cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
UPAYA MENINGKATKAN MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DI TK TUNAS KARYA KOTA PAGAR ALAM Novita, Dina; Akbari, Akbari
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i1.4684

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan moral anak usia 5-6 tahun melalui metode bercerita di TK Tunas Karya Kota Pagar Alam. Isu utama dalam penelitian ini adalah rendahnya moral anak yang ditunjukkan melalui perilaku sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi checklist perkembangan moral. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemahaman tentang Tuhan dan agama, pemahaman tentang perilaku baik dan buruk, penerapan nilai kesabaran, penerapan nilai ketenangan, penerapan nilai kepatuhan, penerapan nilai ketekunan dalam belajar agama, penerapan nilai sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan moral anak, dari rata-rata ketuntasan 45% pada pra tindakan, menjadi 61% pada siklus I, dan mencapai 81,5% pada siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode bercerita efektif dalam mengembangkan nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, dan sopan santun pada anak usia dini. Dengan demikian, metode bercerita layak digunakan untuk meningkatkan perkembangan moral anak.Kata Kunci: Moral, Metode BerceritaABSTRACTThis study aims to improve the moral development of children aged 5–6 years through storytelling methods at Tunas Karya Kindergarten, Pagar Alam City. The main issue addressed in this research is the low level of children's moral behavior in daily activities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and Mc Taggart model, conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected using a moral development observation checklist. The indicators used in study are understanding of God and religion, understanding of good and bad behavior, application of the value of patience, application of the value of calmness, application of the value of obedience, application of the value of perseverance in studying religion, application of the value of politeness. The results showed a significant improvement, with children's moral achievement increasing from an initial 45% before the intervention to 61% after the first cycle, and reaching 81.5% in the second cycle. This improvement demonstrates that the storytelling method is effective in fostering moral values such as honesty, patience, and politeness in early childhood. Thus, storytelling is a feasible method to enhance children's moral development.Keywords: Moral, Storytelling Method
PENGARUH FINGER PAINTING CAT HOMEMADE TERHADAP KREATIVITAS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Aqillah, Lavicha Syasha; Suningsih, Taruni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i1.4744

Abstract

ABSTRAKKreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena menjadi dasar dalam berpikir orisinal dan pemecahan masalah. Namun, di beberapa lembaga PAUD, kreativitas anak belum tergali secara optimal. Finger painting  menggunakan cat homemade merupakan salah satu cara untuk menstimulasi kreativitas anak melalui aktivitas eksploratif yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh finger painting menggunakan cat homemade terhadap kreativitas anak usia 5–6 tahun di PAUD Ladas Berendai, Kota Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui desain One Shot Case Study. Sampel berjumlah 15 anak dari kelas B5 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji-t satu sampel. Hasil analisis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,32 ? t-tabel 2,145, sehingga H? ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa finger painting menggunakan cat homemade berpengaruh terhadap kreativitas anak usia 5–6 tahun, dan dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kemampuan kreativitas anak.Kata Kunci: Finger painting, Cat Homemade, Kreativitas, Anak Usia DiniABSTRACTCreativity is an essential ability that should be stimulated from an early age as it serves as the foundation for original thinking and problem-solving. However, in some early childhood education institutions, children's creativity ability has not been optimally stimulated. Finger painting using homemade paint is one way to stimulate children's creativity through fun and exploratory activities. This study aims to determine the effect of finger painting using homemade paint on the creativity of children aged 5–6 years at PAUD Ladas Berendai, Prabumulih City. This study employed an experimental research method with a quantitative approach using a One Shot Case Study design. The sample consisted of 15 children from class B5, selected through purposive sampling. Data were collected through observation and documentation, and analyzed using a one-sample t-test. The results showed a t-value of 4.32 ? 2.145, indicating that H? is rejected. Therefore, it can be concluded that finger painting using homemade paint has an effect on children's creativity, and can be used as an effective learning strategy to stimulate children's creativity ability.Keywords: Finger painting, Homemade Paint, Creativity, Early Childhood
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA GURU DI SMP NEGERI 1 MENJALIN Firmina, Firmina; Radiana, Usman; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i1.4309

Abstract

ABSTRAKThis study aims to describe and analyze the role of school leadership in enhancing the productivity of teachers at SMP Negeri 1 Menjalin. The leadership of the school principal plays a strategic role in creating a supportive and collaborative work environment, which can influence teacher motivation and performance. The research employs a qualitative approach with a case study design, utilizing data collection through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the principal of SMP Negeri 1 Menjalin has demonstrated effective leadership in directing, guiding, and empowering teachers. The principal has successfully internalized the school’s vision and mission through a collaborative approach that involves teachers in decision-making, as well as providing constructive supervision to improve the quality of teaching. Additionally, the principal has facilitated the development of teachers' competencies through various training and professional programs. These efforts have proven to have a positive impact on improving teacher productivity, although there are still challenges in certain areas that need further improvement. This study concludes that adaptive and transformational leadership by the school principal is crucial in fostering a productive, collaborative, and quality-oriented work culture, which ultimately contributes to the enhancement of educational quality at SMP Negeri 1 Menjalin.Kata Kunci: School Leadership; Teacher Productivity Teacher; Competency DevelopmentABSTRACTPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMP Negeri 1 Menjalin. Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan berkolaboratif, yang dapat memengaruhi motivasi serta kinerja guru. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain Penelitian kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMP Negeri 1 Menjalin telah menunjukkan kemampuan dalam mengarahkan, membimbing, dan memberdayakan guru secara efektif. Kepala sekolah berhasil menginternalisasikan visi dan misi sekolah melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru dalam pengambilan keputusan, serta memberikan supervisi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, kepala sekolah juga memfasilitasi pengembangan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan program profesional. Upaya tersebut terbukti berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas kerja guru, meskipun masih terdapat tantangan dalam beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan transformasional sangat penting dalam menciptakan budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Menjalin.Keywords: Kepemimpinan Kepala Sekolah; Produktivitas Kerja Guru; Pengembangan Kompetensi Guru
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI KELAS V SDN 01 BINJAI HULU KABUPATEN SINTANG Sitompul, Magdalena; Sanasintani, Sanasintani; Tumbol, Stynie Nova
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5485

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas V SDN 01 Binjai Hulu, Kabupaten Sintang. Profil pelajar Pancasila diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam implementasi nilai-nilai tersebut, namun juga terdapat strategi yang efektif yang diterapkan oleh guru untuk mengintegrasikan pembelajaran agama dengan karakter Pancasila. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan konteks lokal.Kata Kunci: Pendidikan Agama Kristen, Karakter Religius, Penguatan Profil Pelajar PancasilaABSTRACTThis study aims to analyze the Implementation of the Pancasila student profile in Christian Religious Education learning in grade V of SDN 01 Binjai Hulu, Sintang Regency. The Pancasila student profile is expected to shape students' character in accordance with the values of Pancasila. In this study, a qualitative method was used to collect data through observation, interviews, and documentation. The results indicate that there are several challenges in the implementation of these values, but there are also effective strategies applied by teachers to integrate religious education with Pancasila character. This study is expected to contribute to the development of a better and more relevant educational curriculum in the local context.Keywords: Christian Education, Religious Character, Strengthening the Pancasila Student Profile
KEMAMPUAN STORYTELLING MAHASISWA DALAM MENCERITAKAN ULANG SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI Yaldi, Destri; Sahara, Sahara
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5573

Abstract

ABSTRAKPerkembangan pemikiran para ekonomi seringkali terkesan sukar dipahami oleh masyarakat umum khususnya mahasiswa. Dalam hal ini, storytelling menjadi pendekatan yang relevan dalam memahami pemikiran ekonomi sejak yunani kuno hingga milenium baru.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan fenomena kemampuan storytelling mahasiswa pendidikan ekonomi dalam menceritakan ulang sejarah pemikiran ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kemampuan storytelling mahasiswa pendidikan ekonomi angkatan 2022/2023 dikategorikan baik dalam menceritakan ulang kejadian dan peristiwa pada sejarah pemikirian ekonomi dengan nilai TCR sebesar 73,43%. Kemampuan storytelling membantu mahasiswa untuk memahami konsep ekonomi yang abstrak melalui contoh konkret dan alur cerita yang mudah diikuti.Kata Kunci: Kemampuan, Bercerita kisah, Pemikiran EkonomiABSTRACTThe development of economic thought often seems difficult to understand by the general public, especially students. In this case, storytelling is a relevant approach in understanding the thinking of economists from ancient Greece to the new millennium. The purpose of this study is to explain the phenomenon of storytelling ability of economics education students in retelling the history of economic thought. The method used in this research is descriptive quantitative. Based on the results of the study that the storytelling ability of economics education students class 2022/2023 is categorized as good in retelling events and events in the history of economic thought with a TCR value of 73.43%. The ability of storytelling helps students understand abstract economic concepts through concrete examples and easily followed narrative structures.Keywords: Skill, Story Telling, Ekonomi Thought
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK SAINS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Sakinah, Sakinah; Suningsih, Taruni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5614

