cover
Contact Name
Ayu Chandra
Contact Email
ayu.chandra21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jast@unitri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 25487981     DOI : -
Paper topics that can be published in JAST are as follows: 1. Small and Medium Enterprises (UKM) or community economic empowerment 2. Application of Bioenergy Technology 3. Environmental Management; 4. Natural Resource Processing 5. Workshop and Training for the community JAST is published twice a year every June and December, published by the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
Implementasi Teknologi Perajang pada UMKM Keripik: Strategi Peningkatan Kapasitas Produksi dan Mutu Produk Gunawan, Gunawan; Kusumo, Argo Hadi; Chrisnasari, Ruth; Batutah, Moh Arif; Dewi, Kadek Prameswara; Korua, Rochel Aqilah Shafa Kheisya
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7622

Abstract

The arrival of tourists to the Trawas District in Mojokerto Regency presents a significant opportunity for local souvenir products, particularly snack foods such as chips. However, many MSMEs still face challenges in production capacity and quality due to the use of simple, manual equipment. This community service program partner is an MSME in Selotapak Village that produces a range of chips made from local ingredients, including banana, cassava, and sweet potato. The goal of this activity is to help MSMEs increase their production capacity and quality by adopting shredding machine technology. The technology selection process was carried out in collaboration with the MSME partner. Implementing a multifunctional shredding machine directly increases production capacity and the quality of shredded raw chip ingredients. With the machine, the uniformity of the sliced results is nearly 100%. Likewise, there is a 300% increase in shredding speed, a 100% increase in chip production capacity, and a 27% increase in sales turnover. This program for MSMEs in the chip industry not only strengthens the local economy but also enhances local tourism attractions.ABSTRAKKehadiran wisatawan yang datang ke Kecamatan Trawas di Kabupaten Mojokerto memberikan peluang besar bagi produk oleh-oleh khas daerah, khususnya makanan ringan berupa keripik. Namun, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam kapasitas dan kualitas produksi karena masih menggunakan peralatan sederhana dan manual.  Mitra kegiatan program pengabdian masyarakat ini adalah sebuah UMKM di Desa Selotapak yang memproduksi berbagai keripik berbahan baku lokal seperti pisang, singkong, dan ubi jalar. Tujuan kegiatan adalah membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya melalui adopsi teknologi mesin perajang. Proses pemilihan teknologi dilakukan bersama mitra UMKM. Penerapan teknologi dengan mesin perajang multifungsi berdampak langsung pada peningkatan kapasitas produksi dan juga kualitas hasil perajangan bahan baku keripik. Dengan mesin, keseragaman hasil irisan mendekati 100%. Demikian juga terjadi peningkatan kecepatan perajangan 300%, kapasitas produksi keripik 100% dan omzet penjualan 27%. Program kegiatan untuk UMKM keripik ini tidak hanya memperkuat perekonomian masyarakat setempat, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata setempat.
Pelatihan Pengemasan Usaha Wingko Bakar Klojen untuk Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Kelurahan Klojen Kota Malang Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu; Suroto, Karunia Setyowati; Sasmito, Cahyo
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7560

Abstract

Wingko bakar is one of the traditional foods typical of Java that has excellent potential as an MSME product. In Klojen Village, Malang City, several small entrepreneurs produce wingko bakar but face obstacles in product packaging. This research aims to analyse the impact of packaging training on improving the quality and competitiveness of baked wingko products in Klojen Village. The method employed is a qualitative approach, utilizing participatory observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The training will be held for 3 days, covering topics such as packaging design, packaging material selection, hygienic packaging techniques, and branding strategies. The research results show that after attending the training, 85% of participants were able to produce more attractive and hygienic packaging, there was an average increase in turnover of 40%, and the baked wingko product received a positive response from consumers. Packaging training has proven effective in improving the competitiveness of wingko bakar products from MSMEs in Klojen Village.ABSTRAKWingko bakar merupakan salah satu makanan tradisional khas Jawa yang memiliki potensi besar sebagai produk UMKM. Di Kelurahan Klojen, Kota Malang, terdapat beberapa pengusaha kecil yang memproduksi wingko bakar namun mengalami kendala dalam hal pengemasan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan pengemasan terhadap peningkatan kualitas dan daya saing produk wingko bakar di Kelurahan Klojen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dengan materi meliputi desain kemasan, pemilihan bahan kemasan, teknik pengemasan higienis, dan strategi branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, 85% peserta mampu memproduksi kemasan yang lebih menarik dan higienis, terjadi peningkatan omzet rata-rata sebesar 40%, dan produk wingko bakar mendapat respon positif dari konsumen. Pelatihan pengemasan terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM wingko bakar di Kelurahan Klojen.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Samatan Melalui Praktik Budidaya Tanaman TOGA Ningsih, Kustiawati; Maulida, Rifkatun; Maulia, Rini
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7438

Abstract

Family Medicinal Plants (TOGA) are a local nature-based solution for improving family health independently. The current condition reveals that the TOGA plants in the Samatan Village Garden are not well-managed (neglected) by the Samatan Village PKK group, and the group's members do not understand the health benefits of TOGA plants. Therefore, as the implementation team, we are conducting a service activity as a solution to the problems faced by the Samatan Village PKK group. The types of plants introduced include butterfly pea flowers, roselle, cat's whiskers, purple leaves, and seven thorns. The results of the service activities that we have carried out show a 100% increase in TOGA cultivation efficiency, 100% active participation from all group members with full involvement in practice, a 94.50% increase in participants' understanding, and 100% of group members are now able to apply TOGA cultivation techniques correctly and appropriately. In addition to providing health benefits, this activity also offers business opportunities for herbal products, thereby enhancing the economic well-being of the group and promoting the independence of the mothers in the Samatan Village PKK in the field of family health.ABSTRAKTanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan solusi lokal berbasis alam dalam meningkatkan kesehatan keluarga secara mandiri. Kondisi saat ini menunjukkan tanaman TOGA di Taman Desa Samatan belum dikelola dengan baik (terbengkalai) oleh kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Samatan dan anggota kelompok belum memahami manfaat tanaman TOGA bagi kesehatan. Oleh karena itu kami sebagai tim pelaksana pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian sebagai solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Samatan. Jenis tanaman yang diperkenalkan meliputi bunga telang, rosella, kumis kucing, daun ungu, dan tujuh duri. Hasil kegiatan pengabdian yang telah kami laksanakan adalah efisiensi budidaya TOGA meningkat hingga 100%, Partisipasi aktif 100% anggota kelompok dengan keterlibatan penuh dalam praktik, Peningkatan pemahaman peserta sebesar 93,85%, serta 100% anggota kelompok kini mampu menerapkan teknik budidaya TOGA secara baik dan benar. Selain membawa manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memberikan peluang bisnis produk herbal sehingga dapat meningkatkan perekonomian kelompok serta mendorong kemandirian ibu-ibu PKK Desa Samatan dalam bidang kesehatan keluarga.
Inovasi Mesin Pencampur Berbasis Otomasi untuk Mengoptimalkan Produksi Jamur Tiram di Desa Kare Kabupaten Madiun Nisa, Nur Ihda Farikhatin; Maritha, Vevi; Juwari, Juwari; Prasongko, Agung; Nesaputro, Muhammad Wahyue; Aminudin, Achmad; Kulsum, Umi; Kurniawan, Avip; Kurniawan, Ahmad Misfa
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7600

Abstract

Oyster mushrooms are one of the leading export commodities in Madiun Regency, particularly in Kare Village. The region's cool and fertile environment offers significant potential for mushroom cultivation, providing a source of income and business opportunities for the community. However, the baglog mixing process is still carried out manually. This community partnership empowerment program was designed to enhance the production capacity of farmer groups by applying an automation-based mixer machine to accelerate the baglog preparation process. The program consisted of several stages, including socialization, training in technology utilization, machine implementation, mentoring, evaluation, and planning for program sustainability. The implementation results showed that the mixing time was reduced from 2.5 hours to approximately 1 hour for 300 kg of materials. Production capacity increased significantly from an average of 95 to 190 baglogs per day. The improvements in time efficiency, reduction of manual labor, and enhanced homogeneity of materials demonstrate that this program has provided a tangible impact in increasing the productivity and sustainability of oyster mushroom farmer groups in Kare VillageABSTRAKJamur tiram merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan di Kabupaten Madiun, khususnya di Desa Kare. Kondisi wilayah yang sejuk dan subur menjadikan desa ini memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya jamur tiram sebagai sumber pendapatan dan peluang usaha masyarakat. Namun, proses pencampuran bahan baglog masih dilakukan secara konvensional. Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam aspek produksi melalui penerapan mixer machine berbasis otomasi guna mempercepat proses pembuatan baglog. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan teknologi, implementasi mesin, evaluasi dan pendampingan, serta perencanaan keberlanjutan program. Hasil implementasi menunjukkan bahwa waktu pencampuran dapat dipangkas dari 2,5 jam menjadi sekitar 1 jam untuk kapasitas 300 kg bahan. Sedangkan kapasitas produksi meningkat signifikan dari rata-rata 95 baglog per hari menjadi 190 baglog per hari. Efisiensi waktu, pengurangan beban tenaga kerja, serta peningkatan homogenitas bahan menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha kelompok tani jamur tiram di Desa Kare
Pelatihan Pembuatan Product Catalog Pada UMKM Kali Kepiting Sejahtera Kelurahan Pacar Kembang Kota Surabaya Amanah, Lailatul; Handayani, Nur; Susanti, Susanti; Mutmainnah, Dewi; Syahrenny, Nenny
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7775

Abstract

The Kali Kepiting Sejahtera MSME Association in Surabaya faces challenges, including a lack of professional product catalogs, limited managerial skills, and traditional and unstructured promotional methods. This community service activity aims to empower MSMEs through training in creating professional product catalogs, both printed and digital, accompanied by individual mentoring. The activity methods include providing basic product catalog materials, design training using simple applications, individual mentoring, and evaluation of catalog improvements. The main work is a collective and individual catalog product ready to be used for promotions, activity reports, journal publications, and PKM seminars. The work review indicates that this training enhances the ability of MSME managers to compile content and design catalogs, strengthen their business image, and provide structured promotional media. The impact of the activity is evident in the increased understanding of branding and digital promotion among participants, enhanced catalog operational capabilities, and MSME readiness to capitalize on opportunities for collaboration and new markets. The conclusion of the activity stated that 100% of MSME Kali Kepiting Sejahtera participants successfully created digital and printed product catalogs, both individually and collectively. The activity also succeeded in enhancing digital literacy, design skills, and understanding of product branding, in line with the initial needs of partners to improve their business promotion strategies.ABSTRAKPaguyuban UMKM Kali Kepiting Sejahtera di Surabaya menghadapi masalah belum tersedianya katalog produk profesional, keterampilan pengelola terbatas, serta promosi yang masih tradisional dan kurang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan UMKM melalui pelatihan pembuatan katalog produk profesional, baik cetak maupun digital, disertai pendampingan individual. Metode kegiatan meliputi pemberian materi dasar product catalog, pelatihan desain menggunakan aplikasi sederhana, pendampingan individual, dan evaluasi penyempurnaan katalog. Karya utama berupa produk katalog kolektif dan individual yang siap digunakan untuk promosi, laporan kegiatan, publikasi jurnal, dan seminar PKM. Ulasan karya menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kemampuan pengelola UMKM dalam menyusun konten dan mendesain katalog, memperkuat citra usaha, serta memberikan media promosi yang terstruktur. Dampak kegiatan terlihat pada peningkatan pemahaman peserta mengenai branding dan promosi digital, kemampuan operasional katalog, serta kesiapan UMKM menghadapi peluang kerja sama dan pasar baru. Kesimpulan kegiatan menyatakan bahwa sebanyak 100% peserta UMKM Kali Kepiting Sejahtera berhasil membuat Product Catalog digital dan cetak, baik dalam bentuk individual maupun kolektif. Kegiatan juga berhasil meningkatkan literasi digital, kemampuan desain, dan pemahaman branding produk, sesuai dengan kebutuhan awal mitra dalam memperbaiki strategi promosi usaha.
Penguatan Kesehatan Finansial dan Kesehatan Mental pada Kelompok Istri Petani di Jombang Farihah, Elva; Yudanagara, Bani Bacan Hacantya; Ajija, Shochrul Rohmatul; Idris, Fahmi; Ulum, Amelia Rosikhotul
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7422

Abstract

The problem faced by the farmers' wives group partners in Tebel Village, Bareng District, Jombang Regency, is a lack of knowledge in managing family finances, which can lead to increased financial pressure and psychological stress. This program aims to provide education on financial literacy, wise household financial management, and mental health literacy to improve partners' mental health. Participants are given socialization related to financial health education and mental health education. Apart from that, participants are also invited to practice directly preparing a household budget in a simple and easy-to-understand manner. Pre-tests and post-tests are also administered to evaluate the level of achievement of the service program. Additionally, a feedback questionnaire was provided to participants as a means of evaluating the implementation of activities and assessing the sustainability of the community service program. Based on the analysis of the pre-test and post-test results, participants have increased knowledge in managing financial health and mental health. By integrating knowledge about financial planning and mental health, this activity had a significant positive impact on the farmers' wives in Tebel Village, Bareng District, Jombang Regency.ABSTRAKPermasalahan yang dihadapi oleh mitra kelompok istri petani di Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang adalah minimnya pengetahuan dalam mengelola keuangan keluarga sehingga dapat meningkatkan tekanan finansial dan tekanan stess secara psikologis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai literasi keuangan mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga yang bijak dan literasi kesehatan mental untuk meningkatkan kesehatan jiwa mitra. Peserta diberikan sosialisai berkaitan dengan edukasi kesehatan finansial dan edukasi kesehatan mental. Selain itu, peserta juga diajak untuk praktek secara langsung menyusun anggaran rumah tangga dalam lingkup yang sederhana dan mudah dipahami. Pre-test dan post-test juga diberikan untuk mengevaluasi tingkat ketercapaian program pengabdian. Selain itu, kuisioner umpan balik juga diberikan kepada peserta sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan kegiatan dan untuk keberlanjutan program pengabdian masyarakat. Berdasarkan analisis deri hasil pre-test dan post-test, peserta memiliki peningkatan pengetahuan dalam mengelola kesehatan keuangan dan kesehahatan mental.  Dengan mengintegrasikan pengetahuan tentang perencanaan keuangan dan kesehatan mental, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi para istri petani di Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) melalui Pelatihan pada UMKM ”Omah Mente” Kota Malang untuk Meningkatkan Mutu dan Penguatan Daya Saing Produk Mente Handayani, Sri; Supartini, Nonok; Farida, Farida; Ahmadi, Kgs; Sumarno, Sumarno; Leondro, Henny
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7616

Abstract

Omah Mente is an MSME that processes cashew nuts into fried cashew nuts and cashew cookies. The problem faced by Omah Mente is that the production process is still carried out manually and does not implement GMP due to a lack of knowledge about GMP and limited capital for technological innovation and GMP implementation. In the implementation of this community service activity, production technology innovation, socialization about GMP and training and mentoring on GMP implementation were carried out. The results of the community service program with the introduction of production technology increased production capacity from 2 kg to 7 kg. The implementation of GMP resulted in the production process being carried out according to good processing methods, resulting in clean, hygienic, and safe products. This increase in production has increased marketing through a consignment system at food stores in Malang City.ABSTRAKOmah Mente merupakan UMKM yang mengolah mente menjadi mente goreng dan kue (cookies) mente.  Permasalahan yang dihadapi Omah mente adalah proses produksi masih dilakukan secara manual belum menerapkan GMP karena kurangnya pengetahuan tentang GMP dan keterbatasan permodalan untuk inovasi teknologi dan penerapan GMP.  Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan inovasi teknologi produksi, sosialisasi tentang GMP dan pelatihan dan pendampingan penerapan GMP. Hasil program pengabdian kepada masyarakat dengan introduksi teknologi produksi meningkatkan kapasiats produksi dari 2 kg menjadi 7 kg. Penerapan GMP menghasilkan  proses produksi telah berjalan menurut cara-cara pengolahan yang baik sehingga menghasilkan produk yang bersih, higienis, dan aman. Peningkatan produksi ini telah meningkatkan pemasaran melalui sistem konsinyasi pada toko ole-ole kota Malang
Pelatihan Penguatan Pemasaran Produk dan Pencatatan Laporan Keuangan pada Pelaku UMKM di Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang Indah, Sri; Indrihastuti, Poppy; Iriani, Nur Ida; Asnah, Asnah; Sasono, Agus Dwi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7821

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are a key pillar of the Indonesian economy. Despite the critical role of MSMEs in the Indonesian economy, MSME entrepreneurs at the local level still face difficulties in preparing financial reports and marketing their products. The purpose of this community service activity is to increase the capacity of MSME actors in Pait Village, Kasembon District, Malang Regency. The activity was conducted over five consecutive days. The focus of the activity implementation was on two main aspects, namely strengthening product marketing and recording financial reports. The activity was carried out in five main stages: preparation, marketing training, financial training, practical assistance, and evaluation. The approach used was participatory. The main work, in the form of a training module and a simple financial report format (cash flow and profit and loss), was proven to be applicable and in accordance with the needs of partners, namely MSME actors in Pait Village, and contributed to increasing the overall capacity of micro businesses.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian Indonesia. Namun, pelaku usaha UMKM di tingkat lokal masih menghadapi kesulitan dalam pencatatan laporan keuangan dan pemasaran produk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu 5 hari berturut-turut di bulan Juli. Fokus pelaksanaan kegiatan dalam dua aspek utama, yaitu penguatan pemasaran produk dan pencatatan laporan keuangan. Kegiatan dilaksanakan dengan lima tahapan utama yaitu persiapan, pelatihan pemasaran, pelatihan keuangan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah  pendekatan partisipatif (participatory approach). Karya utama yang dihasilkan berupa modul pelatihan dan format laporan keuangan sederhana (arus kas dan laba rugi) terbukti aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan mitra yaitu para pelaku UMKM di Desa Pait, serta berkontribusi dalam peningkatan kapasitas usaha mikro secara menyeluruh.
Penyuluhan Teknologi Pembuatan Briket Berdaya Jual Tinggi untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Arvianti, Eri Yusnita; Sasmito, Cahyo; Ahang, Yohanes Sandro
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7557

Abstract

Briquettes are an environmentally friendly alternative fuel with high economic potential as a substitute for fossil fuels. In Sumbermanjing Wetan Village, Malang Regency, there is abundant potential for organic waste that has not been optimally utilized for high-quality briquette production. This study aims to analyze the impact of briquette-making technology counseling on improving community skills and the economic value of briquette products. The research method employs a qualitative approach, utilizing observation, in-depth interviews, and documentation techniques with 30 participants in counseling. The counseling was conducted over 5 days, covering materials on raw material processing technology, mixing and molding techniques, optimal drying processes, and briquette marketing strategies. The results showed that 87% of participants were able to produce high-quality briquettes with an average calorific value of 4,200 kcal/kg. There was an average income increase of 65%, and the briquette products received positive responses from local and regional markets. Briquette-making technology counseling proved effective in improving community skills and creating sustainable new business opportunities. ABSTRAK Briket merupakan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki potensi ekonomi tinggi sebagai pengganti bahan bakar fosil. Di Desa Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, terdapat potensi limbah organik yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk pembuatan briket berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuluhan teknologi pembuatan briket terhadap peningkatan keterampilan masyarakat dan nilai ekonomi produk briket. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 30 peserta penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan selama 5 hari dengan materi teknologi pengolahan bahan baku, teknik pencampuran dan pencetakan, proses pengeringan optimal, dan strategi pemasaran briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% peserta mampu memproduksi briket berkualitas tinggi dengan nilai kalor rata-rata 4.200 kkal/kg, terjadi peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 65%, dan produk briket mendapat respon positif dari pasar lokal dan regional. Penyuluhan teknologi pembuatan briket terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Pemberdayaan UMKM Risoles oleh Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Produksi, Desain Kemasan, dan Strategi Pemasaran Digital A.P., Rezki Amelia Aminuddin; Hakim, Hakim; Tahir, Tahir; Munawwarah, Suci Rizki; Mustamin, Reski Aulia Azzahra Lulu
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7649

Abstract

This community service program was implemented to empower Risoles Maycake MSMEs, managed by housewives in Berua Village, Biringkanaya District, Makassar City. The partners faced various challenges, including inconsistent and unhygienic production, simple packaging without brand identity, and conventional marketing strategies. The program activities consisted of training on risoles production based on food hygiene SOPs, product diversification, professional packaging design workshops, and training on digital marketing strategies using social media and marketplaces. The implementation method was participatory, involving socialization, training, application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. The results indicated an increase in production capacity from 20–50 risoles per day to 100–150 risoles per day, the creation of three new attractive and informative packaging designs, and the adoption of digital marketing strategies that expanded the market reach to three city regions. Positive impacts were also evident, with an average sales growth of 40% within three months after the program's implementation. Therefore, this community service program proved effective in enhancing the competitiveness of risoles MSMEs and strengthening the economic independence of housewives.ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan UMKM Risoles Maycake yang dikelola oleh ibu rumah tangga di Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Mitra menghadapi berbagai kendala, mulai dari produksi yang belum higienis dan konsisten, kemasan sederhana tanpa identitas merek, hingga pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan produksi risoles berbasis SOP higienitas pangan, diversifikasi varian rasa, workshop desain kemasan profesional, serta pelatihan strategi pemasaran digital menggunakan media sosial dan marketplace. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi dari 20–50 risoles per hari menjadi 100–150 risoles per hari, munculnya tiga desain kemasan baru yang lebih menarik dan informatif, serta penerapan strategi digital marketing yang mampu memperluas pasar hingga tiga wilayah kota. Dampak positif juga terlihat dari peningkatan omzet rata-rata sebesar 40% dalam tiga bulan setelah program berjalan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM risoles sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi ibu rumah tangga.