cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BATANG PEPAYA ( Carica papaya L ) TERHADAP TIKUS JANTAN PUTIH ( Rattus norvegicus ) Primadiamanti, Annisa; Saputri, Gusti Ayu Rai; Marina, Cici
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12070

Abstract

Abstrak: Uji Efektivitas Antidiare Ekstrak Etanol Daun Dan Batang Pepaya ( Carica papaya L ) Terhadap Tikus Jantan Putih ( Rattus norvegicus ).Tumbuhan pepaya (Carica papaya L.) telah diakui sebagai sumber potensial untuk obat antidiare yang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengaktifkan efektivitas ekstrak daun dan batang pepaya sebagai terapi antidiare pada tikus jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan oleum riccini. Penelitian ini mengadopsi desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan melibatkan 25 tikus jantan putih yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yang berbeda. Kelompok I menjadi kelompok kontrol negatif yang menerima Na-CMC, sementara Kelompok II diberi suspensi loperamid HCl. Kelompok III menerima ekstrak etanol daun dan batang pepaya dengan perbandingan 1:1 pada dosis 40 mg/kgBB: 40 mg/kgBB. Kelompok IV menerima ekstrak etanol daun dan pepaya dalam perbandingan 1:2 pada dosis 40 mg/kgBB: 80 mg/kgBB, dan Kelompok V menerima ekstrak etanol daun dan batang pepaya dalam perbandingan 2:1 pada dosis 80 mg/kgBB: 40 mg /kgBB. Pengamatan dilakukan setiap 30 menit selama 5 jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua konsentrasi ekstrak etanol daun dan batang pepaya (1:1), (1:2), dan (2:1) memiliki aktivitas antidiare, dengan dosis (1:2) menunjukkan efektivitas terbaik dalam mengurangi konsistensi dan frekuensi diare. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa ekstrak etanol daun pepaya dan ekstrak etanol batang pepaya pada perbandingan (1:2) memiliki potensi sebagai obat antidiare yang lebih efektif, menawarkan prospek untuk pengembangan produk obat berbasis pepaya.
PILIHAN MANAJEMEN PASCA PAJANAN ANTRAKS PADA MANUSIA: KAJIAN LITERATUR Parmelia, Manik; Ardanayasa, I Gede Risnawan Suastika; Kenwa, Komang
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11285

Abstract

Abstrak: Pilihan untuk Manajemen Pasca Pajanan Antraks pada Manusia: Sebuah Telaah Sistematis. Anthrax adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri bacillus anthracis. Manajemen yang cepat dan tepat diperlukan untuk mencegah hasil yang merugikan pada pasien antraks pada manusia. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan lebih lanjut terapi yang tersedia untuk manajemen pasca paparan antraks. Pencarian PubMed dilakukan untuk ‘human anthrax’ AND ‘treatment’ dari database selama 10 tahun terakhir. Sebanyak 1.449 artikel ditemukan dan 8 studi ditelaah lebih jauh. Delapan penelitian menunjukkan beberapa pilihan post-exposure prophylaxis (PEP) untuk antraks pada manusia, terutama anthrax  inhalasi, yaitu imunoglobulin, raxibacumab, obiltoxaximab, dan beberapa jenis yang masih dalam pengembangan, seperti AV7909 dan Px563L. Telaah sistematis ini menunjukkan bahwa setiap penelitian menunjukkan konsentrasi antraks yang bertahan lama dan dalam jumlah yang tinggi dalam sirkulasi sehingga menunjukkan terapi imunoglobulin dapat berperan sebagai profilaksis pasca pajanan yang baik dengan menunjukkan respons imun yang adekuat pada orang sehat.
POTENSI Momordica charantia SEBAGAI ANTIDIABETIK : STUDI LITERATUR Rahma, Jaini; Munirah, Ira; Mukhlisatunnafsi, Latifah; Nur Syamsu, M.Diaz; Harahap, Herpan Syafii
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12816

