cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
ANALISIS PELAKSANAAN METODE DARING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DAN SMA DI KOTA TASIKMALAYA SELAMA PANDEMI COVID-19 Satya Santika; Depi Ardian Nugraha
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i1.10099

Abstract

Himbauan pemerintah tentang pembelajaran secara daring sebagai bentuk pelaksanaan pendidikan dalam masa pandemi COVID- 19 telah menuntut sekolah untuk menyelenggarakan belajar dari rumah. Kondisi ini telah menyebabkan baik guru maupun siswa melaksanakan pembelajaran dalam kondisi labil, tidak pasti, rumit, dan bahkan tidak jelas. Khususnya guru matematika di sekolah menengah masih membutuhkan formulasi untuk menentukan metode daring yang tepat dalam mengajarkan matematika. Hal ini tentu berdampak pada kemunculan berbagai perlakuan guru terhadap siswa selama pelaksanaan pembelajaran daring. Pembiasan pada hasil belajar siswa mungkin saja terjadi akibat perbedaan perlakuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formulasi yang tepat dalam menentukan metode daring sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika sekolah menengah di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode  studi kasus pada pelaksanaan metode daring. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket yang ditagihkan kepada guru dan siswa sekolah. Teknis analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa Sebanyak 64,5% guru  matematika Sekolah Menengah Negeri di Kota Tasikmalaya menggunakan Metode Pembelajaran Daring Blended Learning (Synchronous dan Asynchronous ), kemandirian Belajar siswa selama menggunakan metode daring berada pada kategori tinggi, rata-rata hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan metode daring berada pada rentang 71-80 dari skala 100, dan formulasi pembelajaran daring yang tepat untuk pembelajaran matematika adalah dengan menyampaikan materi pelajaran secara asynchronous dan menjelaskan materi pembelajaran matematika dengan menggunakan synchronous.
PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS BERDASARKAN EFIKASI DIRI PADA SISWA MTs KELAS VII Farlia Mutiara; Nila Kesumawati; Marhamah Marhamah
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i1.9084

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, Matematika adalah cara yang bagus untuk memperkuat kemampuan analitis. Namun, banyak anak yang menghindari pelajaran matematika mereka merasa pelajaran matematika itu susah sehingga menyebabkan mereka kekurangan kemampuan berpikir kritis. Para peneliti ingin melihat apakah ada perubahan kepercayaan siswa dalam keterampilan berpikir kritis mereka setelah menggunakan pendekatan berbasis masalah. Semua siswa kelas tujuh MTs Al-Ikhsan Betung berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan metode kuasi-eksperimental. Sebuah post-test only control group design diterapkan untuk analisis ini. Dengan teknik Cluster random diperoleh kelas VII.1 dan VII.2 sebagai sampel. Penilaian dan survei digunakan masing-masing untuk mengevaluasi keterampilan berpikir kritis dan kepercayaan diri siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis varians dua arah. Berdasarkan data tersebut, ada tiga kesimpulan: 1) model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan tersebut; 2) terdapat perbedaan kemampuan tersebut berdasarkan efikasi diri (tinggi, sedang, dan rendah); dan 3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan efikasi diri terhadap kemampuan tersebut.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN MEMINIMALKAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Fahmi Rusli; Lukita Ambarwati; Lukman El Hakim
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i1.8250

Abstract

Pembelajaran pada era globalisasi dengan kemajuan teknologi memberi dampak positif dan negative bagi kualitas pembelajaran. Penelitian tindakan kelas berupaya meningkatkan kualitas keterampilan berpikir kritis matematis peserta didik dengan meminimalkan perilaku prokrastinasi akademik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan google classroom. Penelitian dilakukan di kelas X MIPA SMAS YP IPPI Jakarta dengan jumlah 40 peserta didik. Jenis penelitian tindakan kelas terdiri dari tiga siklus. Subjek penelitian terdiri atas enam subjek penelitian dengan satu observer yang berprofesi sebagai guru bidang studi matematika. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualatif. Hasil dari penelitian disebutkan bahwa terjadinya peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning serta penurunan prilaku prokrastinasi akademik siswa dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan google clasroom. Namun dalam penerapannya, perlu dibuat model pembelajaran yang bervariasi sehingga kualitas pembelajaran lebih baik dan menurunkan perilaku prokrastinasi akademik peserta didik.
PEMAHAMAN MITIGASI BENCANA ALAM SISWA BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DARURAT SEMERU Syarifuddin Syarifuddin; Junaidi Fery Efendi; Faiz Azmi Fauzia
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i1.9786

Abstract

Minimnya pengenalan mitigasi bencana alam yang diintegrasikan dengan materi pelajaran yang ada di sekolah menyebabkan siswa kurang paham dan kurang siap dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana alam yang terjadi, khususnya pada siswa korban erupsi bencana Semeru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan siswa korban erupsi semeru terhadap mitigasi bencana alam berbasis permainan tradisional pada materi pengolahan dan penyajian data di kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental design dengan one-group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di salah satu sekolah darurat korban bencana erupsi Gunung Semeru, khususnya pada siswa kelas V SD yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa angket pemahaman mitigasi bencana alam yang sudah divalidasi oleh salah satu dosen Pendidikan matematika. Analisis data deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dimana pada penelitian ini akan digambarkan dan dideskripsikan pemahaman mitigasi bencana alam siswa korban bencana erupasi Gunung Semeru yang ada di sekolah darurat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa korban bencana erupsi Gunung Semeru yang ada di sekolah darurat memiliki pemahaman yang baik terhadap mitigasi bencana alam Gunung Semeru, tanah longsor dan gempa bumi.
Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Calon Guru Matematika Miatun, Asih; Ulfah, Syafika
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.11581

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru matematika adalah kemampuan penalaran matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek pada penelitian ini merupakan mahasiswa calon guru matematika sebanyak 30 orang dari program studi Pendidikan Matematika salah satu universitas swasta di Jakarta. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan deskriptif persentase dan metode perbandingan tetap. Langkah analisis kualitatif: reduksi data, kategorisasi dan sintesisasi,  dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memberikan hasil bahwa sebanyak 63% mahasiswa masih dalam kategori sangat rendah dalam kemampuan penalaran matematisnya. Kemampuan penalaran matematis pada indikator mengajukan dugaan memiliki rata-rata 68% dengan kategori sedang. Selanjutnya pada indikator melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti dan membuat kesimpulan secara berturut-turut menghasilkan rata-rata sebesar 37%, 43%, dan 36% dengan kategori sangat rendah. Sejalan dengan hasil berdasarkan banyak subjek yang menjawab pada setiap kategori penskoran kemampuan penalaran matematis. Dimana paling banyak mahasiswa memberikan dugaan tetapi kurang lengkap. Selanjutnya paling banyak mahasiswa tidak melakukan manipulasi matematika. Hal yang sama, paling banyak mahasiswa memberikan menyusun pembuktian dan membuat kesimpulan tetapi tidak tepat. 
Analisis Resiliensi Matematis Siswa sebagai Self Assessment dalam Pembelajaran Matematika Nurhayati, Yanti; Ni'mah, Khomsatun
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.10866

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan resiliensi matematis siswa. Latar belakang dari penelitian ini adalah terdorongnya peneliti untuk mengetahui resiliensi matematis selain itu bahwa berdasarkan hasil pengamatan peneliti dalam keseharian belajar masih banyak siswa yang mudah menyerah, tidak tekun bahkan tidak percaya diri dalam memunculkan ide baru serta kurangnya rasa ingin tahu siswa dalam mengerjakan soal matematika apalagi dengan siswa laki-laki. Berdasarkan kajian literatur yang ditemukan oleh peneliti bahwa masalah-masalah yang dihadapi saat belajar salah satunya disebabkan oleh kemampuan resiliensi siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas X MIPA SMA Negeri 1 Cigalontang. Analisis data yang digunakan adalah data hasil angket resiliensi matematis untuk kemudian dikategorikan berdasarkan tabel kategori resiliensi matematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil resiliensi matematis siswa pada tiap indikator kategori tinggi berada pada persentase 10% - 54%, pada tiap indikator pada kategori sedang berada pada persentase 38% - 56%, pada tiap indikator kategori rendah berada pada persentase 4% - 34%.
Number Sense Siswa Pada Materi Bilangan Pecahan Ditinjau Dari Gaya Kognitif Asyfaini, Siti Sa'diyah Agung; Sari, Christina Kartika
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.7583

Abstract

Number sense suatu kemampuan numerik dasar yang berkaitan dengan konsep bilangan beserta operasinya. Kemampuan number sense harus dimiliki dalam diri siswa, dikarenakan sebagai dasar kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis. Kemampuan number sense secara psikologi dapat dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa yang dapat dibedakan menjadi Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Penelitian ini menganalisis terkait dengan kemampuan number sense siswa SMP pada materi bilangan pecahan ditinjau dari gaya kognitif FI dan FD.Subjek dalam penelitian ini diambil 2 siswa yang meliputi kategori siswa bergaya kognitif Field Dependend dan Field Independent dengan masing-masing kategori terdiri dari 1 siswa. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pekerjaan siswa pada soal tes number sense, dan hasil wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data untuk memeriksa keabsahan data yang telah diperoleh.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa FI mampu memahami konsep bilangan, merepresentasi bilangan yang setara dan ekuivalen, mengemukakan pengaruh bilangan serta hasilnya, serta mampu menyusun strategi perhitungan dengan baik, sedangkan untuk siswa FD belum memenuhi sebagian indikator number sense.
Filsafat Realisme Aristoteles: Mengungkap Kearifan Kuno dalam Implementasi Pembelajaran Matematika Isnaintri, Endah; Faidhotuniam, Ii; Yuhana, Yuyu
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.11074

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi dan deskripsi mengenai pemikiran realisme Aristoteles, filsafat matematika, dan hubungannya dengan pembelajaran matematika. Sehingga urgensi dari penelitian ini untuk menghadirkan filsafat dalam pengajaran dan pembelajaran matematika yang lebih bermakna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematics Literature Review yang bersifat deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui sintesis dan tinjauan terhadap literatur dari buku-buku yang terkait dengan pemikiran realisme Aristoteles dan filsafat matematika, serta artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2011 dan 2022, yang diakses melalui database Google Scholar, Research Gate, dan Perpusnas. Sebanyak 6 buku dan 11 artikel digunakan sebagai bahan kajian sintesis kualitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang saling berkaitan antara pembelajaran matematika dan aliran realisme Aristoteles. Pemikiran Aristoteles dalam matematika mengacu pada konsep logika, silogisme atau analisis, dan metode deduktif. Aristoteles berpendapat bahwa logika harus diterapkan dalam matematika, yaitu berfikir secara teratur berdasarkan urutan yang tepat dan hubungan sebab-akibat. Silogisme atau analisis diperlukan untuk membangun aksioma-aksioma yang penting dalam matematika, sedangkan metode deduktif digunakan untuk menarik kesimpulan dari yang umum ke yang khusus. Dengan demikian, pemikiran realisme Aristoteles memiliki kesamaan pandangan dalam hal mempelajari objek yang sama dengan tingkat generalisasi dan abstraksi yang tinggi, menggunakan akal dan rasionalitas tanpa bereksperimen, serta menggunakan metode deduktif dimana kebenaran diperoleh melalui serangkaian langkah pembuktian
Bahan Ajar Berbantuan Geogebra dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis: Design Research Fauzy, Alwan; Jaenal, Enjang; Danny, Firman; Hidayat, Wahyu; Hendriana, Heris; Putra, Harry Dwi; Sugandi, Asep Ikin
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.11596

Abstract

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) adalah keterampilan esensial yang perlu dimiliki dan dikuasai siswa, terutama dalam menyelesaikan masalah sehari-hari namun realitas di lapangan menunjukkan kemampuan memecahkan masalah masih rendah. Dalam mendukung peningkatan KPMM, maka diperlukan bahan ajar yang membantu siswa untuk belajar secara aktif dan tidak menimbulkan perasaan bosan pada diri siswa ketika siswa mempelajari matematika di sekolah. Tujuan penelitian ini  mengembangkan bahan ajar menggunakan pendekatan berbasis masalah berbantuan geogebra. Design Research adalah metode yang dipergunakan pada  penelitian ini. Penelitian ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu desain perencanaan dan desain evaluasi formatif. Subjek pada penelitian adalah  38 siswa SMK  Gema Karya Bahana di Kota Bekasi Kelas X.  Alat yang digunakan dalam pengumpulan data berupa  skala sikap, wawancara, dokumentasi dan uji coba soal. Pengolahan data menggunakan cara kuantitatif dan kualitatif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah  bahan ajar menggunakan pendekatan berbasis masalah berbantuan geogebra sangat valid, praktis dan sangat efektif dalam meningkatkan KPMM terutama dalam materi Program Linear, sehingga bahan ajar menggunakan pendekatan berbasis masalah berbantuan geogebra dapat dipergunakan sebagai alternatif  dalam meningkatkan KPMM siswa
Etnomatematika: Eksplorasi Geometri Transformasi melalui Kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep Kutai Kartanegara Pajrin, Nur Fathaillah; Pujiastuti, Emi; Sugiman, Sugiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.10360

Abstract

Ulap Doyo dan Badong Tencep merupakan kerajinan yang dibuat dari tanaman doyo dan dituangkan dalam bentuk berbagai macam kerajinan khas kota tenggarong. Melalui kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep, tenaga ajar lokal dapat menggunakan sebagai salah satu upaya untuk memfasilitasi tuntutan dimensi berkebhinekaan global pada kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan aspek budaya Ulap Doyo dan Badong Tencep dan dihubungkan dengan materi geometri transformasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik milik miles and huberman seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan melalui pembahasan yang dihubungkan dengan teori-teori pendukung sebagai cara keabsahan data, yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep geometri transformasi yang dapat dilihat melalui kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep, seperti konsep translasi yang ditemukan pada motif perahu, tumpar, dan jemak. Untuk konsep refleksi ditemukan pada motif perahu, tumpar, lembuswana, dan jemak. salah satu bagian motif tumpar, konsep rotasi yang dilihat pada motif lembuswana, dan konsep dilatasi yang ditemukan pada motif jemak