cover
Contact Name
Ni Luh Made Mahendrawati
Contact Email
made.mahendrawati@gmail.com
Phone
+628123961868
Journal Mail Official
made.mahendrawati@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
International Journal of Community Service Learning
ISSN : 25797166     EISSN : 25496417     DOI : https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i3.37047
Core Subject : Economy, Social,
International Journal of Community Service Learning is a scientific journal Community Service published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal is published 4 times a year, ie in February, May, August, and November. The article was published on the results of community service related to education, science, technology, socio-economics, and entrepreneurship.
Articles 631 Documents
Community Service Activities: Discover the Unique Selling Proposition of Fermented Cassava from Different Packaging Haryanto, Lorenta In; Rahmadona, Lola; Putri, Dessy Iriani; Sukrianto; Tanjung, Dian Diani
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.58136

Abstract

Waru Village has excellent business prospects for Fermented Cassava as a home industry product. The existing problems encountered by the producer were limited product shelf life, the absence of a unique selling proposition, and the lack of brand identity. This community service activity aimed to educate the importance of good packaging and provide training on the production and packaging of Fermented Cassava with various forms of material. It was conducted in March 2022, in Waru Village, Parung Sub-district, using two methods, i.e seminar and demonstration method. The type and research approach used was descriptive analysis with a qualitative approach. Data collection techniques were obtained from observation, interviews, and documentation. The technique applied to measure the profitability index and partners' perceptions was the R/C ratio and Likert scale. The R/C ratio is 1,37, while the simulation demonstrated that producers could increase profits by up to 375% and 416% by repackaging the product with bamboo buckets and plastic boxes. This study concludes that the production of Fermented Cassava is profitable and partners are aware of the product's unique selling propositions.
Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Pendidikan Formal Terhadap Santri pada Era Regulasi Pendidikan Nasional Nasith , Ali; Bashith , Abdul; Asnawan
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.59515

Abstract

Pesantren sebagai institusi keagamaan mendapatkan momentum dalam sistem pendidikan nasional setelah keluarnya Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa pendidikan keagamaan tidak hanya salah satu jenis pendidikan, tetapi sudah memiliki berbagai bentuknya seperti pendidikan diniyah, pesantren dan bentuk lain yang sejenis kemudian muncul alternatif solusi agar keduanya saling mengisi dan bersama-sama mempunyai tujuan yang sama untuk mencetak santri-santrinya menjadi manusia mempunyai keimanan, ketaqwaan dan mempunyai ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tujuan undang-undang Negara Indonesia. Dari permasalahan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pengembangan pendidikan keagamaan (PPK). Secara umum pengembangan pendidikan kegamaan yang ada di pondok sudah bisa dikatakan eksis dengan kegiatan keagamaan yang terus menerus dilaksanakan dengan meningkatkan sumber daya santri (SDS) baik melaui pendidikan formal dan diniyyah salafiyah. Kegiatan pengabdian ini menggunakan merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Selanjutnya, penulis menggunakan pendekatan penelitian fenomenologi untuk menggambarkan  secara lengkap. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pengembangan pendidikan kegamaan yang ada di pondok sudah bisa dikatakan eksis dengan kegiatan kaeagamaan yang terus menerus dilaksanakan dengan meningkatkan sumber daya santri (SDS) baik melaui pendidikan formal dan diniyyah salafi.
Implementasi Tanggap Wilayah dalam Mitigasi Bencana Gunung Api di Sekolah Dasar Mustofa, Mukhlis; Handini, Oktiana
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.60106

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakang fenomena sekolah di wilayah Selo yang belum melaksanakan pembelajaran berbasis mitigasi bencana erupsi merapi pada wilayah Jrakah yang dekat dengan puncak merapi. Tujuan pengabdian ini adalah pembentukan budaya sadar dan selamat bencana sejak dini melalui pendidikan kebencanaan, antara lain dengan pembelajaran mitigasi bencana. Mitra pengabidn ini adalah SD. Metode pengabdian ini dilakukan dengan sosialisasi pentingnya pendidikan kebencanaan dala mmenghadapi risiko bencana alam dan bahaya yang dapat mengancam, harus dimulai dalam pendidikan sejak awal, dan dilakukan secara berkelanjutan. Kesiapsiagaan berarti siswa harus peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya yang berpotensi bencana alam. Untuk mencapai tujuan pembelajaran mitigasi bencana alam maka para guru tidak hanya diharapkan mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga harus mengembangkan aspek afektif dan psikomotorik siswa. Pembekalan pembelajaran berbasis mitigasi bencana erupsi menjadi konsekuensi dalam penyiapan generasi tanggap bencana sejak awal mula. Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pengabdian ini dapat memberikan pemahaman tentang Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat pendidikan mitigasi bencana di Sekolah Dasar.
Pengenalan dan Pelatihan Robot Lego pada Siswa Sekolah Menegah Pertama Sebagai Implementasi Pembelajaran STEM di Sekolah Gumilang, Yandhika Surya Akbar; Rozaq, Abdul; Sonalitha, Elta; Rabi, Abd; Sumarahinsih, Andrijani; Krisdianto; Fahreza, Moch. Aditya Rizky
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.60811

Abstract

Pembelajaran STEM di Indonesia masih perlu perhatian. Pendidikan STEM dapat meningkatkan kongnitif, afektif dan psikomotorik siswa. Salah satu hal yang dapat meningkatkan pembelajaran STEM adalah melalui Pelatihan robot lego. Penelitian ini akan membahas implementasi pembelajaran STEM melalui pengenalan dan pelatihan robot lego. Pelatihan ini diadakan di SMP Bani Hasyim Kabupaten Malang. Pelatihan ini juga selaras dengan visi misi SMP Bani Hasyim yang menganut sistem pembelajaran inovatif dan kreatif. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif melalui wawancara siswa-siswi dan guru sebelum dan sesudah pelatihan. Dilakukan FGD dengan guru dari SMP Bani Hasyim sebelum pelatihan berlangsung, agar dapat membuat media pembelajaran yang sesuai dengan levelnya. Peserta pelatihan berjumlah 22 siswa-siswi. Pada pelatihan terdapat 2 kegiatan yaitu pemamparan materi dan praktik langsung. Peserta dibagi 2 kelompok. Dalam merakit robot lego para peserta diberi sebuah misi yang harus dikerjakan. Para peserta berhasil menjalankan misi yang diberikan. Setelah pelatihan ini dilakukan pemahaman siswa terhadap teknologi dan robot meningkat. 80% peserta ingin mendalami robotika lebih lanjut. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini menarik minat siswa-siswi SMP Bani hasyim, namun perlu adanya kegiatan serupa secara berkelanjutan.
Peningkatan Kemampuan Guru Menyusun Karya Ilmiah Berbasis Penelitian Tindakan Kelas Mediatati, Nani; Jati, Dionisius Heckie Puspoko
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.61289

Abstract

Guru-guru TK belum mampu menulis artikel ilmiah dalan layak untuk dipublikasikan sebagai bentuk pengembangan profesionalitas guru. Faktor penyebabnya adalah para guru kurang mempunyai pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang penulisan artikel ilmiah serta belum mampu menulis laporan penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis untuk menganalisis peningkatan kemampuan guru menyusun karya ilmiah berbasis PTK.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Kemampuan menyusun karya ilmiah merupakan salah satu kemampuan professional yang harus dimiliki guru khususnya menulis artikel jurnal berdasarkan laporan hasil penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan bimbingan teknis penulisan karya ilmiah ini memberikan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan kepada guru-guru menulis karya ilmiah berdasarkan laporan hasil penelitian tindakan kelas. Bimtek ini dilakukan dengan cara menjelaskan materi, diskusi kelas dan pendampingan individual secara daring. Guru-guru perlu menambah wawasan dan pemahaman mengenai berbagai hal baik yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan pembelajaran anak usia dini atau TK secara terus menerus dan berkesinambungan. Hasil bimtek guru-guru mampu menyusun artikel ilmiah dengan cukup baik dan cukup layak dipublikasikan.
Penyediaan Air Bersih dan Renovasi Toilet di Pantai Oetune dan Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur Oginawati, Katharina; Gunrady, Rudy; Sriharyuniwati, Iwuk; Fahimah, Nurul; Qiara Fildzah Yanetta; Doharta, Prastita; Sharnella Janet Yapfrine
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i3.55422