Abstract

Abstrak: Potensi Momordica Charantia Sebagai Antidiabetik : Studi Literatur. Momordica charantia (MC) atau yang dikenal dengan buah pare merupakan tanaman tradisional yang memiliki senyawa aktif seperti charantin polypeptide-P insulin untuk menurunkan kadar glukosa. Diabetes melitus adalah penyakit yang tidak menular dengan angka prevalensi penderita diabetes pada usia 20-79 tahun sekitar 11,3% yang menempatkannya di posisi ke-3 dengan wilayah arab-afrika dan pasifik barat sebagai posisi ke-1 dan ke-2. Dan Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk kedalam 10 besar negara yang diproyeksikan IDF dengan angka diabetes ke-7 tertinggi. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pencarian secara komprehensif pada 2 database (Pubmed dan Google Scholar) dari tahun 2015-2023, serta menggunakan kata kunci “Momordica charantia”, “Antidiabetes”, “Diabetes mellitus”. Data yang ditelaah dari setiap artikel penelitian yaitu meliputi identitas artikel, definisi, senyawa aktif yang berperan, patofisiologi, mekanisme kerja senyawa serta hasil dan kesimpulan penelitian. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa Momordica charantia berguna untuk menurunkan glukosa darah. Ekstrak air yang terkandung dalam pare dapat mempengaruhi penggunaan glukosa dengan mengaktifkan Adenosine-monophosphate-activated protein kinase (AMPK) di jaringan otot.
HIPERKALSEMIA MEMBONGKAR POLA SCINTIGRAFI TULANG YANG KOMPLEKS: WAWASAN TENTANG HIPERPARATIROIDISME DAN MULTIPLE MYELOMA: LAPORAN KASUS Michael, Abraham; Perdani, Kharisma; Husein Kartamihardja, Achmad
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.15070

Abstract

Hiperparatiroidisme primer (PHPT) dan multiple myeloma (MM) secara independen menyebabkan hiperkalsemia. Pengembangan osteoporosis dan patah tulang sering terkait dengan hiperparatiroidisme primer (PHPT) yang merupakan penyebab prevalen dari hiperkalsemia non-neoplastik. Di sisi lain, keberadaan hiperkalsemia adalah fitur utama pada individu yang menderita multiple myeloma (MM) aktif dengan patologi tulang yang signifikan. Hiperparatiroidisme yang bersamaan dengan multiple myeloma menyajikan sebuah skenario klinis yang kompleks yang memerlukan evaluasi diagnostik yang komprehensif dan pendekatan manajemen yang disesuaikan. Kehadiran hiperkalsemia bersamaan dengan hiperparatiroidisme dan multiple myeloma mewakili sebuah skenario yang jarang namun klinis signifikan. Pengenalan dini dan intervensi yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan hasil pasien dalam kasus-kasus kompleks seperti ini. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami mekanisme patofisiologis yang mendasari asosiasi langka ini dan mengoptimalkan intervensi terapeutik untuk hasil pasien yang lebih baik. Dalam makalah ini, kami menyajikan temuan scintigrafi tulang dari pasien dengan hiperkalsemia akibat kadar PTH yang tinggi dan MM aktif. Kasus ini menyoroti interaksi yang rumit antara hiperparatiroidisme dan multiple myeloma yang menyebabkan hiperkalsemia
STRATEGI INOVATIF DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA WAHYU TETUKO BOJONEGORO: ANALISIS STUDI KASUS PADA IMPLEMENTASI PRAKTIK TERBAIK UNTUK PENINGKATAN EFEKTIVITAS ORGANISASI Arini, Virginnita Whindi; Yuniarta, Alfian; Soesilo, Diana; Nurrahim, Firman; Wahyu Setiani, Muhammad; Fitricia, Ria; Amelia, Ira
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13258

Abstract

Abstrak: Strategi Inovatif dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tetuko Bojonegoro: Analisis Studi Kasus pada Implementasi Praktik Terbaik untuk Peningkatan Efektivitas Organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi inovatif dalam manajemen SDM rumah sakit, dengan memfokuskan pada analisis studi kasus implementasi praktik terbaik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tetuko Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan dan praktisi SDM, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit telah menerapkan strategi inovatif, termasuk penggunaan teknologi terkini, pengembangan keterampilan karyawan, promosi budaya kolaboratif, dan peningkatan proses rekrutmen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi inovatif, terutama melalui penerapan praktik terbaik, mampu menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas manajemen SDM di rumah sakit. Temuan ini dapat menjadi pedoman berharga bagi rumah sakit dan institusi kesehatan serupa dalam mengembangkan model manajemen SDM yang responsif dan adaptif. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
ANALISIS DOSIS RADIASI PARU PADA PASIEN RADIOTERAPI KANKER PAYUDARA DENGAN TEKNIK 3D-CRT BERDASARKAN GRAFIK DVH Mirza, Dhea; Juliantara, I Putu Eka; Amelia, Cory
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12596

Abstract

Abstrak: Analisis Dosis Radiasi Paru Pada Pasien Radioterapi Kanker Payudara Dengan Teknik 3D-CRT Berdasarkan Grafik DVH. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker setelah kanker paru. Radiasi dapat menyebabkan kerusakan sel di paru-paru yang berujung pada pneumonitis dan penurunan fungsi paru sehingga pengendalian dosis paru pasien kanker payudara penting dilakukan. Dalam hal itu dosis radiasi PTV dikontrol dalam ketentuan ICRU report 62, dan batas toleransi dosis yang dapat diterima paru dikontrol dalam ketentuan QUANTEC V20 <30% dan Dmean <2700 cGy. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional yaitu menganalisis data secara sistematik dan melihat kesesuaian dosis radiasinya berdasarkan ketentuan ICRU report 62 dan QUANTEC. Dari 10 sampel yang diteliti, 70% menerima dosis radiasi PTV sebesar 95%-107%, dan 30% menerima dosis radiasi PTV diatas 107%. Sebanyak 10% sampel, kurang dari 30% volume parunya menerima dosis 2000 cGy. Sisanya 90%, lebih dari 30% volume parunya mendapatkan dosis 2000 cGy. Dan mean dose keseluruhan pasien kurang dari 2700 cGy. 70% sampel mendapat dosis optimal dan memenuhi ketentuan ICRU Report 62, sisanya 30% melebihi batas ketentuan. 10% sampel memenuhi ketentuan QUANTEC V20<30%. Sedangkan sisanya 90% tidak memenuhi V20<30% dan 100% sampel mendapat dosis Dmean kurang dari 2700 cGy.
GANGGUAN PENDENGARAN SENSORINEURAL MENDADAK (SSNHL) PADA PASIEN COVID-19 : TINJAUAN PUSTAKA Krisvalentina, Rossy; Dewi, Rini Kartika
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14189

Abstract

COVID-19 adalah penyakit pandemic yang disebabkan oleh virus corona yang berdampak pada saluran pernapasan atas dengan gejala ringan, sedang hingga berat. Virus ini tidak hanya menyerang saluran pernapasan. Namun, dalam kasus tertentu dapat mempengaruhi sistem lain, yakni kardiovaskular, ginjal, gastrointestinal, neurologis, dan pendengaran. Pada organ pendengaran suplai mikrosirkulasi ke telinga bagian dalam dapat terhambat sehingga menimbulkan gejala audiovestibular. Karena telinga bagian dalam rentan terhadap virus. Gangguan pendengaran sensorineural mendadak (SSNHL) dilaporkan terjadi pada orang yang terinfeksi SARSCoV-2, yang mengakibatkan morbiditas jangka panjang dan memperburuk kualitas hidup. Metode penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelusuran artikel di Pubmed dan Google Scholar dalam rentang tahun yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian ini menemukan  bahwa untuk mendiagnosa SSNHL dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Selain itu ditemukan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan terjadinya SSNHL. Tatalaksana yang cepat dan tepat pada SSNHL diperlukan untuk mendapatkan hasil pemulihan yang optimal.
FORMULASI DAN UJI KADAR FLAVONOID DAN ALKALOID MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) Desrianti, Nuraini; Minerva, Prima
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12912

Abstract

Abstrak: Formulasi Dan Uji Kadar Flavonoid Dan Alkaloid Masker Gel Peel Off Ekstrak  Daun Kopi Arabika (Coffea Arabica L ) Jerawat adalah peradangan pada saluran kelenjer minyak yang berlebihan, Penyebab tumbuhnya jerawat yang meradang dapat dipicu dengan adanya bakteri staphylococcus epidermidis, bakteri staphylococcus aureus, dan bakteri Propionibacterium acnes yang merupakan flora normal (Saraswati, 2015). Biasanya jerawat kerap terjadi pada remaja usia 16- 19 tahun hingga 30 tahun. Tingkat kejadian pada pria lebih tinggi dibandingkan pada wanita, yaitu berkisar 95%-100% pada pria. Sedangkan pada wanita, berkisar 83%-85%. Salah satu penyebab timbulnya jerawat adalah produksi kelenjar minyak yang berlebih yang menyebabkan pori-pori penuh sehingga menimbulkan terjadinya tempat tumbuh bakteri (Huda, 2016). Perawatan pada kulit berjerawat dilakukan dengan mengunakan kosmetik skincare, kosmetik merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dapat memberikan dukungan bagi kulit yang sehat, meningkatkan tampilan serta memperbaiki keadaan kulit. Beberapa jenis kosmetik adalah sabun pembersih wajah,, toner wajah, pelembab, sunscreen, serum wajah, essence dan masker.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X BANDAR LAMPUNG Hasanah, Uswatul; Hermawan, Dessy; Amirus, Khoidar
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12037

Abstract

Abstrak: Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit X Bandar Lampung. Di Indonesia dan negara berkembang lainnya, kepuasan pasien yang rendah masih menjadi masalah. Data dari rumah sakit di salah satu negara ASEAN menunjukkan bahwa kepuasan pasien hanya sebesar 79%, sedangkan standar yang ditetapkan adalah > 85%. Di Rumah Sakit X Bandar Lampung, persentase kepuasan pasien rawat inap pada tahun 2017 hanya sebesar 75%, di bawah indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) rawat inap yang sebesar 90%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit X Bandar Lampung pada tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sedangkan rancangan penelitian ini adalah adalah penelitian cross sectional yang dilakukan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner. Adapun responden penelitian ini sebanyak 124 responden dan analisis datanya menggunakan diagram kartesius. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prioritas utama atau faktor yang dianggap mempengaruhi kepuasan pelanggan, atributnya yang dianggap sangat penting, namun pihak rumah sakit belum melaksanakannya sesuai keinginan/harapan pelanggan, antara lain: terdapat nama nomor telepon (call centre) yang mudah di hubungi, waktu besuk rumah sakit tepat waktu, dan petugas rumah sakit tepat waktu saat layanan. U,lkntuk meningkatkan kepuasan pasien perlu dilakukan peningkatan terhadap kualitas pelayanan terutama dalam aspek yang masih kurang optimal.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN MELALUI PENENTUAN LD50 Primadiamanti, Annisa; Shelina, Shelina; Wulandari, Shinta
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12982

Abstract

Abstrak: Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Batang Pepaya (Carica papaya L.) Pada Mencit Putih Jantan Melalui Penentuan LD50. Uji toksisitas akut merupakan uji yang berguna untuk mengukur derajat efek toksik suatu senyawa dengan waktu tertentu setelah pemberian dosis tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat toksisitas dari ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) terhadap mencit putih jantan. Dalam penelitian ini menggunakan metode perhitungan Thomson dan Weil, yang menggunakan 25 ekor mencit masing-masing 5 ekor jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan I Na-CMC 0,5% sebagai kontrol negatif. Kelompok perlakuan II diberi ekstrak etanol dosis 100 mg/20gBB. Kelompok perlakuan III diberi ekstrak etanol dosis 150 mg/20gBB. Kelompok perlakuan IV diberi ekstrak etanol batang pepaya dosis 200 mg/20gBB dan kelompok perlakuan V diberi ekstrak etanol batang pepaya dengan dosis 250 mg/20gBB. Sediaan uji diberikan secara oral dengan hanya satu kali pemberian pada awal masa penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan nilai LD50 yang diperoleh dari hasil pengujian toksisitas akut ekstrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.)  yaitu sebesar 4,746 mg/Kg BB. Kategori toksisitas esktrak etanol batang pepaya (Carica papaya L.) termasuk dalam kategori “Supertoksik”.