Abstract

ABSTRAKKemampuan pemecahan masalah merupakan proses penting dalam kehidupan dan pendidikan, khususnya di bidang sains, yang melibatkan langkah-langkah sistematis untuk menemukan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek sains terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menanam tomat ceri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas dengan total 46 anak. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist dan dokumentasi. Kemampuan pemecahan masalah diukur berdasarkan empat indikator, yaitu memahami masalah, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi. Hasil analisis uji-t menunjukkan thitung = 2,713 > ttabel = 2,015 pada taraf signifikan 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek sains berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina Tanjung Batu, dan dapat dijadikan rekomendasi secara konkret tentang model pembelajaran terutama yang menstimulasi dalam kegiatan yang bertujuan mengasah pemecahan masalah seperti kegiatan menanam.Kata Kunci: Pembelajaran berbasis proyek sains, pemecahan masalah, anak usia 5-6 tahunABSTRACTProblem-solving skills are an important process in life and education, especially in science, which involves systematic steps to find solutions. This study aims to determine the effect of science project-based learning on the problem-solving skills of 5-6 year old children through cherry tomato planting activities. The study used a quantitative approach with a non-equivalent control group design quasi-experimental design. The research subjects consisted of two classes with a total of 46 children. Data were collected through observation using a checklist and documentation. Problem-solving skills were measured based on four indicators, namely understanding the problem, planning, implementing, and evaluating. The results of the t-test analysis showed that tcount = 2.713 > ttable = 2.015 at a significance level of 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, science project-based learning has a significant effect on problem-solving skills in 5-6-year-old children at the Pembina Tanjung Batu State Kindergarten, and can be used as a concrete recommendation for learning models, especially those that stimulate activities aimed at honing problem-solving skills, such as planting activities.Keywords: Science project-based learning, problem solving, 5-6 year old children
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK MATEMATIKA BERBASIS ETHNOMATHEMATICS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS Khalid, M. Hafiz; Sabil, Husni; Novferma, Novferma; Romundza, Febbry; Harizon, Harizon
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5552

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematis siswa SMP, khususnya dalam memahami, menafsirkan, serta menyelesaikan permasalahan matematika dalam konteks kehidupan nyata. Media pembelajaran yang digunakan di sekolah dinilai belum mampu mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal serta belum memfasilitasi keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media komik matematika berbasis ethnomathematics melalui model Problem Based Learning (PBL) pada materi Teorema Pythagoras, dan (2) mendeskripsikan kualitas produk ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dalam meningkatkan literasi matematis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Kota Jambi. Instrumen penelitian terdiri atas angket validasi ahli materi dan ahli desain, angket kepraktisan guru dan siswa, serta tes literasi matematis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan uji keefektifan menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk komik matematika berbasis budaya Jambi yang dikembangkan memiliki kualitas sangat valid dengan skor 88%, praktis dengan skor 85%, serta efektif meningkatkan literasi matematis siswa. Rata-rata nilai pretest sebesar 56.4 meningkat menjadi 78,39 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Integrasi unsur budaya Jambi seperti rumah adat, makanan khas, dan kerajinan lokal dalam alur komik berbasis PBL mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan bermakna bagi siswa. Dengan demikian, komik matematika berbasis ethnomathematics dapat digunakan sebagai media pembelajaran inovatif  untuk meningkatkan literasi matematis siswa SMP. Kata Kunci: komik matematika, ethnomathematics, Problem Based Learning, literasi matematis, budaya JambiABSTRACTThis research was motivated by the low level of students’ mathematical literacy, particularly in understanding, interpreting, and solving mathematical problems in real-life contexts. Learning resources used in schools have not yet connected mathematical concepts to local culture, nor have they supported students’ problem-solving skills. This study aims to: (1) develop a mathematics comic based on ethnomathematics through the Problem Based Learning (PBL) model for the Pythagorean Theorem, and (2) describe the quality of the developed product in terms of its validity, practicality, and effectiveness in improving students’ mathematical literacy. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects were eighth-grade students at SMP Negeri 19 Kota Jambi. Data were collected through material and design expert validation sheets, teacher and student practicality questionnaires, and a mathematical literacy test. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques, and effectiveness was measured through the N-Gain formula. The results show that the developed comic meets the criteria of being highly valid with a score of 88%, practical with a score of 85%, and effective in improving students’ mathematical literacy. The students’ average pre-test score of 20.53 increased to 78.39 on the post-test, with an N-Gain score of 0.74, categorized as high. The integration of Jambi cultural elements—such as traditional houses, local cuisine, and handicrafts—within the PBL-based comic storyline successfully created a contextual, engaging, and meaningful learning experience for students. Therefore, the ethnomathematics-based mathematics comic is considered suitable as an innovative learning medium in the Merdeka Curriculum to enhance students’ mathematical literacy.Keywords: mathematics comic, ethnomathematics, Problem Based Learning, mathematical literacy, Jambi culture
THE ANALYSIS OF USING CODE MIXING BY ENGLISH TEACHER AT MAKALE CHRISTIAN HIGH SCHOOL Ponglimbong, Marselina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5682

Abstract

ABSTRAKCampur kode dapat menjadi instrumen yang bermanfaat untuk meningkatkan keterlibatan siswa, memperjelas konsep, dan membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi jenis dan dampak campur kode dalam praktik pengajaran bahasa Inggris di SMA Kristen Makale melalui perbandingan dengan institusi lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan instrumen penelitian dalam bentuk wawancara dan observasi untuk menghasilkan hasil penelitian yang kemudian diolah seperti yang diuraikan dalam pembahasan. Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam meneglola data analisis yaitu Redukasi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Dalam proses pengajaran, terdapat 2 jenis campur kode yang digunakan oleh guru bahasa inggris di SMA Kristen Makale, yaitu campur kode sisipan dan campur kode peralihan. Dengan menggunakan campur kode maka guru dapat memebantu siswa untuk lebih mudah memahami apa yang sedang dijelaskan. Namun dalam hal ini memberikan dampak bukan hanya positif tetapi juga negatif terhadap hasil belajar seperti siswa yang lebih terbiasa menggunakan bahasa lokal akan susah meningkatkan bahasa yang lain.Kata Kunci: campur kode sisipan, campur kode peralihan, Guru bahasa Inggris, SMA   Kristen Makale ABSTRACTCode mixing can be a useful tool for increasing student engagement, clarifying concepts, and making learning more meaningful. The purpose of this study was to evaluate the types and effects of code-mixing in English language teaching practices at Makale Christian High School through comparison with other institutions. This study used a qualitative method with a descriptive approach, with research instruments in the form of interviews and observations to produce research results which were then processed as described in the discussion. In the teaching process, there are two types of code mixing used by English teachers at Makale Christian High School, namely internal and external code mixing. By using code mixing, teachers can help students to more easily understand what is being explained. However, in this case, it has not only a positive but also a negative impact on learning outcomes, such as students who are more accustomed to using the local language will find it difficult to improve their other languages.Keywords: international code mixing, alternational code mixing, English teacher, Makale Christian High   School
PENGEMBANGAN APLIKASI EDUKASI WISATA BERBASIS SMART TOURISM DENGAN SISTEM REKOMENDASI CONTENT-BASED FILTERING Palelleng, Srivan; Adha, Muhammad Sofwan; Pasinggi, Eko Suripto; Muhammad, Merson
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5698

Abstract

ABSTRAKKabupaten Toraja Utara merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis digital. Meskipun jumlah wisatawan terus meningkat setiap tahunnya, pengelolaan informasi wisata dan layanan berbasis teknologi masih belum optimal. Permasalahan utama terletak pada belum tersedianya sistem yang mampu menyesuaikan informasi dan rekomendasi wisata sesuai preferensi individu pengguna. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan Aplikasi Edukasi Wisata Berbasis Smart Tourism dengan penerapan sistem rekomendasi Content-Based Filtering (CBF). Pengembangan aplikasi menggunakan metode Waterfall dengan framework Laravel sebagai dasar implementasi sistem. Sistem rekomendasi berbasis CBF berfungsi menganalisis atribut konten objek wisata untuk memberikan rekomendasi destinasi yang sesuai dengan minat dan karakteristik pengguna. Hasil pengujian menggunakan User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan skor rata-rata 89,66%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi ini sangat layak digunakan oleh wisatawan, pengelola objek wisata, dan Dinas Pariwisata. Dengan demikian, penerapan konsep Smart Tourism melalui aplikasi ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas penyediaan informasi wisata, mendukung transformasi digital sektor pariwisata daerah, serta memberikan pengalaman wisata yang lebih interaktif, personal, dan edukatif bagi pengunjung di Toraja Utara.Kata Kunci: Smart Tourism, Aplikasi Edukasi Wisata, Waterfall, Laravel, Content-Based Filtering ABSTRACTNorth Toraja Regency is one of the leading tourist destinations in South Sulawesi, possessing great potential for the development of digital-based tourism. Although the number of visitors continues to increase each year, the management of tourism information and digital services remains suboptimal. The main issue lies in the absence of a system capable of adapting information and providing personalized tourism recommendations based on individual user preferences. To address this challenge, this study developed a Smart Tourism-Based Educational Tourism Application by implementing a Content-Based Filtering (CBF) recommendation system. The application was developed using the Waterfall method and implemented with the Laravel framework. The CBF-based recommendation system analyzes the attributes of tourism objects to provide destination suggestions that match users’ interests and characteristics. The results of the User Acceptance Testing (UAT) achieved an average score of 89.66%, indicating that the application is highly feasible for use by tourists, tourism managers, and the Department of Tourism. Therefore, the implementation of the Smart Tourism concept through this application has proven effective in improving the dissemination of tourism information, supporting the digital transformation of the local tourism sector, and providing a more interactive, personalized, and educational tourism experience for visitors in North Toraja.Keywords: Smart Tourism, Tourism Education Application, Waterfall, Laravel, Content-Based Filtering
ANALISIS GOOGLE WORKSPACE DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Sari, Nafasya Kartika; Pahlevi, Triesninda
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5724

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan Google Workspace pada mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM) dengan tambahan variabel eksternal facility conditions. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4.0. dengan  jumlah responden yang diteliti sebanyak  266 responden. Hasil penelitian menunjukkan yaitu: (1) facility conditions berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived ease of use dan perceived usefulness, (2) perceived ease of use juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived usefulness, (3) perceived ease of use dan perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude toward use, (4) perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention to use (5) attitude toward use berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention to use, (6) behavioral intention to use berpengaruh positif dan signifikan terhadap actual system usage. Nilai R-Square pada setiap variabel menunjukkan kemampuan prediktif model yang kuat, sedangkan nilai Goodness of Fit sebesar 0,601 menegaskan bahwa model memiliki kesesuaian yang tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa facility conditions serta persepsi pengguna terhadap kemudahan dan manfaat merupakan faktor penting dalam meningkatkan adopsi Google Workspace di lingkungan pendidikan tinggi.Kata Kunci: Google Workspace, Model Penerimaan Teknolgi, Kondisi Fasilitas, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi KegunaanABSTRACTThis study aims to analyze the factors that influence the acceptance and use of Google Workspace among Office Administration Education students at Surabaya State University using the Technology Acceptance Model (TAM) theory with the addition of the external variable of facility conditions. This study uses a quantitative method analyzed using PLS-SEM through SmartPLS 4.0. with a total of 266 respondents. The results of the study show that: (1) facility conditions have a positive and significant effect on perceived ease of use and perceived usefulness, (2) perceived ease of use also has a positive and significant effect on perceived usefulness, (3) perceived ease of use and perceived usefulness have a positive and significant effect on attitude toward use, (4) perceived usefulness has a positive and significant effect on behavioral intention to use (5) attitude toward use has a positive and significant effect on behavioral intention to use, (6) behavioral intention to use has a positive and significant effect on actual system usage. The R-Square value for each variable indicates the model's strong predictive ability, while the Goodness of Fit value of 0.601 confirms that the model has a high degree of suitability. This study confirms that facility conditions and user perceptions of ease and benefits are important factors in increasing the adoption of Google Workspace in higher education environments.Keywords: Google Workspace, Technology Acceptance Model, Facility Conditions, Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness