cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Analisis Miskonsepsi Materi Sintesis Protein Mahasiswa Pendidikan Biologi Menggunakan Instrumen Three Tier Test Surtika; Vina Septiani; Muhammad Risman Wahid; Dodi Dwi Risaudi; Syafrizal Ulum
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.106076

Abstract

Sintesis Protein merupakan materi yang sangat krusial namun sulit untuk dipahami karena bersifat abstrak dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman mahasiswa, mengidentifikasi miskonsepsi, menemukan subkonsep dengan miskonsepsi tertinggi, dan faktor penyebab miskonsepsi mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau pada materi sintesis protein. Penelitian ini menggunakan tes diagnostik tiga tingkat (three-tier diagnostic test) yang terdiri dari pilihan jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan (Certainty of Response Index/CRI) terhadap pertanyaan yang diberikan. Penggunaan instrumen ini bertujuan untuk membedakan kesalahan siswa yang berasal dari miskonsepsi atau karena siswa tidak memahami konsep. Hasil penelitian menunjukkan meskipun sudah lebih dari 51,8% mahasiswa berada dikategori paham konsep sintesis protein, tetapi miskonsepsi yang terjadi pada indikator menganalisis proses transkripsi, menganalisis proses translasi dan menenentukan urutan asam amino masih tinggi. Penyebab miskonsepsi antara lain kesalahan dalam penalaran konsep, sumber belajar yang tidak valid, kurangnya minat dan motivasi belajar, serta banyaknya istilah-istilah sulit yang muncul pada materi ini. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Genetika dan Evolusi, sehingga intervensi pembelajaran dapat segera dilakukan sebelum kesalahan konsep dibawa calon guru saat mengajar di sekolah menengah atas.
Kajian Systematic Literature Review: Analisis Tren dan Pola Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended Refni Adesia Pradiarti; Firdatus Sukma Fitri Shiyamsyah; Rika Rofi'atul Hajjah; Ika Fitriyah Tyastuti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.106353

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan kompetensi penting abad ke-21, terutama melalui penggunaan soal open-ended yang mendorong munculnya berbagai strategi pemecahan masalah. Penelitian ini mensintesis tren dan pola berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar melalui Systematic Literature Review (SLR) menggunakan pedoman PRISMA. Pencarian artikel pada database internasional tahun 2021–2025 menghasilkan 423 temuan awal, dan setelah seleksi bertahap, 15 artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa fluency dan elaboration adalah indikator kreativitas yang paling berkembang, sedangkan flexibility dan terutama originality masih rendah. Pola berpikir yang dominan adalah direct, ditandai dengan strategi tunggal dan pendekatan prosedural, sementara hanya sebagian kecil siswa mencapai tingkat fleksibel atau eksploratif. Pembahasan mengungkap bahwa soal open-ended, scaffolding parsial, kurikulum dengan tugas kreatif, serta integrasi teknologi dan konteks budaya dapat meningkatkan variasi strategi dan kedalaman penjelasan, meskipun penguatan orisinalitas tetap terbatas. Faktor penting lainnya adalah kesiapan guru dan kualitas instrumen penilaian. Secara keseluruhan, perkembangan kreativitas matematis siswa mengikuti pola: a) direct; b) elaborative; c) flexible; dan d) exploratory. Studi ini menegaskan perlunya pembelajaran yang konsisten berbasis eksplorasi dan refleksi untuk memperkuat kreativitas matematis sejak sekolah dasar.
Indeks Zagreb Pertama dan Kedua pada Graf Nilpoten Gelanggang Bilangan Bulat Modulo n Kevin Elshadai Saragih; Putu Kartika Dewi; I Gusti Putu Suharta
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.107149

Abstract

Teori graf merupakan cabang matematika yang mempelajari struktur graf serta hubungan antar titik dan sisi. Salah satu kajian dalam teori graf adalah indeks topologi, yaitu nilai numerik yang digunakan untuk merepresentasikan karakteristik suatu graf. Indeks Zagreb pertama dan kedua merupakan indeks topologi berbasis derajat yang banyak digunakan dalam analisis struktur graf. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rumus umum indeks Zagreb pertama dan indeks Zagreb kedua pada graf nilpoten dari gelanggang bilangan bulat modulo . Metode yang digunakan adalah metode deduktif aksiomatif dengan memanfaatkan konsep unsur nilpoten pada serta sifat-sifat graf. Graf nilpoten dibangun berdasarkan hubungan antar unsur nilpoten, kemudian ditentukan derajat setiap titik sebagai dasar perhitungan indeks Zagreb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumus indeks Zagreb pertama dan kedua pada graf nilpoten gelanggang bilangan bulat modulo  bergantung pada bentuk , yaitu bilangan prima, bilangan prima berpangkat, hasil kali dua bilangan prima, dan hasil kali dua bilangan prima berpangkat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian indeks topologi serta memperkuat keterkaitan antara struktur aljabar dan teori graf.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Numbered Heads Together Berbantuan Nearpod terhadap Pemahaman Konsep Matematis Made Ika Kusuma Wiguna; I Wayan Puja Astawa; Ni Nyoman Parwati
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.107996

Abstract

Keterbatasan dalam pemahaman siswa mengenai konsep matematika mengindikasikan perlunya suatu metode pembelajaran yang dapat mendorong keterlibatan aktif dan menciptakan pemahaman yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Numbered Heads Together dengan Nearpod memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X SMA Negeri 1 Kediri. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain post-test only control group. Sampel terdiri dari siswa kelas X SMA Negeri 1 Kediri, yang dipilih menggunakan cluster-random sampling. Kelas X5 merupakan kelompok eksperimen yang dibelajarkan menggunakan model Numbered Heads Together dengan Nearpod, dan kelas X4 merupakan kelompok kontrol yang dibelajarkan menggunakan model konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa tes pemahaman konsep matematika, yang telah melalui proses validasi dan reliabilitas serta menghasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,678, yang dianggap tinggi. Analisis hipotesis dilakukan menggunakan uji t satu ekor pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 76,04 (SD = 14,00), sedangkan kelompok kontrol adalah 69,53 (SD = 13,15). Hasil uji t satu arah adalah t = -1,917 dengan tingkat signifikansi 0,03 (<0,05), sehingga  ditolak dan diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Numbered Heads Together dengan dukungan Nearpod memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kediri.
Pemahaman Literasi Numerasi Guru SD di Gugus 5 Buleleng Ida Ayu Gede Widicahyani; Gede Suweken; I Putu Wisna Ariawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.108210

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat literasi numerasi guru sekolah dasar di Gugus 5 Buleleng tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tes uraian dan wawancara terhadap 18 guru kelas IV, V, dan VI. Analisis tes mengacu pada kerangka PISA yang mencakup enam level kemampuan dan tiga proses kognitif, yaitu formulating, employing, dan interpreting. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata literasi numerasi sebesar 2,67 yang berada pada Level 3 dengan variasi pemahaman antar guru. Kelemahan utama ditemukan pada tahap formulating, khususnya dalam membangun model matematika dan menentukan strategi penyelesaian, yang berkaitan dengan kesalahan pada tahap interpreting dalam menafsirkan konteks permasalahan serta kecenderungan berhenti pada perolehan jawaban tanpa mengevaluasi kewajaran hasil. Sementara itu, kemampuan pada tahap employing relatif lebih baik meskipun belum konsisten dalam memeriksa ketepatan perhitungan. Temuan ini berkontribusi pada pemetaan spesifik kelemahan proses kognitif literasi numerasi guru sebagai dasar perancangan pengembangan profesional yang lebih terarah.
Analisis Cemaran Bakteri Patogen pada Penjamah Makanan melalui Pemeriksaan Rectal Swab Kadek Diah Permatasari; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ni Luh Ranthi Kurniawathi; Erwan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.108478

Abstract

Pemeriksaan kesehatan penjamah makanan merupakan langkah penting untuk mencegah kontaminasi mikrobiologis pada makanan, terutama pada layanan makanan hotel yang memiliki risiko cemaran tinggi. Salah satu metode yang digunakan adalah pemeriksaan rectal swab, yang mampu mendeteksi secara langsung keberadaan bakteri patogen yang hidup di saluran pencernaan dan berpotensi menyebabkan penyakit bawaan makanan. Pemeriksaan ini bertujuan menganalisis keberadaan cemaran bakteri patogen pada penjamah makanan di salah satu Hotel X Kabupaten Buleleng. Pemeriksaan dilakukan secara deskriptif dengan subjek sebanyak enam penjamah makanan. Sampel rectal swab diambil dari enam penjamah makanan (nomor registrasi 1795–1800) menggunakan media transport Cary-Blair, kemudian diinokulasikan pada media selektif MacaConkeysAgar (MC), SalmonellaaShigella Agar (SS), dan ThiosulfateaCitrate BileaSalts Sucrose (TCBS). Identifikasi dilakukan secara makroskopis berdasarkan karakteristikpkoloni yang tumbuh setelah0inkubasi0selama 24 jam0padag37°C. Sampel yang menunjukkan pertumbuhan koloni tersangka selanjutnya dimurnikan padadmedia pemurnian NutrientaAgar (NA)ddan dilanjutkan denganduji biokimia (TSIA, SIM, dan Simmon’s Citrate), uji oksidase untuk isolat pada media TCBS, serta uji serologi menggunakan antisera polivalen. Hasildpemeriksaan menunjukkandbahwa enam sampeldnegatif terhadap bakteri patogen Escherichiaacoli, Salmonellaasp., Shigellaasp., dan Vibrioacholerae. Temuan ini menggambarkan kondisi penjamah makanan pada saat pemeriksaan dilakukan dan menunjukkan tidak terdeteksinya bakteri patogen saluran pencernaan pada sampel yang diperiksa. Pemeriksaan rectal swab tetap diperlukan sebagai metode skrining dalam pengawasan keamanan pangan dan perlu dilakukan secara berkala untuk mendukung upaya pencegahan kontaminasi pangan di lingkungan hotel.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berbantuan Video Pembelajaran Interaktif terhadap Pemahaman Konsep Pecahan I Wayan Widya Adi Nugraha; I Gusti Ngurah Pujawan; I Nyoman Budayana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.108823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji Pengaruh Penerapan Model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Video Pembelajaran Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Kelas V. Penelitian kuasi eksperimen dengan post-test only control group design ini dilakukan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Manggis pada tahun ajaran 2025/2026 semester ganjil sebanyak 8 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terpilih kelas V SD Negeri 1 Pesedahan sebagai kelas eksperimen, kelas V SD Negeri 2 Nyuhtebel sebagai kelas control, dan kelas V SD Negeri 3 Tenganan sebagai kelas pembanding, dengan banyak siswa berturut-turut sebanyak 17,13,17 siswa. Uji kesetaraan kelas menggunakan pre-test soal pilihan ganda. Hasil penelitian adalah rata-rata post-test siswa kelompok eksperimen, kelompok control, dan kelompok pembanding berturut-turut 82,35; 61,85; 72,23. Pengujan hipotesis dilakukan dengan uji Anava satu jalur pada taraf signifikansi 5% yang menghasilkan kesimpulan bahwa model pembelajaran STAD berbantuan video pembelajaran interaktif merupakan model pembelajaran terbaik di antara model pembelajaran STAD dan pembelajaran konvensional.
Analisis Cemaran Mikrobiologi melalui Pemeriksaan TPC dan Deteksi Bakteri pada Menu Makanan Pasien dari Rumah Sakit Kabupaten Buleleng Ni Kadek Windi Sepiari; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ni Luh Ranthi Kurniawathi; Erwan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.108952

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan pokok yang harus aman dan higienis, terutama bagi pasien rumah sakit yang memiliki daya tahan tubuh rentan. Pengujian ini bertujuan untuk menganalisis cemaran mikrobiologi pada menu makanan pasien di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng menggunakan Total Plate Count (TPC) dan deteksi bakteri, seperti Escherichia1coli1, Salmonella1sp., Shigella1sp., dan Vibrio cholerae. Metode pemeriksaan meliputi pengambilan sampel makanan (nasi putih, sayur buncis, dan tempe rebus), preparasi sampel, serta pemeriksaan angka kuman menggunakan metode TPC. Inokulasi dilakukan pada media selektif, termasuk MacConkey1Agar1 (MC), Salmonella1Shigella1Agar1(SS)1, dan Thiosulfate1Citrate1Bile1Salts1 Sucrose1(TCBS). Uji biokimia tambahan dilakukan menggunakan media TSIA, SIM, dan Simmons Citrate (SC) untuk memastikan identifikasi bakteri. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki nilai TPC <30. Hasil ini mengindikasikan bahwa makanan yang disajikan telah diproses sesuai prinsip higiene dan sanitasi pangan, menggunakan bahan baku berkualitas, serta melalui pemasakan pada suhu aman. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penerapan standar sanitasi dan higiene di instalasi gizi rumah sakit untuk memastikan keamanan pangan dan mendukung proses pemulihan pasien.
Transformasi Pembelajaran di Era Digital: Analisis Sosio-Antropologis Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pendidikan (Systematic Literature Review (SLR)) Bestari Ida Ayu Purnama; Sappirudin; I Putu Sriartha; I Wayan Mudana; I Made Pageh
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.108957

Abstract

This article presents a Systematic Literature Review (SLR) on the use of Artificial Intelligence (AI) in education from a socio-anthropological perspective, with a specific focus on the context of Indonesia and Bali. The study aims to describe the development of AI integration in teaching and learning, analyze its socio-cultural impacts, identify research gaps, and formulate implications for educational policy and practice. The review shows that AI is utilized as a personal learning assistant, adaptive learning system, assessment automation tool, and learning analytics instrument. Its integration has triggered shifts in teachers’ knowledge authority, the formation of new learning habitus, the reproduction of digital inequalities, negotiations between technological modernity and local traditions, and changes in social interaction patterns in the classroom. The article proposes a conceptual framework of AI-based learning transformation and a learning syntax that is sensitive to Bali’s socio-cultural context. The findings highlight the importance of equitable infrastructure provision, AI literacy and ethics, strengthening teachers’ roles, and collaborative learning designs aligned with local cultural values.
Analisis Kebersihan Mikrobiologis Alat Makan di Instalasi Gizi Rumah Sakit X Kabupaten Buleleng Ni Luh Tutik Andini Layansari; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ni Luh Ranthi Kurniawathi; Erwan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.109046

Abstract

Evaluasi kebersihan mikrobiologis alat makan di Rumah Sakit X Kabupaten Buleleng dilakukan setelah proses sanitasi untuk memastikan keamanan penggunaan alat makan bagi pasien dan tenaga medis. Sampel yang digunakan terdiri dari 30 unit alat makan, yang mencakup 10 sendok sayur, 10 piring, dan 10 mangkok sayur. Pemeriksaan dilakukan dengan metode kultur untuk identifikasi bakteri patogen potensial seperti Vibrio cholerae, Salmonella sp., Shigella sp., dan Escherichia coli, serta untuk mengukur jumlah koloni menggunakan Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TPC pada semua sampel berada jauh di bawah batas maksimum yang diizinkan, yaitu kurang dari 30 CFU/cm². Selain itu, tidak terdeteksi adanya bakteri penyebab infeksi gastrointestinal pada permukaan alat makan. Temuan ini mengindikasikan bahwa prosedur sanitasi yang diterapkan di rumah sakit sangat efektif dalam menjaga kebersihan alat makan. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit melalui makanan di fasilitas kesehatan. Dengan demikian, alat makan yang telah melalui proses sanitasi tersebut dapat dianggap aman untuk digunakan dalam penyajian makanan, berkontribusi pada peningkatan keamanan pangan bagi pasien dan tenaga medis, serta mendukung keseluruhan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.