cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Pemetaan Potensi Genangan Banjir di Aliran Sungai Batang Surantiah Abdul Hafidzy Rahman; Totoh Andayono; Yaumal Arbi; Rizky Indra Utama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Batang Surantih di Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami banjir akibat curah hujan tinggi dan kondisi topografi dataran rendah di bagian tengah hingga hilir sungai. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi genangan banjir menggunakan pendekatan analisis hidrologi dan pemodelan hidraulika dua dimensi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan HEC-RAS. Data yang digunakan meliputi curah hujan harian periode 2013–2022, Digital Elevation Model (DEM), serta data pasang surut air laut. Debit banjir rencana dihitung menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu untuk kala ulang 50 dan 100 tahun, kemudian disimulasikan dengan aliran tidak tetap (unsteady flow). Hasil penelitian menunjukkan debit puncak sebesar 609,04 m³/s pada kala ulang 50 tahun dan 675,24 m³/s pada kala ulang 100 tahun. Luas genangan banjir masing-masing mencapai 20,22 km² dan 21,45 km², dengan wilayah hilir menjadi area terdampak terbesar. Pemodelan menunjukkan kapasitas sungai tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga terjadi limpasan signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya pemodelan banjir sebagai dasar mitigasi risiko bencana dan perencanaan tata ruang di DAS Batang Surantih.
Pengaruh Pengembangan Karir dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Yayasan Igasar Semen Padang Xaravina Xandria; Marta Widian Sari; Yosi Puspita Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir dan pelatihan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Yayasan Igasar Semen Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Yayasan Igasar Semen Padang yang berjumlah 58 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pelatihan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya, motivasi kerja ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Secara keseluruhan, variabel pengembangan karir, pelatihan, dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 89,6% terhadap kinerja karyawan di Yayasan Igasar Semen Padang.
Kupu-Kupu Sebagai Simbol Dalam Karya Digital Painting Asgrizalti AS; Yasrul Sami
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna dengan tiap fase yang berbeda. Karya akhir ini bertujuan menciptakan media seni rupa dua dimensi berupa digital painting untuk menginspirasi masyarakat tentang kekuatan transformasi metamorfosis kupu-kupu, sekaligus memvisualisasikannya sebagai simbol sifat dan perjalanan hidup manusia. Digital painting menghadirkan proses melukis modern yang menggantikan kanvas, kuas, cat, dan palet dengan perangkat serta alat digital pada tablet. Penciptaan karya merujuk metode Konsorsium Seni (I Made Bandem) melalui lima tahap: persiapan (observasi dan pengumpulan informasi), penetapan gagasan pokok melalui analisis–integrasi–abstraksi–generalisasi–transmutasi, sintesis konsepsi, realisasi pada media, dan penyelesaian bentuk akhir. Hasilnya berupa 10 karya berukuran 100 × 100 cm dengan judul antara lain: Kebebasan yang Berakar, Kelahiran Kembali, Runtuhnya Belenggu, Sabda Jiwa, Metamorfosis Identitas, Harapan yang Terjaga, Hikayat Kesabaran, Kekal dalam Fana, dan Jiwa yang Rapuh.
Strategi Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Lima Puluh Kota Novia Rahmadani; Rika Widianita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi ketahanan pangan yang diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, yang menghadapi masalah ketahanan pangan, termasuk meningkatnya Prevalence of Undernourishment (PoU), keterbatasan produksi pangan lokal, serta rendahnya akses masyarakat terhadap pangan bergizi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketahanan pangan lebih difokuskan pada pengamanan ketersediaan dan keterjangkauan pangan melalui pengelolaan stok, distribusi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat rentan. Meskipun strategi ini berhasil menjaga stabilitas pangan, namun belum optimal dalam meningkatkan kemandirian pangan dan produksi lokal. Dalam perspektif ekonomi Islam, strategi yang diterapkan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip perencanaan jangka panjang, keadilan, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi yang berfokus pada pengembangan produksi pangan lokal untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Bentuk Pertunjukan Tari Nagih Bajau di Kecematan Depati VII Kabupaten Kerinci Sofi Nurul Aini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri, dibantu dengan alat pendukung seperti alat tulis, kamera, dan flashdisk. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Nagih Bajau merupakan tari tradisional yang berasal dari Desa Sekungkung, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci. Pada awalnya, tari ini ditampilkan pada siang hari setelah musyawarah panen padi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kegembiraan masyarakat. Namun, seiring perkembangan zaman, tari ini lebih sering dipentaskan dalam acara syukuran. Properti utama berupa kain (bajau) melambangkan rasa terima kasih tuan rumah kepada kerabat. Gerakan tari cenderung sederhana, berulang, dan menitikberatkan pada gerakan kaki dan tangan. Musik pengiring menggunakan kaleng dan dap (rebana). Penari tidak menggunakan riasan khusus dan mengenakan busana sopan seperti baju kurung atau gamis. Pertunjukan biasanya dilakukan di halaman rumah.
Pendahuluan Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Jerman Materi Frezeitaktivitäten untuk Siswa SMA X Ruth Eunike Gurning; Nadine Yeremiani Lumbangaol; Jesika Santa Sesylya Br Gultom; Mawar Lija Sirait
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Bahasa Jerman pada materi Freizeitaktivitäten (kegiatan waktu luang) di kelas X SMA serta menganalisis kemampuan komunikasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 20 peserta didik kelas X semester ganjil. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan pada keterampilan berbicara (Sprechen) dan menulis (Schreiben), meskipun sebagian besar telah mempelajari Bahasa Jerman selama dua tahun. Pembelajaran yang cenderung berpusat pada buku paket menyebabkan kurangnya variasi media serta minimnya kesempatan bagi peserta didik untuk berlatih berkomunikasi secara aktif. Penerapan pembelajaran yang lebih komunikatif dengan dukungan media video dan aktivitas interaktif mampu meningkatkan penguasaan kosakata, pemahaman struktur kalimat sederhana (seperti konjugasi kata kerja dan penggunaan gern), serta keberanian peserta didik dalam melakukan percakapan sederhana. Dengan demikian, pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan berpusat pada peserta didik efektif dalam mendukung peningkatan keterampilan komunikasi dasar Bahasa Jerman, khususnya dalam penggunaan ungkapan sederhana terkait kegiatan waktu luang secara lisan dan tulisan
Pembelajaran dari Lapangan: Sebuah Inkuiri Reflektif tentang Dinamika Pedagogis dan Relasi Kuasa dalam Program Edukasi Koperasi Jangka Pendek Hasan Al-Haidar; Firdy Dwi Aryani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37384

Abstract

Pelaksanaan edukasi koperasi jangka pendek dalam program pengabdian kepada masyarakat kerap berbenturan dengan rendahnya partisipasi warga dan kesenjangan sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pembelajaran transformatif mahasiswa ketika menghadapi disonansi pedagogis dan dinamika relasi kuasa dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik di Jetisharjo, Yogyakarta. Pendekatan kualitatif dengan rancangan inkuiri reflektif digunakan, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, jurnal reflektif harian, dan wawancara informal, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang dibingkai melalui empat lensa refleksi kritis Brookfield. Temuan menunjukkan bahwa persepsi warga terhadap koperasi bersifat pragmatis dan transaksional, pola partisipasi yang terbangun merepresentasikan tokenisme, serta mahasiswa mengalami kendala pedagogis akibat kesenjangan antara kerangka akademis dan realitas lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai utama program pengabdian jangka pendek terletak pada fungsinya sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengasah kepekaan sosial dan kerendahan hati intelektual, bukan pada perubahan instan di masyarakat.
Pengaruh Implementasi Teori Konstruktivisme terhadap Literasi Digital Mahasiswa/i Tingkat I-II di STP Don Bosco Tomohon M. M. Mua; F. Supit; M. Madiles; Y. Lasi; F. Resa; D. Muaja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37385

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, kemampuan literasi digital menjadi hal yang sangat penting bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi teori konstruktivisme terhadap literasi digital mahasiswa tingkat I–II di STP Don Bosco Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 42 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji linearitas, serta regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linear dan signifikan antara kedua variabel, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,810. Temuan ini membuktikan bahwa implementasi konstruktivisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital mahasiswa. Dengan demikian, pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa berperan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi digital.
Evaluasi Peran Kader dalam Program Pengendalian PTM Berbasis Posbindu di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Bulan Anita Zahra Putri Purba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37389

Abstract

Data penyakit tidak menular (PTM) yang cukup tinggi di Kota Medan menjadi alasan utama perlunya deteksi dini sebagai langkah pencegahan. Salah satu program yang dirancang untuk mewujudkan hal tersebut adalah Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Dalam pelaksanaannya, kader memegang peran penting dan menjadi tolak ukur utama keberhasilan program ini. Oleh karena itu, evaluasi mengenai sejauh mana kader berperan dalam menekan angka PTM sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek sumber daya manusia, ketersediaan sarana, pelatihan yang mendukung, peran kader dalam pelaporan peserta Posbindu PTM, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam pelaksanaan kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, dan penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Padang Bulan Medan pada bulan Januari hingga Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader telah menjalankan tugas secara aktif, khususnya dalam pencatatan, pelaporan data, dan pelaksanaan kegiatan. Namun, peran mereka belum optimal karena masih ada kendala, seperti kurangnya regulasi yang jelas mengenai tugas pokok dan fungsi kader serta minimnya pelatihan berkelanjutan. Akibatnya, motivasi masyarakat untuk hadir ke Posbindu masih rendah. Diperlukan pembinaan intensif, pelatihan berkelanjutan, dan regulasi yang mendukung agar kader dapat berfungsi lebih efektif sebagai ujung tombak pengendalian PTM
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Disiplin Siswa Kelas 5 dan 6 di SD Katolik V St.Agustinus Tomohon M. M. Mua; A. Heatubun; V. Lapeling; A. Adaika; C. Ananti; A. I. Guranti; V. O. Rengkung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap disiplin siswa kelas 5 dan 6 di SD Katolik V St. Agustinus Tomohon. Disiplin merupakan aspek penting dalam keberhasilan belajar siswa, dan salah satu faktor eksternal yang dapat memengaruhinya adalah lingkungan teman sebaya. Pada usia akhir kanak-kanak (10–12 tahun), anak cenderung menjadikan kelompok sebaya sebagai acuan dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 20 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, uji linearitas, dan korelasi Pearson dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi Pearson sebesar 0,346 yang mengindikasikan adanya hubungan positif dengan tingkat kekuatan rendah hingga sedang antara lingkungan teman sebaya dan disiplin siswa. Namun, nilai signifikansi sebesar 0,068 (> 0,05) menunjukkan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan teman sebaya memiliki kecenderungan positif terhadap disiplin siswa, namun belum cukup kuat untuk menjadi faktor penentu utama. Diperlukan faktor-faktor lain seperti peran keluarga, guru, dan kesadaran diri siswa untuk membentuk kedisiplinan secara menyeluruh.