cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Isolasi Bakteri Asam Laktat Dari Tapai Beras Ketan Hitam (Oryza sativa L Var. Glutinosa) dan Uji Aktivitas Enzim Protease Wardi, Epi Supri; Nova, Bastian; Sartika, Diza; Rozi, Fahrul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/1dz9r304

Abstract

Bakteri Asam Laktat merupakan golongan bakteri yang dapat menghasilkan asam laktat sebagai produk akhir fermentasi serta beberapa jenis enzim yang terlibat dalam proses metabolismenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas enzim protease pada bakteri asam laktat dari tape beras ketan hitam serta melakukan identifikasi secara molekuler menggunakan gen 16S rRNA terhadap bakteri asam laktat yang memiliki aktivitas enzim protease tertinggi. Lima isolat bakteri asam laktat berhasil diperoleh melalui tahap pemurnian, kemudian dipilih 3 isolat bakteri asam laktat untuk pengujian aktivitas enzim protease dengan kode 11, 13 dan 14. Hasil pengujian aktivitas enzim protease  menunjukkan bahwa dari 3 isolat yang dipilih hanya 1 isolat memiliki aktivitas enzim protease (zona bening) yaitu isolat 11 dengan diameter rata-rata 8 mm, sedangkan kontrol positif berdiameter rata-rata 30 mm. Hasil diidentifikasi molekuler dengan gen 16S rRNA terhadap isolat yang memiliki aktivitas enzim proteasemenunjukkan bahwa isolat 11 memiliki homologi 100% dengan Weissela confuse strain 1841.
Locus of Control dan Self Efficacy dengan Kinerja Perawat Andriani, Marlina; Destri, Nentien; Hayati, Zahratul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/1kczcp87

Abstract

Kinerja perawat adalah pengimplementasian wewenang tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tugas pokok profesi dan terwujudnya tujuan dan sasaran unit organisasi dalam memberikan asuhan keperawatan. Kinerja perawat dapat didorong dengan locus of control dan self efficacy yang tinggi sehingga kepercayaan perawat terhadap kemampuannya tinggi karena sifat tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan locus f control dan self efficacy dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang. Penelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang. Adanya hubungan yang signifikan antara locus of control dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang, diperoleh hasil P Value <0.001dan juga adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang, diperoleh hasil P Value <0.001 . Pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara locs of control dan self efficacy terhadap kinerja perawata di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang.
Bagaimanakah Perkembangan Anak Usia 1 – 5 Tahun dengan Stunting? Fernandes, Andrye; Andriani, Yessi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/902p8x12

Abstract

Stunting secara defenisi terkait dengan pertumbuhan, tetapi memberikan dampak yang lebih luas pada perkembangan anak. Perkembangan sering terabaikan oleh orangtua dan program penanganan stunting dari pemerintah. Padahal, keterlambatan perkembangan ini memiliki konsekuensi jangka panjang yang sama seriusnya, bahkan lebih sulit untuk diperbaiki dibandingkan pertumbuhan fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan pada anak dengan stunting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 69 Balita dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar data demografi (usia, jenis kelamin, dan kategori status gizi) dan Denvert Development Screening Test II (DDST II). Peneliti melakukan kunjungan rumah untuk setiap responden. Hasil pengumpulan data didapatkan karakteristik yang mendominasi anak dengan stunting adalah kelompok usia toddler (81,1%), jenis kelamin laki-laki (57,9%), dan status gizi adalah pendek/ stunting (65,2%). Hasil pemeriksaan perkembangan sebagian besar anak stunting mendapatkan interpretasi pemeriksaan perkembangan suspect dan teridentifikasinya keterlambatan pada semua aspek perkembangan pada anak. Diharapkan penelitian selanjutknya untuk melihat dampak jangka panjang stunting pada perkembangan anak.
Self-Efficacy Perawat dan Pelaksanaan Triage: Faktor Penentunya di Instalasi Gawat Darurat Yuliano Mas Putra, Aldo; Gusti, Yenita; Mustika Sari, Lisa
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/pqckv905

