cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Korban Tindak Pidana Perkosaan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Di Kulon Progo Indra Arianto; Elza Qorina Pangestika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis: perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana perkosaan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan anak di Kulon Progo; hambatan-hambatan dalam perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana perkosaan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak di Kulon Progo; dan cara mengatasi hambatan-hambatan dalam perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana perkosaan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak di Kulon Progo.Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis sosiologis. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah kualitatif.Berdasar hasil penilitian disimpulkan bahwa, Perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana perkosaan di Kulon Progo dimulai dengan mengeluarkan surat perintah penyidikan. Proses penyidikan dilanjutkan dengan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan Saksi Pelapor. Upaya perlindungan tersebut juga diimplementasikan pada waktu pemeriksaan korban, dimana korban diperiksa di ruang tersendiri, yaitu Ruang UPPA. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan tehadap korban serta mempermudah pemeriksaan terhadap korban agar korban lebih terbuka dan nyaman dalam memberi keterangan. Hambatan-hambatan dalam perlindungan terhadap Hambatan-hambatan dalam perlindungan terhadap anak sebagai korban tindak pidana perkosaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak di Kota Kulon Progo, antara lain hambatan yuridis; hambatan sumber daya manusia; hambatan kesadaran korban; dan hambatan kurangnya fasilitas. Cara mengatasi hambatan-hambatan tersebut: Terhadap hambatan yuridis, diatasi dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh ketentuan Pasal 14c ayat (1) KUHP dan Pasal 98 sampai dengan Pasal 101 KUHAP yang mengatur tentang ganti rug yang diberikan terhadap korban dan mendesak agar segera dibuat peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Hambatan dari sumber daya manusia, diatasi dengan peningkatan sumber daya manusia baik secara kuantitas maupun kualitas; hambatan dari kesadaran korban diatasi dengan meningkatkan kesadaran korban terutama dari keluarga, sehingga perasaan enggan, malu ataupun takut untuk melapor bisa dikurangi. Hambatan dari kurangnya fasilitas diatasi peningkatan fasilitas, seperti ruangan UPPA perla direhab.
Motif dan Makna Mengikuti Kajian RAB Value Series bagi Civitas Akademika Universitas Abdurrab Novi Dini Restia; Siska Priwanti; Nurul Mustaqimmah; Muhammad Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian Rab Value Series merupakan salah satu kegiatan akademik yang diadakan oleh Universitas Abdurrab dengan tujuan memperkuat nilai-nilai Rab (Religius, Akademik, dan Budaya) di kalangan civitas akademika. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji motif dan makna mengikuti Kajian Rab Value Series bagi civitas akademika Universitas Abdurrab. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam kepada beberapa responden yang merupakan mahasiswa, dosen, dan staff administrasi di Universitas Abdurrab. Hasil wawancara tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa motif yang mendorong civitas akademika Universitas Abdurrab untuk mengikuti Kajian Rab Value Series. Motif yang paling dominan adalah peningkatan pemahaman keagamaan dan spiritualitas. Kajian ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendalami ajaran agama Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta juga menyebutkan motif seperti meningkatkan kualitas akademik, memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, dan meningkatkan kualitas kepribadian. Makna yang ditemukan dalam mengikuti Kajian Rab Value Series juga bervariasi. Bagi sebagian besar responden, kajian ini memberikan pengalaman transformasional yang mendalam. Mereka merasakan adanya perubahan positif dalam sikap, pemahaman, dan perilaku mereka setelah mengikuti kajian ini. Peserta juga menyampaikan bahwa mengikuti kajian ini memberikan kebanggaan menjadi bagian dari komunitas Universitas Abdurrab yang peduli terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas. Dalam kesimpulan, mengikuti Kajian Rab Value Series bagi civitas akademika Universitas Abdurrab memiliki motif utama dalam peningkatan pemahaman keagamaan dan spiritualitas. Selain itu, peserta juga mencari manfaat dalam peningkatan kualitas akademik, pemahaman yang lebih mendalam, dan perkembangan kepribadian. Mengikuti kajian ini memberikan makna yang mendalam dan pengalaman transformasional bagi peserta, mengubah sikap, pemahaman, dan perilaku mereka dalam rangka menjadi individu yang lebih baik dalam aspek agama, akademik, dan budaya.
Tuturan Imperatif Guru SD Negeri Sidamulya 01 dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Eva Fatmawati; Leli Triana; Syamsul Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur merupakan perilaku tuturan atau ujaran yang digunakan oleh pengguna bahasa dalam kegiatan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud tuturan imperatif yang dituturkan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Sidamulya 01 dan untuk mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Wujud data dalam penelitian ini berupa penggalan-penggalan tuturan imperatif yang disampaikan oleh guru SD Negeri Sidamulya 01. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak, teknik catat, teknik rekam, dan teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisis data menggunakan metode padan pragmatis serta dalam penyajian data menggunakan metode informal. Berdasakan hasil dari penelitian ini, terdapat 40 data tuturan imperatif. Hasil dari penelitian ini dapat diimplikasikan pada materi ajar di SMA kelas XI semester 1 K13 (kurtilas) yaitu pada KD 3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur.
Pengaruh Gender, Penghargaan Finansial, Lingkungan Keluarga, dan Motivasi terhadap Minat Mahasiswa menjadi Akuntan Publik Ervi Yana Br Sitepu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gender, penghargaan finansial, lingkungan keluarga, dan motivasi terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. Minat mahasiswa dalam memilih profesi sebagai akuntan publik dianggap penting karena dapat mempengaruhi pilihan karir mereka di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi yang menawarkan program studi akuntansi. Sampel penelitian ini terdiri dari mahasiswa tingkat akhir yang telah mengambil mata kuliah terkait akuntansi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gender, penghargaan finansial, lingkungan keluarga, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. Lebih khusus, hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki cenderung memiliki minat yang lebih tinggi dalam menjadi akuntan publik dibandingkan perempuan. Selain itu, penghargaan finansial yang diperoleh dari profesi akuntan publik, lingkungan keluarga yang mendukung, dan motivasi intrinsik dan ekstrinsik memainkan peran penting dalam membentuk minat mahasiswa. Penemuan ini memiliki implikasi penting dalam bidang pendidikan akuntansi dan pengembangan karir. Institusi pendidikan dapat mempertimbangkan perbedaan gender dalam upaya meningkatkan minat mahasiswa perempuan dalam menjadi akuntan publik. Selain itu, penting bagi perusahaan dan organisasi akuntansi untuk memberikan penghargaan finansial yang adil dan membangun lingkungan keluarga yang mendukung bagi karyawan mereka. Motivasi yang kuat juga harus ditingkatkan melalui pengakuan dan insentif yang sesuai.
Pengelolaan Dana Desa Berbasis Kinerja di Desa Salu Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara Wilfridus Taus; Emanuel Naif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Dana Desa Berbasis Kinerja Di Desa Salu Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara, Tujuan kegiatan ini adalah; Memberikan pelatihan kepada aparat Desa dan masyarakat, dengan menggunakan metode: Ceramah dan praktik pelaporan dana desa. Untuk memecahkan masalah administrasi dana desa dilakukan pendampingan dengan pendekatan individual dan klasikal. Proses simulasi pelatihan menghasilkan dokumen Rancangan Rencana Keuangan Desa berupa Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)-Desa, dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan dokumen evaluasi, atau dengan kata lain, semua yang telah dihasilkan sesuai dengan sajian materi yakni: (1) Perencanaan anggaran, (2) Pelaksanaan anggaran. (3) Dokumen evaluasi, 4) Aparat mampu menghasilkan buku rancangan pelaporan pertanggungjawaban keuangan termasuk buku kas penerimaan dan buku kas pengeluaran desa. Hambatannya adalah akibat keterbatasan waktu sehingga tidak semua materi disampaikan secara detil. Manfaat yang diperoleh adalah dapat menyusun dokumen administrasi keuangan desa dengan kualitas yang baik dan sesuai standar pengelolaan.
Tradisi Kalosara dalam Perspektif Nilai Pendidikan Karakter pada Pernikahan Suku Tolaki Kabupaten Kolaka Amisbah Ramly; Zulfikar Putra; Slamet Hariyadi; Suriaman Suriaman; Nur Husnah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Kalosara merupakan salah satu tradisi yang berasal dari suku Tolaki Kabupaten Kolaka. Kalosara merupakan benda yang disakralkan oleh masyarakat suku Tolaki yang dijadikan simbol hukum adat dan kebudayaan yang digunakan dalam berbagai upacara adat, salah satunya adalah upacara pernikahan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tradisi kalosara dalam perspketif nilai pendidikan karakter pada suku Tolaki Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa nilai karakter yang terdapat dalam tradisi kalosara diantaranya adalah nilai religius, nilai moral, nilai sosial, nilai budaya, nilai tanggung jawab dan toleransi.
Penggunaan Barang Bekas sebagai Media Untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran SBPD di SD Hana Shilfia Iraqi; Mai Sri Lena; Zikra Hanum; Amelia Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi melakukan eksplorasi ini yaitu agar mengetahui pemanfaatan produk-produk terkait sebagai media untuk mengembangkan imajinasi siswa dalam pembelajaran SBdP di sekolah dasar. Dari kajian tersebut, pemanfaatan produk-produk yang terlibat sebagai media pembelajaran dapat menyadarkan keadaan wali kelas karena media ini sangat menarik minat dan perhatian siswa, apalagi jika siswa langsung terlibat dalam berkreasi dan membuat media pembelajaran tersebut. diri sehingga siswa menjadi lebih dinamis dalam mempelajari latihan. Peran pendidik dalam pemanfaatan produk bekas sangat penting karena tugas guru bukan hanya memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik tetapi juga pendidik harus memiliki tugas untuk meningkatkan daya imajinasi siswa, misalnya dengan menunjukkan bantuan, media pembelajaran. , dll untuk menyegarkan nalar dan kreativitas siswa. Barang bekas juga sangat menarik untuk digunakan di sekolah dasar, karena menggunakan barang bekas berarti dapat menggunakan kembali barang yang tidak digunakan secara umum sehingga tidak menodai lingkungan dan terhindar dari cuaca yang kotor, dan barang bekas biasanya mudah didapat dan digunakan. produk tambahan menjaga biaya sangat diabaikan. Dengan hasil memperhatikan dan menilai imajinasi peserta didik dalam menghasilkan karya dengan menggunakan barang-barang yang sudah tidak terpakai, dapat dipahami bahwa setiap bagian telah mengalami peningkatan yang sangat besar.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Strategi Pemberian Reward pada Siswa Kelas I SD Negeri 22 Koto Baru Solok Laila Marhayati; Darwati Darwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun ajaran semester genap 2019/2020 sampai semester ganjil 2021/2022 siswa harus belajar dari rumah, hal ini terjadi karena adanya pandemi covid-19 di dunia termasuk di Indonesia yang mengakibatkan siswa harus belajar dari rumah yang memberikan dampak turunnya hasil belajar siswa karena siswa harus mempelajari materi pelajaran sendiri dengan didampingi orang tua, dan membuat siswa tidak dapat memahami materi pelajaran yang dipelajari dengan baik dan pada semester genap 2021/2022 siswa sudah belajar secara tatap muka di sekolah yang mengharuskan guru berusaha keras dalam proses pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pemberian reward akan lebih baik dibandingkan hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan strategi pemberian reaward. Setelah dilakukan analisis data maka didapatkan harga thitung = 4,632 dan ttable = 2,000 karena thitung > ttable, maka hipotesis penelitian diterima., dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mendapatkan strategi pemberian reward lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa yang yang tidak mendapatkan strategi pemberian reward.Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti berharap guru bisa menerapkan strategi pemberian reward dan melihat pengaruhnya terhadap hasil belajar matematika siswa secara berkelanjutan karena guru lebih memiliki kedekatan emosional dengan siswa dan lebih berpengalaman dalam mengajar, yang akan memberikan dampak yang lebih baik kepada hasil belajar siswa dan bisa mengatasi permasalahan-permasalahan yang mungkin timbul disaat proses pembelajaran sedang berlangsung.
Tinjauan Bauran Pemasaran dalam Keputusan Pembelian Sepatu Second di Loyal Tweede Anggun Cantika; Patria Supriyoso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia industri sepatu saat ini sedang berkembang pesat. Namun untuk sekarang masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak dan membeli sepatu baru, karena ada sepatu bekas yang dapat membuat penampilan tidak kalah menarik. Salah satunya adalah sepatu second Loyal Tweede yang menjual produknya di toko langsung maupun secara online. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap aspek-aspek bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian sepatu second di Loyal Tweede. Untuk tujuan ini, penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dan lokasi penelitian adalah Loyal Tweede store di Jalan. Solontongan No.10, Turangga, Kecamatan. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat. Unit analisis yang peneliti ambil adalah dari pemilik dan pembeli Sepatu Second Loyal Tweede. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada berbagai aspek di setiap faktor pemasaran yang mempengaruhi keputusan pembelian sepatu second Loyal Tweede, antara lain kualitas produk, ketepatan harga, kreativitas promosi, dan aksesibilitas tempat. Hal ini diharapkan dapat memberikan informasi, wawasan serta masukan kepada perusahaan sepatu second Loyal Tweede untuk meningkatkan efektivitas pemasarannya, sehingga dapat mencukupi keperluan dan keinginan konsumen serta meningkatkan penjualan produk.
Peran Perpustakaan di Sekolah Dasar pada Era Globalisasi Mai Sri Lena; Sartono Sartono; Yaumil Khair Djumardi; Azizah Rahmi Yudita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perpustakaan di sekolah dasar dan pengaruh adanya kemajuan IPTEK, serta mengetahui tanggapan para guru dan tenaga perpustakaan terhadap fasilitas perpustakaan yang ada di sekolah dasar saat ini. Penelitian dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan survey dengan instrument pengumpulan data berupa angket. Angket disebar secara online melalui gform kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian, seperti kepala sekolah, guru, atau tenaga perpustakaan di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakan di sekolah dasar saat ini masih berperan penting sebagai sumber informasi utama dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah dasar. Kondisi perpustakaan sekolah dasar tidak tergerus dengan adanya kemajuan teknologi. Perpustakaan di sekolah dasar mampu menyesuaikan diri dengan arus globalisasi dengan meningkatkan pelayanan ke arah digital, tersedianya komputer dan jaringan wi-fi sebagai akses untuk mencari informasi, serta menyediakan e-book dan e-journal sebagai bahan pembelajaran berbasis online.

Page 558 of 2572 | Total Record : 25715