cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Health Promotion To Improve Public Health About Covid-19 Through Interactive Education For Surya Nusantara College Students And Academy Students Of Sma Swasta Advent In Pematangsiantar Rosnancy Renolita Sinaga; Sedia Simbolon; Donald Loffie Muntu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6759

Abstract

ABSTRACT In the beginning year of 2020, the World Health Organization (WHO) declared the coronavirus outbreak as a Global Public Health Emergency. Coronavirus is continuing its spread across the world. The virus is surging in many regions and countries that had apparent success in suppressing initial outbreaks are also seeing infections rise. The COVID-19 pandemic has led to a dramatic loss of human life worldwide and presents an unprecedented challenge to public health, food systems and the world of work. The impact of the COVID-19 pandemic was now beginning to spread to the world of education. The policies taken by many countries including Indonesia by dismissing all educational activities and related institutions must present alternative educational processes for students and students who cannot carry out the educational process in educational institutions.  This community project was aimed to increase the knowledge of COVID-19 and to promote the health status of college students in Surya Nusantara Nursing School, School of Business, School of Theology and academy students as well. These schools are situated in the area of Pondok Sayur, city of Pematangsiantar. It is expected that those who completed the health promotion seminar would be able to conduct effective prevention and control activities for COVID-19 as per the guidelines in primary health centers across the country. The main aim of this community project was to encourage behaviour change among the people that will help them adapt helpful behaviours in the long fight against COVID-19.Keywords: Covid-19, Health Promotion, Interactive Education, Students
Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Senam Anti-Hipertensi pada Keluarga dengan Diagnosa Medis Hipertensi di Kelurahan Jati Padang Gloriana Tio Fhania; Intan Asri Nurani; Diah Argarini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7597

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah keadaan pada seseorang dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yang telah ditentukan yaitu sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Gaya hidup merupakan faktor utama yang meningkatkan penyakit hipertensi, salah satu penyebabnya adalah kurang dalam melakukan aktifitas fisik, seperti olahraga. Salah satu aktifitas fisik atau olahraga yang bisa dilakukan pada penderita hipertensi adalah senam anti hipertensi. Senam anti-hipertensi merupakan olahraga yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke dalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi senam anti-hipertensi pada keluarga dengan diagnosa medis hipertensi. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 2 keluarga dengan pemberian tindakan asuhan keperawatan berupa senam anti-hipertensi selama 10 menit. Pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian dan alat tensimeter digital. Terdapat penurunan tekanan darah pada Ny. P dari 150/88mmHg, setelah dilakukan intervensi selama 10 menit dan beristirahat selama ± 15 menit turun menjadi 147/83mmHg. Sedangkan tekanan darah pada Ny. B dari 154/90mmHg setelah dilakukan intervensi dan beristirahat selama ± 15 menit turun menjadi 152/82mmHg. senam anti-hipertensi sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah dan sebagai perawatan sederhana yang bisa dilakukan secara mandiri pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Senam Anti-Hipertensi.  ABSTRACT Hypertension is a condition in a person where there is an increase in blood pressure that exceeds the predetermined normal limit, namely systolic 140 mmHg and diastolic 90 mmHg. Lifestyle is the main factor that increases hypertension, one of the causes is lack of physical activity, such as sports. One of the physical activities or sports that can be done in patients with hypertension is anti-hypertensive exercise. Anti-hypertension exercise is a sport, one of which aims to increase blood flow and oxygen supply to active muscles and skeleton, especially the heart muscle so that it can reduce blood pressure. To improve the ability to analyze nursing care through anti-hypertensive exercise interventions. hypertension in families with a medical diagnosis of hypertension. This case study uses a descriptive method. Samples were taken as many as 2 families with the provision of nursing care in the form of anti-hypertensive exercise for 10 minutes. Collecting data using assessment sheets and digital sphygmomanometer. There is a decrease in blood pressure in Mrs. P of 150/88mmHg, after intervention for 10 minutes and rest for ± 15 minutes dropped to 147/83mmHg. While the blood pressure in Mrs. B from 154/90mmHg after intervention and resting for ± 15 minutes decreased to 152/82mmHg. Anti-hypertensive exercise is very effective for lowering blood pressure and as a simple treatment that can be done independently in patients with hypertension. Keywords: Hypertension, Anti-Hypertensive Exercise.
Pengelolaan Referensi Mendeley bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Darmayanti Waluyo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6352

