Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Articles
1,609 Documents
Pelatihan Pengolahan Sampah berbasis Masyarakat sebagai Alternatif Penanganan Limbah di Desa Penimbung
Immy Suci Rohyani;
Komang Satria Wirawan Rusady;
Muhammad Hafizzudin;
Dania Juliani;
Ni Wayan Yusvika Yanti;
Baiq Karina Permatasari;
Ratih Ratna Putri;
Luthfiana Safhira Avanda;
Fatma Hardianti Sangian;
Ni Luh Wulan Sri Apsari;
Ni Kadek Sri Wulandari;
Wanda Yuliandini;
Elinda Sari;
Dita Dwi Angraeni;
Iin Marya Rizka;
Baiq Mia Rosdiana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.686 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1174
Desa penimbung merupakan salah satu desa di Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Desa penimbung khususnya warga dusun Penimbung Timur banyak melakukan pembuangan sampah disungai karena belum adanya fasilitas seperti TPS (Tempat Penampungan Sementara) dan mobil pengangkut sampah, sedangkan TPA (Tempat pembuangan akhir) berjarak lumayan jauh dari Desa tersebut. Tujuan dari program pengolahan sampah ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di tempat yang sembarangan seperti sungai serta dapat berkontribusi dalam upaya mengurangi tumpukan sampah dan mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengolahan sampah ini meliputi kegiatan sosialisasi tentang pengolahan sampah dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan sampah organic secara langsung. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengolahan sampah ini berupa kompos Takakura dan ecobrik. Dengan adanya pelatihan ini masyarakat menjadi lebih memahami bahwa sampah dapat diolah kembali. Mereka sudah mulai melakukan pengolahan tersebut di rumah masing-masing terutama pengolahan sampah dapur berupa pembuatan kompos takakura.
Pengelolaan Sampah Plastik menjadi Ecobrick pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Kalumata Kota Ternate
Fajria Dewi Salim;
Yuyun Abubakar;
Sri Endah Widiyanti;
Salim Abubakar;
Mesrawaty Sabar;
Rusmawati La benua;
Masykhur Abd Kadir;
Adi Noman Susanto;
Ariyati A Fadel
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.085 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1182
Berbagai peralatan kebutuhan rumah tangga terbuat dari plastik. Permasalahan utama limbah plastik sangat sulit terurai. Ironisnya, penggunaannya di masyarakat menyisakan persoalan sampah plastik yang dapat merusak ekosistem pantai, pesisir dan laut. Ecobrick adalah salah satu usaha kreatif bagi penanganan sampah plastik. Fungsinya bukan untuk menghancurkan sampah plastik, melainkan untuk memperpanjang usia plastik-plastik tersebut dan mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna, yang bisa dipergunakan bagi kepentingan manusia pada umumnya. Pembuatan ecobrick masih belum begitu populer di kalangan masyarakat Kota Ternate. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk ibu rumah tangga di kelurahan Kalumat bertujuan untuk mengedukasi bagaimana mengelola sampah plastik secara baik dan efektif dengan membuat ecobrick. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode partisipatif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini berupa ecobrick dan kursi yang terbuat dari ecobrick. Kegiatan pelatihan ini mampu memberikan pemahaman kepada mitra terkait mengolah sampah plastik rumah tangganya. Dampak lainnya, adanya keberlanjutan yakni mitra berkomitmen dan sudah mulai memilih dan memilah sampah rumah tangga sebelum dibuang ke TPS, dan membuat ecobrick di rumah masing-masing.
Pelatihan Arduino Untuk Pembuatan Alat Ukur Suhu Tubuh Non Kontak Berbasis Android Pada Siswa SMA
Sudi Mariyanto Al Sasongko;
Sultan;
I Made Ginarsa;
Agung Budi Muljono;
I Made Ari Nrartha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (780.24 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1183
SMAN 3 Mataram has a vision of forming human resources who are honest, trustworthy, and smart. One of the missions is to improve the ability in science, technology and skills. During the COVID-19 pandemic, healthy and clean living behavior is required according to the protocol by keeping a distance and avoiding crowds. To encourage skill and creative students, the PKM Team carries out Arduino training to measure non-contact body temperature. Arduino training modules are made easy to disassemble and can be monitored by Android phones via Bluetooth, with the MIT APP Inventor 2 program interface. The MLX90614 sensor can be used as a body temperature measurement via wireless during the Covid-19 pandemic. The training was carried out by means of presentations on the basic principles of Arduino and the introduction of analog sensors to measure body temperature. In order to be effective and efficient, the presentation of hardware circuits is directly practiced and supervised by electrical students. Competent lecturers provide training on making android programs, case studies of body temperature sensors. This PKM activity was attended by 23 students who were divided into 4 groups to match the number of modules. Based on the results of the evaluation of the pretest and posttest, there was an increase in knowledge of 34.5% from the pretest average of 51.2 to the posttest average of 78.2. A total of 13 students (56.6%) had additional motivation to find out more about the Arduino application.
Penyuluhan Tentang Dampak Perilaku Bullying Bagi Siswa dan Upaya untuk Mengatasinya di SMPN 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat
Muhammad Mabrur Haslan;
Rispawati;
Ahmad Fauzan;
Edy Kurniawansyah;
Sawaludin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.797 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1187
Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah memahami bentuk-bentuk perilaku perundungan (bullying) yang terjadi di kalangan siswa, memahami faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku perundungan (bullying) di kalangan siswa, memahami dampak perilaku perundungan (bullying) di kalangan siswa dan upaya untuk mengatasi terjadinya perilaku bullying di kalangan siswa. Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyluhan dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut didukung oleh beberapa faktor: (1) urgensi materi yang disampaikan oleh tim pelaksana pengabdian dalam rangka mencegah terjadinya perilaku bullying bagi siswa SMP Negeri 1 Gerung (2) Adanya dukungan dari pihak Kepala SMP Negeri 1 Gerung dan para khalayak sasaran kegiatan. Sementara faktor penghambat tidak menjadi penghalang namun bisa diatasi oleh tim pelaksana pengabdian, sehingga kegiatan pengabdian dapat terlaksana dan mencapai hasil sebagaimana diharapkan.
Pengenalan E-Archiving System Sebagai Implikasi Korespondensi Elektronik Pada Masa Pandemi Di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur
Baharuddin;
Lalu Ali Wardana;
Sribagus;
Kurniawan Apgrianto;
Agus saputra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.929 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1191
Pengelolaan arsip adalah hal penting yang untuk urusan surat menyurat atau bisnis. Pengarsipan merupakan keharusan apalagi di dunia modern. Pengarsipan berjalan sejak dahulu. Untuk saat ini pengarsipan tidak perlu dengan menyalin tulisan menggunakan tangan namun hanya perlu mengkopi pada komputer dan menjaga ile agar tetap berada pada tempat yang mudah dicari. Pengarsipan modern terutama elektronik perlu dikuasai.. Perangkat desa Padamara dan desa sekitar membutuhkan ilmu itu untuk dapat melaksanakan pelayanan masyarakat dengan lebih baik.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Akreditasi Program Studi Magister Pendidikan IPA untuk Menuju Unggul
Sudirman Wilian;
Agus Ramdani;
Bambang H Kusumo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.198 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1193
Penyusunan instrumen akreditasi LKPS dan LED dalam rangka persiapan pengusulan re-akreditasi Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Unram menuju unggul perlu dipersiakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, dalam rangka penyusunan instrument tersebut perlu pendampingan dari pihak luar prodi guna membantu mengembangkan kedua instrument tersebut yang kemudian diikuti dengan simulasi visitasi akreditasi Proram Studi. Tujuan kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan penyusunan instrumen akreditasi dimaksud dari Gugus Penjaminan Mutu Pascasarjana Unram yang kemudian diikuti dengan simulasi visitasi akreditasi pada Proram Studi Magister Pendidikan IPA untuk memperoleh predikat unggul. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa ceramah, diskusi, tanya jawab, dan workshop yang diikuti oleh 14 dosen MPIPA. Secara umum PS MPIPA Pascasarjana Universitas Mataram telah siap untuk pengusulan reakreditasi dengan telah dipersiapkannya instrumen tersebut melalui kegiatan workshop pendampingan penyusunan instrumen dimaksud. Beberapa hal penting yang telah diperoleh dalam kegiatan ini antara lain, telah tersusunnya instrumen program studi IAPS 4.0, diperolehnya strategi penyusunan LKPS dan LED yang baik, ditemukannnya pola pendampingan kepada tim penyusun LKPS dan LED, dan terdokumentasikannya bentuk simulasi visitasi terhadap dokumen yang sudah disusun untuk menentukan skor akhir yang dapat diperoleh, serta cara-cara perbaikan terhadap kekurangan yang terdapat di dalam instrumen LKPS dan LED yang disusun oleh Tim.
Pelatihan Pembuatan Bak Terpal Untuk Usaha Budidaya Perikanan di Desa Talabiu Kabupaten Bima
Alis Mukhlis;
Sanca Rahmatullah;
Septiana Dwiyanti;
Anita Prihatini Ilyas;
Awan Dermawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (933.729 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1195
Kesuksesan produksi perikanan budidaya sangat terkait dengan penyediaan fasilitas pendukung seperti bak tempat perawatan, pemeliharaan dan pembesaran komoditi perikanan. Bak terpal merupakan salah satu wadah budidaya komoditi perikanan yang kini kian populer di masyarakat disebabkan oleh beberapa alasan diantaranya yaitu biaya pembuatan lebih murah, pembuatan lebih cepat, mudah dirawat dan dipindahkan serta dapat dibangun pada lahan yang lahan terbatas. Potensi Desa Talabiu yang berlokasi di Kecamatan Woha Kabupaten Bima sebagai sentra produksi komoditi perikanan payau menjadi alasan perlunya dilakukan pembinaan masyarakat perikanan melalui kegiatan pelatihan pembuatan wadah budidaya yaitu bak terpal dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sasaran dalam pembuatan bak terpal sebagai wadah budidaya ikan. Kegiatan ini diharapkan dapat merangsang munculnya usaha budidaya ikan secara mandiri yang berkelanjutan. Kegiatan pelatihan telah dilakukan pada tanggal 4 November 2021 berlokasi di Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Kegiatan ini dilaksanakan dengan manjalin kemitraan bersama dengan Koperasi “Sama Ngawa Karawi”. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta sebanyak 36 orang berasal dari anggota koperasi, masyarakat pembudidaya ikan, tokoh masyarakat sekitar, dan mahsiswa Program Studi Budidaya Perairan Program Diploma Tiga Program Vokasi Universitas Mataram yang kampusnya berlokasi di Kabupaten Bima. Peserta yang hadir telah menunjukkan respon yang sangat positif dan sangat mengharapkan bahwa kemitraan yang telah berlangsung dapat dilanjutkan hingga ke tahap-tahap berikutnya seperti pendampingan pada tahap budidaya, persiapan pakan yang murah dan efektif, pasca panen serta pemasaran. Keterlibatan Program Diploma Tiga Program Studi Budidaya Perairan Vokasi Bima Universitas Mataram di Kabupaten Bima yang berkelanjutan dalam kegiatan ini sangat dibutuhkan.
