran tersebut yang digunakan adalah metode Scaffolding. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini didesain dengan Posttest Only Control Design. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam kategori Quasi Experiment atau eksperimen semu. Desain Posttest Only Control Design memberikan perlakuan yang berbeda antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil penelitian mendapatkan nilai thitung 2,70 dan nilai ttabel1,667. Dari nilai yang diperoleh dapat dianalisis bahwa nilai t hitung lebih besar dibandingkan dengan t tabel, yaitu 2,70 > 1,667. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulannya terdapat pengaruh pada kelas yang diberikan metode Scaffolding berbantuan model PBL pada pengusaan konsep dan hasil belajar siswa.
Kasus Penangkapan Presiden Duterte di Manila terkait Kasus Kejahatan terhadap Kemanusiaan Berdasarkan Internasional Criminal Court Risqullah, Muhammad Rifqi; Insan, Isep H; Perdana, Angga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36538

Abstract

Penelitian ini menganalisis isu hukum internasional mengenai pertanggungjawaban pidana individu atas dugaan kejahatan luar biasa (extraordinary crimes) yang dilakukan oleh kepala negara. Fokus utama studi ini adalah kebijakan "War on Drugs" yang diinisiasi oleh Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, yang diduga kuat mengandung unsur kejahatan terhadap kemanusiaan sebagaimana diatur dalam Statuta Roma. Permasalahan hukum yang krusial berakar pada keputusan Filipina untuk menarik diri (withdrawal) dari keanggotaan International Criminal Court (ICC) pada 17 Maret 2018 yang mulai berlaku efektif pada 17 Maret 2019. Hal ini menciptakan perdebatan yuridis mengenai sejauh mana wewenang ICC dapat menjangkau tindakan yang dilakukan oleh pejabat negara yang negaranya bukan lagi merupakan Negara Pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan mencakup pendekatan perundang-undangan (statute approach) terhadap Statuta Roma 1998 dan pendekatan kasus (case approach) melalui analisis situasi di Filipina. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memberikan penjelasan sistematis mengenai penerapan norma hukum internasional dalam kasus posisi. Hasil penelitian menunjukkan dua poin utama: Berdasarkan Pasal 127 ayat (2) Statuta Roma, penarikan diri suatu negara tidak memutus yurisdiksi mahkamah terhadap dugaan kejahatan yang terjadi pada saat negara tersebut masih menjadi anggota. Oleh karena itu, ICC secara legal tetap memiliki kewenangan untuk menyidik tindakan Rodrigo Duterte yang terjadi dalam kurun waktu 1 Juli 2016 hingga 16 Maret 2019. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa meskipun terdapat dasar hukum yang kuat untuk menuntut pertanggungjawaban di tingkat internasional, efektivitasnya terhambat oleh kedaulatan negara dan dinamika politik domestik. Penulisan ini merekomendasikan perlunya penguatan diplomasi internasional dan penegasan bahwa status kepala negara tidak memberikan imunitas (official capacity) terhadap kejahatan internasional.
Kecemasan (Anxiety Disorder) Marianti, Lena; Aisyah, Nur; Kariza, Ajil; Fadillah, Nur; Mahbub, Muhammad Makki; Mustabsiro, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36544

Abstract

Anxiety disorders have surged post-COVID-19 in urban Indonesia, with daily stress, low social support, and negative thought patterns exacerbating symptoms among young adults, impairing daily functioning and academic performance. This study aimed to empirically analyze anxiety characteristics and Cognitive Behavioral Theory (CBT) application as contextual intervention using Beck Anxiety Inventory (BAI). Employing a quantitative descriptive approach, purposive sampling recruited 150 young adults (18-35 years) in urban areas; data were analyzed via SPSS descriptive statistics and Spearman correlations. Results revealed stress contributing 42% to anxiety variance, low support elevating risk 2.5-fold, and negative thinking 28% via rumination (r = -0.559, p < 0.05). Conclusions emphasize CBT's 60% symptom reduction efficacy, advocating multidisciplinary policy integration for prevention.
Pengaruh People Pleaser terhadap Kesehatan Mental dan Hubungan Sosial pada Remaja Marianti, Lena; Mawaddah, Nabillah Nurul; Kusuma, Tiara; Nufus, Hayatun; Khodijah, Siti; Syahlan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36545

Abstract

People pleaser behavior increasingly prevalent among adolescents due to social pressures and digital media poses risks to mental health and interpersonal relationships. This study aims to analyze the impact of people pleaser tendencies on adolescents' psychological well-being and social relations through qualitative Systematic Literature Review (SLR). Population comprised relevant scientific literature from 2016-2025, with purposive sample of 20-30 sources from Google Scholar, ScienceDirect, and JSTOR. Instruments involved structured keyword searches followed by thematic coding and narrative synthesis analysis. Results reveal strong correlations between people pleaser traits and elevated stress, anxiety, low self-esteem, alongside imbalanced relationships due to poor personal boundary setting. Conclusions recommend assertiveness training and REBT interventions to enhance adolescent well-being, offering practical implications for school counselors.
Sembilan Butir Prinsip Khittah NU Pedoman Moral dalam Berbangsa dan Bernegara Rahmadanti, Rikha Destya; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36546

