cover
Contact Name
Nayda Maulidza
Contact Email
naydamaulidza1704@gmail.com
Phone
+6282154423001
Journal Mail Official
naydamaulidza1704@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kuaro, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 20864795     EISSN : 25492594     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini diberi nama LITERASI, nama tersebut dipilih sebagai upaya untuk tetap menjadikan keterampilan berbahasa sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti sebuah pernyataan “bahasa sebagai penghela ilmu pengetahuan”. Jurnal LITERASI diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dua kali dalam setahun. Terbitan pertama pada tahun berjalan adalah bulan Januari dan terbitan kedua adalah bulan Juli. Setiap kali terbit, jurnal ini memuat delapan artikel yang mengkaji dan membahasa masalah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, gagasan konseptual, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Selain secara online jurnal ini juga terbit secara cetak (ISSN 2086-4795). Diharapkan Jurnal ini mampu menjadi media informasi yang kredibel dan berdayaguna.
Articles 264 Documents
Praksis Feminisme Menurut Pandangan KH. Ahmad Dahlan Mulya, Gani; Mulkhan, Abdul Munir; Sari, Zamah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22177

Abstract

Nowadays, modernization for women from the domestic sphere to the public sphere in various sectors, including education, social, economic and political, is getting an increasing share compared to the time of KH Ahmad Dahlan. Education for women at that time was a luxury.This feminist practice cannot be separated from the role of the founder of Muhamadiyah, namely KH Ahmad Dahlan, who encouraged the establishment of educational movements in the educational and social fields such as: Sopo Tresno and Aisiyah. The researcher wants to describe the practice of feminism according to KH Ahmad Dahlan's views in this article. A description will never be complete, but this article adds to the repertoire of feminist praxis used in everyday life, both individuals and community groups. The aim of the research is to describe matters related to feminist praxis according to the views of Kyai Haji Ahmad Dahlan. The method used in this research is the literature review method, data was collected from relevant library data. The results of this research and discussion are to explain the practice of feminism in everyday life from the time of KH Ahmad Dahlan until today.
ANALISIS NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA FILM SANG PENCERAH Puspita, Yeni Cania; Mulkhan, Abdul Munir; Zamah Sari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22247

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai yang ada dalam Profil Pelajar Pancasila tergambarkan melalui film Sang Pencerah. Fokus utama penelitian ini adalah menilai efektivitas film sebagai media pembelajaran dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai Pancasila, terutama di tengah tantangan globalisasi yang cenderung mengikis nilai-nilai karakter bangsa. Pemanfaatan media kreatif seperti film dianggap penting untuk memperkuat pendidikan karakter, terutama bagi generasi muda sebagai sasaran utama implementasi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menerapkan teknik analisis isi. Analisis dilakukan pada adegan, dialog, dan karakter dalam film yang menggambarkan enam nilai utama Profil Pelajar Pancasila. Nilai pertama adalah beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia, kedua adalah mandiri, nilai ketiga yaitu bergotong-royong, nilai keempat adalah berkebinekaan global, kemudian bernalar kritis, dan nilai terakhir adalah kreatif. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Sang Pencerah secara konsisten merefleksikan enam nilai tersebut. Film ini menekankan nilai toleransi, kerjasama, pemikiran kritis, dan kreativitas melalui perjalanan hidup K.H. Ahmad Dahlan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sang Pencerah merupakan alat atau media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila secara relevan dan menginspirasi, serta memberikan kontribusi penting dalam literasi pendidikan karakter yang berbasis media.
DAMPAK NEGATIF ILMU PENGETAHUAN DALAM KAJIAN ETIKA DAN MORAL PADA GENERASI MUDA: PERSPEKTIF KH. AHMAD DAHLAN Suratiningsih, Meity; Mulkhan, Abdul Munir; Zamah Sari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22262

Abstract

Ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat penting dimiliki semua manusia. Hal tersebut membuat semua manusia mengejarnya, karena begitu pentingnya dan utamanya ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak negatif ilmu pengetahuan dalam kajian etika dan moral pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi analisis dengan objek penelitiannya adalah mahasiswa PBSI FKIP Unpas semester 1 yang merupakan generasi Z dilihat dari dampak negatif ilmu pengetahuan dalam kajian etika dan moralnya. Data diambil dari segi teknologi yang memengaruhi moral dan etika dari mahasiwa generasi Z. Hasil pembahasaan menyatakan teknologi digital sangat amat berpengaruh pada generasi muda khususnya generasi Z. Dampak terbesar adalah pada etika dan moral para anak muda. Berkurangnya empati munculnya individualisme dan turunnya adab kesopansantunan pada orang yang lebih tua. Kontras dengan Perspektif K. H. Ahmad Dahlan yang menekankan pentingnya adab dalam ilmu pengetahuan, yang kini tampak mulai terkikis oleh pengaruh teknologi di kalangan generasi muda khususnya generasi Z.
NILAI KETELADANAN K. H. AHMAD DAHLAN DALAM FILM TITIR (KAJIAN SEMIOTIKA): THE VALUE OF K. H. AHMAD DAHLAN'S EXAMPLE IN THE FILM TITIR (SEMIOTIC STUDY) Rahmat; Mulkhan, Abdul Munir; Zamah Sari; Adelya Daniyah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22356

