cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penyuluhan Masyarakat Tentang Gizi untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Digampong Meunasah Intan Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar Lensoni Lensoni; Putri Raisah; Hafni Zahara; Pasyamei Rumbune Kala; Yayu Anggriani; Taufik Karma; Wildan Seni; Melsi Efrika; Ade Kiki Riezky
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.5953

Abstract

ABSTRAK Gizi merupakan bagian penting dari kesehatan dan pembangunan. Gizi yang baik berpengaruh terhadap peningkatan kesehatan bayi, anak dan ibu. Pola konsumsi pangan yang tidak tepat berdampak terhadap munculnya berbagai malnutrisi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi pada balita di Gampong Meunasah Intan Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masayarakat  ini yaitu penyuluhan tentang gizi. Penyuluhan diberikan kepada 17 ibu-ibu yang hadir di Meunasah Intan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu sebelum dilakukan penyuluhan lebih banyak dalam kategori sedang yaitu 94,1%. Sedangkan pengetahuan ibu setelah dilakukan penyuluhan menjadi naik dari sebelumnya yaitu 100% dalam kategori tinggi. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dalam kegiatan penyuluhan terhadap pengetahuan ibu mengenai gizi. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan setempat dan Petugas kesehatan agar lebih berupaya untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian gizi yang baik pada balita. Kata Kunci: Status Gizi, Pengetahuan Ibu, Penyuluhan  ABSTRACT Nutrition is an important part of health and development. Good nutrition has an effect on improving the health of infants, children and mothers. Inappropriate food consumption patterns have an impact on the emergence of various malnutrition. This service aims to increase mother's knowledge about nutrition for toddlers in Meunasah Intan Village, Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar District. The method used in this community service is counseling about nutrition. Counseling was given to 17 women who were present at Meunasah Intan. Based on the results of the analysis that has been done, it can be seen that the mother's knowledge before counseling was more in the medium category, namely 94.1%. Meanwhile, mother's knowledge after counseling has increased from before, which was 100% in the high category. With these results it can be concluded that there is a positive influence in counseling activities on mother's knowledge about nutrition. It is hoped that the local Health Office and health workers will make more efforts to increase outreach activities that can increase mother's knowledge about the importance of giving good nutrition to toddlers. Keywords: Nutritional Status, Mother's Knowledge, Counseling
Meningkatkan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Sosialisasi di Desa Purwaraharja Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya Dichy Nuryadin Zain; Diana Sri Zustika; M Faturrohman; Aisyah Shiddikiah N; Trian Nur'aripin; Resti Fizriani; Dian Gina F; Willa Aryanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.4984

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kasus postitif COVID-19 di Indonesia baik di kota maupun di desa terus bertambah. Hal tersebut disebabkan oleh masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan terutama dalam menjaga kebersihan tangan. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan terutama menjaga kebersihan tangan di masa pandemi COVID-19 kepada masyarakat khususnya di Desa Purwaraharja Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa pemaparan singkat mengenai protokol kesehatan, pembuatan hand sanitizer, hand soap dan desinfektan serta praktik mencuci tangan yang baik dan benar kemudian dilakukan pengisian kuisioner oleh masyarakat yang menghadiri kegiatan diperoleh hasil peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebesar 10,526% sehingga presentase menjadi 100% terhadap pentingnya protokol Kesehatan terutama menjaga kebersihan tangan. Kata Kunci: COVID-19, Hand soap, Hand sanitizer, Desinfektan ABSTRACT The increase in postitive cases of COVID-19 in Indonesia both in cities and in villages continues to grow. This is because there are still many people who are not aware of the importance of complying with health protocols, especially in maintaining hand hygiene. This socialization activity aims to educate the community on the importance of complying with health protocols, especially maintaining hand hygiene during the COVID-19 pandemic to the community, especially in Purwaraharja Village, Bojonggambir District, Tasikmalaya Regency. The activities carried out in the form of a brief presentation on health protocols, the manufacture of hand sanitizer, hand soap and disinfectant and good and correct hand washing practices and then conducted questionnaire filling by the public who attended the activities obtained the results of increasing knowledge and public awareness by 10.526% so that the percentage became 100% on the importance of health protocols, especially maintaining hand hygiene. Keywords: COVID-19, Hand soap, Hand sanitizer, Disinfectant
Edukasi Mencuci Tangan dan Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh Anak Taamu Taamu; Nurjannah Nurjannah; Fitri Wijayati; Sitti Muhsinah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.6217

Abstract

ABSTRAK Salah satu aspek dasar kesehatan anak adalah kebersihan tangan. Tingkah laku anak yang senang bermain dan sering berinteraksi langsung dengan lingkungan dapat terpapar bakteri yang dapat menempel pada tangannya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Menginplementasikan tindakan mencuci tangan pada anak usia SD. Metode kegiatan dilakukan dengan teknik informing, Modelling, Role Playing, Performance Feedback, dan Transfer Training). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa Pengetahuan tentang mencuci tangan setelah informing dan modeling meningkat menjadi 100% pada kategori baik. Hasil Role Play menunjukkan bahwa para siswa mampu menerapkan langkah-langkah prosedur mencuci tangan secara nyata sesuai dengan materi yang telah diajarkan. Kegiatan role play dan Transfer training mampu membiasakan perilaku mencuci tangan dalam kehidupan sehari-hari saat berada di sekolah maupun di rumah; Indeks Massa Tubuh pre test sebagian besar berada pada kategori kurus berat (94,3%) dan hanya 5,7% yang memiliki Indeks Massa Tubuh normal. Sedangkan Indeks Massa Tubuh post test sebagian besar berada pada kategori kurus berat (94,3%) dan hanya 5,7% yang memiliki Indeks Massa Tubuh normal Kata Kunci: Pengetahuan, Mencuci Tangan, Indeks Masa Tubuh    ABSTRACT One of the fundamental aspects related to children's health is the issue of hand hygiene. The behavior of children who like to play and often interact directly with the environment certainly has the potential to be exposed to bacterial germs that can stick to their hands. This community service aims to implement the action of washing hands in elementary school age children. The method of activity is done by informing techniques, modeling, role playing, performance feedback, and transfer training). The results of community service activities showed that knowledge about hand washing after informing and modeling increased to 100% in the good category. Role Play results show that students are able to apply the actual hand washing procedure steps according to the material that has been taught. Role play and transfer training activities are able to familiarize hand washing behavior in daily life while at school or at home; Most of the pre-test Body Mass Index were in the heavy weight category (94.3%) and only 5.7% had a normal Body Mass Index. While the Body Mass Index post-test was mostly in the category of severe underweight (94.3%) and only 5.7% had a normal Body Mass Index.Keyword: knowledge, Hand Washing, Body Mass Index
Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode “SADARI” (Periksa Payudara Sendiri) pada Siswi-Siswi Sma Teruna Bakti di Jayapura Papua Hotnida Erlin Situmorang; Happy Lumbantobing; Yunita Kristina; Korinus Suweni; Diyah Astuti Nurfaizah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6219

Abstract

ABSTRAK Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit pembunuh utama di dunia. Di Indonesia, penyakit kanker masih merupakan masalah kesehatan serius karena angka morbiditas dan mortalitasnya yang tinggi. Angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk disusul kanker leher rahim pada urutan kedua sebesar 23, 4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata angka kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemapuan para siswi-siswi SMA Teruna Bakti di Jayapura Papua tentang kanker payudara dan mendeteksi dini kanker payudara dengan cara periksa payudara sendiri. Metode yang di lakukan adalah diawali dengan pre-test kepada peserta kemudian pemaparan materi pelatihan dan simulasi lalu dilakukan post-test. Data hasil dari pre-test dan post-test dianilisa dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks test untuk mengetahui tingkat kemajuan pengetahuan peserta pelatihan. Hasil yang diperoleh adalah rata-rata gain ternormalisasi dari peserta pelatihan adalah 0,43 dengan gain ternormalisasi terrendah adalah 0,00 dan gain ternormalisasi tertinggi adalah 1,00 serta simpangan baku 0,25. Rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0, 43 menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan peserta dari pre-test ke post-test termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Kata Kunci: SADARI, Kanker Payudara, Pengetahuan, Penyuluhan.  ABSTRACT Cancer is one of the main killer diseases in the world. In Indonesia, cancer is still a serious health problem because of its high morbidity and mortality. The number of breast cancer in Indonesia reaches 42.1 people per 100 thousand population, followed by cervical cancer in second place at 23.4 per 100,000 population with an average mortality rate of 13.9 per 100,000 population. This community service activity aims to increase the knowledge and ability of Teruna Bakti High School students in Jayapura Papua about breast cancer and detect breast cancer early by breast self-examination (BSE). The method used is starting with a pre-test to the participants then presenting the training material and simulation and then doing a post-test. The data from the pre-test and post-test were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks test to determine the level of knowledge progress of the trainees. The results obtained are the average normalized gain of the trainees is 0.43 with the lowest normalized gain is 0.00 and the highest normalized gain is 1.00 and the standard deviation is 0.25. The average normalized gain of 0.43 indicates that the increase in participants' knowledge from pre-test to post-test is in the category of moderate improvement. Keywords: BSE, Breast Cancer, Knowledge, Counseling.
Pembentukan Konseling Kelompok Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan di Bandar Lampung Idawati Manurung; Yuliati Amperaningsih; Dedek Saiful Kohir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.6247

Abstract

 ABSTRAK Pembinaan mental di lembaga pemasyarakatan harus dilaksanakan, tetapi bila hanya mengandalkan konseling individu tentu sulit, oleh karena itu Konseling kelompok sangat dibutuhkan karena jumlah staf lapas bila dibandingkan dengan jumlah warga binaan sangat tidak seimbang. Keterampilan menjadi pembimbing konseling kelompok, sebaiknya dimiliki staf lapas sebagai alternatif pembinaan mental dan perilaku. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membentuk dan melaksanakan konseling kelompok di lapas-lapas di Bandar Lampung. Metode yang dilakukan dengan mengadakan pelatihan konseling kelompok, pembentukan kelompok konseling, pelaksanaan di masing-masing lembaga pemasyarakatan dan pendampingan pada saat pelaksanaan agar sesuai dengan panduan. Hasilnya pelaksanaan pelatihan berhasil dilakukan, kemampuan pengetahuan dan keterampilan petugas meningkat, adanya kelompok konseling dan terselenggara konseling-konseling kelompok di masing-masing lembaga pemasyarakatan dan adanya pendampingan staf lapas pada saat pelaksanaan.  Konseling kelompok ini baik karena memungkinkan pembinaan dilakukan serentak pada beberapa warga binaan dengan permasalahan yang sama. Perubahan perilaku, kerja sama para peserta, proses pembelajaran dapat dicapai dalam konseling kelompok dan warga binaan gembira karena ada kegiatan yang bervariasi. Konseling kelompok tidak hanya untuk membina mental dan perilaku, tetapi juga bisa dipakai untuk program pembinaan yang bertujuan ketertiban yang dikelola bagian keamanan. Konseling kelompok cepat memulihkan, memberi pelajaran bagi warga binaan, lebih efektif dan efisien karena dalam waktu cepat bisa menjangkau banyak orang. Sebaiknya program ini tetap dijalankan di lembaga-lembaga pemasyarakatan secara terstruktur dan terprogram. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Staf, Warga Binaan   ABSTRACT  Mental development in prison must be carried out, but relying solely on individual counseling is certainly difficult, therefore group counseling is very much needed because the number of prison staff compared to the number of inmates is very unbalanced. The skills to become a group counselor should be owned by prison staff as an alternative to mental and behavioral development. This community service activity aims to establish and implement group counseling in prisons in Bandar Lampung. The method is carried out by holding group counseling training, forming a counseling group, implementing it in each correctional institution and providing assistance at the time of implementation to comply with the guidelines. As a result, the training was successfully carried out, the knowledge and skills of officers increased, there were counseling groups and group counseling was held in each correctional institution and there was assistance for prison staff at the time of implementation. This group counseling is good because it allows coaching to be carried out simultaneously on several inmates with the same problem. Changes in behavior, the cooperation of the participants, the learning process can be achieved in group counseling and the inmates are happy because there are various activities. Group counseling is not only for mental and behavioral development, but can also be used for coaching programs aimed at order that are managed by the security department. Group counseling is quick to recover, provides lessons for the inmates, is more effective and efficient because it can reach many people in a short time. It is better if this program is carried out in prisons in a structured and programmed manner. Keywords: Group Counseling, Staff, inmates
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Tentang Hipertensi Melalui Edukasi Interaktif Di Kelurahan Pondok Sayur, Pematangsiantar Rosnancy Renolita Sinaga; Donald Loffie Muntu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.4910