Abstract

Meningkatnya polarisasi sosial, mengerasnya politik identitas, dan merosotnya etika politik menandakan rapuhnya basis moral dalam praktik demokrasi di Indonesia. Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis makna, fungsi, dan signifikansi sembilan prinsip Khittah Nahdlatul Ulama sebagai rujukan etis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah dokumen resmi NU, literatur akademik, serta artikel jurnal ilmiah open access yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan pendekatan normatif-kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sembilan prinsip Khittah NU membentuk kerangka etika normatif yang berpijak pada manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah, berperan menjembatani nilai-nilai Islam dengan Pancasila dan konstitusi negara, serta tetap relevan sebagai pedoman moral dalam merespons dinamika demokrasi plural, baik di ranah politik, pendidikan, maupun ruang publik digital.
Implementasi Strategi Discovery Learning dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Muhammadiyah-01 Medan Syafira, Tengku Indah; Chandra, Mayora; Daulay, Wira Buana Satria; Arlina, Arlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana teknik Discovery Learning digunakan dalam pengajaran "Akhlak terhadap Sesama Manusia" sebagai bagian dari Akidah Akhlak (moralitas Islam) di kelas IX MTs Muhammadiyah-01 Medan. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi yang bersifat kualitatif. Tiga belas peneliti bertindak sebagai pengamat, sedangkan dua puluh siswa kelas sembilan bertindak sebagai subjek. Metode pengumpulan data meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan perekaman foto. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah dari pendekatan Miles dan Huberman, yang digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa teknik Discovery Learning dilaksanakan dalam lima langkah: identifikasi masalah, pengumpulan data melalui diskusi kelompok, bukti melalui presentasi, dan penarikan kesimpulan. Langkah pertama adalah menggunakan gambar atau poster sebagai stimulus. Pemahaman siswa tentang gagasan moral, empati, dan kemampuan berpikir kritis semuanya ditingkatkan melalui penggunaan pendekatan Discovery Learning dalam pendidikan. Namun, terdapat sejumlah tantangan, termasuk mengelola waktu siswa secara efektif, mengakomodasi tingkat kemampuan mereka yang beragam, dan mengatasi kelas yang terlalu padat. Karena teknik Discovery Learning dapat membuat pembelajaran siswa lebih relevan, kontekstual, dan mudah diingat dalam aktivitas sehari-hari mereka, penelitian ini memperlihatkan bahwa teknik ini bermanfaat jika digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Media Pembelajaran Mandiri: Studi Literatur dalam Era Digital Hapshah, Laila; Salma, Muna Nabilatu; Tarigan, Angel Brena; Supriyono, Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36548

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kehadiran AI membuka peluang baru dalam mendukung pembelajaran mandiri yang fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai media pembelajaran mandiri di era digital melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal nasional terbitan lima tahun terakhir yang relevan dengan topik AI dan pembelajaran mandiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan dalam berbagai bentuk, seperti chatbot pembelajaran, sistem pembelajaran adaptif, dan platform microlearning, yang mampu meningkatkan aksesibilitas belajar, personalisasi materi, serta efisiensi dan motivasi belajar peserta didik. Selain memberikan manfaat dalam penguatan kemandirian belajar, AI juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Namun demikian, pemanfaatan AI masih menghadapi tantangan, seperti potensi ketergantungan, validitas informasi, serta keterbatasan literasi digital dan infrastruktur. Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran mandiri perlu diintegrasikan secara bijak dengan pendampingan pendidik dan dukungan institusional agar dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Tindakan Kekerasan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kabupaten Gorontalo Ali, Abdul Rahmat; Datubsolang, Rinaldi; Talango, Sitti Rahmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36549

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam upaya pencegahan tindakan kekerasan di MAN 2 Kabupaten Gorontalo. Kekerasan di lingkungan pendidikan merupakan fenomena yang mengancam terciptanya atmosfer pembelajaran yang aman dan kondusif. Guru PAI memiliki posisi strategis dalam pembentukan karakter dan akhlak peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru PAI mata pelajaran Akidah Akhlak dan Al-Quran Hadis, serta peserta didik MAN 2 Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif; sebagai pembimbing melalui pembinaan akhlak berkelanjutan; sebagai evaluator dengan memantau perilaku peserta didik; dan sebagai mediator dalam penyelesaian konflik secara dialogis. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas peran guru PAI meliputi kompetensi dan profesionalisme guru, dukungan kebijakan sekolah, keteladanan sikap guru, metode pembelajaran yang komunikatif, serta pemahaman terhadap karakter beragam peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi pencegahan kekerasan berbasis nilai-nilai agama di lingkungan pendidikan.