cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Edukasi Kesehatan Mengenai Tonsilitis Pada Pasien Poliklinik THT di RSUD Provinsi NTB Yuliyani, Eka Arie; yudhanto, Didit; Kadriyan, Hamsu; Wedayani, Anak Agung Ayu Niti; Resti, Nimas; Rahmansyah, Nafatasya Ayu; Romadoni, Muhammad Aulia Hikmah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11865

Abstract

Tonsillitis is a disease that is often found in society and can affect all age groups. However, the most common occurrence is in the children's. Tonsillitis can occur acutely, chronically or chronic acute exacerbation, depending on the duration and frequency of infection. The prevalence of tonsillitis globally shows a fairly high number, especially in developing countries. There are several risk factors that play a role in the high prevalence of tonsillitis in Indonesia including air pollution, poor sanitation, and exposure to infection in dense environments. Public awareness is considered lacking in early detection and treatment of tonsillitis often causes delays in treatment. The purpose of this health education is to provide understanding and increase the knowledge of the community visiting the polyclinic at the NTB Provincial Hospital regarding tonsillitis, its risk factors, symptoms, and how to prevent it. In this educational activity, participants were very enthusiastic about following each explanation of the material presented. Some of the education participants also asked questions about tonsillitis and its complications during the discussion session.This can be used as a benchmark as well as a reference and evaluation material for implementing similar activities in the future.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Microfarming sebagai Strategi Mewujudkan Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas Di Desa Segala Anyar, Lombok Tengah Jufri, Afifah Farida; Nikmatullah, Aluh; Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Putri, Dwi Noorma; Danasari, Idiatul Fitri; Fitri; Sail, Fazila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11901

Abstract

Food insecurity remains a significant challenge in many rural areas, including in Segala Anyar Village, Pujut District, Central Lombok. This village is characterized by dryland farming systems that heavily rely on the rainy season, causing agricultural activities to halt during the dry season. This condition directly affects food availability and household income. Meanwhile, Segala Anyar Village has considerable yard space (home gardens) that has yet to be optimally utilized. This community engagement program aimed to optimize yard utilization through a microfarming approach as a strategy to achieve community-based food self-sufficiency. The activity was carried out from April to June 2025 using participatory and applicative methods. The participatory method was applied in identifying land potential and planning the program with local residents, while the applicative method involved hands-on training in organic home garden cultivation and growing media preparation. The results of the program indicated an increase in community knowledge and skills in managing yard space, along with the formation of a microfarming working group to support program sustainability. The microfarming approach proved to be a strategic solution for addressing food access disparities in dryland farming areas and promoting sustainable food self-sufficiency at the household and community levels
Pendampingan Penyelesaian Soal Olimpiade Cabang Geografi di SMAN 1 Mataram Sativa, Denianto Yoga
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11906

Abstract

Tujuan kegiatan pendampingan ini untuk melatih siswa agar mampu menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat serta menemukan trik cara mudah menyelesaikan soal untuk menghadapi olimpiade sains cabang geografi tingkat Kabupaten/ Kota. Tahap awal pelaksanaan pendampingan kompetisi sains nasional dilakukan seleksi siswa yang mempunyai kemampuan dan kemauan mengikuti olimpiade sains nasional cabang geografi tingkat sekolah. Hasil seleksi diperoleh 5 siswa potensial yang mewakili sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan meliputi pemberian informasi, tanya jawab, diskusi dan praktik. Pelaksanaan pendampingan selama 8 kali pertemuan, proses pendampingan berjalan dengan baik dan lancar, setiap pertemuan dihadiri oleh kelima siswa yang dipersiapkan. Semua siswa sangat antusias mengikuti kegiatan, terlihat dengan adanya tren respon positif pada diskusi pemecahan soal, siswa dapat beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai soal yang berbeda. Kesimpulannya, siswa sudah terbiasa dan terlatih menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat serta menemukan trik cara mudah menyelesaikan soal, walaupun masih harus terus berlatih sendiri untuk menghadapi olimpiade sains cabang geografi tingkat kabupaten/kota.
Peningkatan Kesadaran Literasi Lingkungan Melalui Sosialisasi Buku Mangrove di SMP 13 Desa Gerupuk Kecamatan Pujud Lombok Tengah Syukur, Abdul; Idrus, Agil Al; Mahrus; Zulkifli, Lalu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11950

Abstract

Latar belakang dari kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya kesadaran literasi lingkungan di kalangan siswa SMP 13 Desa Gerupuk, Kecamatan Pujud, Lombok Tengah, khususnya terkait pentingnya ekosistem mangrove. Minimnya pengetahuan tentang fungsi mangrove sebagai penjaga keseimbangan ekosistem pesisir mendorong perlunya upaya edukasi yang efektif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang konservasi mangrove melalui sosialisasi buku panduan mangrove yang interaktif dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta pembagian buku panduan mangrove yang dilengkapi ilustrasi dan bahasa sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan 85% peserta mampu menjelaskan peran mangrove secara tepat setelah mengikuti sosialisasi. Pembahasan lebih lanjut mengungkap bahwa pendekatan visual dan partisipatif dalam buku serta metode penyampaian yang interaktif berperan besar dalam meningkatkan minat belajar siswa. Kesimpulannya, sosialisasi berbasis buku panduan mangrove terbukti efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk pengembangan program lanjutan, seperti aksi penanaman mangrove atau integrasi materi konservasi ke dalam kurikulum sekolah. Dukungan dari pemerintah setempat dan lembaga lingkungan hidup diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini.
Pemanfaatan Buah Jambu Mete Menjadi Sirup Untuk Pemberdayaan Ekonomi di Desa Bilok Petung Lombok Timur Wahyuningsih, Endah; Sopaatul Ijabah; Halisa Hasiratul Qudsiyah; Muhammad Rafi’ Fauzan; Siska Insan Pertiwi; Hartisa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11979

Abstract

Desa Bilok Petung, terletak di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, merupakan salah satu desa penghasil jambu mete yang memiliki potensi ekonomi signifikan. Meskipun jambu mete telah lama dibudidayakan, pemanfaatan hasil panennya masih rendah, dengan sebagian besar biji mete dijual dalam bentuk mentah. Buah semu jambu mete, yang kaya akan vitamin dan mineral, belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Penelitian ini mengusulkan pengolahan buah semu jambu mete menjadi sirup sebagai solusi untuk meningkatkan nilai ekonominya. Pembuatan sirup dapat mengubah rasa sepat menjadi manis dan memperpanjang masa simpan produk. Selain itu, sirup jambu mete menawarkan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk kandungan vitamin C yang tinggi. Melalui pengolahan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memanfaatkan potensi lokal secara lebih efektif livestock waste.
Pendampingan Aksi Adaptasi Perubahan Iklim melalui Sekolah Lapangan bagi Petani Lahan Kering di Desa Segala Anyar, Pujut, Lombok Tengah Taqiuddin, Moh.; Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati; Isnan Nursalim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.12010

Abstract

Perubahan iklim menjadi tantangan utama yang memengaruhi sektor pertanian, terutama di wilayah lahan kering seperti Desa Segala Anyar, Lombok Tengah. Desa ini menghadapi berbagai dampak perubahan iklim, termasuk ketidakpastian cuaca, kekeringan, dan keterbatasan sumber daya air, yang mengakibatkan kerentanan tinggi pada hasil pertanian. Untuk mengatasi tantangan ini, kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) berbasis gender dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan petani melalui peningkatan kapasitas adaptasi dan pengelolaan lahan. Metode SLI mengedepankan pendekatan partisipatif dan pembelajaran orang dewasa, yang mencakup pelatihan teori, praktik lapangan, serta diskusi kelompok untuk menganalisis permasalahan dan solusi terkait perubahan iklim. Hasil program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas pertanian. Sebagai contoh, hasil panen padi meningkat dari rata-rata 5–6 ton per hektar menjadi 8 ton per hektar melalui penerapan teknik pertanian adaptif dan pemanfaatan informasi iklim yang akurat. Namun, pelaksanaan SLI juga dihadapkan pada tantangan, seperti keterbatasan jangkauan wilayah dan kebutuhan diversifikasi komoditas untuk meningkatkan relevansi program. Peserta menyarankan agar SLI mencakup tanaman lain, seperti tembakau dan cabai, yang lebih sesuai dengan kondisi musim kemarau. Secara keseluruhan, SLI terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan ketahanan petani terhadap perubahan iklim. Rekomendasi untuk pengembangan program meliputi perluasan cakupan wilayah, diversifikasi materi pelatihan, dan integrasi teknologi digital. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model strategis untuk mendukung ketangguhan komunitas petani lahan kering di tengah tantangan perubahan iklim.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Poli Umum, THT, Mata, dan Kandungan oleh Tim Bantuan Medis Bumi Gora Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Cholidah, Rifana; Yudhanto, Didit; Firdausy , Faiza; Putri, Baiq Rizkiqa Catur; Sadi, Muhammad Akramul Faroghy
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.7947