Abstract

 ABSTRAK Menulis karya tulis ilmiah adalah suatu keharusan yang dilakukan oleh mahasiswa khususnya tingkat akhir baik yang berbentuk skripsi maupun artikel. Penggunaan Mendeley dalam penulisan referensi akan mempermudah mahasiswa di dalam pengelolaan daftar referensi yang secara otomatis dapat tersusun dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dalam pengelolaan daftar referensi dengan menggunakan Mendeley. Pengabdian ini dilakukan dengan dua metode yaitu penyampaian atau pengenalan Mendeley secara teori dan praktik penggunaan Mendeley.Terdapat peningkatan pengetahuan mahasiswa dalam pengoperasian software Mendeley. Mahasiswa memahami dan mengerti bagaimana cara penggunaan software Mendeley dalam penulisan daftar referensi. Kata kunci: Mendeley, Karya Tulis, Pengetahuan  ABSTRACT Writing scientific papers is a must that is done by students, especially at the final level, both in the form of thesis and articles. The use of Mendeley in writing references will make it easier for students to manage a list of references that can automatically be well organized. This service aims to increase students' knowledge and understanding in managing reference lists using Mendeley. This service is carried out using two methods, namely the delivery or introduction of Mendeley in theory and the practice of using Mendeley. there is an increase in student knowledge in the operation of the Mendeley software. students understand and understand how to use Mendeley software in writing reference lists.  Keywords: Mendeley, Writing, Knowledge
Penyuluhan dan Workshop Pembuatan Sabun Cuci Piring di Desa Sirnaputra Tasikmalaya Jawa Barat Ruswanto Ruswanto; Tresna Lestari; Gatut Ari Wardani; Rissa Putri Aulia Yulianto; Pikri Adit Praditya R
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7187

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan masyarakat pada dasarnya terdiri dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Selain kebutuhan makan dan tempat tinggal, sabun juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari dapat dianggap sebagai kebutuhan primer. Sabun dapat menghilangkan kotoran dan minyak karena struktur kimia sabun terdiri bagian yang bersifat hidrofil pada rantai ionnya dan bersifat hidrofobil pada rantai karbonnya. karena adanya rantai hidrokarbon, sebuah molekul sabun secara keseluruhan tidaklah benar-benar larut dalam air. Untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan sabun cuci piring kepada masyarakat Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Penyuluhan berupa pemaparan materi mengenai cara pembuatan sabun cuci piring menggunakan power point, demonstrasi dan praktik. Kegiatan workshop pembuatan sabun cuci piring di Desa Sirnaputa Tasikmalaya dapat berjalan dengan lancar dengan diikuti oleh sekitar 17 peserta. Dari hasil evaluasi dapat dilihat adanya pemahaman yang baik peserta dalam kegiatan workshop pembuatan sabun cuci piring. Kata Kunci: Pelatihan, Penyuluhan, Sabun Cuci Piring  ABSTRACT Basically, the community needs consist of primary, secondary, and tertiary needs. In addition to food and shelter, soap is also needed to support daily activities and can be considered an immediate need. Soap can remove dirt and oil because the chemical structure of soap consists of a hydrophilic part in the ionic chain and a hydrophobic part in the carbon chain. Due to the presence of a hydrocarbon chain, a soap molecule as a whole is not completely soluble in water. to provide knowledge and skills regarding the manufacture of dish soap to the people of Sirnaputra Village, Cigalontang District, Tasikmalaya Regency, West Java. The providing information in the form of material presented on how to make dish soap using power points, demonstrations, and practices. The workshop for making dish soap in Sirnaputa Village, Tasikmalaya ran smoothly and was attended by around 17 participants. From the results of the evaluation, it can be seen that there is a good understanding of the participants in the workshop for making dish soap. Keywords: Dish Soap, Counseling, Workshop,
Edukasi Pijat Oksitosin sebagai Upaya Optimalisasi Peran Keluarga Dimasa Pandemi Covid-19 dalam Pemberian Asi Eksklusif Sestu Iriami Mintaningtyas; Yuni Subhi Isnaini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.7319