Abstract

Pelayanan gawat darurat memiliki lingkup penanganan pasien dalam kondisi penyakit atau cedera serius dan tidak terduga, sehingga harus mengacu pada konsep triage dimana pasien akan dilayani berdasarkan tingkat kegawat daruratannya. Oleh sebab itu self-efficacy perawat sangat menentukan kepercayaan diri perawat terhadap kemampuan yang dimiliki sehingga keyakinan ini yang akan menentukan kualitas kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi self efficacy perawat dalam melaksanakan triage. Desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian telah dilaksanakan di IGD RSUD Prof. dr. M. Ali Hanafiah SM, pada bulan Januari 2023. Populasi adalah  seluruh perawat di IGD RSUD Prof. dr. M. Ali Hanafiah SM yang berjumlah 33 orang. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner self efficacy dan diolah serta dianalisa menggunakan uji chi-square. Analisa univariat didapatkan  84,8 % responden memiliki pendidikan Diploma III Keperawatan, (81,8 %) Responden memiliki masa kerja > 5 tahun, (60,4 %) mampu melaksanakan triage di IGD  dan 51.5 % memiliki efficacy rendah. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan kemampuan dengan self efficacy perawat (p = 0,046 dan OR = 6,190), dan tidak ada hubungan pendidikan (p = 1,000) dan masa kerja (p = 0,398) dengan self efficacy perawat. Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan self efficacy perawat adalah kemampuan. Disarankan pada pihak rumah sakit agar dapat memfasilitasi perawat untuk mengikuti pelatihan sehubungan dengan pelayanan di IGD dan juga meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, untuk lebih meningkatkan kemampuan dan self efficacy mereka dalam melakukan triage.
Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) pada Fungi Candida albicans Shobah, Afifah Nur; Lidiah, Mae; Stiani, Sofi Nurmay
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1001

Abstract

Tantangan dalam upaya pengobatan untuk infeksi fungi saat ini adalah munculnya fungi yang resisten terhadap obat antifungi yang tersedia. Hal ini mengakibatkan turunnya khasiat dari obat tersebut. Untuk mengatasi hal ini perlu dikembangkan terobosan baru dalam pengobatan infeksi fungi dengan pengobatan tradisional. Contohnya adalah daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius). Penelitian sebelumnya diketahui kandungan senyawa yang terdapat pada pepaya Jepang adalah flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, fitat dan glikosida sianogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat, metabolit sekunder, serta antifungi terhadap pertumbuhan Candida albicans dengan menggunakan variasi konsentrasi yang berbeda yaitu 25%,50% dan 75%. Kontrol positif menggunakan Nistatin dan DMSO 5% sebagai kontrol negatif. Manfaat penelitian sebagai dasar acuan untuk penelitian selanjutnya tentang khasiat yang terkandung dalam ekstrak daun pepaya Jepang terhadap antifungi C. albicans. Hasil yang diperoleh terdapat zona hambat yang terbentuk yaitu 25% 7 mm, 50% 12 mm, 75% mm 14 mm, kontrol positif 22,00 mm, dan kontrol negatif tidak ada daya hambat. Kesimpulannya yaitu zona hambat yang dihasilkan dari ekstrak daun pepaya Jepang (Cnidoscolous aconitifolius) kategori kuat sehingga mampu menghambat C. albicans.
Sabun Pembersih Kewanitaan dari Ekstrak Alga Merah (Kappaphycus Alvarezii) Sebagai Antijamur Candida albicans Fajar, In Rahmi Fatria; Fitri, Dewi Rahma; Hardiyati, Iin; Idawati, Idawati
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1014

Abstract

Kappaphycus alvarezii merupakan alga merah yang banyak tumbuh dan berkembang di pesisir Indonesia. Kappaphycus alvarezii mengandung beberapa senyawa, antara lain senyawa alkaloid, fenolik (flavonoid), tannin, saponin yang berperan penting untuk menghambat pertumbuhan jamur (antijamur) salah satunya Candida albicans. Manfaat penelitian sebagai inovasi sediaan kosmetik alga merah yang dapat dijadikan komoditi pada bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh formulasi sabun pembersih kewanitaan dari ekstrak alga merah (Kappaphycus alvarezi) dan mendapatkan nilai daya hambat dalam formulasi sabun pembersih kewanitaan dengan menggunakan nystatin sebagai control positif dan F0 sebagai kontrol negatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental, ekstraksi alga merah menggunakan etanol 70%, dilakukan uji evaluasi alga merah meliputi uji kadar air, uji kadar abu, uji logam berat, skrining fitokimia dan pengujian daya hambat jamur ekstrak terhadap Candida albicans dengan menggunakan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak alga merah (Kappaphycus alvarezi) memiliki kadar air 14,79%, kadar abu 67,53%, tidak mengandung cemaran logam berat pada ekstrak alga merah dan memenuhi persyaratan mutu sesuai SNI 2690:2016. Pada pengujian fitokimia ekstrak alga merah (Kappaphycus alvarezi) mengandung alkaloid, tannin, polifenol, saponin dan flavonoid. Hasil uji daya hambat antijamur ekstrak alga merah (Kappaphycus alvarezi) terhadap Candida albicans secara berturut-turut yaitu 2,5% sebesar 2,84 mm; 5% sebesar 5,93 mm; 10% sebesar 9,51 mm; 25% sebesar 11,19 mm; 50% sebesar 14,17 mm; dan 75% sebesar 23,68 mm. Kesimpulan ekstrak alga merah Kappaphycus alvarezii dapat dimanfaatkan sebagai sabun pembersih kewanitaan.
Partograf Digital: Berbasis Android dalam Pengambilan Keputusan Klinik Persalinan Ningrum, Widya Maya; Lestari, Ririn; Mukti, Arifah Septiane
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1015

Abstract

Data penggunaan partograf masih rendah, di fasilitas pelayanan 25 % di RS 45 % di Puskesmas dan 54% di Klinik bersalin. Bidan menilai pengisian partograf sulit, membutuhkan waktu lama. Melihat fenomena tersebut, peneliti menghasilkan inovasi partograf digital yang dirancang untuk mempermudah pengisian partograf, serta mendeteksi penyulit persalinan dan belum dibuktikan efektivitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan partograf digital berbasis android terhadap ketepatan dan kecepatan pengambilan keputusan klinik. Penelitian ini menggunakan quasi experimental Nonequivalent Control Group Design untuk melihat efektivitas pengambilan keputusan klinik pada kelompok kasus (Partograf Digital) dan kelompok Kontrol (Partograf Manual). Populasi penelitian seluruh bidan dan Ibu bersalin di Kabupaten Ciamis pada bulan Juni – Agustus Tahun 2023, teknik pengambilan sampel three stage sampling dipadukan dengan purposive sampling dan simple random sampling, sehingga sampel penelitian yang didapatkan yaitu 50 ibu bersalin untuk masing-masing kelompok, yang ditolong oleh 20 bidan Rancah (Kasus) dan 15 bidan Puskesmas Ciamis (Kontrol). Pengambilan data ketepatan dilakukan dengan menilai pengisian partograf menggunakan lembar ceklist (kelompok kasus dan kontrol), untuk penilaian kecepatan dilakukan menggunakan stopwatch saat ibu bersalin diobservasi ditentukan persalinan perlu dirujuk atau tidak. Analisis data dengan menggunakan uji independen t-test. Hasil penelitian dengan menggunakan Uji Mann Whitney pada variabel ketepatan dan kecepatan data diperoleh nilai p Value < 0,05 artinya ada perbedaan efektivitas yang signifikan antara partograf manual dan partograf digital dari aspek ketepatan dan kecepatan terhadap pengambilan keputusan klinik saat persalinan. Partograf digital lebih efektif dalam ketepatan dan kecepatan pengambilan keputusan.
Persepsi Ibu Hamil Masyarakat Nelayan terhadap Pemberian Suplementasi Fe dengan Pendekatan Health Belief Model Widhiastuti, Ratna; Pratiwi, Anggit
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1021

Abstract

Program suplementasi Fe bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi anemia gizi besi serta menjadi salah satu intervensi spesifik dalam upaya percepatan penurunan stunting. Masyarakat nelayan masih percaya dalam kebiasaan makan dan perilaku tertentu untuk ibu hamil.Tujuan dari penelitian ini menggali persepsi ibu hamil dari masyarakat nelayan terhadap pemberian suplementasi Fe dengan pendekatan Health Belief Model. Metode Penelitan Menggunakan Kualitatif dengan Studi Kasus. Analisa data menggunakan Colaizzi. Wawancara mendalam pada 12 informan utama yaitu ibu hamil dengan suami bekerja sebagai nelayan dan informan pendukung yaitu 4 kader dan 2 bidan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tegal Barat yaitu di Tegal Sari dan Muarareja Pada Bulan Juni-Agustus 2023. Hasil Penelitian didapatkan 4 Tema yaitu Ketidakpahaman Pentingnya Suplementasi Fe, Ketidaknyamanan dan Efek Samping, Sikap dan Keyakinan, Peran Dukungan Sosial dan Faktor Ekonomi Keluarga. Kesimpulan persepsi yang buruk dan ketidakpahaman ibu dan keyakinan yang salah dalam suplementasi fe merupakan penyebab ibu tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.
Relaksasi Benson dan Relaksasi Autogenik terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Rahmizani, Silva Dwi; Lestari, Yulia Ayu
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1023

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan ibu dan janin. Data dari WHO (2017) menunjukkan menunjukkan sekitar 5% wanita tidak hamil mengalami kecemasan, lalu meningkat menjadi 8-10% selama kehamilan, dan meningkat kembali menjadi 13% ketika menjelang persalinan. Teknik relaksasi, seperti relaksasi Benson dan relaksasi Autogenik telah digunakan sebagai pendekatan nonfarmakologi untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil. Namun, perbandingan efektivitas kedua teknik ini belum sepenuhnya terungkap. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan efektivitas relaksasi Benson dan relaksasi Autogenik terhadap perubahan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pretest dan postest design pada dua kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan pertama menerima relaksasi Benson, sementara kelompok kedua menerima relaksasi Autogenik. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dari seluruh sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang diberikan relaksasi Benson dan 15 orang diberikan relaksasi autigenik. Analisis Bivariat menggunakan paired sample T-test dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik relaksasi benson maupun relaksasi Autogenik efektif dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III (p = 0.000). Namun, penurunan kecemasan ibu yang dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi Benson (27.33) lebih besar daripada ibu hamil yang dilakukan relaksasi Autogenik (22.11). Terdapat perbedaan relaksasi Benson dengan relaksasi Autogenik terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III.
Pijat Oketani dan Tuina terhadap Sindrom ASI Kurang pada Ibu Pospartum Mulyani, Irma; Lestari, Yuliana Ayu
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1025

Abstract

Penyebab utama kegagalan menyusui adalah kecemasan akan kurangnya produksi ASI. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah pijat Oketani dan Tuina sebagai bentuk sentuhan yang merangsang sekresi oksitosin. Pijat Oketani dapat menstimulus kekuatan otot pectoralis untuk meningkatkan produksi ASI, payudara menjadi lebih lembut dan elastis sehingga memudahkan bayi untuk mengisap ASI sedangkan Tuina dapat menyeimbangkan hormone oksitosin. Penelitian ini bertujuan mengetahui Perbedaan Efektivitas Pijat Oketani dan Tuina Terhadap Sindrom ASI Kurang pada ibu postpartum. Penelitian dilakukan menggunakan desain quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Sampel penelitian ibu postpartum 10 hari yang telah melahirkan normal di PMB Yuliana Ayu L, S.S.T tahun 2023. Jumlah sampel yang akan di teliti adalah 50 ibu postpartum pada kelompok intervensi yaitu 25 orang dan pada kelompok kontrol 25 orang sesuai jumlah ibu Post partum yang ada di tempat yang akan diteliti. Analisis data menggunakan uji Independent Samples Test . Hasil penelitian diketahui bahwa rerata produksi ASI pada kelompok intervensi setelah diberikan pijat Oketani sebesar 112,00 cc sedangkan produksi ASI kelompok kontrol sebesar 59,20 cc. Diketahui ada perbedaan peningkatan produksi ASI pada ibu postpasrtum 10 Hari antara kelompok intervensi dan kontrol (p- Value 0,000). Namun pijat oketani menunjukan peningkatan peoduksi ASI yang lebih signifikan di bandingkan pijat tuina.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue