Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Membumikan Paradigma Sosial - Humanis dalam Pendidikan Agama Islam Ali Nasith
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.2350

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena melihat pentingnya membumikan nilai sosial- humanis dalam pendidikan Islam. Pendidikan merupakan hal tidak bisa dipisahkan dari interaksi manusia baik secara individu maupun kelompok akan tetapi pendidikan humanis atau kemanusiaan harus juga ditanamkan agar kesholehan sosial dalam masyarakat dapat terbumikan secara keberlanjutan. Nilai-nilai sosial baik dalam lembaga pendidikan maupun di luar pendidikan harus terus ditanamkan kepada masyarakat agar tercipta pendidikan sosial-humanis. Penelitian ini dilaksanakan karena melihat begitu pentingnya pendidikan sosial bagi kehidupan saat ini yang benyak dipengaruhi oleh masyarakat digital yang cendrung individualis. Penelitian ini tergolong library research (penelitian kepustakaan) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan permasalahan yang dikaji dari sumber-sumber kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai-nilai pendidikan sosial-humasis yang dapat digali dengan melakukan interaksi yang mengacu pada nilai-nilai sosial humanis sepertis sikap tolong menolong, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, solidaritas sosial, persaudaraan. Relevansinya dalam pendidikan sosial adalah adanya usaha kemanusiaan untuk memilki sikap empati, saling menjaga, melindungi, sehingga memiliki rasa tenggang rasa dan kepedulian, toleransi dan solidaritas sosial yang tinggi.
UPAYA PENANAMAN KARAKTER PEDULI SOSIAL MELALUI BUDAYA SEKOLAH DAN PEMBELAJARAN IPS Isma Fitriyatul Amaniyah; Ali Nasith
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1 No 2 (2022): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.466 KB) | DOI: 10.18860/dsjpips.v1i2.1377

Abstract

Character of social care is one of the characters that needs to be instilled at this time because social caring character is starting to fade, especially among students, this is evident from several problems that occur among students such as quarrels, bullying and others. The focus of the research in this study is: how to inculcate social care characters in class eight grade students of MTs Al-Ula 1 Pamekasan through school culture and social studies learning. This research uses a descriptive qualitative method. Data collection techniques used observation, documentation, and interviews with sources namely the principal, social studies teacher for class eight, waka curriculum and several students of class eight. Data analysis used in this research is data collection, data condensation, data presentation and conclusion drawing. The results showed that: efforts to inculcate social care character through school culture were carried out with self-development activities (routine, spontaneous, exemplary activities), facilitating social activities, providing donation facilities, raising money for victims of natural disasters, building class harmony and empathizing with others. Then through social studies learning by integrating the values of social care characters in the syllabus and lesson plans as well as in learning activities. Obstacles in planting social care characters at MTs Al-Ula 1 are caused by internal factors, namely from family and technological advances. The solution that can be done is to always control and pay attention to students, and between teachers, parents must work together in planting socially caring characters. Abstrak Karakter peduli sosial merupakan salah satu karakter yang perlu ditanamkan pada masa sekarang karena karakter peduli sosial mulai memudar khususnya dikalangan peserta didik hal ini terbukti dari beberapa permasalahan yang terjadi di kalangan peserta didik seperti pertengkaran, bullying dan lain-lain. Adapun fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu: bagaimana upaya penanaman karakter peduli sosial pada siswa kelas VIII MTs Al-Ula 1 Pamekasan dengan melalui budaya sekolah dan pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara dengan narasumber yaitu kepala sekolah, guru IPS kelas VIII, wakil kepala bagian kurikulum dan beberapa siswa kelas VIII. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: dalam upaya penanaman karakter peduli sosial melalui budaya sekolah dilakukan dengan kegiatan pengembangan diri (kegiatan rutin, spontan dan keteladanan), memfasilitasi kegiatan sosial, menyediakan fasilitas menyumbang, mengumpulkan uang untuk korban bencana alam, membangun kerukunan warga kelas, dan berempati kepada sesama. Kemudian melalui pembelajaran IPS dengan mengintegrasikan nilai karakter peduli sosial dalam silabus dan RPP serta dalam kegiatan pembelajaran. Kendala dalam penanaman karakter peduli sosial di MTs Al-Ula 1 disebabkan faktor internal atau dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yaitu dari keluarga dan kemajuan teknologi. Solusi yang bisa dilakukan yaitu selalu mengontrol dan memberikan perhatian pada siswa, kemudian guru dan orang tua harus bekerja sama dalam penanaman karakter peduli sosial.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMPN 3 TUMPANG Adinda Aulia Rokhim; Nailul Fauziyah; Saiful Amin; Ali Nasith
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1 No 2 (2022): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.826 KB) | DOI: 10.18860/dsjpips.v1i2.1824

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the family environment and peers influence the social studies learning motivation of students at SMPN 3 Tumpang partially or simultaneously. The research method used in this research is using a quantitative approach. The population of this study were all students of SMPN 3 Tumpang totaling 83 children. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis using multiple linear regression analysis, t test and f test, also the coefficient of determination. From this study, the t-count results were 3.810 and 3.315, respectively, which was greater than the t-table which was only 1.993. The results of the f test found f-count of 32,927 which is greater than f-table, which is 3.09. This shows that the family environment and peers have a significant influence on the social studies learning motivation of the students of SMPN 3 Tumpang, either partially or simultaneously. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah lingkungan keluarga dan teman sebaya berpengaruh terhadap motivasi belajar IPS siswa SMPN 3 Tumpang secara parsial maupun bersama-sama. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendeketan kuantitatif. Populasi sekaligus sampel dari penelitian ini seluruh siswa SMPN 3 Tumpang yang berjumlah 83 anak. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t dan uji f, juga koefisien determinasi. Dari penelitian ini didapatkan hasil thitung masing-masing 3,810 dan 3,315 yang mana lebih besar dari ttabel nya yang hanya sebesar 1,993. Hasil uji f ditemukan fhitung sebesar 32,927 yang lebih besar dari ftabel yaitu 3,09. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan teman sebaya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa SMPN 3 Tumpang baik secara parsial maupun simultan.
INTERNALISASI JIWA WIRAUSAHA SISWA MA AL-ITTIHAD MELALUI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN Khoirun Nisa; Yhadi Firdiansyah; Ali Nasith; Saiful Amin
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1 No 3 (2022): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v1i3.2178

Abstract

The objectives of this study are to: (1) describe the planning of learning programs to instill the entrepreneurial spirit of students through entrepreneurship education. (2) Describe how the implementation of learning to instill the entrepreneurial spirit of students through entrepreneurship education. (3) Describe the obstacles and solutions in the internalization process to instill the entrepreneurial spirit of students through entrepreneurship education. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques used structured and unstructured interviews, participant observation, and photo documentation of activities. Meanwhile, for data analysis using Miles and Huberman interactive techniques, namely data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions/verification. Meanwhile, the data validity test was in the form of a research data credibility test. The results of research conducted by researchers show that: (1) Entrepreneurship learning planning at MA Al-Ittihad always carries out needs analysis (needs analysis),a) preparing students, b) learning (curriculum, number of hours, evaluations, and products), c) and learning practices. (2) The implementation of entrepreneurship learning at MA Al-Ittihad is not only learning material in class and practical in the laboratory, but also activities such as bazaars, street vendors for class XI, and workshops on entrepreneurship. (3) Obstacles in learning entrepreneurship at MA Al-Ittihad such as the mindset of students who are less developed and their lack of creativity, very limited allocation of study time, and inadequate infrastructure. The solutions that are carried out by the school and teachers such as providing motivation to students and improving infrastructure that are less supportive in the learning process. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan program pembelajaran untuk menanamkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pendidikan kewirausahaan. (2) Mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran menanamkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pendidikan kewirausahaan. (3) Mendeskripsikan kendala dan solusi dalam proses internalisasi untuk menanamkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi foto kegiatan. Sedangkan untuk analisis data menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Sedangkan uji validitas data berupa uji kredibilitas data penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran kewirausahaan di MA Al-Ittihad selalu melakukan analisis kebutuhan (needs analysis), a) mempersiapkan siswa, b) pembelajaran (kurikulum, jumlah jam, evaluasi, dan produk). (c) dan praktik pembelajaran. (2) Pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di MA Al-Ittihad tidak hanya materi pembelajaran di kelas dan praktik di laboratorium, tetapi juga kegiatan seperti bazar, pedagang kaki lima untuk kelas XI, dan workshop kewirausahaan. (3) Hambatan dalam pembelajaran kewirausahaan di MA Al-Ittihad seperti pola pikir siswa yang kurang berkembang dan kreativitasnya yang kurang, alokasi waktu belajar yang sangat terbatas, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Solusi yang dilakukan pihak sekolah dan guru seperti memberikan motivasi kepada siswa dan memperbaiki sarana prasarana yang kurang mendukung dalam proses pembelajaran.
PERAN MA’HAD SUNAN AMPEL AL-‘ALY DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASANTRI Izzul Muaffa; Ali Nasith
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1 No 3 (2022): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v1i3.2207

Abstract

Learning outcomes will be maximized when social interaction and learning motivation from students goes well. Social interaction will run when one person with another communicates and knows each other. When students have a high social interaction spirit, they will get a positive influence from the association between one person and another. Ma’had not only as a gathering place for students, ma'had is also a place to study. With the existence of a program of activities both academic and non-academic that has the potential to foster learning motivation for students. The purpose of this study was to determine the role of Ma'had Sunan Ampel Al-Aly in increasing social interaction among students of Ma'had Sunan Ampel Al-Aly and to determine the role of Ma'had Sunan Ampel Al-Aly in increasing learning motivation in students. This research used descriptive-qualitative method. The reason for using this method is because the data presented in the form of descriptions obtained by researchers through interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate that in Ma'had there is a good relationship between the students and the Caregivers of Ma'had, Murobbi/ah, Musyrif/ah, as well as with fellow students. There is a good form of cooperation in ma'had activities and their daily activities. And there is a form of deliberation to solve some problems in the daily life of students. The implementation of several program activities at Ma'had Sunan Ampel Al-Aly, giving awards or rewards to exemplary students. There is support for facilities in the form of comfortable, safe and adequate infrastructure. This facility also includes the role of educators (caregivers, Muallim/ah, Murobbi/ah, Musyrif/ah, and others). The influence of a supportive group in the learning process, so that each individual is encouraged to study hard and earnestly. Abstrak Hasil belajar akan menjadi maksimal ketika interaksi sosial dan motivasi belajar dari peserta didik berjalan dengan baik. Interaksi sosial akan berjalan ketika satu orang dengan yang lain saling berkomunikasi dan mengenal satu sama lain. Ketika peserta didik memiliki jiwa interaksi sosial yang tinggi maka akan memperoleh pengaruh positif dari adanya pergaulan antara satu orang dengan yang lain. Ma’had tidak hanya sebagai tempat berkumpul santri, ma’had juga sebagai tempat menempuh pendidikan. Dengan adanya program kegiatan baik akademik maupun non akademik yang berpotensi menumbuhkan motivasi belajar bagi mahasantri. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari Ma’had Sunan Ampel Al-Aly dalam meningkatkan interaksi sosial pada mahasantri Ma’had Sunan Ampel Al-Aly serta untuk mengetahui peran dari Ma’had Sunan Ampel Al-Aly dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasantri. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Alasan dari penggunaan metode ini adalah karena data yang dipaparkan dalam bentuk deskripsi yang diperoleh peneliti melalui wawancara, pengamatan, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya di ma’had terjalin hubungan yang baik antara mahasantri dengan Pengasuh Ma’had, Murobbi/ah, Musyrif/ah, juga dengan sesama mahasantri. Adanya bentuk kerjasama yang baik dalam kegiatan-kegiatan ma’had maupun aktivitas keseharian mereka. Adanya bentuk musyawarah untuk menyelesaikan beberapa persoalan dalam keseharian mahasantri. Serta penerapan beberapa program kegiatan yang ada di Ma‘had Sunan Ampel Al-Aly, pemberian penghargaan atau reward kepada mahasantri teladan, dukungan fasilitas yang berupa sarana prasarana yang nyaman, aman dan memadai. Fasilitas ini juga mencakup peran pendidik (Pengasuh, Muallim/ah, Murobbi/ah, Musyrif/ah, dan lainnya). Pengaruh kelompok yang mendukung dalam proses pembelajaran, sehingga dalam diri masing- masing individu terdorong untuk belajar giat dan sungguh-sungguh.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Dwi Rofifah; Ali Nasith
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 2 No 1 (2023): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v2i1.2100

Abstract

Learning outcomes are results achieved by students after carrying out learning activities. Student learning outcomes are influenced by factors from within students (internal) and outside students (externals). The parenting style of parents is an external factor, while student learning discipline is an internal factor. The aims of this study were to: (1) explain whether or not there was an effect of parenting on student learning outcomes in social studies subjects for class VIII at SMP Negeri 1 Arosbaya, (2) to explain the effect of student learning discipline on student learning outcomes in social studies subjects in class. VIII at SMP Negeri 1 Arosbaya and (3) explaining the influence of parenting patterns and student learning discipline on student learning outcomes in social studies subjects for class VIII at SMP Negeri 1 Arosbaya. Both positively significant and negatively significant. The research method, using a quantitative research approach. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The population is 239 class VIII students at SMP Negeri 1 Arosbaya with a sample of 149 students using the Yamane formula. The data analysis technique used multiple linear regression, coefficient of determination and hypothesis testing (t test and F test). The results of the study partially showed that the parenting style variable had a significant negative effect on student learning outcomes with a significance level of 0.009 < 0.05. The student learning discipline variable shows that there is a significant positive effect on student learning outcomes with a significance level of 0.038 < 0.05. Meanwhile, simultaneously parenting patterns and student learning discipline affect student learning outcomes have a significant positive with a significance level of 0.020 < 0.05. The coefficient of determination (R Square) is 0.052 (5.2%) and the remaining 94.8% is influenced by other factors not included in this study. Abstrak Hasil belajar merupakan suatu hasil yang dicapai siswa setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor dari dalam siswa (internal) dan luar siswa (eksternal). Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor eksternal sedangkan kedisiplinan belajar siswa merupakan salah satu faktor internal. Tujuan penelitian ini untuk: (1) menjelaskan ada atau tidak pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Arosbaya, (2) menjelaskan pengaruh kedisiplinan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Arosbaya dan (3) menjelaskan pengaruh pola asuh orang tua dan kedisiplinan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Arosbaya. Baik secara positif signifikan maupun negatif signifikan. Metode penelitian, menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Populasi berjumlah 239 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Arosbaya dengan pengambilan sampel sebesar 149 siswa menggunakan rumus yamane. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian, secara parsial menunjukkan bahwa variabel pola asuh orang tua ada pengaruh negatif signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan tingkat signifikansi sebesar 0,009 < 0,05. Variabel kedisiplinan belajar siswa menunjukkan bahwa ada pengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan tingkat signifikansi sebesar 0,038 < 0,05. Sedangkan secara simultan pola asuh orang tua dan kedisiplinan belajar siswa berpengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan taraf signifikansi sebesar 0,020 < 0,05. Adapun nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,052 (5,2%) dan sisanya sebesar 94,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
IDENTIFICATION OF SOCIAL SYMPTOMS USING THE DRONE EMPRIT ACADEMIC AS A SUPPORT FOR STATISTICAL LITERACY Waluyo Satrio Adji; Abdul Bashith; Ali Nasith; Saiful Amin
Abjadia Vol 4, No 2 (2019): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v4i2.8412

Abstract

Social problems in Indonesia in particular are caused by social phenomena transmitted to users of social media, especially Twitter. Big data system provided by Drone Emprit Academic is able to find social phenomena. The ability of critical literacy to read and write supported by statistical data is very important in the 4.0 era. The aim of the research is to find out which Drone Emprit Academic works, analyzes, and displays data on social phenomena whose results can be used to support critical Literacy. This research uses a qualitative approach, literature study method. The analysis includes three stages, namely organize, synthesize, identify. The results of this study that Drone Emprit Academic is a big data system that carries out social network analysis of specific conversations on Twitter in semi-realtime and detail. The form displayed is in the form of a percentage of trends, retweet relationships, mentioning trend graphs, most retweet statuses, conversation trends. The data generated can help read information about social phenomena so that it can support critical literacy which has been partially published in online and offline media.
Religious Moderation Values in The Local Wisdom of Reog Dadak Lar Pitik Ulfi Andrian Sari; Ali Nasith; Azharotunnafi Azharotunnafi; Hayyun Lathifaty Yasri
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i1.19664

Abstract

 Reog art has become the identity of the Ponorogo district. Paguyuban Singo Mudo in Sidoharjo village, Ponorogo regency, is the only one that preserves the unique local wisdom of reog, namely reog dadak lar pitik. This reog was made because the community in Sidoharjo had difficulty getting peacock feathers and tiger skin as basic reog ingredients, so they were replaced with dadak lar pitik and civet skin. Then reog dadak lar pitik is believed to be a tradition to bring rain. This research aims to analyze the values of religious moderation in the local wisdom of reog dadak lar pitik. This research was conducted using a qualitative approach with ethnographic methods. The data collection tools were observation sheets, interview sheets, documentation, and Forum Group Discussion (FGD). The findings are first, preserving local culture can be seen in people who still uphold the reog dadak lar pitik performance as a means of bringing rain. Second, tolerance is seen in people who still respect the opinion of the belief that this reog can bring rain, even though many people no longer believe it. The third is the absence of conflict of belief, whether those who believe in the myth of reog dadak lar pitik can bring rain, because this reog was used as a means of da'wah. Fourth, patriotism is depicted in the characters of the reog actors who have a patriotic spirit. Kesenian reog menjadi identitas kabupaten Ponorogo. Paguyuban singo mudo di Desa Sidoharjo, kabupaten Ponorogo satu satunya yang melestarikan kearifan lokal reog yang unik yaitu reog dadak lar pitik. Reog dadak lar pitik dibuat karena masayarakat di Sidoharjo kesulitan mendapatkan bulu merak dan kulit harimau sebagai bahan dasar reog sehingga diganti dengan dadak lar pitik dan kulit musang. Kemuadian reog dadak lar pitik dipercaya sebagai tradisi untuk mendatangkan hujan. Tujuan penelitian ini untuk menganalissis nilai-nilai moderasi beragama dalam kearifan lokal reog dadak lar pitik.  Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dokumentasi, dan Forum Group Discussion (FGD). Temuan penelitian ini pertama melestarikan budaya lokal tampak pada masyarakat yang masih memegang teguh pertunjukan reog dadak lar pitik sebagai sarana mendatangkan hujan. Ke dua, toleransi terlihat pada masyarakat yang tetap menghargai pendapat kepercayaan bahwa reog dadak lar pitik dapat mendatangkan hujan, walaupun banyak masyarakat yang sudah tidak percaya. Ke tiga perdamaian tampak dari tidak adanya konflik kepercayaan baik yang percaya dengan mitos reog dadak lar pitik dapat mendatangkan hujan atau tidak, karena reog dadak lar pitik dijadikan sarana dakwah. Ke empat, patriotisme tergambarkan pada tokoh-tokoh pemeran reog yang memiliki jiwa patriotisme.
IDENTIFICATION OF SOCIAL SYMPTOMS USING THE DRONE EMPRIT ACADEMIC AS A SUPPORT FOR STATISTICAL LITERACY Waluyo Satrio Adji; Abdul Bashith; Ali Nasith; Saiful Amin
Abjadia : International Journal of Education Vol 4, No 2 (2019): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v4i2.8412