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi besar wisata bahari di Pantai Oetune, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, dan Pantai Kolbano, Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, yang terbatas oleh kurangnya fasilitas akses air bersih dan sanitasi yang memadai. Tujuan utama dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan fasilitas penunjang wisata di kedua lokasi ini, memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan wisatawan, serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terkait akses air bersih dan sanitasi yang layak. Program pengabdian ini mengambil bentuk penyediaan akses air bersih melalui instalasi pompa submersible, generator set, dan reservoir di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, serta perbaikan empat toilet di Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, dengan memasang jamban leher angsa dan kubikel yang lebih layak. Subjek yang terlibat dalam program ini adalah masyarakat lokal yang tinggal di sekitar Pantai Oetune dan Pantai Kolbano, serta tim pengabdian yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Metode pelaksanaan program melibatkan survei awal untuk menilai kebutuhan, diskusi kelompok, dan implementasi lapangan. Hasil utama dari program ini adalah peningkatan signifikan dalam fasilitas akses air bersih dan sanitasi di kedua lokasi wisata. Program ini juga menciptakan peluang yang lebih baik bagi wisatawan untuk menikmati pengalaman yang nyaman dan memadai selama kunjungan mereka. Secara lebih luas, program ini berkontribusi pada upaya pencapaian target SDGs terkait akses air bersih dan sanitasi yang memadai, serta memberikan contoh bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat lokal dapat memberikan dampak positif dalam pembangunan wilayah.
An Early Exposure of Over-the-Counter Medicine Basic Knowledge among Elementary School Students: Over-the-Counter, knowledge, students Hanindita, Fizkha; Kencana, Nyoman Bayu Wisnu; Flavia Domitilla Erika Setyajati; Setiawati, Agustina
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i3.57752

Abstract

Recently, self-medication using over-the-counter medicine (OTC) or non-prescription medicine became rapidly popular. Enhancing society's awareness of OTC knowledge and its rational use is greatly significant to promote public health both in adults and children. In the US, a high number of young children are brought to the emergency room due to accidental unsupervised medication each year. Therefore, learning how to self-medicate using OTC at an early age is very critical to improve medication safety in society. This study aims to trained elementary school grades V and IV at the age of 10 to 12 to perceive the basic knowledge of OTC and how to take them safely. This study conducted outreach to students in grades V and VI starting with a pre-test, education dan training, followed by a question-and-answer session, and closed with a post-test. After education and training, the knowledge of the OTC among the students increased, especially significantly in Grade V indicated by post-test score elevating. Thus, this attempt may contribute to increasing the awareness of self-medication using OTC among children.
Community Empowerment Efforts in Preserving the Environment Around the Karang Mumus River Khaerani, Thalita Rifda; Priscillia, Vanessa Gladys
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i3.59592

Abstract

The waste problem in the Karang Mumus River cannot be said to be resolved. This is caused by several factors, namely: there are still many people who live on the banks of the Karang Mumus River and carry out all their daily activities, causing the river's function to decline and there are also still people who throw rubbish out of place. Therefore, this service research aims to contribute to carrying out waste collection activities. The approach method used is by conducting observations and interviews with informants about the origins of the community and the form of environmental management carried out on the Karang Mumus River. At the end of the activity, monitoring and evaluation was carried out to increase public awareness. The results of this service activity provide an example to the community around the Karang Mumus River and the entire community to get used to living a healthy life by paying attention to the surrounding environment, namely by throwing rubbish in its place, using goods and implementing them. environmentally friendly activities. Community Service Activities for the Bachelor of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University, together with the community of the Movement to Pick Up a Piece of Garbage from the Karang Mumus River, are expected to increase awareness of students and alumni as part of the academic community and around the Karang Mumus River community.
Meningkatkan Keterampilan Bhakta Veda Poshana Ashram dalam Pembuatan Tum Vegetarian Suja, I Wayan; Ida Bagus Nyoman Sudria; I Wayan Mudianta
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i4.61477

Abstract

Bhakta Veda Poshana Ashram (VPA) Cabang Singaraja telah terlatih hidup vegetarian, tetapi banyak belum terampil membuat masakan vegetarian.  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat tum vegetarian. Kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan, yang meliputi diskusi dan praktek, serta pendampingan. Jenis tum vegetarian yang dihasilkan berbahan baku gluten dengan bumbu masakan tradisional Bali. Produk tum vegetarian yang dihasilkan memiliki bentuk, aroma, tekstur, dan rasa yang sangat sesuai dengan selera masyarakat Bali, serta bebas kolesterol dan bibit penyakit yang biasa terbawa dalam daging hewan. Keterampilan khalayak sasaran   dalam membuat gluten dari tepung terigu dan membuat bumbu masakan vegetarian tergolong baik.  Kualitas tum vegetarian yang dihasilkan selama proses pelatihan tergolong sangat baik ditinjau dari bentuk, aroma, tekstur, warna, dan rasanya.  Kondisi itu menunjukkan keterampilan khalayak sasaran dalam membuat tum vegetarian tergolong sangat baik.  Sejalan dengan keberhasilan proses dan produk kegiatan pelatihan ini, peserta pelatihan menyambut positif kegiatan P2M ini karena panitia dan pelatih dinilai telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan profesional dan humanis. Kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi khalayak sasaran karena dapat membuka peluang bisnis kuliner vegetarian khas Bali, termasuk pada masa dan setelah pandemi Covid-19.
Socialization and Training of Aromatic Candle Processing from Used Cooking Oil for Urban Residents Lisanty, Nina; Wiwiek Andajani; Kresna Widigdo Margo Utomo; Nixie Azalia Whintisna; Rizki Jefri Ramadhan
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i3.62610

Abstract

This article highlights a community initiative aimed at promoting sustainable household liquid waste management in Kediri City, Indonesia. The problem identified was the insufficient attention given to liquid waste, particularly used cooking oil, which often leads to environmental pollution and infrastructure damage. The objective of the activity was to raise awareness among residents about the proper disposal and recycling of used cooking oil. The proposed approach involved conducting workshops, training sessions, and awareness campaigns to educate community members about the environmental impacts of improper disposal and the benefits of recycling used cooking oil into aromatic candles. Major findings revealed that through collaborative efforts with local officials and community organizations, the initiative successfully engaged community members and fostered a sense of responsibility towards waste management. The training programs empowered participants with practical skills to convert used cooking oil into aromatic candles, promoting the repurposing of waste while creating a pleasant atmosphere. The conclusion emphasizes the importance of community participation and public awareness in ensuring sustainable liquid waste management. The initiative showcased the feasibility of recycling used cooking oil and highlighted the potential for broader adoption of similar practices in other regions. Overall, the activity underscored the significance of individual actions in collectively addressing environmental challenges and encouraged the adoption of responsible waste management practices at the household level.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): May Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 4 (2024): November Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus Vol. 8 No. 2 (2024): May Vol. 8 No. 1 (2024): February Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023 Vol. 7 No. 4 (2023): November Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022 Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 3 (2021): Agustus Vol 5, No 2 (2021): May Vol 4, No 4 (2020): November 2020 Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol. 4 No. 3 (2020): August 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol. 3 No. 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019 Vol 3, No 1 (2019): February 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 2 (2019) Vol. 2 No. 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol. 2 No. 3 (2018): August 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): February 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol. 1 No. 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): May 2017 More Issue