cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Deteksi Bakteri Patogen pada Olahan Pangan Rumah Sakit dengan Metode Total Plant Count Kadek Ayu Laras Sati; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ni Luh Ranthi Kurniawathi; Erwan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.109123

Abstract

Keamanan pangan merupakan prasyarat utama dalam penyelenggaraan layanan gizi rumah sakit karena makanan yang dikonsumsi pasien harus aman secara mikrobiologis dan sesuai dengan prinsip higiene sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas mikrobiologis olahan pangan berupa ayam, tahu, serta sayuran yang disajikan di Rumah Sakit X dengan mendeteksi keberadaan bakteri Escherichiajcoli, Salmonella sp., Shigellapsp., dan Vibriolcholerae. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif laboratorik. Sampel diambil secara aseptik sebanyak tiga jenis pangan siap saji, kemudian diuji menggunakan media Plate Count Agar (PCA), MacConkeyx Agar (MC), Salmonella-Shigella Agar (SSA), dan Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose Agar (TCBS). Apabila ditemukan koloni tersangka, konfirmasi dilakukan melalui pemurnian pada Nutrient Agar (NA) serta uji biokimia TSIA, SIM, Simmons citrate, dan uji oksidase. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil uji terhadap kriteria keamanan pangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki nilai TPC <30 koloni/gram dan tidak menunjukkan pertumbuhan koloni tersangka pada media selektif. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa ketiga olahan pangan yang diuji memenuhi persyaratan keamanan mikrobiologis. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi simultan pangan siap saji rumah sakit melalui kombinasi enumerasi total mikroba dan deteksi selektif empat bakteri patogen utama penyebab gangguan gastrointestinal. Secara praktis, hasil penelitian menegaskan bahwa pengolahan pangan di Rumah Sakit X telah menerapkan higiene dan sanitasi yang memadai sehingga makanan aman untuk dikonsumsi pasien. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memastikan keamanan makanan bagi pasien rumah sakit serta mendukung pencegahan risiko penyakit bawaan makanan (foodborne disease).  
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) pada Materi Aljabar terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII di UPTD SMP Negeri 2 Purbolinggo Putri Maya Sari; Ummi Rosyidah; Siti Qomariyah
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.110146

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Namun pada keinyataannya, masih banyak siswa yang meingalami keisulitan dalam meimahami konseip mateimatika seicara meindalam. Peineilitian ini beirtujuan untuk meingeitahui peingaruh modeil peimbeilajaran koopeiratif tipei Teiams Gameis Tournameint (TGT) teirhadap peimahaman konseip mateimatis siswa pada mateiri aljabar. Peineilitian ini meinggunakan peindeikatan kuantitatif deingan deisain posttest-only control group design. Sampeil peineilitian teirdiri dari dua keilas yaitu keilas VII B seibagai keilas kontrol dan keilas VII F seibagai keilas eikspeirimein deingan jumlah masing-masing 30 siswa. Teiknik peingambilan sampeil meinggunakan stratified random sampling. Instrumein peineilitian beirupa teis uraian untuk meingukur peimahaman konseip mateimatis siswa seirta instrumein non teis beirupa obseirvasi dan wawancara. Hasil analisis data meinunjukkan bahwa data beirdistribusi normal deingan nilai statistik 0,143 pada keilas kontrol dan 0,153 pada keilas eikspeirimein seirta meimiliki varians yang homogein deingan nilai signifikansi 0,522. Hasil uji hipoteisis meinggunakan Independent Sample T-Test meinunjukkan nilai thitung seibeisar 2,655 dan ttabeil seibeisar 1,671 pada taraf signifikansi 0,05. Kareina thitung > ttabeil, maka teirdapat peirbeidaan yang signifikan antara keilas eikspeirimein dan keilas kontrol. Deingan deimikian dapat disimpulkan bahwa modeil peimbeilajaran koopeiratif tipei Teiams Gameis Tournameint beirpeingaruh positif teirhadap peimahaman konseip mateimatis siswa pada mateiri aljabar di UPTD SMP Neigeiri 2 Purbolinggo.
Systematic Literature Review: Integer Programming dengan Metode Branch and Bound dalam Optimasi Fibri Rakhmawati; Abiy Muhanna; Fakhrur Rozi Nasution
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.110880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Integer Programming menggunakan metode Branch and Bound secara sistematis dalam menyelesaikan berbagai masalah optimasi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Integer Programming memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan yang melibatkan variabel diskrit atau bilangan bulat, seperti pada penjadwalan, perencanaan produksi, dan distribusi sumber daya. Metode Branch and Bound dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan solusi optimal berbentuk bilangan bulat secara sistematis dan terstruktur. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel yang diperoleh dari database Google Scholar dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2014 hingga 2024. Fokus kajian dibatasi pada 18 artikel ilmiah nasional untuk menggambarkan penerapan metode dalam konteks lokal, khususnya pada sektor industri dan UMKM di Indonesia, meskipun pembatasan ini berpotensi menimbulkan bias karena belum mencakup literatur internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Branch and Bound paling banyak diterapkan pada sektor produksi dan manufaktur, dengan tujuan utama berupa maksimisasi keuntungan, minimisasi waktu produksi (makespan), serta optimasi penggunaan sumber daya. Secara kuantitatif, peningkatan keuntungan yang dilaporkan dalam berbagai studi berkisar antara 0,7% hingga 28,8%, sedangkan efisiensi waktu produksi mencapai hingga 10,31%. Selain itu, penggunaan perangkat lunak seperti POM-QM dan QM for Windows terbukti membantu meningkatkan efisiensi proses perhitungan. Secara keseluruhan, metode Branch and Bound menunjukkan kinerja yang efektif dalam menyelesaikan masalah optimasi berbasis bilangan bulat. Namun, tingkat efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kompleksitas masalah dan ukuran data yang digunakan. Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang andal dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis optimasi, khususnya pada permasalahan dengan skala yang tidak terlalu besar.
Perbandingan Metode Double Exponential Smoothing Holt dan Double Exponential Smoothing Brown dalam Peramalan Jumlah Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Provinsi Bali Ni Wayan Darmi Yanti; I Made Sugiarta; I Wayan Puja Astawa
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.111656

Abstract

Provinsi Bali merupakan daerah yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budaya, namun Bali juga menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus HIV tertinggi di Indonesia. Hingga saat ini masih terbatas penelitian yang menggunakan metode statistik mengenai tren kasus HIV Provinsi Bali di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan model peramalan yang akurat. Data yang diperoleh dari laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi mencangkup periode tahun 2007 hingga 2025. Berdasarkan analisis pola, data menunjukkan tren linier dengan fluktuasi acak, sehingga digunakan metode double exponential smoothing (DES)  Holt dan double exponential smoothing (DES) Brown untuk dibandingkan kinerja dalam peramalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode DES Holt memiliki nilai ukuran kesalahan lebih baik dibandingkan dengan DES Brown, dengan kombinasi parameter    menghasilkan MAPE 5,62% serta MSE 13.148. Hasil peramalan menunjukkan bahwa jumlah kasus HIV pada tahun 2025 sebesar 1.975 dengan interval prediksi 960,48 hingga 2.989,52, lalu pada tahun 2026 sebesar 2.034 kasus dengan interval prediksi 862,54 hingga 3.205,46, dan pada tahun 2027 sebesar 2.092 kasus yang disertakan interval prediksi 782,26 hingga 3.401,74.
Etnoline: Media Pembelajaran Nuansa Etnomatematika Batik Khas Blora Pendekatan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Fungsi Linier Kelas VIII Reni Dwi Astutik; Eko Andy Purnomo; Venissa Dian Mawarsari
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.111759

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan pada pembelajaran matematika, khususnya pada materi fungsi linier yang menuntut pemahaman representasi dan penalaran. Namun, pembelajaran di sekolah masih menghadapi berbagai hambatan, seperti rendahnya kemampuan siswa dalam memodelkan permasalahan kontekstual, mengaitkan representasi matematika, serta minimnya media pembelajaran masih bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas media pembelajaran interaktif Etnoline bernuansa etnomatematika batik khas Blora untuk meningkatkan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development serta difokuskan pada uji validitas oleh ahli tanpa melibatkan uji coba kepada siswa. Prosedur pengambilan data ditempuh dengan wawancara, observasi, dan validasi ahli. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi menggunakan skala empat (rentang skor 1–4, dari sangat kurang hingga sangat baik). Hasil validasi menunjukkan jika media Etnoline memperoleh skor rata-rata 3,56 dari ahli media dan 3,74 dari ahli materi dengan kategori sangat valid. Rata-rata gabungan sebesar 3,65 menunjukkan bahwa media Etnoline layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi fungsi linier. Media Etnoline diharapkan menjadi solusi pengganti media pembelajaran yang kontekstual, bermakna, serta mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terintegrasi Pendekatan STEM Berbantuan GeoGebra terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi SPLSV Kelas VIII Adelia Maulida Rachman; Iswahyudi Joko Suprayitno; Martyana Prihaswati
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112046

Abstract

Studi ini bertujuan mengkaji dampak penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan STEM dan didukung media GeoGebra terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel (SPLSV) siswa kelas VIII. Desain quasi-experimental dengan pola pretest-posttest control group digunakan sebagai kerangka metodologis, melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Semarang sebagai populasi. Penetapan sampel menggunakan cluster random sampling menghasilkan dua kelas: kelas VIII C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelompok kontrol. Tes yang telah terverifikasi validitas dan reliabilitasnya menjadi instrumen pengumpulan data utama. Nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) yang diperoleh dari uji hipotesis mengindikasikan perbedaan kemampuan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan rata-rata posttest kelompok eksperimen (83,17) jauh melampaui kelompok kontrol (55,80). Perhitungan Cohen's d menghasilkan kategori very large effect, yang mengonfirmasi kuatnya dampak praktis dari model pembelajaran ini. Kondisi awal berupa rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi SPLSV menjadi latar belakang yang mendorong penelitian ini dilaksanakan, sekaligus menegaskan urgensi penerapan model PBL terintegrasi STEM sebagai inovasi strategis di satuan pendidikan.
Pengembangan dan Validasi Media Ethnologic Bermuatan Etnomatematika Makanan Khas Blora Materi SPLDV Kelas VIII Dhea Pranata Tania; Dwi Sulistyaningsih; Eko Andy Purnomo
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112117

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru matematika kelas VIII, diketahui bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) masih tergolong rendah. Kesulitan utama siswa terletak pada memahami soal kontekstual dan memodelkannya ke dalam bentuk persamaan matematika. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Ethnologic berbasis pendekatan etnomatematika makanan khas Blora pada materi SPLDV serta mengetahui tingkat kevalidannya. Media dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis smartphone yang dibuat menggunakan Microsoft PowerPoint, iSpring, dan APK Builder agar dapat digunakan secara interaktif dan fleksibel. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Uji validitas dilakukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan instrumen skala Likert yang disertai saran perbaikan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor rata-rata 3,85 dari ahli media dan 3,81 dari ahli materi dengan kategori sangat valid. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika. Media ini juga memiliki potensi untuk digunakan dalam pembelajaran serta dapat diuji coba lebih lanjut guna mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Pengembangan E-LKPD Berbantuan DAPONI Berbasis Brain Based Learning pada Materi Operasi Bilangan Bulat terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII Hermien Kama Rinduka; Abdul Aziz; Eko Andy Purnomo
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbantuan DAPONI berbasis Brain Based Learning (BBL) pada materi operasi bilangan bulat untuk mendukung pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri dari tiga validator yang meliputi dua dosen pendidikan matematika dan satu guru matematika sebagai ahli materi dan media, serta 30 siswa kelas VII sebagai responden uji kepraktisan. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli dan angket respon siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbantuan DAPONI memperoleh persentase kevalidan sebesar 94% dengan kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 82% dari respon siswa dan 94% dari respon guru yang menunjukkan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, E-LKPD berbantuan DAPONI berbasis Brain Based Learning dinyatakan valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pemahaman konsep matematis siswa pada materi operasi bilangan bulat.
Keefektifan Discovery Learning dengan Pendekatan RME pada Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Cahya Nilam Maharani; Eko Andy Purnomo; Iswahyudi Joko Suprayitno
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model Discovery Learning menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada materi Teorema Pythagoras. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji hubungan antara math anxiety dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas eksperimen serta mendeskripsikan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes uraian (pretest–posttest), angket math anxiety, dan lembar observasi keaktifan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples t-Test, indeks N-gain, dan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara math anxiety dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis. Keaktifan siswa berada pada kategori tinggi dan menunjukkan kecenderungan sejalan dengan peningkatan kemampuan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan RME berpotensi mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan mempertimbangkan faktor afektif dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Analisis Data Longitudinal dengan Berbagai Tingkat Autokorelasi Menggunakan Metode Nonparametrik Spline Truncated dan Kernel Regression Ratih Yulinda; I Wayan Puja Astawa; Putu Kartika Dewi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.112839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja regresi nonparametrik Spline Truncated dan Kernel Regression pada pemodelan data longitudinal dengan berbagai tingkat autokorelasi. Penelitian dilakukan melalui studi simulasi dan penerapan pada data riil Persentase Penduduk Miskin (P0) tingkat provinsi di Indonesia periode 2016–2024. Pada studi simulasi, data panel seimbang dibangkitkan untuk 30 individu dan 5 titik waktu dengan galat AR(1) pada tiga skenario autokorelasi, yaitu  dan , serta 50 replikasi untuk setiap skenario. Parameter pemulus pada kedua metode dipilih menggunakan Generalized Cross Validation (GCV). Kinerja model dievaluasi menggunakan MSE, RMSE, MAE, dan , serta dilengkapi dengan diagnostik residual melalui ACF dan uji Ljung–Box. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan autokorelasi cenderung meningkatkan kesalahan prediksi dan menurunkan koefisien determinasi. Pada seluruh skenario simulasi, Spline Truncated menghasilkan kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan Kernel Regression. Pada data riil, performa in-sample kedua metode hampir sama, tetapi evaluasi cross-validation menunjukkan bahwa Kernel Regression sedikit lebih unggul dalam kemampuan generalisasi. Dengan demikian, Spline Truncated lebih sesuai untuk interpretasi kurva yang stabil, sedangkan Kernel Regression lebih kompetitif untuk tujuan prediksi pada data empiris.