cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penerapan Sekolah Sehat dan Taat Hukum Pasca Pembelajran Daring di SDN 62 Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu Bintang Agustina Pratiwi; Rangga Jayanuarto; Weti; Ayu Maharani; Essy Tuwi Susanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.878 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1140

Abstract

The decline in COVID-19 cases supports the re-activation of face-to-face learning. Since learning from home, the school environment has received less attention. In addition, while studying at home, children are more exposed to technology which has a negative impact on narcotics, bullying and hoax news. The purpose of this activity is to create a healthy school again and all students understand the law. Activities are carried out using counseling methods and direct practice in implementing healthy and law-abiding schools. The implementation was carried out for one month at SDN 62 Lebong Regency, Bengkulu Province. The target of this activity is SD 62 students. The results of the activity show a change in student behavior after education, students also take part in creating a healthy school environment, maintaining personal health during the pandemic. In the field of law students know the dangers of narcotics and the penalties for users and drivers. In addition, students also understand that bullying is a criminal act. How not to be influenced by hoax news and not to participate in spreading hoax news. This activity should be carried out regularly so that the school stays healthy and the students obey the law.
Pemberdayaan Ekonomi Nelayan Rajungan Melalui Pengembangan Teknologi Alat Tangkap Bubu di Desa Pemongkong Kabupaten Lombok Timur Syarif Husni; M. Yusuf; Muhammad Nursan; Aeko Fria Utama FR
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.362 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1143

Abstract

Desa Pemongkong sebagai salah satu desa yang terletak di pesisir bagian barat Teluk Eka Kabupaten lombok Timur, sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan yakni sebagai nelayan tradisional. Selain sebagai nelayan penangkap ikan juga sebagai nelayan penangkap rajungan. Saat ini alat tangkap yang dioperasikan nelayan untuk menangkap rajungan didominasi jaring tasik. Penggunaan alat ini tidak efisien secara ekonomi dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan introdusksi alat tangkap BUBU, selain mampu meningkatkan ekonomi nelayan rajungan juga penggunaan alat tangkap ini ramah lingkungan. Tujuan PPM adalah melakukan sosialisasi teknologi alat tangkap ramah lingkungan dan introdusir teknologi alat tangkap bubu pada kelompok nelayan rajungan di Desa Pemongkong Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan pemberdayaan ekonomi nelayan rajungan yaitu melalui metode Sosialisasi dan metode FGD. Hasil pengabdian menunjukkan: a) Adopsi penggunaan alat tangkap BUBU oleh nelayan dapat ditingkatkan melalui skema kemitraan dan bantuan pemerintah b) Introdusir alat tangkap BUBU di kalangan nelayan diharapkan dapat diadopsi untuk meningkatkan pendapatan dan kelestarian lingkungan
Pengembangan Atraksi Agrowisata Taman Bunga sekaligus sebagai Sumber pakan Lebah Trigona untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Madu Trigona di Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Embun Suryani; Sri Wahyulina; Sarifudin Serip; Ni Ketut Surasni; Muhamad Ahyar; L.M. Furkan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.735 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1144

Abstract

Desa Lingsar merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang terdampak bencana gempa bumi tahun 2018. Daerah ini berpotensi untuk mengembangkan agrowisata karena 53% wilayahnya terdiri dari perkebunan tanaman buah-buahan, penghasil bibit tanaman buah-buahan serta penghasil buah-buahan terbesar di Provinsi NTB. Untuk itu, Desa Lingsar memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona, karena memiliki sumber pakan lebah yang cukup berlimpah. Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Saat ini, budidaya lebah madu trigona oleh masyarakat Desa Lingsar hanya dalam skala kecil, sehingga belum mampu memberikan dampak yang signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Hambatan terbesar yang dihadapi kelompok usaha madu trigona di Desa Lingsar adalah keterbatasan sumber pakan pada saat di luar musim buah. Kondisi ini menyebabkan potensi madu trigona tersebut belum mampu dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas produksi madu trigona melalui pengembangan sumber-sumber pakan dari tanaman bunga, yang sekaligus dapat dikelola sebagai atraksi agrowisata. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah semakin meningkatnya produktifitas madu trigona yang bisa dihasilkan kelompok madu trigona di Desa Lingsar, sekaligus mengembangkan atraksi baru dari sentra agrowisata di desa tersebut. Untuk mencapai target tersebut, model pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya tanaman bunga sekaligus budidaya madu trigona dan diversifikasi produk turunan. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Trigona Repoq Bangket Desa Lingsar.
Pembelajaran Tentang Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Bahan Baku Eko-Enzim Lolita Endang Susilowati; Mansur Ma’Shum; Zaenal Arifin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.443 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1147

Abstract

Persoalaan sampah rumah tangga, khususnya jenis sampah organic, masih menjadi issue yang mengemuka yang membutuhkan penyelesaian. Kebanyakan masyarakat masih menerapkan pola pengelolaan sampah konvensional yaitu menimbun sampah organic di suatu tempat/lokasi. Timbulan sampah ini berpotensi memunculkan masalah baru, seperti terjadi emisi gas metana (CH4), timbulnya bau yang tidak sedap, air lindi sampah berpotensi mencemari lingkungan. Karena itu kepada masyarakat perlu diberikan pembelajaran mengenai cara penanganan sampah organic untuk mengurangi jumlah sampah organic yang ditimbun di tempat pembuangan sampah. Salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan limbah organik segar, limbah buah dan/atau sayur, menjadi produk Eko-Ensim. Filtrat dari Eko-Ensim digunakan sebagai pupuk organic cair dan/atau pestisida nabati, sedangkan padatannya digunakan sebagai pupuk organic padat. Kegiatan ini dilaksanakan bermitra dengan Kelompok Pemanfaat Sampah “PaManSam” yang berlokasi di Desa Narmada Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat- NTB. Sebagai sasaran pembelajaran adalah petani milinial dan mahasiswa PKL di kelompok PaManSam. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi mengenai UU RI no 18 tahun 2008 dan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah. Kegiatan kedua adalah Bimtek Pembuatan Eko-Ensim, diawali dengan persiapan bahan, pelaksanaan fermentasi Eko-Ensim, analisis karakteristik filtrat Eko-Ensim. Hasil kegiatan sebagai berikut, peserta kegiatan 1) memiliki pengetahuan tentang pengelolaan sampah menurut UU dan Peraturan Daerah yang berlaku; 2) menguasai teknik pembuatan Eko-Ensim; 3) Eko-Ensim yang dihasilkan ber-pH netral. Teknik pembuatan Eko- Ensim ini dapat diaplikasikan untuk membuatan produk lain dengan berbahan baku bahan organic segar
Sosialisasi Berwirausaha Guna Menambah Penghasilan Pemain Sepakbola PSGS Gunungsari pada Masa Kompetisi Diliburkan Akibat Pandemi Covid-19 Nune Wire Panji Sakti; Rusdiana Yusuf; Adi Suriatno; Johan Irmansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.2 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1149

Abstract

Nasib kompetisi di bidang olahraga ketika diliburkan pada masa Pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi para pelaku kompetisi olahraga di Indonesia. Kompetisi olahraga adalah sumber perekonomian bagi semua kalangan, tak hanya pelakunya namun semua kalangan. Ketika wabah pandemi covid-19 datang ke Indonesia, membuat masyarakat khususnya para pelaku yang berkecimpung didunia olahraga menjadi susah dalam memenuhi kebutuhan sehari harinya, akibat lockdown dan turnamen yang di liburkan baik dari tingkat Nasional hingga di pelosok daerah. Hasil observasi baik secara diskusi pada pelaku dunia olahraga khususnya pelaku sepakbola, baik dari panitia turnamen, wasit, manager, pemain tarkam hingga masyarakat daerah Lombok Barat Nusa Tenggara Barat, menerangkan di lokasi pengabdian kompetisi Tarkam adalah sumber mata pencaharian yang menguntungkan baik dari panitia, wasit, pedagang kecil, manager club hingga pemain. Pelaku kompetisi tarkam khususnya pemain kebanyakan anak usia remaja, dewasa yang bekerja di perusahaan, pengangguran, dan lain sebagainya. Pada masa sebelum terjadi pandemi pemain sepakbola tarkam bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 20 juta/tahun Perhatian lebih pada pemain remaja di lingkungan masyarakat di lokasi studi memerlukan penanganan, agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang melanggar hukum. Sehingga dalam upaya tersebut tim mengambil langkah memberikan sosialisasi, motivasi, pelatihan kewirausahaan baik berbentuk jajanan tradisional dan alat olahraga tradisional, dan pelatihan marketing. Mengingat adanya sirkuit balap Mandalika, sehingga kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat ke depan baik pada masa pandemi berakhir. Beberapa hal di atas tersebut tercetuslah tema pengabdian masyarakat dengan tema Sosialisasi Berwirausaha, Guna Menambah Penghasilan Pemain Sepakbola PSGS Gunungsari Ketika Masa Kompetisi Diliburkan Akibat Pandemi Covid-19.
Perencanaan Kawasan Wisata Edukasi Mangrove Tanjung Batu, Sekotong Tengah Kornelia Webliana; Andi Chairil Ichsan; Irwan Mahakam Lesmono Aji; Maiser Syaputra; Diah Permata Sari; Wihelmus Jemarut
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.984 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1150

Abstract

Abstract: The establishment of educational tourism in mangrove areas is expected to prevent and overcome the impact of tourist activities on nature and culture. This community service activity was carried out in the Tanjung Batu Mangrove area, Sekotong Village with the aim of designing an educational tourism concept to maximize the use of mangroves as a new tourist attraction in the Central Sekotong area. The selection of mangrove locations was carried out by purposive sampling, and the methods applied to this service were observation, socialization, discussion and direct area arrangement. The results of observations showed the potential flora in Tanjung Batu, namely Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa and Avicennia lanata. Meanwhile, the birds types found in this area are terns, swallows, black eagles, sparrows, king prawns and Asian plover. The potential of flora and fauna is then described in the Flora-Fauna interpretation board and a short documentary related to the area which was prepared jointly by the manager and the community service team. Recommendations for the types of educational tourism activities that can be offered for the Tanjung Batu Mangrove area, namely bird watching, mangrove planting, canoeing, and making mangrove films. Keywords: Mangrove, Tanjung Batu, Educational tourism
Pemilahan Sampah Plastik Untuk Mendukung Program Zero Waste Pada Pusat Daur Ulang Sampah Bajang Peripih Doro, Pringgarata, Lombok Tengah Tahun 2021 Dian W. Kurniawidi; Teguh Ardianto; Syamsuddin; Siti Alaa'; Amrul Ikhsan; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.267 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1159

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu masalah serius di seluruh wilayah di Indonesia, apalagi pulau Lombok karena gugus pulau yang kecil. Dari berbagai jenis sampah, sampah plastik merupakan sampah non-organik yang paling banyak dihasilkan dan memiliki berbagai dampak bagi kesehatan dan lingkungan. Usaha mengurangi sampah dengan membuat Tempat Pembuangan Akhir, Tempat Pembuangan Sampah, dan Bank Sampah nampaknya perlu didukung oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah dan memilah sampah sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini dilakukan kegiatan pembimbingan, praktek lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat ilmiah, mahasiswa dan alumni program studi pendidikan Fisika di Pusat Daur Ulang Bajang Peripih Doro di dusun Murbaya Desa Pringgarata Lombok Tengah yang telah melakukan kegiatan dengan hasil yaitu pembuatan paving block dari limbah plastik, pembuatan biofuel dari sampah plastik serta pembuatan batako. Limbah plastik yang digunakan didapatkan dari tempat pembuangan sampah masyarakat setempat, dengan memilih jenis limbah plastik low density polyethylene (LDPE), PET (polyethylene terepthalete), dan HDPE (high density polyethylene). Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk membuat kantong plastik, plastik lembaran, bungkus makanan ringan, bungkus roti maupun kemasan-kemasan sejenisnya. Pembelajaran yang diperoleh menghasilkan uji coba sampel dengan nilai kuat tekan pada campuran limbah plastik 75% sebesar 8,2 MPa, dan penyerapan air sebesar 0,3109%. Sedangkan untuk pengujian bahan bakar diperoleh bahan bakar yang massa jenisnya 0,708 g/ml. Kelemahannya bahan bakar ini tidak ditemukannya senyawa oksigen yang dapat menyebabkan korosi pada mesin. Sehingga alternatif penggunaannya adalah pada industri pembakaran batu bata atau industri pengeringan tembakau.
Peran Pasar Digital di Era Pandemi pada Wirausaha Muda di Banyumulek Irma Setiawan; Ibrahim; Isnaini; Muallifah Anugrah; Murojatul Aslamiah; Nurhayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.697 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1161

Abstract

Desa Banyumulek merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin gerabah. Masyarakat Banyumulek mengalami kesulitan pemasaran hasil kerajinan gerabah semenjak pandemi Covid-19. Produk-produk gerabah banyak tidak laku dan batal dieskpor karena kesulitan biaya/modal. Para pengusaha rerata beralih profesi untuk menutup biaya produksi gerabah yang tidak berproses selama pandemi. Kondisi usaha dan kesiapan warga Banyumulek menghadapi pandemi sangat rendah. Toko-toko konvensional sepi dan hanya beberapa kunjungan dalam satu pekannya. Solusi Pasar Digital (Digital Marketing/Market Place) sebagai formula alternatif dalam mengatasi kerisis penjualan hasil kerajinan gerabah. Model pasar digital yang dibentuk berdasarkan skala jangkuan pemasaran. Beberapa vendor menjadi lokasi operasional pasar digital yang dicanangkan oleh pemuda Banyumulek. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yakni deskriptif kualitatif dengan memokuskan perhatian pada fenomena sosial – ekonomi masyarakat. Pengumpulan data dilakaukan dengan observasi, sosalisasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) jenis-jenis potensi wirausaha Desa, (2) perancangan sistem pasar digital desa, dan (3) aktualisasi kegiatan pasar digital mamsyarakat desa.
Pelatihan Preparasi Kromosom Dan Analisis Karyotipe Pada Dosen-Dosen Biologi Di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram I Gde Mertha; Agil Al Idrus; Ahmad Raksun; I Wayan Merta; Syamsul Bahri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.722 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1162

Abstract

Dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi dosen di bidang penelitian diperlukan keterampilan, pengalaman dan kemampuan dasar yang kuat dalam metode dan teknik-teknik penelitian yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu. Dengan demikian perlu bagi seorang dosen untuk selalu mengikuti perkembangan teknik-teknik penelitian baru serta tukar pengalaman diantara sesama terutama pada pakar yang berhubungan dengan keilmuannya. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan wasasan dan keterampilan dosen-dosen biologi melalui pendamping praktikum agar dapat membuat preparat squash untuk pengamatan struktur dan morfologi kromosom metafase, penyusunan karyogram, dan analisis karyotipenya. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan unjuk kerja berupa kegiatan praktik, yang selanjutnya dilakukan refleksi dan evaluasi. Kegiatan praktik yang dilakukan, yaitu (a) praktik mikroteknik pembuatan preparat squash kromosom, (b) praktik identifikasi struktur dan morfologi kromosom dibawah mikroskop, (c) praktik pengambilan foto struktur dan morfologi kromosom dibawah mikroskop, (d) praktik penyusunan karyogram kromosom metafase, dan (e) praktek analisis karyotipe kromosom. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Pengabdian ini memberikan pengalaman sangat bermanfaat tentang teknik pembuatan preparat untuk pengamatan morfologi kromosom, teknik dokumentasi kromosom dibawah mikroskop dan pengukuran parameter dalam analisis karyotipe, (2) Motivasi yang tinggi dosen mitra sangat menunjang keberhasilan pembuatan preparat kromosom dan analisis karyotipe dalam pelatihan ini, dan (3) Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dosen mitra merupakan bekal ipteks berbasis kromosom yang sangat berhaga untuk kegiatan perkuliahan dan penelitian.
Peningkatan Kemampuan Mengembangkan Pembelajaran Menggunakan Alat Peraga Menentukan Luas Daerah Bidang Rata Bagi Guru SD di Gugus III Kecamatan Kediri Ketut Sarjana; Muhammad Turmuzi; Sahrul Azmi; Ni Made Intan Kertiyani; Wahidaturrahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.88 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1173

Abstract

Para guru SD di Kecamatan Kediri belum pernah merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah bangun datar Jadi masalah yang muncul adalah para guru gugus III di Kecamatan Kediri kemampuan mengembangkan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah bangun datar masih rendah. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah : 1) Meningkatkan kemampaun para guru SD Gugus III di Kecamatan Kediri tentang merancang alat peraga menentukan luas daerah bangun datar dan 2) Meningkatkan kemampuan merancang langkah-langkah pembelajaran menggunakan alat peraga menetukan luas daerah bangun datar. Permasalahan yang dialami oleh para guru terkait dengan merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga dapat diselesaikan dengan :1) Memberikan pemahaman tentang merancanag alat peraga menentukan luas daerah bangun datar, 2) Simulasi dan praktek merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah dan 3) Diskusi dalam kelompok kerja dan presentasi tentang hasil kontruksi alat peraga dan langka-langkah pengembangannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan melalui metode yang telah ditatapkan. Hasil dari kegiatan ini ternyata sangat efektif yakni terjadi perubahan kearah perbaikan yang signifikan hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata pre-tes = 4,138 lebih kecil dari skor rata-rata post-tes = 7,320. Dari hasil uji diperoleh = 1,725 pada tafar signifikasi 0.05. Jadi secara keseluruhan bahwa pengetahuan tentang luas daerah bangun datar dan keterampilan merancang pengebangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah bidang rata para guru SD di Gugus III Kecamatan Kediri meningkat yang ditunjukkan oleh perubahan nilai rerata tersebut. Dengan diperolehnya hasil dari kegiatan ini diharapkan pelatihan ini diperluas dalam rangka memperkuat pelaksanaan kurikulum 2013 dan para pemerhati pendidikan turut serta mengambil peran untuk mewujudkan kegiatan ini untuk mengantisipasi pembelajaran matematika abad 21

Page 36 of 161 | Total Record : 1609