Abstract

ABSTRAK Salah satu faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan bayi adalah masalah pemberian ASI. Masalah dalam pemberian ASI eksklusif di Indonesia juga membutuhkan perhatian dari tenaga kesehatan khususnya Bidan. Secara nasional cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia pada bayi 0 - 6 bulan sudah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun belum dapat mencapai indikator pencapaian nasional sebesar 61,33%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2017 yaitu 44%.  Beberapa faktor yang menjadi penyebab hal tersebut adalah masih belum maksimalnya kegiatan edukasi, sosialisasi, advokasi, dan kampanye terkait pemberian ASI dan minimnya kesadaran ibu terhadap pentingnya pemberian ASI ekslusif serta kurangnya dukungan ibu dalam pemberian ASI eksklusif Dalam penelitian Biancuzzo (2013) dan Indriyani (2016) yaitu usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oskitosin pada ibu setelah melahirkan selain dengan memeras ASI, dapat dilakukan juga dengan melakukan perawatan atau pemijatan payudara, membersihkan puting, sering-sering menyusui bayi meskipun ASI belum keluar, menyusui dini dan teratur serta pijat oksitosin. Pijat oksitosin dilakukan untuk merangsang refleks oksitosin atau refleks let down. edukasi melakukan pijat oksitosin pada ibu post partum, yang dilakukan oleh kader posyandu/keluarga  ibu post partum. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk memperlancar ASI Tujuan Untuk memberikan pengetahuan dan peningkatan keterampilan keluarga ibu nifas  dalam melakukan pijat oksitosin bagi  peningkatan volume ASI ibu post partum sehingga  dapat meningkatkan cakupan ASI ekslusif   Metode  yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian materi, Diskusi, pemutaran vidio, dan juga pendampingan dalam melakukan pijat oksitoksin pada ibu nifas yang dilakukan selama `1 bulan dengan melibatkan bidan di RSUD diawali dengan melakukan pelatihan untuk bidan dalam melakukan pijat oksitoksin pada ibu nifas, selanjutnya bidan dan Tim pengabmas dosen dan mahasiswa memberikan materi pijat oksitoksin kepada keluarga ibu nifas dilanjutkan dengan memutarkan video tahapan melakukan pijat oksitoksin pada ibu dan keluarga selanjutnya dilakukan pemijatan oksitoksin langsung pada ibu nifas, kegiatan ini dilakukan beberapa hari untuk menghindari berkumpulnya orang dan juga disesuaikan dengan jumlah ibu nifas yang ada dan yg bersedia ikut dalam kegiatan pegabdian pada masyarakat Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada bidan dalam melakukan pijat oksitoksin dan juga menambah pengetahuan dan keterampilan bagi keluarga ibu nifas yang melakukan pijat oksitoksin, diharapkan bidan di RSUD Menerapkan Tehnik Pijat Oksitoksi pada ibu nifas di ruang Nifas RSUD Manokwari untuk meningkatkan volume ASI sehingga sehingga  dapat meningkatkan cakupan ASI ekslusif    Kata Kunci: Pijat Oksitosin, Post Partum, Bidan dan Keluarga  ABSTRACT One of the factors that affect the baby's health problems is the problem of breastfeeding. Problems in exclusive breastfeeding in Indonesia also require attention from health workers, especially midwives. Nationally, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia for infants 0 - 6 months has increased from year to year, but has not been able to reach the national achievement indicator of 61.33%. This figure has exceeded the 2017 Strategic Plan target of 44%. Some of the factors that cause this are the lack of optimal education, socialization, advocacy, and campaign activities related to breastfeeding and the lack of awareness of mothers about the importance of exclusive breastfeeding and the lack of support for mothers in exclusive breastfeeding. In Biancuzzo (2013) and Indriyani (2016) research ) which is an effort to stimulate the prolactin and oscitocin hormones in the mother after giving birth other than by expressing breast milk, it can also be done by doing breast care or massage, cleaning the nipples, breastfeeding the baby often even though the milk has not come out, early and regular breastfeeding and oxytocin massage. Oxytocin massage is done to stimulate the oxytocin reflex or let down reflex. education on oxytocin massage for post partum mothers, which was carried out by posyandu cadres/family of post partum mothers. This action was taken as an effort to facilitate breastfeeding. Objective To provide knowledge and increase the skills of postpartum mothers' families in doing oxytocin massage to increase the volume of breast milk for postpartum mothers so that they can increase the coverage of exclusive breastfeeding. The method used in this community service is by providing materials, discussions, screenings video, and also assistance in doing oxytocin massage for postpartum mothers which was carried out for `1 month by involving midwives at the RSUD as enumerators, starting with training for midwives as enumerators in doing oxytocin massage for postpartum mothers, then midwives as enumerators and the community service team for lecturers and students provide oxytocin massage material to the families of postpartum mothers, followed by playing videos of the stages of doing oxytocin massage and direct oxytocin massage to postpartum mothers, this activity is carried out for several days to avoid gathering of people and It is also adjusted to the number of postpartum mothers who are willing to participate in community service activities. The results of this community service activity are an increase in knowledge and skills of midwives in performing oxytocin massage and also increase knowledge and skills for families of postpartum mothers who do oxytocin massage, it is hoped that midwives at RSUD Applying Oxytocin Massage Technique to postpartum mothers in the postpartum room at RSUD Manokwari to increase the volume of breast milk so that it can increase the coverage of exclusive breastfeeding  Keywords: Oxytoxin Massage, Post Partum, Midwife and Family 
Upaya Pemberdayaan Tim Palang Merah Remaja (PMR) melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa Abdurrahman Abdurrahman; Cut Mutiah; Bustami Bustami; Amiruddin Amiruddin; Lina Lina; Fazdria Fazdria
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.8032

Abstract

ABSTRAK Menghadapi kondisi kegawatdaruratan seperti saat terjadinya kecelakaan, tersedak dan sebagainya, menuntut individu atau kelompok yang menemukan korban untuk memberikan pertolongan segera. Akan tetapi, jika penolong tidak mengetahui cara yang baik dan benar dalam memberikan bantuan hidup dasar maka bisa berakibat fatal pada korban. Penting untuk mengetahui pertolongan pertama sehingga bisa memberikan penanganan dasar langsung di tempat kejadian. Sebab, setiap kali kejadian bencana, petugas kesehatan sering kali datang terlambat ke lokasi bencana sehingga menyebabkan korban meninggal tanpa adanya tindakan pertolongan pertama. Tujuan: kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui pelatihan pada anggota Palang Merah Remaja (PMR). Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan dengan sasaran anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang ada di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa, bulan Juni s/d Agustus 2022 dengan jumlah sasaran 40 orang. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Kota Langsa tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) 85%. Kesimpulan: Melalui pelatihan pada anggaota Palang Merah Remaja (PMR) mampu melakukan tehnik BHD Kata Kunci: Pengetahuan, Pelatihan, Palang Merah Remaja, Kegawatdaruratan, Bantuan Hidup Dasar  ABSTRACT Facing emergency conditions such as when an accident occurs, choking and so on, requires the individual or group that finds the victim to provide immediate assistance. However, if the rescuer does not know the right and proper way to provide basic life support, it can have fatal consequences for the victim. It is important to know first aid so that you can provide basic treatment right at the scene. This is because, every time a disaster occurs, health workers often arrive late to the disaster site, causing victims to die without any first aid measures. Purpose: this service activity is to increase knowledge and skills about Basic Life Assistance (BHD) through training for members of the Youth Red Cross (PMR). Method: Service activities are carried out using counseling and training methods with the target of members of the Youth Red Cross (PMR) in the Langsa City, from June to August 2022 with 40 students. Result: there is an increase in the knowledge and skills of members of the Youth Red Cross (PMR) of Langsa City regarding 85% Basic Life Support (BHD). Conclusion: Through training the Youth Red Cross (PMR) members are able to do the BHD technique Keywords: Knowledge, Training, Youth Red Cross (PMR), Emergencies, Basic Life Support
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Untuk TNI, Polri, PMI, Timsar, Dan Masyarakat Umum Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Iwan Sahri; Dadang Supriadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.7040

Abstract

ABSTRAK Penyakit henti jantung mendadak merupakan pembunuh terbesar nomor satu di dunia. Kondisi kegawatdaruratan ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja dan sudah menjadi tugas dari petugas kesehatan untuk menangani masalah tersebut. Angka kematian dunia akibat penyakit jantung koroner berkisar 7,4 juta pada tahun 2012. Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah penanganan awal pada pasien yang mengalami henti jantung, henti napas, atau obstruksi jalan napas. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, dan Masyarakat Umum dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai pertolongan pertama henti jantung. Kegiatan dilakukan berupa pelatihan dengan memberikan materi dan memsimulasikan cara melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada anggota TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, dan Masyarakat Umum setelah diberikan pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD). Disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan pada anggota TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, dan Masyarakat Umum dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar (BHD), Kegawatdaruratan, Pelatihan  ABSTRACT Cardiac arrest is the number one killer in the world. This emergency condition can occur anywhere, anytime and it is the duty of health workers to deal with these problems. The world death rate due to coronary heart disease was around 7.4 million in 2012. Basic Life Support (BLS) is the initial treatment for patients experiencing cardiac arrest, respiratory arrest, or airway obstruction. The purpose of this Community Service is to improve the knowledge and skills of members of the TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, and the general public in performing Basic Life Support (BLS) as first aid for cardiac arrest. Activities carried out in the form of training by providing materials and simulating how to do Basic Life Support (BLS). There was an increase in knowledge and skills among members of the TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, and the general public after being given training on Basic Life Support (BLS). It is concluded that the training carried out for members of the TNI, POLRI, PMI, TIMSAR, and the general public can improve knowledge and skills in conducting Basic Life Support (BLS). Keywords: Basic Life Support (BLS), Emergency, Training 
New Normal : Newstart – A Healthy Lifestyle Alice P; Masrida Adolina Panjaitan; Marianna T; Magda R; Sarah L
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7332

Abstract

ABSTRAK Corona virus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh novel Coronavirus yang pertama kali terindentifikasi di Wuhan, Cina dan diumumkan sebagai pandemik oleh World Health Organization (WHO) pada bulan Maret 2020. Pemerintah Indonesia, pada bulan yang sama mengumumkan kasus COVID-19 pertama dan mengeluarkan Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 karena adanya peningkatan kasus. Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Keperawatan Universitas Pelita Harapan terpanggil untuk memberikan edukasi kesehatan mengenai gaya hidup sehat berdasarkan NEWSTART dalam masa pelaksanaan new normal. Metode: NEWSTART merupakan sebuah akronim untuk Nutrition, Exercise, Water, Sun Shine, Temperance, Air, Rest, dan Trust in God. Edukasi Kesehatan pertama yang akan disampaikan secara daring mengenai tiga bagian NEWSTART, yaitu topik nutrition, water, dan air kepada anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Hummeo Echoes Cempaka Mas (HECM) yang berlokasi di Apartemen Grha Cempaka Mas Jakarta. Berdasarkan data, para anggota gereja mengungkapkan terkait pandemi yang sudah berlangsung  hampir  satu  tahun dan  menyatakan  keinginan  untuk  mengetahui  pencegahan,  dan cara peningkatan sistem  imunitas  tubuh.  Kegiatan  ini telah dilakukan  secara daring  menggunakan  aplikasi Zoom  Meeting dan diawali  dengan paparan materi mengenai nutrisi yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh, materi  mengenai  aktivitas  olahraga  yang  tepat  untuk  peningkatan kekebalan tubuh dan pentingnya air untuk kesehatan tubuh. Jumlah peserta 28 orang dari 65 yang ditargetkan hadir dalam kegiatan PkM ini. Kesimpulan para peserta menyatakan  puas  dengan edukasi yang  diberikan  dan  merasa  diberkati karena informasi yang dinilai sangat bermanfaat. Kata Kunci: COVID-19, Healthy Lifestyle, Nutrition, Exercise, Water ABSTRACT Corona virus disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by a novel Coronavirus which was first identified in Wuhan, China and announced as a pandemic by the World Health Organization (WHO) in March 2020. Indonesian Government announced the first human case of COVID-19 in the same month and issued regulation on Large-Scale Social Restrictions (PSBB) in acceleration and handling of COVID-19 due to an increase in cases. The implementation of the Tri Dharma of Higher Education, Faculty of Nursing at Pelita Harapan University is called to provide health education about a healthy lifestyle based on NEWSTART during the new normal implementation period. Method: NEWSTART is an acronym for Nutrition, Exercise, Water, Sun Shine, Temperance, Water, Rest, and Trust in God. The first health education conducted by online about the  three parts of NEWSTART, namely the topic of nutrition, water, and air to members of the Seventh-day Adventist Church (GMAHK) Hummeo Echoes Cempaka Mas (HECM) which is located at the Grha Cempaka Mas Apartment, jakarta. Based on data, the members of church revealed about the pandemic that has lasted for almost a year and how to know about prevention and boost the immune system. Results: This activity has been carried out by online using the Zoom Meeting application and begins with the presentation about good nutrition to support body health, sports activities to increase immunity and the importance of air for body health. The participants is 28 of the 65 people targeted for this PkM activity. Conclusions The participants stated that they were satisfied with the education provided and felt inadequate because the information was considered very useful. Keyword: COVID-19, Healthy Lifestyle, Nutrition, Exercise, Water
Pemberdayaan Istri Nelayan Melalui Pelatihan Pengolahan Abon Ikan Aneka Rasa di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang. Astuti Nur; Maria Helena Dua Nita; Christina R. Nenotek
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7363

Abstract

ABSTRAK Kota Kupang merupakan salah satu wilayah dengan kejadian stunting yang tinggi di Nusa Tenggara Timur padahal wilayah tersebut mempunyai wilayah pantai, sehingga seharusnya potensial dengan hasil ikan. Kampung Nelayan Oesapa berada di wilayah pesisir pantai Kota Kupang dengan pengasil ikan tangkap tertinggi kedua di Kota Kupang. Ikan tangkap biasanya hanya diasinkan dan dikeringkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi gizi tentang manfaat konsumsi ikan dan pelatihan pembuatan abon ikan aneka rasa kepada istri-istri nelayan. Kegiatan ini terdiri dari pembuatan proposal, advokasi, edukasi gizi, pelatihan, monitoring evaluasi dan pembuatan laporan. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan praktek langsung. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah pemberian materi sebesar rata-rata 29%. Peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan dihasilkan abon dengan 3 varian (original, manis dan pedas) yang bisa digunakan sebagai alternative sumber protein bagi balita. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat bagi masyarakat  yang harus dikembangkan sampai pada pengurusan izin agar produk abon bisa dijual dengan resmi dan menambah pendapatan nelayan. Kata Kunci: Abon Ikan, Edukasi Gizi, Pelatihan.  ABSTRACT Kupang City is one of the areas with a high incidence of stunting in East Nusa Tenggara even though the area has a coastal area, so it has the potential to produce fish. Kampung Nelayan Oesapa is located in the coastal area of Kupang City with the second highest fishing income in Kupang City. Captured fish are usually only salted and dried. Therefore, it is necessary to provide nutrition education about the benefits of consuming fish and training in making fish floss with various flavors to fishermen's wives. These activities consist of proposal making, advocacy, nutrition education, training, monitoring, evaluation and report generation. The methods used are lectures, discussions, demonstrations and direct practice. There was an increase in knowledge after giving the material by an average of 29%. Participants were enthusiastic in participating in the training and the results were shredded with 3 variants (original, sweet and spicy) that could be used as an alternative protein source for toddlers. This service activity provides benefits for the community that must be developed to the point of obtaining permits so that shredded products can be officially sold and increase fishermen's income. Keywords: Floss Fish, Nutrition Education, Training.
Edukasi tentang Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (Firs Aid) pada Siswa Kelas Ix di Smp Tunas Karya Batang Kuis Resmi Pangaribuan; Evamona Sinuraya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6358

Abstract

ABSTRAK Umumnya kecelakaan terjadi secara tiba-tiba, tanpa diduga sebelumnya dan akibat yang ditimbulkan sangat bervariasi, bisa berupa cedera ringan, sedang, berat, bahkan sampai meninggal dunia. Berdasarkan jumlah korban, kecelakaan bisa terjadi dengan satu korban, banyak korban (musibah) atau sangat banyak korban (bencana). Kejadian kecelakaan di sekaolah sangat beragam, misalnya anak terpeleset yang menyebabkan luka robek atau memar, keracunan makanan, tersedak makanan, pingsan dan lain-lain. Dalam hal kecelakaan di sekolah maka guru atau siswa yang seharusnya memberikan pertolongan pertama. Memberikan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam meningkatkan dan melakukan pertolongan first aid. Dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: melakukan Sosialisasi, pemaparan materi dan melaksanakan kegiatan pelatihan, dengan metode transfer ilmu dan mempraktekkan cara melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (first aid). Metode  yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah secara tatap muka. Jumlah peserta edukasi tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (first aid): 55  Orang. Setelah dilakukan edukasi diperoleh hasil Pengetahuan baik sebanyak 36 orang (65,5%), pengetahuan cukup sebanyak 19 orang (34,5%) dan pengetahuan kurang sebanyak tidak ada. Semua siswa diberi edukasi dan adanya peningkatan pengetahuan, hal ini dibuktikan dengan hasil pre test dan post test. Dengan dilakukannya edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa kelas IX tentang Pertolongan Pertama pada kecelakaan di sekolah. Kata Kunci: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan, Edukasi, Siswa Selas IX.  ABSTRACT In general, accidents occur suddenly, without being forgotten beforehand and the consequences are very varied, can be in the form of minor, moderate, severe injuries, and even death. Based on the number of victims, accidents can occur with one victim, many victims (disaster) or very many victims (disaster). The incidence of accidents in schools is very diverse, for example a child slips causing cuts or bruises, food poisoning, choking on food, fainting and others. In an accident at school, it is the teacher or student who should provide first aid. To provide students' knowledge and abilities in improving and performing first aid. Carried out in stages, namely: conducting socialization, presenting material and implementing training, using knowledge transfer methods and practicing how to do some first aid in accidents (first aid). The method used in this community service is face-to-face. The number of participants of the health instructor regarding first aid in an accident (first aid): 55 people. 36 people (65.5%), good knowledge 10 people (18.2%) and poor knowledge as many as 9 people (16.4%). Education can increase the knowledge of class IX students about First Aid in accidents at school. Keywords: First Aid for Accidents, Education, Class IX Students.

Page 64 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue