cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AT-TA`DIB
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA NYARING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DI SEKOLAH DASAR Wulandari, Novia; Lyesmaya, Dyah; Nurasiah, Iis
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v3i2.19388

Abstract

This study aims to describe the application of Cooperative Script learning models to improve loud reading skills. The research method used was Classroom Action Research (CAR). This research design used the Kemmis and Mc Taggart models conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing, and reflecting. Participants in this study were 3rd grade students of SDN Lembursitu with 24 students, consisting of 14 male students and 10 female students. Data collection techniques were test, observation, and documentation. The results of research on teacher activity in the first cycle showed 69 point with a good category while student activities showed 68 point with an active category. The increase in cycle II teacher activity reaches 82 point with a very good category and student activity reaches 84 point with a very active category. Before the cycle, only 29% student achive the minimum score achievement. The score in the first cycle increased to 58%. At the end,the score of the second cycle acieve 87% improvement. Based on the cycles results, students loud reading skills are improved by using the CS model.
Kontektualisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran Berkebun Vertikal Berbasis Madrasah Sa'diyah, Maemunah
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v3i2.19389

Abstract

Islam sebagai rahamatan lil alamin merupakan konsep kasih sayang dan kepedulian, tidak hanya pada sesama manusia, namun juga pada lingkungan. Memberdayakan lingkungan alam merupakan bagian integral tugas manusia di samping tugas penghambaan pada Allah SWT. Artikel ini bertujuan menanamkan sekaligus mengembangkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan berkebun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan empat madrasaah Ibtidaiyyah (MIS Misbahul Islam, Al-Hidayah, Mis Nurul Iman, Mathla’ul Anwar) yang terletak di Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview, dokumentasi dan kuisioner. Temuan penelitian menunjukkan beberapa nilai-nilai Pendidikan Agama yang dapat diterapkan dan dikembangkan antara lain nilai 1) spiritual; merasakan kebesaran dan kekuasaan Allah, syukur atas karuniaNya yang unik pada semesta, melatih kesabaran dan kegigihan siswa. 2) sosial; bergotong royong dalam mewujudkan tujuan bersama, rasa empati dan simpati. 3) profesionalis; bekerja berdasarkan ilmu, menghargai proses, tekun, disiplin dan berorientasi pada tujuan. Implikasi dari penelitian ini, dapat mengangkat citra madrsah ibtidaiyah karena dapat menerapkan ajaran Islam dalam bentuk berkebun vertikal sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki madrasah masing-masing.
KIPRAH GENERASI MILENIAL PADA ERA 4.0 DALAM MEMBUMIKAN PANCASILA Lestari, Aisyah Sri; Aini, Munifa; Fuadah Z, Anis
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila is the basis of the Indonesian state, the birth of Pancasila through a long process by the founding fathers of the nation. Pancasila itself is a sacred state foundation because of the values contained in Pancasila. The millennial generation or the young generation is currently very instrumental in the development and enlightening of the nation. Millennial generation faces many challenges in the information age or 4.0 era. Not only domestic challenges but challenges from abroad must be faced by the Indonesian people, especially millennial generation. The hopes they have for the progress of the Indonesian people are implemented through actions that have a positive impact on the Indonesian people. Millennial generation gait in grounding the Pancasila starts from oneself and from the smallest things and invites the closest people to carry out the values contained in the Pancasila precepts.
IMPLEMENTASI SCIENTIFIC LEARNING MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL DAN PROSES PEMBELAJARAN IPS Asmahasanah, Salati; Rahmani, Fajar Maulidi
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v3i2.19391

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of Social Sciences Subject learning and improve student learning outcomes through the Project Based Learning (PjbL) model based on scientific learning. This research was conducted at SDIT Al-Madinah Cibinong in semester 2 of the Academic Year 2018/2019. The subject of this study was conducted in the VD class consisting of 28 students. This study used Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and Mc method. Taggart consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that with the PjBL model student learning outcomes in social studies subjects increased. This can be seen from the results of student learning tests that each cycle reaches a predetermined target. Student learning outcomes before the pre cycle are only 50% of students who are able to reach the KKM class or only 14 students while in the first cycle the percentage of achievement of student learning outcomes is 60.7% and in the results of cycle 2 is 80.1%. These results are in accordance with the target set by the researcher, which is 75%. Thus, using the Project Based Learning (PjbL) method based on scientific learning can improve student learning outcomes in social studies subjects in the fifth grade of SDIT Al-Madinah Cibinong.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI MEDIA WAYANG SUKURAGA BERBASIS 5 KARAKTER DI KELAS TINGGI Juliana, Asha Dena; Nurasiah, Iis; Eska Wardana , Aditia
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v3i2.19392

Abstract

The research aims to improve storytelling skills through the media of sukuraga’spuppetbased on 5 characters in high class SDN SelabintanaWetan. The type of this research is Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and Mc.Taggart cycle design models.The subjects of the research were the fifth grade students at SDN SelabintanaWetan with a total of 22 students.The study was conducted in two cycles completed with data collection in the form of interviews, observation sheets, test results, documentation results and field notes.The results of the studentspretest research who obtained classical completeness 18%or a total of 4 students achieving the KKM value and 82% or 18 students who have not yet achieved the KKM value, in cycle I who received classical mastery as much as 77% or a total of 17 students and 23% or 5 students who had not yet achieved the KKM score and in cycle II obtained classical completeness 95% or 21 students and 5% or 1 student who had not yet reached KKM.The conclusion of this study is that the use of sukuraga’spuppetmediabased on 5 character can improve the storytelling skills of students in fifthgrade at SDN SelabintanaWetan in the 2019-2020 school year.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE ROTATING REVIEW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS TINGGI Ayuningtias, Erin Irmayanti; Sutisnawati, Astri; Amalia, Arsyi Rizqia
ATTA`DIB Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v3i2.19393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran mengunakan model Rotating Review terhadap pemahaman konsep IPA di kelas tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat komponen model Kemmis dan Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar tes pemahaman konsep IPA. Penelitian dilaksanakan di SDN Pintu Kisi pada bulan Januari-Oktober 2019 dengan subjek penelitian kelas V-B sebanyak 23 siswa dengan materi sistem pernapasan pada hewan dan manusia. Penerapan model Rotating Review dapat meningkatkan aktivitas guru dengan rata-rata nilai yang diperoleh di siklus I sebesar 72,14% dan siklus II sebesar 82,64% dengan kategori baik. Peningkatan aktivitas siswa dengan rata-rata nilai yang diperoleh di siklus I sebesar 66,00% dan siklus II sebesar 77,89% dengan kategori baik. Peningkatan pemahaman konsep IPA dengan rata-rata nilai yang diperoleh di siklus I sebesar 73,15% dan siklus II sebesar 76,91% dengan kategori baik. Penerapan model Rotating Review juga dapat meningkatakan ketuntasan pemahaman konsep IPA, persentase siswa yang tuntas pada siklus I sebesar 65,21% dan siklus II sebesar 82,60%.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS V MI ANDINA Permana, Bambang Adit; Baisa, Hidayah; Fahri, Muhammad
ATTA`DIB Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v4i1.19398

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk penerapan model Discovery Learning pada mata pelajaran IPA dan Untuk mengetahui proses peningkatan hasil belajar siswa kelas V MI Andina melalui model Discovery Learning. Penelitian ini dilaksanakan di MI Andina pada semester 1 Tahun Ajaran 2019/2020. Subjek penelitian ini adalah kelas V dengan 13 siswa. Model penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan model Discovery Learning hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa di setiap siklusnya. Hasil belajar siswa pada pra siklus hanya 46,15%. siswa yang mencapai KKM hanya 6 siswa. Pada siklus I presentase ketercapaian hasil belajar siswa 53,85% dan pada siklus II yaitu 69,23%. Siklus I-II meningkat sebesar 15,38%, sedangkan pada siklus III presentase ketercapaian hasil belajar siswa 84,62% dan terjadi peningkatan dari siklus II yaitu 15,39% dengan total siswa yang mencapai KKM sebanyak 11. Peneliti berharap agar penelitian ini dapat menjadi solusi dan acuan untuk kegiatan belajar mengajar khususnya pada pembelajaran IPA.
PENYUSUNAN PERANGKAT MODEL QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN RME UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR, KREATIVITAS, DAN KARAKTER SISWA SD Agusdianita, Neza; Asmahasanah, Salati
ATTA`DIB Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v4i1.19399

Abstract

Kegiatan pengabdian berbasis penelitian pada masyarakat ini bertujuan melatih guru SDN 67 dalam menyusun perangkat model Quantum Teaching dalam pembelajaran matematika menggunakan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan prestasi belajar, kreativitas, dan karakter siswa SD. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan. Jumlah guru yang terlibat sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 40 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah menghasilkan perangkat pelatihan berupa modul pelatihan, PPT, lembar wawancara, lembar observasi proses pelatihan dan praktik pembelajaran, dan evaluasi terhadap proses pelaksanaan kegiatan menunjukkan pelaksanaan kegiatan ini termasuk kategori baik. Sementara penguasaan peserta terhadap materi pelatihan juga termasuk kategori baik. Simpulan kegiatan PPM ini menghasilkan perangkat pelatihan berupa modul pelatihan, PPT, lembar wawancara, lembar observasi proses pelatihan dan praktik pembelajaran. Proses pelaksanaan kegiatan pelatihan termasuk kategori berhasil karena hasil obervasi menunjukkan proses pelaksanaan pelatihan termasuk kategori baik. Saran kegiatan ini adalah kegiatan selanjutnya disarankan untuk mempersiapkan jadwal kegiatan pengabdian yang lebih rinci dan terjadwal sehingga semua pihak dapat memberikan kontribusi dengan maksimal.
UPAYA PENINGKATAN GURU PROFESIONAL DALAM MENGHADAPI PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Sakti, Bayu Purbha
ATTA`DIB Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v4i1.19400

Abstract

Guru seharusnya dihormati karena guru memiliki kepedulian terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Pendidikan yang dilakukan di sekolah berkaitan dengan era globalisasi. Guru yang bekerja secara profesional masih diperlukan kemampuannya dalam menata segala aspek kehidupan di masyarakat. Namun ada berbagai masalah yang dihadapi guru di Indonesia. Guru sekolah dasar yang memiliki ijazah sarjana masih sedikit di Indonesia. Guru didistribusikan di Indonesia kurang merata. Kesejahteraan guru yang bekerja di Indonesia masih memprihatinkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencari berbagai bahan pustaka. Upaya pemerintah untuk meningkatkan guru profesional dilakukan dengan cara pemberian ijin perkuliahan melalui pendidikan tinggi. Upaya peningkatan guru profesional juga dilakukan pemerintah melalui kegiatan misalnya seminar, pelatihan, dan program sertifikasi guru. Upaya pemerintah untuk meningkatkan guru profesional dilakukan dengan cara pemberian UKG (Ujian Kompetensi Guru). Upaya pemerintah untuk meningkatkan guru profesional dilakukan melalui kegiatan yang dilembagakan misalnya PKG (Pusat Kegiatan guru) dan KKG (Kelompok Kerja Guru). Upaya pemerintah untuk meningkatkan guru profesional dilakukan melalui kegiatan sistem zonasi.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PPKN PADA SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TALKING STICK Indriani, Nopa; Lyesmaya, Dyah
ATTA`DIB Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep PPKN melalui model kooperatif tipe talking stick. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4-A SDN Baros Kencana CBM kota sukabumi Tahun ajaran 2018/2019 dengan komposisi jumlah laki-laki 15 dan perempuan 25 dengan total seluruhnya 40 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes berupa pretest dan postest. Sedangkan teknik non tes berupa observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Pada pra siklus melalui tes indikator pemahaman konsep menunjukkan ketuntasan pemahaman konsep siswa diperoleh dari presentase keberhasilan secara keberhasilan KKM pada pelaksanaan pra siklus sebesar 28% masih ada pada kategori kurang dan belum memenuhi kriteria keberhasilan . Pada siklus I memiliki ketuntasan keberhasilan KKM sebesar 65% secara umum kemampuan pemahaman konsep siswa dalam kategori cukup dan masih belum mencapai presentase keberhasilan yang telah ditentukan. Pada siklus II ketuntasan klasikal sebesar 90% dan memiliki kategori sangat baik pada kemampuan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan pemahaman konsep siswa meningkat melalui model kooperatif tipe talking stick.

Page 5 of 31 | Total Record : 308