Abstract

Kesenjangan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan Indonesia, khususnya di daerah pembangunan pariwisata strategis seperti KEK Mandalika, menjadi tantangan serius. Di Desa Kuta, Lombok Tengah, keterbatasan fasilitas kesehatan spesialis seperti poli kandungan, mata, dan THT menyebabkan skrining dan diagnosis dini tidak optimal, yang berdampak pada peningkatan risiko kebutaan, gangguan pendengaran, serta kematian ibu dan bayi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Tim Bantuan Medis (TBM) Bumi Gora Fakultas Kedokteran Universitas Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan ITDC Mandalika dan Puskesmas setempat. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan pelayanan poli spesialis, serta edukasi kesehatan kelautan. Sebanyak 100 peserta berpartisipasi, dengan rincian pemeriksaan meliputi poli umum, kandungan, mata, dan THT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, serta kontribusi positif dari kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pendekatan Health in All Policies. Kegiatan ini juga memperkuat literasi kesehatan masyarakat dan menjadi model praktik pengabdian berbasis komunitas.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Pesisir melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Desa Malaka, Lombok Cholidah, Rifana; Romy Healthy Mikailla; Dwi Ayu Rahmawati; Danda Ananda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.12062

Abstract

Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu wilayah dengan permasalahan penyakit yang dominan berupa keluhan penyakit kulit dan hipertensi yang belum tertangani secara optimal. Selain itu, anak-anak usia sekolah dasar juga belum terbiasa menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui dua pendekatan, yakni penyuluhan PHBS kepada siswa SD dan pemeriksaan kesehatan dasar kepada masyarakat umum. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Malaka dan Dusun Kecinan. Edukasi dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi praktek cuci tangan, sedangkan pemeriksaan kesehatan mencakup pengukuran antropometri, tekanan darah, gula darah sewaktu dan konsultasi keluhan umum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kebiasaan PHBS yang baik, sedangkan sebagian besar masyarakat mengeluhkan penyakit kulit dan menunjukkan gejala hipertensi. Kegiatan ini terbukti bermanfaat sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat di daerah pesisir.
Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tim Bantuan Medis Bumi Gora Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram di Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat Cholidah, Rifana; Muhammad Akramul Faroghy Sadin; Makbul Hidayat
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.12063

Abstract

Pemerataan akses pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Banyak wilayah, baik terpencil maupun non-terpencil, masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan, sehingga menimbulkan ketimpangan derajat kesehatan masyarakat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya angka deteksi dini berbagai penyakit, terutama penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperurisemia (asam urat tinggi), dan hiperkolesterolemia, yang prevalensinya semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Kelompok usia 40 tahun ke atas, khususnya lansia, merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami penyakit tidak menular akibat proses penuaan, perubahan metabolisme, pola makan yang kurang seimbang, serta gaya hidup yang tidak sehat. Sebagai wujud komitmen terhadap pemerataan kesehatan sekaligus pengabdian kepada masyarakat, Tim Bantuan Medis Bumi Gora Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram melaksanakan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan bakti sosial ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, kolesterol, pemeriksaan kesehatan oleh dokter umum, pemberian obat-obatan sesuai indikasi medis, serta edukasi kesehatan mengenai pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular.Edukasi diberikan dengan materi seputar pencegahan penyakit yang terkait, makan-makanan sehat, deteksi dini gejala penyakit, dan kepatuhan terhadap pengobatan, guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan komplikasi penyakit tidak menular. Selain memberikan pelayanan medis, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mencegah keterlambatan diagnosis serta meminimalkan risiko komplikasi yang dapat memengaruhi kualitas hidup.
Edukasi Pencegahan ISPA dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat Cholidah, Rifana; Sa’id Amir Al Mujahid; Ni Made Putri Santika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.12066

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai ISPA menjadi faktor yang memperparah penyebaran penyakit ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, melalui penyuluhan tentang pencegahan ISPA dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2025 dan diikuti oleh 73 peserta dengan rentang usia mayoritas di atas 30 tahun. Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, pemeriksaan tanda vital, antropometri, GCU (glukosa, kolesterol, dan asam urat), anamnesis, edukasi medis, serta pemberian obat gratis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai ISPA serta kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan pemeriksaan langsung kepada masyarakat merupakan strategi efektif dalam upaya pencegahan ISPA dan promosi kesehatan