Abstract

This article is about studying exemplary values ​​in the film Titir, which tells the story of KH. Ahmad Dahlan is a leading Islamic organization in Indonesia for the welfare of teachers and Muhammadiyah schools. The method used is qualitative by observing the Titir film using note-taking techniques. The approach used is Charles Sainsders Peirce's semiotic analysis by explaining the visual data depicted in the Titir film. This film not only provides a narrative story of struggle but also as a visual medium that conveys exemplary values ​​through the words and actions carried out between the characters. As a result, KH Ahmad Dalan's exemplary value was obtained. Ahmad Dahlan in the film Titir is leadership, love, and honesty.
METODE PEMBELAJARAN AKHLAK MENURUT K. H. AHMAD DAHLAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN AKHLAK DALAM ISLAM (TINJAUAN WACANA BAHASA INDONESIA) Agus Hi Jamal; Mulkhan, Abdul Munir; Zamah Sari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22518

Abstract

ABSTRACT This study is entitled "The Method of Learning Morals According to K.H. Ahmad Dahlan and Its Relevance to Moral Learning in Islam Review of Indonesian Language Discourse". The purpose of this study is to find out and understand the concept of morals and the method of learning morals taught by K.H. Ahmad Dahlan, and to explain the relevance between the concept and method to moral learning in Islam. The method used in this study is library research, by collecting data from primary and secondary sources, including books and articles about K.H. Ahmad Dahlan. The results of the study show that K.H. Ahmad Dahlan emphasized the importance of adhering to the Qur'an and Sunnah in everyday life, and used the habituation method in teaching morals to his students. The concept of morals and the method of learning morals according to K.H. Ahmad Dahlan are relevant to the principles of morals in Islam, which shows the harmony between his teachings and broader Islamic values. This research is expected to contribute to the understanding of morals and moral learning methods in the context of Islamic education, as well as adding to the intellectual treasury of K.H. Ahmad Dahlan's thoughts. Keywords: Learning, Morals, its relevance to Indonesian Language discourse
IMPLEMENTASI KETELADANAN K. H. AHMAD DAHLAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI PADA MAHASISWA PBSI FKIP UNPAS Rustandi, Adi; Mulkhan, Abdul Munir; Zamah Sari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.22842

Abstract

Abstract This research was motivated by 2 (two) things, namely the decline in character education (exemplary) of PBSI FKIP Pasundan University students and students' difficulties in writing essays. So, the aim of this research is to re-build the foundation for character education for PBSI FKIP students at Pasundan University in the fifth semester through the example of K. H. Ahmad Dahlan in learning to write essays. The research method used is an experimental method in the form of a quasi experimental design (quasi experiment). The research design used was the matched-only pretest-posttest control group. The results of this study showed that the average score of the experimental class before using the Jigsaw type cooperative learning method, the pre-test score was 64, the quality score was B-, between 2.41 to 2.41. 2.70, and good category. After using the Jigsaw type cooperative learning method, we got a score of 86, a quality score of A-, between 3.41 to 3.41. 3.70, and very good category. Meanwhile for the control class, before using the conventional method, the pre-test score was 61, the quality score was B-, between 2.71 to 2.71. 3.00, and good category. After using the conventional method, we got a score of 70, a quality score of B, between 2.71 to 2.71. 3.00, and good category. Next, in the experimental class, refer to the results ttable = 2.045, it turns out that tcount > from ttable, namely 11.64 > 2.045. Meanwhile, in the control class, the result was ttable = 2.045, it turned out that tcount > ttable, namely 5.60 > 2.045. So, it can be concluded that learning to write essays in the experimental class which contains the example of K. H. Ahmad Dahlan using the Jigsaw type cooperative learning model is very significant, successful and more effective than using conventional methods in the control class. Keywords: exemplary and essay writing
ANALISIS WACANA KORELASI DIKSI AHMAD HASSAN DAN AHMAD DAHLAN PERSPEKTIF DAKWAH DI INDONESIA Setiawan; Abdul Munir Mulkhan; Zamah Sari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.23237

Abstract

This study analyzes the use of diction in da'wah writings delivered by two great scholars in the history of Islam in Indonesia, namely Ahmad Hassan and Ahmad Dahlan. The writings studied are Ahmad Hassan's writing entitled “High Modesty in Islam” and Ahmad Dahlan's writing entitled “The Unity of Human Life”. This research is focused on diction which is specialized again on the study of standard and substandard language, scientific words and popular words. This research uses a descriptive qualitative method that examines based on the phenomena written in the works of the two figures and described as a description of the results of the analysis. The results of this study indicate that the diction used by the two figures reflects differences but is still correlated because Ahmad Hassan uses more standard and scientific language diction so that the spread of da'wah can only be done to educated people or certain groups who study the science. Meanwhile, Ahmad Dahlan prefers standard and popular language diction so that the da'wah given through his writings can be accepted by all levels of society from the top to the bottom. This is evidenced by Ahmad Hassan Dahlan's use of popular words 10 diction while Ahmad Dahlan up to 18 diction but Ahmad Hassan's use of scientific words reached 5 diction while Ahmad Dahlan did not use scientific words.Keywords: Diction, Ahmad Hassan, Ahmad Dahlan, Da’wah.
MULTIBAHASA DALAM KONTEN INSTAGRAM: ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN CITRA DIRI Hasyar, Dwi Rahmiati; Hendrawan, Wawan; Budiarti, Any
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.23648

Abstract

This study scrutinizes the use of multilingualism, namely English, Javanese, and Indonesian, in the content reels uploaded by Bella Amelia on her Instagram account, @kartikabelaa. Specifically, this research examines the 'forms' of code-switching and code-mixing that occurred in Bella Amelia's conversations with her imaginary child character named Kenzo. In addition, it also observes how these language variations are used to reflect Bella Amelia's identity or self-image. This study employed a descriptive qualitative approach to understand the phenomena of code-switching, code-mixing, and Bella Amelia's self-image. The data were taken from 5 samples of reel contents and were selected using a purposive sampling technique to select contents that reflect the language phenomena under scrutiny. The results revealed that 52 code-switching and 146 code-mixing were found in Mami and Kenzo's conversations in 5 Instagram Reels content uploaded by the @kartikabellaa account. Furthermore, the code-switching and code-mixing were classified into 31 situational code-switching, 21 metaphorical code-switching, 79-word code-mixing, 33-phrase code-mixing, and 34-clause code-mixing. The self-image displayed by Bella Amelia in her Instagram content generally tries to build an ideal and humorous self-image, as well as a social and inspirational self-image. Keywords: Multilingualism, Code-Switching, Code-Mixing, Self-Image, Instagram Reels
ANALISIS KESULITAN MENULIS HURUF TEGAK BERSAMBUNG PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PESERTA DIDIK KELAS II SDN BALIMESTER 01 PAGI JAKARTA TIMUR Nur Rahmah Cahyani; Suswandari; Nurrohmatul Amaliyah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i2.19695

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik kelas II SD yang mengalami kesulitan dalam keterampilan menulis huruf tegak bersambung. Kesulitan yang ditemukan meliputi penulisan huruf kapital, penggabungan huruf menjadi kata, serta ketidaksesuaian bentuk dan ukuran huruf. Faktor penyebabnya ditinjau dari aspek psikologis, motorik, dan sosial. Peran pendidik sangat penting dalam membantu mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan menulis huruf tegak bersambung pada peserta didik kelas II SDN Balimester 01 Pagi tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas II dan guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengidentifikasi peserta didik yang mengalami kesulitan serta menilai keterampilan menulis mereka. Wawancara digunakan untuk memperoleh informasi dari guru dan peserta didik, sedangkan dokumentasi berupa hasil tulisan siswa pada buku garis lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan menulis huruf tegak bersambung disebabkan oleh: 1) faktor psikologis, seperti kesulitan memahami bentuk huruf; 2) faktor motorik, berupa ketidakterbiasaan menulis dengan gaya huruf sambung; dan 3) faktor sosial, yaitu kurangnya dukungan keluarga
ANALISIS GAYA BAHASA PADA PUISI WAHAI GURU, KAU INI BAGAIMANA : KAJIAN SEMANTIK Ekawati, Elisabeth Betty Devitta; Novita, Satria; Solihati, Nani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i2.19698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan berbagai majas dalam puisi "Wahai Guru, Kau Ini Bagaimana" karya Samsul Hadi, serta mengeksplorasi bagaimana gaya bahasa tersebut memperkuat pesan dan kritik sosial terhadap perilaku guru. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru sebagai pendidik yang ideal, namun sering kali tidak selaras antara sikap dan tanggung jawab yang diemban. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi untuk mengkaji secara mendalam majas-majas yang digunakan dalam puisi tersebut. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat 17 jenis majas, seperti ironi, antitesis, repetisi, hiperbola, dan sarkasme, yang memperkaya estetika puisi sekaligus memperkuat makna kritik sosial. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan majas dalam puisi ini efektif dalam menyampaikan ketidakpuasan terhadap sikap guru, membangun pengalaman emosional bagi pembaca, serta mendorong refleksi kritis terhadap peran dan tanggung jawab guru dalam dunia pendidikan.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 2 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 1 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 1 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 2 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 1 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 2 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 1 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 2 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 1 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 2 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 1 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah More Issue