cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Peran Diskusi Akademik dalam Meningkatkan Kesadaran Ekologis Juandika Marcelino Sinaga; Najwa Al Dinur; Nice Lestari Ndraha; Dhinda Febriani; Anggria Mesanya Pasaribu; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran diskusi akademik dalam meningkatkan kesadaran ekologis mahasiswa, khususnya dalam konteks pendidikan biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah berupa jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa diskusi akademik yang terstruktur dan berbasis isu lingkungan terbukti efektif dalam membentuk pemahaman mendalam, sikap kritis, serta perilaku ramah lingkungan pada peserta didik. Diskusi akademik memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi permasalahan ekologi secara kolaboratif, membangun argumen berbasis bukti, serta mengembangkan empati terhadap lingkungan hidup. Temuan literatur juga mengindikasikan bahwa integrasi diskusi akademik dengan pendekatan pedagogi berbasis lingkungan (environmental pedagogy) dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (Education for Sustainable Development/ESD) dapat memperkuat dampak positif tersebut. Dengan demikian, diskusi akademik dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang strategis dalam upaya pembentukan generasi yang sadar ekologi dan berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Pengambilan Sanad Qira’at Hafsh dalam Hafalan Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Hidayah Padang Yulia Hafiza; Zulhamdani Zulhamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38929

Abstract

Pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam hafalan Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Hidayah Padang, diinisiasi oleh Ustadz H.April Hidayat, Lc. Ma. Kegiatan tersebut upaya bentuk penjagaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Penelitian ini berfokus pengungkapan proses pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam hafalan Al-Qur’an, menganalisis makna yang dirasakan oleh santri dan pengajar serta bentuk peran pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam memperkuat keberadaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan mengandalkan lapangan yang mengambil sumber wawancara, observasi serta menggunakan pendekatan living qur’an dengan menerapkan teori sosiologi Karl Manheim. Hal yang membedakan pada penelitian sebelumnya yakni pembahasan proses pelaksanaan pengambilan sanad qira’at Hafsh dilakasankan secara online dan offline dengan beberapa tahap yang diterapkan di Rumah Qur’an Al-Hidayah Padang, makna yang dirasakan terdapat dua yakni objektif dan ekspresif, makna objektif didasari atas adanya dalil, adanya hadis, adanya metode qira’at Hafsh dan karena di dorong dengan adanya ijazah sanad sementara untuk makna ekspresif beberapa diantaranya yakni kebanggaan, syukur, penghayatan dan rasa tanggung jawab atas sanad yang di terima serta peran Rumah Qur’an Al-Hidayah dalam menghidupkan sanad qira’at Hafsh di tengah masyarakat ialah melalui kegiatan webinar baik secara offline dan online, dakwah berbagai tempat dan Masjid.
Perbedaan Makna Istilah Onde-Onde di Berbagai Daerah dan Pengaruhnya Terhadap Persepsi Konsumen Anak Agung Ayu Canna Chadija; Dzaky Harun Panjaitan; Hamidah Nargis; Kania Widyana Nugroho; Maura Fasha Khairunnisa; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38930

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan makna istilah “onde-onde” di berbagai daerah di Indonesia serta dampaknya terhadap persepsi konsumen. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur dari jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu. Hasil menunjukkan bahwa makna “onde-onde” berbeda secara signifikan antara Jawa dan Sumatera. Di Jawa, onde-onde adalah kue goreng berlapis wijen berisi pasta kacang hijau, sedangkan di Sumatera istilah ini merujuk pada kue ketan rebus berbalut kelapa, yang di Jawa dikenal sebagai klepon. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor budaya, bahasa daerah, sejarah migrasi, dan ketersediaan bahan. Secara semantik, fenomena ini termasuk homonimi geografis. Perbedaan makna tersebut berdampak pada ekspektasi konsumen, potensi miskomunikasi, dan pengalaman konsumsi. Temuan ini penting bagi strategi penamaan dan pemasaran kuliner.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Olahraga Berbasis Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Siswa Butsiarah Butsiarah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan strategi pembelajaran olahraga berbasis multimedia interaktif terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 32 siswa tingkat sekolah menengah pertama sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 68,25 menjadi 84,50 atau sebesar 23,8%. Selain itu, rata-rata skor motivasi belajar juga mengalami peningkatan dari 72,40 menjadi 86,75. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Dengan demikian, strategi pembelajaran berbasis multimedia interaktif efektif digunakan dalam pembelajaran olahraga.
Persepsi Guru terhadap Pemanfaatan Media sebagai Sumber Belajar di Madrasah Aliyah Al-Umar Talang Seleman Herdiansyah Herdiansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38933

Abstract

Salah satu dari tujuan penelitian ini adalah Deskripsikan persepsi guru terhadap penggunaan media sebagai sumber belajar di Madrasah Aliyah dalam Sleman penelitian ini dilakukan pada tahun 2006 dengan memakai pendekatan kualitatif deskriptif data dikumpulkan melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi kepada 10 guru yang menjadi subjek penelitian ini hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi yang baik terhadap penggunaan media pembelajaran namun implementasinya terbatas dan terkendala oleh sarana pelatihan teknologi dan Kurangnya anggaran guru meyakini bahwa media mampu meningkatkan pemahaman motivasi para siswa secara signifikan penelitian ini merekomendasikan peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan media berbasis teknologi serta penguatan dukungan sarana dan prasarana di Madrasah
Pergeseran Representasi Multikulturalisme dalam Meme di Platform Facebook pada Era Masyarakat Dinamis Nazwa Dhisa Aulia; Rahmayanti Bintang Caniago; Naiya Rinaldi Putri; Putri Hanina; Bisru Hafi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pergeseran representasi nilai-nilai multikulturalisme dalam meme yang diunggah di Facebook. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengacu pada teori semiotika Roland Barthes . Data penelitian berupa unggahan meme terpilih di Facebook pada akun @Meme indo, @Meme Dakwah Islam, @Shitmeme untuk Kebutuhan Wibu, @MEME LORD INDONESIA, @Meme and Anime Comic Indonesia, dan @Kingdom of meme Indonesia yang memuat tema keberagaman etnis, agama, sosial, dan budaya. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan pemilihan meme yang merepresentasikan unsur multikulturalisme pada masyarakat dinamis. Analisis difokuskan pada makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat dalam meme terpilih. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran meme dari yang berfungsi sebagai hiburan dan informatif, menjadi media penyampaian komentar sosial dan stereotip yang diselimuti dengan humor.
Pengaruh Kompetensi Auditor terhadap Pendeteksian Fraud dengan Pemahaman Sistem Informasi sebagai Variabel Moderasi A. Al Yassar; A. Ismaya Hasanudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38949

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kompetensi auditor terhadap pendeteksian fraud serta peran moderasi pemahaman sistem informasi. Maraknya kasus fraud di Indonesia, seperti manipulasi laporan keuangan PT Indofarma Tbk (Rp371,8 miliar, 2024), menunjukkan kelemahan audit di era digital. Penelitian kuantitatif kausal ini menggunakan data primer dari kuesioner terhadap 110 auditor berpengalaman (minimal tiga tahun) di 22 KAP Provinsi Banten. Analisis Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud (koefisien = 0,949; p < 0,001). Namun, pemahaman sistem informasi tidak memoderasi hubungan tersebut, melainkan bertindak sebagai predictor moderator dengan pengaruh langsung signifikan. Temuan ini menekankan perlunya pengembangan kompetensi tradisional dan literasi digital secara terpisah, serta pembaruan standar kompetensi audit nasional.
Fenomena Fatherless dalam Keluarga dan Dampaknya terhadap Perkembangan Sosial Anak Anggi Safira Putri Siregar; Rangga Saputra; M.Al Fachrel Fahroza; Fadia Mutiara Husna; Berlianti Berlianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38950

Abstract

Fenomena fatherless, yaitu ketidakhadiran fisik maupun emosional seorang ayah, menjadi persoalan serius yang berdampak pada perkembangan anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak fatherless terhadap perkembangan sosial anak serta faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis kasus sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatherless berdampak pada rendahnya kemampuan penyesuaian sosial, lemahnya kontrol diri, dan meningkatnya risiko perilaku menyimpang pada anak. Ketika peran ayah tidak berjalan, beban pengasuhan beralih kepada ibu dan lembaga sosial eksternal. Dengan demikian, keterlibatan aktif ayah dalam keluarga merupakan faktor krusial bagi tumbuh kembang sosial anak secara optimal.
Kesadaran Kritis Mahasiswa terhadap Isu Tunjangan DPR: Analisis Sosiologi Politik tentang Peran Mahasiswa dalam Gerakan Protes Politik 2025 Siti Fera Utami; Agung Fauzi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38952

Abstract

Isu tunjangan DPR tahun 2025 memicu kritik mahasiswa dan mencerminkan pentingnya kesadaran kritis dalam membaca ketidakadilan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat, bentuk, dan manifestasi kesadaran kritis mahasiswa serta perannya dalam gerakan protes politik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi pada mahasiswa FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tingkat kesadaran yaitu, naif, magis, dan kritis-reflektif, dengan mayoritas mahasiswa berada pada tingkat kritis-reflektif. Kesadaran tersebut termanifestasi melalui diskusi, kampanye media sosial, dan rencana aksi protes. Faktor yang memengaruhi meliputi lingkungan kampus, akses informasi politik, dan pengalaman organisasi. Kesimpulannya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam dinamika politik, meskipun masih terdapat hambatan struktural dalam aktualisasi gerakan.
Konstruksi Identitas Digital pada Individu dengan Tingkat Narsisme Tinggi: Sebuah Studi Kualitatif tentang Motif Penggunaan Media Sosial Khairani Nabila; Sri Nurhayati Selian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38953

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang penting dalam pembentukan identitas diri, di mana individu cenderung mengonstruksi citra yang lebih ideal melalui proses kurasi dan pengelolaan kesan dibandingkan kehidupan nyata. Dalam praktiknya, pengguna mempertimbangkan berbagai aspek seperti penilaian sosial, estetika, serta dampak etis sebelum mengunggah konten, yang menunjukkan adanya tekanan sosial sekaligus kesadaran dalam membangun identitas digital. Respons audiens berupa likes dan komentar dimaknai secara beragam, mulai dari bentuk validasi hingga bahan evaluasi diri, meskipun sebagian individu berusaha mengurangi ketergantungan terhadap penilaian eksternal. Interaksi di media sosial juga berpengaruh terhadap kondisi emosional individu, baik secara positif maupun negatif, serta mendorong proses refleksi dan adaptasi dalam pengelolaan emosi, sekaligus berfungsi sebagai ruang kontrol diri dan pengembangan pribadi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif terhadap tiga informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk memahami konstruksi identitas digital serta motif penggunaan media sosial secara lebih mendalam.