Pengembangan Fenomena dan Soal Multi Jawaban untuk Pembelajaran Kausalitik Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berpikir Kreatif Siswa
Ahmad Harjono;
Joni Rokhmat;
Hikmawati;
Syahrial Ayub;
Ap’aludin;
Nada Khalid
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.76 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1202
Fenomena dan soal multi jawaban dikembangkan khususnya untuk pembelajaran model kausalitik. Tujuan kegiatan adalah desiminasi kerangka konseptual pengembangan fenomena dan soal multi jawaban untuk peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif siswa. Kegiatan dilakukan secara online menggunakan media zoom seiring dengan masih diberlakukan PPKM di era pandemic Covid-19 dengan peserta sesuai keterjankauan. Diperoleh 35 peserta yang terdiri atas alumni (guru dan dosen) dan mahasiswa tingkat atas program studi pendidikan fisika, FKIP Universitas Mataram. Instrumen digunakan terdiri dari media elektronik zoom dan angket, serta materi pengembangan fenomena dan soal multi jawaban. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa dari delapan indikator angket, peserta cendrung bersikap setuju (25%) dan sangat setuju (75%) terhadap setiap pernyataan positif angket. Rekomendasi bersama tim dan peserta menyatakan bahwa pengembangan fenomena dan soal multi jawaban: 1) sejalan dengan pembelajaran dengan orientasi penguasaan konseptual, 2) sangat perlu dikembangkan secara lateral (semua disiplin ilmu) maupun vertikal (semua jenjang pendidikan), 3) mendorong pengembangan kemampuan pemeacahan masalah dan berpikir tingkat tinggi, 4) berpikir tingkat tinggi perlu diberikan kepada siswa sedini mungkin dan dijadikan sebagai pembiasaan dalam setiap pembelajaran.
Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Lendang Nangka Utara
Nurlatifa;
Ainul Qusyairi;
Baiq Usniati;
Dina Aulia;
Ely Aulia Safitri;
Emil Ismaya;
Ida Fauziah;
Ira Madiana;
Irfanul Furqan;
Laelatul Fajri;
Lalu Muhammad Maqbul Alghifari;
Muhammad Zainul Majdi;
Nur Gita Suciyati;
Riki Azwari;
Yusri;
Yuliatin;
Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.586 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1210
Industri kreatif pengolahan buah nanas menjadi varian keripik merupakan suatu terobosan yang dilakuakan untuk memanfaatkan sumber daya alam berupa nanas yang melimpah di Desa Lendang Nagka Utara, Kecamatan Mabagik, Kabupaten Lombok Timur. Pengolahan buah nanas menjadi varian keripik ini dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan juga sebagai langkah untuk meningkatkan ekomomi masyarakat setempat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat yang ada di Desa Lendang Nangka Utara menajdi masyarakat yang berdaya saing berbasisi industri kreatif. Adapun tahapan dan metode dari kegiatan ini yaitu sosialisasi program (metode diskusi), pembentukan tim pengolahan (metode kolaboratif dan kooperatif) dan pelatihan (metode diskusi dan praktik). Hasil dari kegiatan berupa meningkatnya keterampilan masyarakat dalam pengolahan buah nanas menjadi varian keripik sehingga dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Penguatan Kompetensi Penguji Proposal Tugas Akhir Sistem Panel Pada Dosen Tetap Non-PNS Bidang Kebahasaan
Lilik Rita Lindayani;
La Sudu;
Fina Amalia Masri;
Muarifuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.135 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1212
Aktivitas menguji tugas akhir pada dosen merupakan bagian rutinitas tridarma. Namun demikian, kegiatan tersebut membutuhkan keterampilan agar pertanyaan yang diajukan kepada mahasiswa terkait rencana penelitian lebih terstruktur dan terarah. Pemberdayaan dosen tetap non-PNS sebagai penguji adalah strategi untuk meningkatkan kompetensi dosen yang bersangkutan, dan juga bentuk upaya menjaga kualitas ujian sebagai sarana pendampingan riset bagi mahasiswa. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk sosialisasi dan praktik transfer pengetahuan yang disertai pemecahan masalah (problem solving) dalam mekanisme ujian sistem panel. Hasil akhir menunjukkan bahwa dosen tetap non-PNS bidang kebahasaan sebagai peserta menjadi lebih mampu bersikap konsisten pada bidang keilmuannya pada saat menguji, lebih mampu mengurai perbedaan metodologi dari masing-masing mahasiswa yang diuji, serta bisa mengestimasi waktu dengan lebih baik untuk berbagi dengan para dosen penguji lainnya, serta lebih percaya diri.