cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Analisis Peran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Persfektif Ekonomi Islam (Studi Kasus di kecamatan Rao Pada Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) Rao Madani LKD) Putri, Aulia Nurila; Putri, Hesi Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38214

Abstract

Penelitian ini menggunakan Metode penelitian lapangan (Field Research). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai peran bumdesma dalam pemberdayaan masyarakat desa. Data primer diperoleh dari dari lapang atau lokasi penelitian yang memeberikan informasi langsung. .Dalam penulisan ini penulis mendaptkan data primer yang bersumber dari wawancara, Direktur,Sekretaris,Bendahara BUMDesMa Rao Madani Lkd dan Masyarakat. Hasil Penelitian ini mengungkap bahwa program-program yang ada BUMDesMa Rao Madani Lkd yakni Simpan Pinjam perempuan(SPP),Bermitra Dengan Petani,alat Tulis Kantor(ATK) dan Perkreditan Perabotan.Dari keempat program tersebut yang memberi manfaat hanya 3 program,dan yang belum memberi manfaat hanya program SPP.Peran BUMDesMa dalam pemberdayaan Masyarakat desa sebagai Fasilitator,Mediator Dan Motivator Sudah Maksimal dan sudah memberikan manfaat pada Masyarakat yang bergabung dalam BUMDesMa.Dalam persfektif Ekonomi Islam BUMDesMa Berperan Sebagai Taa’wun, pendampingan dan syir’kah. BUMDesMa menegaskan bahwa kegiatan mereka tidak bertentangan dengan syariah dalam upaya membantu masyarakat yang kurang mampu, BUMDesMa menjalan kan program-programnya dengan tujuan menambah pendapatan masyarakat.
Implementasi Media Video Animasi dan Karakter Islami Berbasis Nilai Akhlak di SMPIT Permata Cendikia Mustofa, Ali; Mayasari, Tri Endi; Tanjung, Nur Fadillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media video animasi berbasis karakter Islami dalam pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai akhlak pada siswa SMPIT Permata Cendikia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi mampu meningkatkan pemahaman konsep akhlak, minat belajar, serta internalisasi nilai Islami melalui representasi visual dan naratif. Integrasi karakter Islami dalam video animasi terbukti efektif dalam membentuk sikap religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas dan kompetensi guru dalam pengembangan media digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital guru dan pengembangan kurikulum berbasis multimedia Islami.
Analisis Perbandingan Tingkat Kejenuhan Belajar antara Siswa Laki-Laki dan Perempuan Kelas XII di SMA Negeri 1 Indralaya I’tiqafah, Alisya; Safitri, Aida; Rahayu, Sri; Mardhotillah, Mardhotillah; Aulia, Bunga; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kejenuhan belajar serta membandingkannya antara siswa laki-laki dan perempuan kelas XII di SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 83 orang dijadikan sebagai subjek penelitian melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kejenuhan belajar yang disusun oleh peneliti, terdiri dari 34 pernyataan dengan skala Likert. Instrumen tersebut telah melalui uji kelayakan dan menunjukkan tingkat reliabilitas yang sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,909. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif serta uji independent samples t-test yang dibantu oleh aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (42%) berada pada tingkat kejenuhan sedang, sedangkan sisanya tersebar pada kategori tinggi hingga sangat rendah. Hasil analisis lanjutan menunjukkan adanya perbedaan tingkat kejenuhan antara siswa laki-laki dan perempuan. Kelompok siswa perempuan memiliki rata-rata skor beban mental yang lebih tinggi (73,98) dibandingkan siswa laki-laki (66,97). Hal ini menunjukkan bahwa jenis kelamin turut berpengaruh terhadap tingkat kejenuhan belajar siswa. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pendidik dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif guna mengurangi kejenuhan belajar siswa.
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Konkret terhadap Representasi Kognitif Siswa Kelas 1 dalam Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan Kanti , Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga kongkret terhadap gambaran pemahaman siswa kelas 1 SD dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan. Masalah utama dalam pembelajaran matematika di tingkat dasar adalah perubahan cara berpikir anak dari hal-hal yang kongkret ke hal-hal yang abstrak, di mana siswa sering kali kesulitan mengartikan ambin soal cerita ke dalam hitungan matematika. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan membandingkan dua kelompok siswa yang tidak dipilih secara acak. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas 1 yang dibagi menjadi kelompok perlakuan/eksperimen (menggunakan alat peraga nyata/kongkret berupa batu kerikil yang diambil dari lingkungan sekolah) dan kelompok pembanding/ambing (menggunakan cara mengajar biasa). Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman atau Representasi Kognitif (melalui tindakan, gambar, dan ambing) serta lembar observasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang berarti pada kemampuan pemahaman kelompok yang menggunakan alat peraga dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakannya. Penggunaan alat peraga kongkret secara efektif membantu siswa membayangkan masalah, membangun pemahaman konsep penjumlahan, dan meringankan beban berpikir kognitif anak saat menyelesaikan soal cerita.
Penerapan Penguatan Positif Berorientasi Teori Belajar Behavioristik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Surtina, Surtina; Aliyyah, Rusi Rusmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38218

Abstract

Penelitian ini di lakukan untuk menggambarkan penerapan penguatan positif yang berlandasakan teori belajar behavioristik serta mengkaji perubahan motivasi belajar siswa kelas V dalam pembelajaran matematika di SD Negeri 50 Mandau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 25 siswa sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui obsservasi, wawancara, dokumentasi, serta catatan lapangan yang dilaksanakan selama tiga kali pertemuan pembelajaran. Strategi penguatan positif diterapkan melalui pujian verbal, pemberian bintang penghargaan, apresiasi publik, dan penukaran token yang dikaitkan dengan konteks budaya lokal Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari 42,5% menjadi 83,75%. Siswa menjadi lebih fokus, antusias, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penggunaan konteks lokal juga menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan positif berbasis behavioristik efektif meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Berbasis Etnomatematika dan Model Pembelajaran Word Square terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas IV SDN Sugerkidul 01 Semester Genap Tahun Pembelajaran 2024-2025 Novitasari, Ning Dyah; Kustiyowati, Kustiyowati; Hariyanto, Hariyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar yang disebabkan oleh persepsi bahwa matematika adalah mata pelajaran yang abstrak dan sulit, serta penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis etnomatematika yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Word Square terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN Sugerkidul 01 pada semester genap tahun ajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design) tipe Non-equivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, di mana data dikumpulkan melalui instrumen tes (pretest dan posttest) serta lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik inferensial (uji-t) dan perhitungan N-Gain Score untuk mengukur efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model RME berbasis etnomatematika dan model Word Square berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Integrasi kearifan lokal berhasil mengubah persepsi siswa terhadap matematika menjadi lebih nyata dan bermakna, sementara model Word Square meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan aktif siswa melalui suasana belajar yang rekreatif. Sinergi ini terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan belajar siswa dan meningkatkan literasi numerasi. Kesimpulannya, penggabungan unsur realitas, budaya, dan permainan merupakan solusi inovatif yang konkret untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar
Pengaruh Faktor Self Regulated Learning dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Chips terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa Kelas 3 SDN Seruni 01 Jenggawah Semester Genap Tahun Pembelajaran 2024-2025 Ernawati, Anik; Hariyanto, Hariyanto; Atmaja, I Wayan Wisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh faktor internal berupa Self-Regulated Learning (SRL) dan faktor eksternal berupa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Chips terhadap hasil belajar siswa kelas 3 SDN Seruni 01 Jenggawah semester genap tahun ajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) melalui rancangan Non-equivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur SRL serta tes objektif (pre-test dan post-test) untuk mengukur hasil belajar. Hasil pembahasan secara teoritis dan empiris menunjukkan bahwa integrasi model Talking Chips mampu menjamin keadilan partisipasi bicara siswa dan menghilangkan dominasi individu. Sinergi ini, didukung oleh regulasi diri yang kuat, terbukti menciptakan lingkungan belajar yang demokratis serta meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dan homogen. Strategi ini efektif dalam mentransformasi nilai-nilai Pancasila dari sekadar hafalan menjadi internalisasi sikap yang nyata melalui kolaborasi kelompok
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Dan Metode Fun Teaching Terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Pelajaran IPA Kelas V SDN Wonoasri 02 Semester Genap Tahun 2024-2025 Setiawan, Yuliani Candra; Kustiyowati, Kustiyowati; Emyus, A. Zaki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas V SDN Wonoasri 02 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung pasif dan sulit memahami materi IPA yang bersifat abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh integrasi model pembelajaran Make a Match dan metode Fun Teaching terhadap keaktifan belajar siswa pada semester genap tahun ajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design). Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SDN Wonoasri 02 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur yang mencakup aktivitas visual, lisan, dan motorik, serta diperkuat dengan dokumentasi dan angket respon siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial uji-t untuk menguji perbedaan signifikan pada tingkat keaktifan belajar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sinergi antara model Make a Match dan metode Fun Teaching secara teoritis dan simulatif memberikan dampak positif yang signifikan. Model Make a Match efektif merangsang mobilitas fisik dan interaksi sosial siswa melalui permainan mencari pasangan kartu, sementara metode Fun Teaching menciptakan lingkungan ramah otak yang menurunkan kecemasan siswa. Kombinasi ini berhasil mentransformasi perilaku belajar siswa menjadi lebih responsif, berani bereksplorasi, dan antusias dalam kerja sama tim. Kesimpulannya, inovasi pedagogis ini merupakan stimulan kuat untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA
Pemetaan Bangunan Gedung Engineered Structure sebagai Vertikal Evakuasi Shelter Berdasarkan Ketinggian Jangkauan Tsunami di Kota Padang Fina, Hidayati Alda; Rahmad, Putra Rusnardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38223

Abstract

Kota Padang merupakan wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tsunami akibat aktivitas zona subduksi. Keterbatasan waktu evakuasi horizontal menyebabkan perlunya alternatif evakuasi vertikal melalui bangunan engineered structure. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi bangunan engineered structure serta menilai kelayakannya sebagai tempat evakuasi di wilayah rawan tsunami. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik overlay antara data bangunan dan peta risiko tsunami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 bangunan engineered structure dengan variasi jumlah lantai dan luas bangunan. Sebagian besar bangunan berada pada zona bahaya tinggi, sehingga memiliki risiko genangan tsunami yang besar. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa tidak semua bangunan memenuhi kriteria sebagai tempat evakuasi vertikal, terutama dari segi kapasitas dan kondisi struktur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi tsunami berbasis spasial di Kota Padang.
Analisis Dampak Psikologis dan Motivasi Belajar pada Mahasiswa yang Mengalami Kehilangan Orang Tua Putri, Syella Hayani; Zatrahadi, M. Fahli; Mifthauddin, Mifthauddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi dampak psikologis pada mahasiswa yang mengalami kehilangan orang tua serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi belajar selama masa studi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa wawancara mendalam kepada mahasiswa yang mengalami kehilangan orang tua, serta data sekunder dari literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan orang tua menimbulkan dampak psikologis signifikan berupa grief berkepanjangan, stres emosional, kecemasan terhadap masa depan, penurunan konsentrasi, dan kelelahan mental. Kondisi tersebut berpengaruh langsung terhadap menurunnya motivasi belajar mahasiswa, yang ditandai dengan penurunan semangat belajar, berkurangnya fokus akademik, menurunnya keterlibatan dalam perkuliahan, serta terganggunya keberlangsungan studi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin berat dampak psikologis yang dialami mahasiswa setelah kehilangan orang tua, semakin besar pula penurunan motivasi belajar yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan psikologis, sosial, dan akademik dari perguruan tinggi guna membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental serta mempertahankan motivasi belajar pascakehilangan.