Abstract

Social problems in Indonesia in particular are caused by social phenomena transmitted to users of social media, especially Twitter. Big data system provided by Drone Emprit Academic is able to find social phenomena. The ability of critical literacy to read and write supported by statistical data is very important in the 4.0 era. The aim of the research is to find out which Drone Emprit Academic works, analyzes, and displays data on social phenomena whose results can be used to support critical Literacy. This research uses a qualitative approach, literature study method. The analysis includes three stages, namely organize, synthesize, identify. The results of this study that Drone Emprit Academic is a big data system that carries out social network analysis of specific conversations on Twitter in semi-realtime and detail. The form displayed is in the form of a percentage of trends, retweet relationships, mentioning trend graphs, most retweet statuses, conversation trends. The data generated can help read information about social phenomena so that it can support critical literacy which has been partially published in online and offline media.
MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK DI SDN KETAWANGGEDE MALANG Nurusshofiyatul Ula; Ali Nasith
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2022): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v1i2.1531

Abstract

Character education is a fundamental thing that must be instilled in elementary school students. The character of discipline and independence are two of the many characters that have a big influence on the lives of students. In accordance with the vision, mission, and goals of the school, SDN Ketawanggede wants students who are disciplined and independent in character. This is realized through scout extracurriculars, which also have the aim of growing the character of students. So that in order for activities to run according to the objectives, it is necessary to have a good management system in scout extracurricular activities.To fulfill the research objectives, the researcher used a qualitative approach with a descriptive type. The results showed that: 1) Scout extracurricular planning in fostering the disciplined character and independence of students was carried out by analyzing and identifying problems, coordinating related programs, formulate strategies, determine and ratify, then inform the results of planning in the form of a syllabus; 2) Scout extracurricular implementation in fostering the character of students' discipline and independence is carried out using habituation patterns, exemplary patterns, and education; 3) Scout extracurricular evaluation in cultivating the character of discipline and independence of students is carried out in two stages, namely monthly evaluation and end of year evaluation. Abstrak Pendidikan karakter merupakan hal mendasar yang harus ditanamkan di usia peserta didik tingkat SD. Karakter disiplin dan kemandirian merupakan dua dari banyaknya karakter yang berpengaruh besar dalam kehidupan peserta didik. Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah, SDN Ketawanggede menginginkan peserta didik yang berkarakter disiplin dan mandiri. Hal tersebut diwujudkan melalui ekstrakurikuler pramuka, yang didalamnya juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan karakter peserta didik. Sehingga guna kegiatan berjalan dengan sesuai dengan tujuan, diperlukan adanya suatu sistem manajemen yang baik dalam ekstrakurikuler pramuka. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik di SDN Ketawanggede Malang; 2) Pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik di SDN Ketawanggede Malang; 3) Evaluasi ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik di SDN Ketawanggede Malang. Untuk memenuhi tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Peneliti memiliki peran sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data, yang menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan narasumber yaitu kepala sekolah, koordinator ekstrakurikuler pramuka, pembina pramuka, dan empat siswa kelas IV dan V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik dilakukan dengan menganalisis dan mengidentifikasi masalah, berkoordinasi terkait program, menyusun strategi, penetapan dan pengesahan, lalu menginformasikan hasil perencanaan yang berupa silabus; 2) Pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik dilaksanakan dengan menggunakan pola pembiasaan, pola keteladanan, dan edukasi; 3) Evaluasi ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan karakter disiplin dan kemandirian peserta didik dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu evaluasi bulanan dan evaluasi akhir tahun pembelajaran