Abstract

ABSTRAK Hipertensi masih merupakan tantangan besar di Indonesia dan merupakan kondisi yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer kesehatan. Hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi dan pengontrolan hipertensi belum adekuat meskipun obat-obatan yang efektif banyak tersedia. World Hypertension Day (WHD) atau Hari Hipertensi Dunia diperingati setiap tahun setiap tanggal 17 Mei sejak 2005. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi kepada seluruh masyarakat di dunia agar memberikan perhatian, peran serta dan mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan masalah hipertensi sebagai silent killer, yang berpotensi menyebabkan epidemi di dunia. Tujuan pemberian edukasi dalam kegiatan penyuluhan ini maka masyarakat di Kelurahan Pondok Sayur melalui ibu-ibu PKK dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai dasar utama untuk melakukan tindakan pengendalian dan pencegahan terjadinya penyakit hipertensi. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini maka masyarakat akan meningkat kesehatannya, melalui tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Edukasi Interaktif, Peningkatan Kesehatan  ABSTRACT Hypertension is still a major challenge in Indonesia and is a condition often found in primary health services. Hypertension is a health problem with a high prevalence and control of hypertension has not been adequate even though effective drugs are widely available. World Hypertension Day (WHD) has been celebrated every year on May 17 since 2005. This activity is intended to disseminate information to all people in the world to pay attention, participate and support efforts to prevent and overcome the problem of hypertension as a silent killer, which has the potential to cause epidemics in the world. The goal to provide education in this counseling activity, that the community in Pondok Sayur Village through mothers involved in PKK program can increase public knowledge as the main basis for controlling and preventing the occurrence of hypertension. It is expected that after participating in this health counseling activity, the community will improve their health, through preventive measures and control of hypertension. Keywords: Hypertension, Interactive Education, Improved Health
Peningkatan Partisipasi Masyarakat pada Akselerasi Edukasi Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masa dan Pasca Pandemi Covid-19 di Kelurahan Hadimulyo Timur Metro Pusat Djunizar Djamaludin; Mery Andiny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.5030

Abstract

ABSTRAK Pembinaan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) merupakan upaya guna menghasilkan serta melestarikan sikap hidup yang berorientasi kepada kebe rsihan serta kesehatan di warga, supaya warga bisa mandiri dalam menghindari serta mengatasi masalah- masalah kesehatan yang dihadapinya. Pembinaan Sikap Hidup Bersih serta Sehat( PHBS) ialah salah satu program berarti guna kenaikan IPM yang kurang dari sasaran yang diinginkan. Di tahun 2007 pengaplikasian PHBS di rumah tangga mencapai 38,7%, padahal Restra Kemenkes 2014 sudah 70%. Tujuan penyuluhan sesudah dicoba penyuluhan Sebagian besar/ lebih dari 60% partisipan telah sanggup tingkatkan pemahaman guna mempraktikkan Sikap Hidup Bersih serta Sehat( PHBS) semacam cuci tangan dengan sabun serta air mengalir, sediakan tempat sampah secara terpisah organik serta an- organik, melindungi daerah paling utama di masa pandemi covid- 19, mengkomsumsi air yang higenis, serta mempraktikkan protokol kesehatan sepanjang pandemi covid- 19. Aktivitas yang dicoba berbentuk penyuluhan kesehatan dengan memakai power point serta video pembelajaran tentang Pelaksanaan Sikap Hidup Bersih Serta Sehat. Pengetahuan serta kemampuan dalam pelaksanaan Sikap Hidup Bersih serta Sehat di desa Mekar sari Hadimulyo Timur Metro Pusat bertambah 90%. Kata Kunci: Edukasi, Hidup Sehat Dan Bersih,Covid 19  ABSTRACT Clean and healthy living behaviors (PHBS) are attempts to build and preserve community-centered lifebehaviors that are geared toward morality and health, so that individuals can be self-sufficient in preventing and managing health issues. One of the important programs in ipm improvements that is still falling short of the desired aim is the development of clean and healthy living behavior (PHBS). In 2007, 38.7% of people practiced PHBS at home, whereas 70% of people practiced restra ministry in 2014. After a majority of/more than 60% of participants have been able to increase awareness of clean and healthy living behaviors (PHBS) such as handwashing with soap and running water, providing separate, organically and organically garbage disposal, protecting the environment, especially during the covid-19 pandemic, combating hygenic water, etc., the purpose of counseling is to, during the Covid-19 pandemic, I was in charge of developing and implementing health protocols. The activity entails providing health advice through the use of powerpoint presentations and films, as well as educational resources on clean and healthy living habits. In the burgeoning village gift saris east of the central metro, knowledge and expertise in the implementation of clean and healthy living behavior has increased by 90%. Keywords : Educated,Healthy And Clean Life,Covid 19
Pemberdayaan Komunitas Bersepeda Dalam Edukasi Pola Hidup Sehat Menghadapi Covid-19 Abdul Gani Soulissa; Wita Anggraini; Sri Ratna Laksmiastuti; Deviyanti Pratiwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.5946

