International Journal of Community Service Learning
International Journal of Community Service Learning is a scientific journal Community Service published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal is published 4 times a year, ie in February, May, August, and November. The article was published on the results of community service related to education, science, technology, socio-economics, and entrepreneurship.
Articles
631 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Dusun Demangan Kabupaten Sukoharjo Melalui UMKM Berbasis Bahan Dasar Bekatul untuk Mewujudkan Ketahanan Ekonomi
Sajidan, Sajidan;
Adi, Fadhil Purnama;
Atmojo, Idam Ragil Widianto;
Ardiansyah, Roy;
Saputri, Dwi Yuniasih
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.348 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34394
Penelitian ditujukan untuk memberikan pelatihan dan pengembangan usaha masyarakat non produktif melalui UMKM berbasis bahan dasar bekatul. Kegiatan pengabdian yaitu pemberian materi tentang kandungan bekatul, cara pengolahan bekatul sebagai pakan ternak berkualitas dan makanan bergizi, pengemasan dan pemasaran produk. Jumlah peserta yang diikutsertakan dalam program ini yakni sebanyak 35 masyarakat dengan teknik pengumpulan data penelitian dengan cara: observasi potensi, wawancara, analisis data sekunder, dan dokumentasi. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pemaparan materi oleh ahli, fact finding (analisis kebutuhan), discussion (diskusi antara pemateri), asking and answering (tanya jawab dan diskusi), dan recitation (resitasi atau pembagian tugas), practice and experiment (praktik dan eksperimen). Hasil kegiatan ini berupa temuan bahwa saat ini masyarakat memiliki pemahaman pengolahan bekatul terbatas pada produk olahan untuk pakan ternak. Kegiatan diskusi memberikan paradigma baru terhadap masyarakat untuk mengolah berbagai macam produk makanan berbahan bekatul. Pelatihan ini memberikan bekal kepada masyarakat untuk menganalisis produk berbahan bekatul untuk dikembangkan menjadi produk olahan makanan sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian membekali masyarakat untuk memiliki pengetahuan dasar pengolahan makanan hingga ke tahap pemasaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pemasaran Komposter Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Pada Kelompok Usaha Tebe Komposter
Sumartini, Ade Ruly;
Indriyani, Ni Made Vita;
Darma Putra, I Wayan Gde Yogiswara
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.632 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34472
Pencemaran lingkungan banyak disebabkan oleh tumpukan sampah yang tidak diolah dan dibuang begitu saja. Untuk mengatasi permasalahan mengenai penumpukan sampah, maka dibutuhkan upaya pengolahan sampah menjadi produk baru yang bernilai ekonomis. Salah satu upaya dalam mengurangi timbunan sampah rumah tangga yakni menjadikan sampah sebagai pupuk kompos, dalam program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari pelaksanaan program pengolahan sampah yakni untuk mengurangi timbunan sampah di lingkungan sreta meningkatkan hasil jumlah pengahasilan kelompok usaha pengolahan sampah. Program Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam 2 tahap yakni tahap persipan dan tahap pelaksanaan yang dilakukan dalam 3x pertemuan. Adapun program yang dijalankan dalam kegiatan ini adalah menyusun sistem pemasaran produk, mendesain serta membuat label/brand, melakukan pengadaan bahan baku, penyusunan buku laporan keungan, dan pelatihan penerapan tata kelola perusahaan. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengahasilan serta kemampuan kelompok usaha tebe komposter dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik.
Pengembangan Usaha pada Kelompok Pengrajin Ukiran Batok Kelapa di Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar
Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda;
Soraya, Dewi;
Putra, I Gst. B. Ngr. P.;
Setiawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.856 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34495
Batok kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pengrajin dalam proses produksi serta pemasaran produk kerajinan batok kelapa, seperti kurangnya pemahaman tentang strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produknya secara online dan tidak memiliki kemampuan dalam proses pencatatan transaksi keuangan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanan program kemitraan masyarakat dengan milbatkan 2 orang mitra yang merupakan pengrajin batok kelapa. Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan ini adalah untuk meningkatkan hasil penjualan produk batok kelapa serta memperbaiki pola pencatatan keungan pengrajin. Terdapat 3 kegiatan yang dijalankan dalam program kemitraan masyrakat yakni sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, dan sosialisasi proses pencatatan keuangan. Hasil pada pelaksanaan program menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan sosialisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran yang lebih terstuktur, hasil lainnya menunjukkan bahwa mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, serta pencatatan keungan mitra menjadi lebih terstruktur, sehingga mengurangi kesalahan saat proses pencatatan keuangan.
Pemberdayaan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu Karya Kelompok Usaha Ibu-Ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli
P. Putra, I Gst. B Ngr.;
Jayawarsa, Anak Agung Ketut;
Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka;
Setiyawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.046 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34496
Bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki tekstur lentur dan mudah dibentuk, sehingga cocok digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan berbasis anyaman. Namun dalam proses produksi anyaman bambu terdapat banyak kendala yang dirasakan oleh pengrajin seperti kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, kurangnya jangkauan pemasaran, serta kurangnya kemampuan pengarajin untuk membuat rancangan keuangan dengan baik. Tujuan dilaksanakan program kemitraan masyrakat ini adalah untuk mempertahankan keberlangsungan dari usaha kerajinan anyaman sokasi agar tetap terjaga dan tidak punah. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini yakni kelompok usaha “Sari Murni” yang merupakan kelompok usaha pengarajin anyaman bambu. Terdapat 3 program kerja yang dilankan dalam kegiatan ini, yakni pada bidang produksi dilaksanakan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi, pada bidang akuntansi yakni Pelatihan Pencatatan Transaksi Keuangan serta Penyediaan Sistem Pencatatan Keuangan Ter-digitalisasi, dan dengan bidang Manajemen Pemasaran serta Teknologi Informasi, yakni Penyediaan Website sebagai Bentuk Strategi Pemasaran dan Pelatihan Strategi Promosi. Hasil dari kegiatan ini yakni adanya peningkatan jangkauan penjualan produk, meningkatnya kualitas hasil produksi, serta peningkatan kemampun pengrajin dalam mengelola keuangan.
PKM Pengelolaan Usaha Kerajinan Tedung Bali
Martini, Riski;
Miati, Mita;
Wahyudi, Anggita
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.602 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34582
Usaha kerajinan merupakan usaha yang dilakuakn dengan menjual berbgai hasil kerja tangan yang memiliki fungsi dan bernilai ekonomis. Industri kerajinan telah banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia, salah satunya yakni industry kerajinan tedung, di Bali. Namun pada proses pelaksnaannya para pengusaha kerajinan tedung mengalami banak kendala seperti kurangnya kemampuan dalam menyusun buku laporan keuangan, kurangnya jangkauan pemasaran, serta desain tedung yang terkesan menoton. Tujuan dari pelaksanaan pengadian ini adalah untuk membantu mitra yaitu Toko Sri Merta Yasa untuk mengatasi permasalah yang dihadapi. Proses pelaksanaan program dilakukan dengan melaksanakan 3 program kegiatan pengabdian diantaranya adalah Melakukan pendampingan dan membantu dalam pembuatan pembukuan dan laporan keuangan, Membuatkan website dan sosial media serta Melakukan pendampingan dan mebantu dalam pengembangan desain produk. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra sangat antusias dalam mengikuti pelatihan serta adanya peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola keuangan. Selain itu dengan adanya kegiatan pelatihan jankauan usaha mitra menjadi lebih luas sehingga terjadi peningkatan jumlah pesanan produk. Mitra berharap agar kegiatan pengabdian ini dapat dilksanakan secara berkelanjutan karena dapat memberikan pengaruh positif bagi kemajuan usaha.
Penyuluhan Literasi Belajar Online untuk Masyarakat Bersama Komunitas Pemuda Mandiri
Saputra, Didin Hadi;
Ihsan, Muhammad Shohibul;
Zainuddin Atsani, Lalu Gede Muhammad
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.251 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34676
Pandemi covid-19 mengharuskan setiap pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online, sehingga setiap komponen pendidikan dituntut untuk memiliki litersi belajar online yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang literasi pembelajaran online kepada masyarakat secara umum, serta mendampingi masyarakat dengan intensif dan berkelanjutan bagaimana menggunakan media belajar dengan bijak agar belajar lebih efektif dan bermanfaat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah tahap observasi, tahap penyusunan program, tahap sosialisasi dan tahap evaluasi. Dalam kegiatan ini diperoleh output atau luaran yakni sebagian besar peserta yang mengikuti pelatihan ini sangat komunikatif serta memberikan gambaran kepada tim pengabdi bahwa semangat peserta dalam mengikuti pengabdian sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan aktifnya mitra pengabdian (komunitas pemuda) dalam membantu tim pengabdi dalam membimbing masyarakat melakukan literasi pembelajaran dengan tatap muka dan membimbing langsung pembelajar tersbeut melalui media yang telah disediakan (LCD proyektor).
Pendampingan Pencatatan Keuangan dan Pemasaran Sarathi Banten
Mariyatni, Ni Putu Sri;
Juniariani, Ni Made Rai;
Pratama, Agus Darma Yoga
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.12 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.35069
Tukang banten atau disebut juga Sarathi banten adalah seseorang yang memiliki kewajiban serta tanggung jawab untuk mempersiapkan sarana persembahan terkait dengan upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu. Ibu Dewa Ayu Astiti adalah salah satu penjual banten sekaligus sebagai Sarathi atau tukang banten, yang sudah ditekuni sejak tahun 2012 berlokasi di desa Kapal, kecamatan Mengwi, kabupaten Badung, Terdapat beberapa permasalahan mitra terkait dengan pengelolaan manajemen usaha, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, belum memiliki sistem promosi untuk memasarkan produknya, dan lay out untuk menata banten belum teratur. Jenis kegiatan yang dilakukan untuk membantu Sarathi adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana dan pendampingan dalam pemasaran produk serta membantu pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha dan pemasaran, serta meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja.
Pelatihan Pembuatan Aplikasi Alat Tes Menggunakan Macromedia Flash dan Google Forms Bagi Konselor Sekolah
Kurniawan, Dydik;
Wahyuningsih, Tri;
Umar, Huzaifah
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.855 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.35536
Pelaksanaan bimbingan dan konseling di beberapa sekolah masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang cukup mahal. Pelatihan ini dilaksanakan dengan maksud agar pembuatan program Bimbingan dan Konseling disekolah dapat terlaksana selama masa pandemik Covid 19, sehingga pelaksaan program yang dibuat berjalan dengan baik. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dengan diikuti 25 peserta, pelaksanaan pelatihan ini dilaksanakan secara Daring. Hasil dari pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam pembeuatan instrument (alat tes)menjadi lebih menarik serta berbasis online yang dapat menjadi solusi di masa pandemik covid 19, dengan memanfaatkan instrument (alat tes) tersebut tugas para guru Bimbingan dan Konseling akan lebih efektif dan efisien. Kesimpulan Hasil kegiatan terjadinya Peningkatan Kompetensi guru mengoptimalkan pembuatan aplikasi alat tes memanfaatkan macromedia flash dan google forms.
Pelatihan Kreasi Kain Flanel dan Pembuatan E-Commerce untuk Ibu-Ibu PKK Nurul Yaqin
Waluyo, Mohammad Rachman;
Nurfajriah, Nurfajriah;
Rahayu, Fajar
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.58 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.35616
Banyaknya waktu kosong serta kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh ibu rumah tangga, mengakibatkan kurangnya produktifitas yang dimiliki oleh ibu-ibu tersebut. Peningkatan produktifitas ibu rumah tangga dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan kerajinan tangan yang berbahan dasar kain flannel. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menunjang perekonomian keluarga sebagai Usaha Kecil Menengah (UKM). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yakni metode ceramah, demontrasi langsung dipraktekkan oleh peserta, serta tanya jawab. Demontrasi digunakan untuk memberikan keterampilan langsung mengenai proses pembuatan kreasi produk fungsional yang berbahan baku kain flannel1, peralatan yang diperlukan serta bahan digunakan dalam pembuatan produk dari kain flanel. Target luaran dari program ini berupa produk kerajinan dari flanel berupa gantungan kunci, pernak pernik dan tempat tisu dari kain flanel. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Ibu-ibu sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pelatihan, sehingga adanya peningkatan keterampilan yang dimiliki oleh ibu rumah tangga untuk mengisi waktu kosong dengan cara yang bermanfaat.
Pendampingan dan Analisis Kelayakan Usaha Kerupuk Ikan “Abizar” di Desa Pangkahkulon
Fuad, Mochamad Arif Zainul;
Iranawati, Feni;
Kartikaningsih, Hartati;
Lestariadi, Riski Agung
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.673 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.36024
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pengembangan dan analisis kelayakan usaha kerupuk ikan pada home industry Abizar di Desa Pangkahkulon Ujung Pangkah-Gresik dari berbagai aspek. Pendampingan dilakukan dengan beberapa kegiatan antara lain pengenalan dan pemberian bantuan alat produksi, pelatihan pemasaran, dan pelatihan pengelolaan keuangan. Sedangkan analisis kelayakan usaha ditinjau dari beberapa aspek yaitu aspek teknis produksi, manajemen, pemasaran, legalitas dan aspek keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa UKM secara umum layak dijalankan dari berbagai aspek di atas. Dari aspek finansial yang menjadi indikator utama kelayakan usaha, terdapat profit ratio yang sangat besar, Net B/C ratio yang mencapai 5,05, Profitabilitas 40%, dan R/C Ratio 1,5 serta payback period kurang dari setengah. setahun, maka usaha ini layak untuk diusahakan dan dapat dilanjutkan. Berdasarkan studi kelayakan usaha juga dapat disimpulkan bahwa pendampingan usaha dengan memberikan bantuan alat produksi tidak memberikan beban keuangan baru bagi pengusaha tetapi justru meningkatkan efisiensi dan keuntungan usaha. Namun masih perlu pembenahan terutama dari aspek legalitas usaha karena UKM mitra belum memiliki legalitas sama sekali.