cover
Contact Name
Ayu Chandra
Contact Email
ayu.chandra21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jast@unitri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 25487981     DOI : -
Paper topics that can be published in JAST are as follows: 1. Small and Medium Enterprises (UKM) or community economic empowerment 2. Application of Bioenergy Technology 3. Environmental Management; 4. Natural Resource Processing 5. Workshop and Training for the community JAST is published twice a year every June and December, published by the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Best Practice Pengabdian Masyarakat Internasional: Peningkatan Kapabilitas UMKM Lokal melalui Inovasi Bisnis dan Jejaring Akademik Global Niken Paramita; Dwi Nita Aryani; Riza Nurhana; Sulih Indra Dewi; Alimin Alimin; Kurnia Iswardani; Selvia Roos Ana
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.8128

Abstract

Widya Gama University Malang (UWG) held an international community service program in collaboration with Universiti Malaysia Kelantan (UMK), Universiti Malaysia Terengganu (UMT), and six co-host universities in East Java. This activity aims to increase MSME capacity through local resources, strengthen international academic networks, and support the institution's academic reputation. The implementation method involved interactive seminars, MSME product exhibitions, and group discussions. The results of the activity showed an increase in MSMEs' knowledge and skills in developing innovation-based businesses and in risk management. In addition, this activity produced international cooperation documents, including a Memorandum of Agreement (MoA) and an Implementation Arrangement (IA), as a basis for strengthening cross-border academic collaboration. The impact of this activity is not only felt by MSMEs but also by the academic community, which gains international insight, and by institutions that expand their cooperation networks. Thus, this activity can become a best practice for community service through international collaboration, contributing to increased local economic capacity and the internationalization of higher education.ABSTRAKUniversitas Widya Gama Malang (UWG) menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat internasional bekerja sama dengan Universiti Malaysia Kelantan (UMK), Universiti Malaysia Terengganu (UMT), serta enam perguruan tinggi co-host di Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM berbasis sumber daya lokal, memperkuat jejaring akademik internasional, serta mendukung reputasi akademik institusi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui seminar interaktif, pameran produk UMKM dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha berbasis inovasi dan manajemen risiko. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumen kerja sama internasional berupa Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) sebagai dasar penguatan kolaborasi akademik lintas negara. Dampak kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh UMKM, tetapi juga oleh sivitas akademika yang memperoleh wawasan internasional, serta institusi yang memperluas jejaring kerja sama. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi best practice pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional yang berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas ekonomi lokal sekaligus internasionalisasi pendidikan tinggi.
Strategi Pemasaran Arang Briket untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Karunia Setyowati Suroto; Irawan Setyabudi; Moch Nurhidayat
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7558

Abstract

Charcoal briquettes are one of the alternative energy products that have great potential to be developed as MSME products in Indonesia. In the Dampit District, Malang Regency, several small entrepreneurs produce charcoal briquettes but face obstacles in implementing effective marketing strategies. This study aims to analyze the current marketing conditions of charcoal briquettes, formulate appropriate marketing strategies, and evaluate the implementation of these strategies to improve the competitiveness of charcoal briquette products in the Dampit District. The method employed is a qualitative approach, incorporating participatory observation, in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and documentation techniques. The research was conducted among 18 charcoal briquette MSME actors from April to August 2024. The results showed that charcoal briquette marketing conditions still use traditional methods with limited market reach. The implementation of marketing strategies, including market segmentation, product positioning, marketing mix, and digital marketing, yielded positive results, with an average turnover increase of 65%, a market reach expansion of up to 200%, and a 45% increase in brand awareness. Marketing strategies have proven effective in increasing the competitiveness of charcoal briquette MSME products in Dampit District.ABSTRAKArang briket merupakan salah satu produk energi alternatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk UMKM di Indonesia. Di Kecamatan Dampit,  Kabupaten Malang, terdapat beberapa pengusaha kecil yang memproduksi arang briket namun mengalami kendala dalam strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pemasaran arang briket saat ini, merumuskan strategi pemasaran yang tepat, dan mengevaluasi implementasi strategi pemasaran terhadap peningkatan daya saing produk arang briket di Kecamatan Dampit. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan terhadap 18 pelaku UMKM arang briket selama periode April-Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pemasaran arang briket masih menggunakan cara tradisional dengan jangkauan pasar terbatas. Implementasi strategi pemasaran yang meliputi segmentasi pasar, positioning produk, marketing mix, dan pemasaran digital menunjukkan hasil positif dengan peningkatan omzet rata-rata sebesar 65%, perluasan jangkauan pasar hingga 200%, dan peningkatan brand awareness sebesar 45%. Strategi pemasaran terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM arang briket di Kecamatan Dampit.
Penerapan Irigasi Tetes dengan IoT pada Agroforestri Kopi untuk Efisiensi Air dan Peningkatan Kesejahteraan Petani (Studi Kasus Kelompok Tani CAF Singonegoro) Suhudi Suhudi; Widowati Widowati; Nikmatul Khoiriyah; Ana Arifatus Sa’diyah
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.8285

Abstract

This community service activity aims to improve water efficiency and farmer welfare by implementing an Internet of Things (IoT)-based drip irrigation system in coffee agroforestry at the CAF Singonegoro Farmers Group in Tuban Regency. The main problems partners face are low water efficiency during the dry season and a heavy reliance on manual labor for plant watering. The solution is to implement an automatic drip irrigation system controlled by a soil moisture sensor and an ESP32 microcontroller, with monitoring via an Android-based application. The implementation method included a needs survey, training on tool use, system installation, and one month of technical assistance. The results of the activity showed a water efficiency of 36.7% and a 50% reduction in labor requirements. In addition, farmers' understanding of irrigation technology increased from 52% to 88%. Other positive impacts include increased plant growth and operational cost savings of IDR 300,000 per month per farmer. This activity demonstrates that implementing IoT technology in irrigation systems can support resource efficiency and sustainably improve farmer welfare.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan kesejahteraan petani melalui penerapan sistem irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT) pada agroforestri kopi di Kelompok Tani CAF Singonegoro, Kabupaten Tuban. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya efisiensi penggunaan air selama musim kemarau dan tingginya ketergantungan terhadap tenaga kerja manual untuk penyiraman tanaman. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem irigasi tetes otomatis yang dikendalikan oleh sensor kelembapan tanah dan mikrokontroler ESP 32, serta dapat dipantau melalui aplikasi berbasis Android. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, pelatihan penggunaan alat, instalasi sistem, dan pendampingan teknis selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan efisiensi penggunaan air sebesar 36,7% dan penurunan kebutuhan tenaga kerja hingga 50%. Selain itu, pemahaman petani terhadap teknologi irigasi meningkat dari 52% menjadi 88%. Dampak positif lain adalah peningkatan pertumbuhan tanaman dan penghematan biaya operasional sebesar Rp. 300.000 per bulan per petani. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT dalam sistem irigasi dapat mendukung efisiensi sumber daya dan peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Pendampingan Guru MGMP Matematika dalam Digitalisasi Pembelajaran Statistika Berbasis R dan RMarkdown Gangga Anuraga; Silviana Maya Purwasih; Hani Brilianti Rochmanto; Zahro Dewi Anggraeny; Sekar Rini Pratiwi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7818

Abstract

This community service activity was carried out in collaboration with the Nganjuk Regency Senior High School Mathematics Teacher Working Group (MGMP) to address the issues faced by teachers who still predominantly use lecture methods, are unfamiliar with modern statistical software, and do not have digital modules, reference books, and HOTS questions based on real data. The objectives of this program were to improve teachers' competence in integrating R and RMarkdown software into statistics learning, developing interactive digital modules, producing textbooks with ISBNs, and developing a bank of HOTS questions and digital LKPDs. The methods used were training and mentoring, involving 50 partner teachers. The main outputs are a digital module for teaching statistics based on the high school curriculum, a digital statistical reference book with an ISBN, and a bank of HOTS questions with 10 interactive digital worksheets. The products of this activity are superior to previous approaches because they are interactive, contextual, and easy to update. The impact of the activity can be seen from the increase in teachers' competence in using R software from 10% to 80%, the module being used by more than 50% of partner teachers, the reference book being used by more than 70% of teachers, and the HOTS questions and LKPD being used by more than 5 schools. This program has implications for further innovation opportunities in the form of developing interactive web applications and forming a digital-based community of practicing teachers for program sustainability.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama MGMP Matematika SMA Kabupaten Nganjuk untuk menjawab permasalahan guru yang masih dominan menggunakan metode ceramah, belum familiar dengan perangkat lunak statistik modern, dan belum memiliki modul digital, buku referensi, serta soal HOTS berbasis data riil. Tujuan program ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan software R dan RMarkdown dalam pembelajaran statistika, menyusun modul digital interaktif, menghasilkan buku ajar ber-ISBN, serta mengembangkan bank soal HOTS dan LKPD digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan, dan pendampingan, melibatkan 50 guru mitra. Karya utama yang dihasilkan adalah satu modul digital pembelajaran statistika berbasis kurikulum SMA, satu buku referensi statistika digital ber-ISBN, dan satu bank soal HOTS dengan 10 LKPD digital interaktif. Produk kegiatan ini unggul dibanding pendekatan sebelumnya karena interaktif, kontekstual, dan mudah diperbarui. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya kompetensi guru dalam penggunaan perangkat lunak R dari 10% menjadi 80%, modul digunakan oleh lebih dari 50% guru mitra, buku referensi dimanfaatkan oleh lebih dari 70% guru, dan soal HOTS serta LKPD digunakan oleh lebih dari 5 sekolah. Program ini berimplikasi pada peluang inovasi lanjutan berupa pengembangan aplikasi web interaktif dan pembentukan komunitas guru praktisi berbasis digital untuk keberlanjutan program.
Penerapan Prototipe Smart Warehouse Produk Kopi Berbasis QR dan Manajemen Persediaan : Studi Kasus CV. Kopi Java Indonesia Eunikhe Ariesti Rambu Kareri; Lorine - Tantalu; Budi - Santosa; Wildan Eka Prasetya; Arif - Efendi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8767

Abstract

CV. Kopi Java Indonesua yang bergerak dibidang hulu dan hilir untuk jenis kopi arabika dan robusta telah memiliki pasar tersendiri baik didalam Kota Malang hingga diluar Provinsi. Dibutuhkan aplikasi pendataan persediaan mengingat kebutuhan pasar harus disesuaikan dengan persediaan yang ada. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan kemudahan CV. Kopi Java Indonesia dalam melakukan monitoring persediaan secara real-time menggunakan aplikasi yang bersama Smart Warehouse Produk Kopi Berbasis QR, yaitu sebuah aplikasi tersistem yang terhubung dengan smartphone untuk memudahkan pembacaan data secara real-time kapanpun dibutuhkan. Hasil penerapan menunjukkan bahwa tingkat efisiensi kinerja dalam penyediaan persediaan mencapai tingkat kepercayaan 81% dan memiliki tingkat kesalah data kurang adri 10%. Prototipe ini juga tidak menutuo kemungkinan untuk terus dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna di CV. Kopi Java Indonesia, dalam upaya perluasan pasar produk kopi.
Optimasi Daya Generator Kincir Air di PLTMH Pondok Lembah Kemuning, Pakis, Kabupaten Malang, untuk Peningkatan Efisiensi Energi Terbarukan Ita Suhermin Ingsih; Mukhammad Mukhlis; Anang Bakhtiar; Fawaidul Badri
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8174

Abstract

Pondok Pesantren Annur Lembah Kemuning, Kabupaten Malang, telah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai sumber energi terbarukan. Namun, sistem yang terpasang belum bekerja secara optimal karena daya listrik yang dihasilkan hanya sekitar 700 Watt dari potensi ±3000 Watt. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan daya generator kincir air melalui perbaikan desain sistem serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia mitra. Metode pelaksanaan meliputi survei teknis, analisis debit dan head, desain ulang kincir air, optimasi generator, instalasi sistem pengatur daya, serta pelatihan dan pendampingan teknis kepada santri dan pengelola pondok pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kinerja PLTMH dan pemahaman mitra dalam pengoperasian serta pemeliharaan sistem. Program ini berdampak pada meningkatnya keandalan pasokan listrik dan kemandirian energi pesantren berbasis komunitas.
Pelatihan Petani Milenial PCPM Dau di Desa Mulyoagung dalam Mengelola Kesehatan Tanaman pada Selada Hidroponik melalui Inovasi Larutan Nutrisi Padhina Pangestika; Radhityas Kharisma Nuryasinta; Amelia Khoidir; Dew Laura Pasha; Muhammad Ilyas
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8775

Abstract

This community service program was motivated by problems faced by millennial farmers of PCPM Dau in hydroponic lettuce cultivation, including the high incidence of tip burn, suboptimal monitoring of nutrient solution pH and EC, and weak product branding and digital marketing. This program aimed to strengthen partners’ capacity in managing hydroponic lettuce plant health through nutrient formula innovation based on calcium and magnesium balance, nutrient solution monitoring, product identity development, and digital marketing enhancement. The methods included community education, training, science and technology diffusion, mentoring, and evaluation. The activity was conducted in Mulyoagung Village, Dau District, Malang Regency, involving 10 millennial farmers of PCPM Dau who manage an NFT hydroponic system. The results showed that the application of the nutrient formula and pH and EC monitoring reduced tip burn incidence from 30–40% to less than 10%. Marketable yield increased from 10–20 kg per cycle to 20–30 kg per cycle. In addition, the partners developed a product brand identity and began utilizing social media as a digital marketing platform. This program demonstrates that integrating nutrient innovation, branding, and digital marketing can serve as an applicable mentoring model for developing more productive and competitive millennial hydroponic farming.ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi petani milenial PCPM Dau dalam budidaya selada hidroponik, yaitu tingginya kejadian tip burn, belum optimalnya monitoring pH dan EC larutan nutrisi, serta belum kuatnya branding dan pemasaran digital produk. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola kesehatan tanaman selada hidroponik melalui inovasi formula nutrisi berbasis keseimbangan kalsium dan magnesium, monitoring larutan nutrisi, serta penguatan identitas produk dan pemasaran digital. Metode kegiatan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dengan melibatkan 10 petani milenial PCPM Dau yang mengelola sistem hidroponik NFT. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan formula nutrisi dan monitoring pH serta EC mampu menurunkan kejadian tip burn dari 30–40% menjadi kurang dari 10%. Hasil panen layak jual meningkat dari 10–20 kg per siklus menjadi 20–30 kg per siklus. Selain itu, mitra mulai memiliki identitas merek produk dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi nutrisi, branding, dan pemasaran digital dapat menjadi model pendampingan aplikatif bagi pengembangan pertanian hidroponik milenial yang lebih produktif dan berdaya saing.
Inovasi Mesin Pengunci Warna Otomatis untuk Mengoptimalkan Produksi Batik di Kelurahan Gadang, Kota Malang Luthfi Indana; Viry Puspaning Ramadhan; Fuad Kautsar; Pandu Rangga Seva Lea; I Ketut Gede Wicaksana
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8614

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Batik Arica yang berlokasi di Kelurahan Gadang, Kota Malang menghadapi berbagai permasalahan dalam proses produksi, manajemen, dan pemasaran. Pada proses produksi, penguncian warna kain batik masih dilakukan secara manual sehingga penggunaan waterglass tidak efisien, yaitu mencapai 2 liter per potong kain atau 50liter untuk 25 potong kain per bulan. Di sisi manajemen, kelompok pengrajin belum memiliki struktur organisasi yang jelas serta tidak melakukan pencatatan keuangan secara tertib. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi, kapasitas manajemen, dan tata kelola keuangan Batik Arica melalui tiga intervensi utama, yaitu: (1) pembuatan dan penerapan mesin pengunci warna batik otomatis, (2) sosialisasi manajemen organisasi, dan (3) pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana. Mesin pengunci warna dirancang menggunakan rangka baja hollow bermotor 1 HP, dilengkapi roller karet tahan panas berdiameter 15 cm, dengan dimensi 120 x 80 x 100 cm dan berat sekitar 120 kg. Kegiatan dilaksanakan pada periode September–Desember 2025 dan diikuti oleh 10 anggota pengrajin Batik Arica. Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang signifikan. Penggunaan waterglass berkurang 60%, dari 50liter menjadi 20 liter per 25 potong kain. Kapasitas produksi meningkat 100%, dari 25 lembar menjadi 50 lembar kain per bulan. Pemahaman mitra terhadap materi laporan keuangan dan manajemen organisasi meningkat dari skala 1 menjadi skala 4 dari 5. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan manajemen mampu mendorong pertumbuhan UMKM batik secara berkelanjutan.
Integrasi Kultural dan Teknologi dalam Membangun Partisipasi Stakeholder dalam Penggalangan Dana untuk Sekolah Negeri Nurul Ratna Sari; Megan Lee
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8821

Abstract

In Australia, a four-season country, air-conditioning is a vital learning facility to cooling the class in summer and warming it in autumn, winter, and spring. A public primary school in WA is not included in the current prioritisation but needs to replace 12 poorly functioning air-conditioning units in its classrooms. However, the school’s budget cannot cover the air-conditioning replacement cost and the school is unable to conduct their own fundraising. Thus, the community service of Parents and Citizens Association of the school conducted fundraising. The event integrates communication technology and sausage sizzle fundraising at a major chain Australian hardware store, Bunnings. Sausage sizzle is an Australian cultural icon, which represent community spirit. To reach stakeholders, the event uses a website for donation, QR code, online flier, and the school and parents’ communication portal. The participating stakeholders were four stakeholders from industry (three local supermarkets and a sausage producer), 15 volunteers from parents and the local community. The online and offline fundraising resulted total AUD $5678. The school’s Parents and Citizens Association managed communication with three government representatives that accelerate the approval of government budget for air-conditioning replacement at the school. The fundraising demonstrates best practice in community service by integrating local community customs and communication technology in involving stakeholders. ABSTRAKDi Australia, negara dengan empat musim, Air Conditioner (AC) merupakan fasilitas pembelajaran yang vital untuk menyejukkan ruang kelas ketika musim panas yang ekstrim dan menghangatkan ketika musim gugur, dingin, dan semi. Sebuah sekolah negeri di Australia Barat tidak berada dalam prioritas pendanaan Pemerintah, tetapi membutuhkan penggantian 12 AC yang usang dan temperaturnya tidak optimal. Anggaran sekolah tidak mencukupi penggantian AC dan sekolah negeri tidak dapat melakukan penggalangan dana. Maka, Asosiasi orang tua dan warga negara untuk sekolah tersebut melakukan penggalangan dana. Kegiatan ini mengintegrasikan penggunaan teknologi komunikasi dan penjualan makanan lokal Australia yaitu roti sosis bakar (sausage sizzle), di sebuah toko perkakas utama di Australia, Bunnings. Sausage sizzle merupakan suatu ikon budaya Australia, yang menyimbolkan semangat komunitas. Untuk menjangkau partisipasi stakeholder, kegiatan dilakukan melalui media online berupa website donasi, QR Code, flier online, dan penggunaan aplikasi komunikasi. Penggalangan dana berhasil melibatkan empat stakeholder industri, 15 sukarelawan dari orang tua murid, dan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Penggalangan dana online dan offline mengumpulkan dana total AUD $5678. Asosiasi orang tua dan warga negara juga menjalin komunikasi dengan tiga perwakilan pemerintah lokal yang berdampak pada percepatan persetujuan alokasi anggaran pemerintah untuk penggantian AC. Kegiatan ini menunjukkan praktek baik pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan budaya lokal dan teknologi komunikasi dalam pelibatan stakeholder.
Penyuluhan Kehigienasan Pada Usaha Keripik Wortel Di Kota Batu Untuk Meningkatkan Kualitas Dan Daya Saing Produk Umkm Cahyo Sasmito; Wulan Puji Lestari; Budi Santosa
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v10i1.8637

Abstract

Keripik wortel merupakan salah satu produk unggulan UMKM di Kota Batu, Jawa Timur, yang memanfaatkan hasil pertanian wortel lokal sebagai bahan baku utama. Namun, sebagian besar pelaku usaha keripik wortel belum menerapkan standar kehigienasan yang memadai dalam proses produksi, sehingga berpotensi menurunkan kualitas produk dan daya saing di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuluhan kehigienasan terhadap peningkatan pengetahuan, perilaku produksi, dan kualitas produk keripik wortel pada pelaku UMKM di Kota Batu. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, pre-test dan post-test, serta dokumentasi terhadap 25 peserta penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan selama 4 hari dengan materi personal hygiene, sanitasi peralatan, sanitasi tempat produksi, penanganan bahan baku yang aman, dan pengemasan higienis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 72%, dari skor pre-test 41,6 menjadi 83,2 pada post-test. Sebanyak 88% peserta menerapkan praktik higiene personal dengan baik, 80% melakukan sanitasi peralatan secara rutin, dan 76% mulai mengurus sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Program penyuluhan kehigienasan terbukti efektif meningkatkan kapasitas pelaku UMKM keripik wortel di Kota Batu dalam menerapkan standar keamanan pangan yang baik.