Abstract

ABSTRAK Masyarakat mulai beradaptasi di tengah pandemi Covid-19. Aktivitas masyarakat di luar rumah seperti olahraga, yaitu bersepeda juga semakin meningkat. Peningkatan jumlah aktivitas bersepeda dapat menjadi potensi kluster baru penyebaran Covid-19 akibat mengabaikan protokol kesehatan saat berkumpul dan setelah selesai bersepeda. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang transmisi dan pencegahan Covid-19. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada komunitas bersepeda untuk memiliki pola hidup sehat menghadapi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan dalam bentuk presentasi power point secara daring melalui aplikasi zoom dan penggunaan poster yang menarik sebagai sarana pengingat dalam aktivitas di komunitas. kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman partisipan berdasarkan hasil pretest dan posttest peserta. Kegiatan edukasi pola hidup sehat menghadapi Covid-19 yang diberikan kepada komunitas bersepeda dapat berjalan baik dan mendapatkan tanggapan yang responsive serta antusias dari komunitas bersepeda. Kata Kunci : Covid 19, Hidup Sehat, Bersepeda ABSTRACT People are starting to adapt in the midst of the Covid-19 pandemic. Community activities outside the home such as sports, namely cycling are also increasing. An increase in the number of cycling activities could be a potential new cluster of Covid-19 spread due to ignoring health protocols when gathering and after cycling. This could be due to a lack of public knowledge and understanding about the transmission and prevention of Covid-19. This activity is to provide education and understanding to the cycling community to have a healthy lifestyle to deal with Covid-19 in cycling. The extension method is carried out by an approach in the form of online power point presentations through the Zoom application and the use of attractive posters as a means of reminders in community activities. The counseling showed an increase in participants' understanding based on the results of the participants' pretest and posttest. The educational activities on a healthy lifestyle to deal with Covid-19 given to the cycling community can run well and get a responsive and enthusiastic response from the cycling community. Keywords : Covid-19, Healthy Lifestyle, Cycling
Pelatihan Keterampilan Berbicara Sri Astuti; Herpanus Herpanus; Tedi Suryadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.5853

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pelatihan dilaterbelakangi rendahanya keterampilan siswa berkomunikasi dengan sopan. Siswa lebih banyak menggunakan telpon genggam dari pada komunikasi langsung dengan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa agar terampil berkomunikasi secara sopan di lingkungan sosialnya. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan prinsip-prinsip kesopanan dalam komunikasi terutama komunikasi kepada siswa SMP Nusantara Indah Sintang. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini dilakukan, siswa lebih terampil berkomunikasi secara sopan. Faktor penyebab kurangnya keterampilan berkomunikasi secara sopan, yaitu kurangnya pengetahuan siswa tentang prinsip-prinsip kesopanan dalam berkomunikasi, kurangnya kesadaran orang tua akan pendidikan di lingkungan keluarga, dan kurangnya pendidikan orang tua. Faktor ekonomi yang memaksa orang tua lebih fokus mencari nafkah dan kurang memperhatikan pendidikan anak, kemajuan ilmu pengetahuan yang menyebabkan anak diberi fasilitas yang dapat mengakses segala sesuatu dengan bebas tanpa kontrol orang tua, anal lebih banyak menggunakan telepon genggam sehingga kurangnya interaksi langsung/komunikasi langsung dengan orang tua. Dapat disimpulkan bahwa setelah mendapatkan pelatihan keterampilan berbicara, siswa lebih terampil dalam komunikasi dengan mengedapankan prinsip-prinsip kesopanan, baik berbicara dengan sesame siswa, berbicara kepada guru, serta berbicara dilingkungan tempat tinggalnya. Kata Kunci: Kesopanan, Komunikasi, Pelatihan ABSTRACT The training activity was motivated by the low skills of students to communicate politely. Students use cell phones more than direct communication with the surrounding environment. This activity aims to provide training to students to be skilled at communicating politely in their social environment. The method used is to provide training on the principles of politeness in communication, especially communication to students of SMP Nusantara Indah Sintang. The results obtained after this activity is carried out, students are more skilled at communicating politely. Factors causing the lack of polite communication skills, namely the lack of knowledge of students about the principles of politeness in communication, lack of parental awareness of education in the family environment, and lack of parental education. Economic factors force parents to focus more on earning a living and pay less attention to their children's education. Advances in science cause children to be given facilities that can access everything freely without parental control. Anal uses mobile phones more so that there is less direct interaction/communication with parents. It can be concluded that after receiving speaking skills training, students are more skilled in communication by prioritizing the principles of politeness, both talking to fellow students, talking to teachers, and speaking in their neighborhood. Keywords: Politeness, Communication, Training
Penyuluhan Hipertensi Dan Pengukuran Kadar Gula Wanita Usia Diatas 40 Tahun Pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Rika Yulendasari; Rahma Elliya; Helmawati Helmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.4960

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan kondisi medis dengan jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi di dunia bernilai tinggi. Kasus hipertensi di dunia diperkirakan  sebesar 22% dari total penduduk dunia. Hipertensi sendiri mentotali 2/3 dari penderitanya berasal dari negara ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan diabetes adalah penyakit metabolik endokrin yang kronik progresif atau menahun, ditandai dengan adanya hiperglikemia kronik (gula darah tinggi). Indonesia menempti peringkat ke-7 dalam jumlah tertinggi diabetes tipe 2 hal ini melansir data dari International Diabetes Federation pada tahun 2020. Tujuan penyuluhan ini adalah mampu meningkatkan kesadaran para warga binaan Lapas Perempuan Kelas II A Bandar Lampung  untuk dapat hidup sehat dan meminimalisir dari dampak penyakit hipertensi dan dibetes mellitus. Sebagian besar peserta mendukung dan mengharapkan tindak lanjut baik dari penyuluhan. Selain itu pengukuran kadar gula pun berjalan sesuai rencana dan memperoleh hasil yang masih relatif baik meskipun masih terdapat hampir 30% dari jumlah peserta penyuluhan memiliki kadar gula di atas rata-rata. Peserta memiliki daya serap yang cukup baik dalam kegiatan ini, hal ini terlihat dari minat dan antusias peserta untuk lanjutan dari rangkaian kegiatan yang akan datang, serta menumbuhkan semangat ingin tahu dalam setiap pertanyaan yang diajukan oleh peserta kepada mentor, Terjalinnya keakraban dan suasana sesama peserta maupun dengan penyuluh. Kata Kunci: Hipertensi, Diabetes Mellitus, Lapas Perempuan, Penyuluhan, Hidup sehat ABSTRACT Hypertension is a medical condition with a high number of disease cases occurring in the world. Hypertension cases in the world are estimated to reach 22% of the total world population. Hypertension itself affects 2/3 of patients from low-middle economic countries. Diabetes is a chronic progressive or chronic metabolic endocrine disease, characterized by chronic hyperglycemia (high blood sugar). Indonesia ranks 7th in the number of people with type 2 diabetes, this is according to data from the International Diabetes Federation in 2020. This counseling aims to increase awareness of the inmates of Class II-A Bandar Lampung Women's Prison to be able to live healthily and minimize the impact of disease. . hypertension and diabetes mellitus. Most of the participants were supportive and expected good follow-up from the counseling. In addition, the measurement of sugar levels went according to plan and obtained relatively good results, although there were still almost 30% of the total counseling participants had sugar levels above the average. Participants have a fairly good absorption capacity in this activity, this can be seen from the interest and enthusiasm of the participants towards the continuation of the upcoming series of activities, as well as fostering curiosity in every question asked by participants to the supervisor, the formation of intimacy and atmosphere between participants as well as with extension workers. Keywords: Hypertension, Diabetes Mellitus, Women's Prison, Counseling, Healthy Living

Page 51 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue