cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
PERAN LASER AKUPUNKTUR PADA SEORANG PASIEN ANAK DENGAN KANDUNG KEMIH OVERAKTIF : STUDI KASUS Nareswari, Irma; Gunarso, Hartono; Adriani Puspitasari, Henny; Widia, Fina
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11887

Abstract

Abstrak: Peran Laser Akupunktur Pada Seorang Pasien Anak Dengan Kandung Kemih Overaktif: Studi Kasus. Kandung kemih overaktif (OAB) pada anak merupakan gangguan fungsi saluran kemih bagian bawah dengan perkiraan prevalensi 5-12% di seluruh dunia. Penatalaksanaan konservatif kurang mampu memberikan hasil yang memuaskan dan pengobatan pada anak masih terbatas dan sering menimbulkan efek samping yang merugikan. Berbagai modalitas akupunktur telah terbukti memperbaiki OAB pada orang dewasa, namun belum ada penelitian untuk anak-anak. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan nyeri intermiten pada kedua sisi perut bagian bawah selama 2 tahun terakhir dan mengompol minimal 5 kali sehari. Skor gejala OAB (OABSS) pasien adalah 14 dan Skala Analog Visual (VAS) adalah 3. Diagnosis utama pasien adalah OAB basah. Terapi laser akupunktur dilakukan di titik LI4, ST36, SP6, dan KI3 secara bilateral. Sesi akupunktur dilakukan 3 kali seminggu, dengan total 6 sesi. Setelah sesi ketiga, gejala ngompol sudah berhenti, VAS sesudah terapi 1/10 dan OABSS 10. Setelah sesi kelima VAS sesudah terapi 0/10. Setelah sesi keenam, rasa sakitnya sudah tidak ada, skor OABSS 6. Hasil pada studi ini adalah pada satu kasus pasien anak dengan OAB, laser akupunktur dapat memberikan hasil terapi yang baik dalam meredakan gejala OAB dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
FORMULASI DAN UJI KADAR VITAMIN A DAN VITAMIN C CLAY MASK EKSTRAK KULIT BUAH MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L) Safira, Ariva Dwi; Minerva, Prima
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12635

Abstract

Abstrak: Formulasi dan Uji Kadar Vitamin A dan Vitamin C Clay mask Ekstrak Kulit Buah Mangga Arumanis (Mangifera indica L) Kulit berminyak adalah jenis kulit wajah yang biasanya terjadi karena adanya kelenjar sebaceous di kulit terlalu aktif, hingga akhirnya memproduksi sebum yang berlebihan. Kulit buah manga arumanis diketahui kulit buah manga arumanis mengandung banyak vitamin C dan vitamin A yang sangan dibutuhkan tubuh.  Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manga arumanis memiliki vitamin C dan vitamin A yang kuat. Penelitian ini bertujuan membuat formulasi sediaan clay mask mengandung ekstrak kulit buah mangga. Formulasi Masker Clay ini dirancang dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak kulit buah mangga yaitu F0 (0%), F1(6,5%), F2(8,5%), F3(10,5%). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Clay mask diformulasikan dengan kombinasi bentonit dan kaolin. Ekstrak kulit buah mangga diuji vitamin C menggunakan metode Titrasi dan vitamin A menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total Vitamin C 33.0256% dan total vitamin A 0,4061%. Sediaan Masker Clay diformuasikan dengan penambahan ekstrak kulit buah mangga arumanis dengan konsentrasi 6,5% untuk Formulasi 1, 8,5 % untuk formulasi 2 dan 10,5 % untuk formulasi 3.
GAMBARAN PENERAPAN MANAJEMEN PATIENT SAFETY DI UNIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU Sahabuddin, Lutfiah; Nabilah, Hana
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11288

Abstract

Abstrak: Gambaran Penerapan Manajemen Patient Safety Di Unit Keperawatan Rumah Sakit Umum Anutapura Palu. Di Rumah Sakit Umum Anutapura, insiden kecelakaan pasien yang terjadi pada tahun 2017 yaitu KNC sebanyak 16 kasus, KTD sebanyak 3 kasus dan KTC sebanyak 6 kasus. Pada tahun 2018 yaitu KTD sebanyak 3 kasus dan KTC sebanyak 1 kasus. Pada tahun 2019 KTD sebanyak 4 kasus dan KTC sebanyak 1 kasus. Pada tahun 2020 didapatkan total 9 kasus insiden kecelakaan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan manajemen patient safety berdasarkan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Desain penelitian adalah descriptive observasional didukung data kualitatif dengan karakteristik informan kunci yaitu kepala masing-masing unit keperawatan, ketua tim masing-masing unit keperawatan, ketua komite peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP), sekretaris komite, dan anggota PMKP sedangkan informan utama yaitu staf perawat. Pemilihan sampel berdasarkan Tekhnik Purposive Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telusur dokumen. Analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh langkah penerapan keselamatan pasien, ada beberapa poin yang belum maksimal penerapannya misalnya dalam hal alur pelaporan ketika terjadi suatu insiden kecelakaan pasien yang masih belum berjalan sesuai SPO. Disimpulkan bahwa manajemen patient safety berdasarkan tujuh langkah sudah diterapkan di tiap unit keperawatan rumah sakit namun belum optimal. Diharapkan agar memfasilitasi semua staf perawat untuk mengikuti pelatihan mengenai manajemen patient safety.
STUDI LITERATUR: NYERI KEPALA PADA EPILEPSI Aswar, Andini; Hairunisa, Nany; Primandari, Rima Anindita; Larasari, Andira
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12231

Abstract

Abstrak: Studi Literatur: Nyeri Kepala Pada Epilepsi. Epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologi dengan rata-rata prevalensi 8% di seluruh dunia. Kelainan ini dapat disertai dengan berbagai komorbid salah satunya adalah nyeri kepala. Nyeri kepala dapat ditemukan pada 8-15% populasi epilepsi, dimana kelainan ini bisa terjadi sebelum, saat, atau setelah suatu episode bangkitan, dan bisa juga tidak berkaitan dengan bangkitan. Nyeri kepala pada epilepsi merupakan gejala yang sering sekali tidak terdiagnosis dan tidak diobati karena baik dokter dan pasien akan lebih fokus pada penyakit epilepsi sendiri dibanding nyeri kepalanya. Epilepsi adalah kelainan otak yang ditandai oleh kecenderungan terjadinya bangkitan epileptik dengan konsekuensi neurobiologi, kognitif, psikologi dan sosial. Nyeri kepala preiktal adalah nyeri kepala yang terjadi < 24 jam sebelum terjadinya bangkitan dan berlangsung sampai terjadinya bangkitan. Nyeri kepala iktal adalah nyeri kepala yang terjadi disertai dengan gambaran abnormal pada perekaman EEG. Nyeri kepala pasca iktal adalah nyeri kepala yang terjadi dalam waktu 3 jam setelah terjadinya bangkitan dan hilang spontan 72 jam setelah onset bangkitan. Nyeri kepala interiktal yaitu nyeri kepala yang tidak berkaitan dengan terjadinya bangkitan biasanya terjadi > 24 jam sebelum  dan > 72 jam setelah bangkitan epilepsi. Migrain merupakan nyeri kepala yang banyak ditemukan pada pasien epilepsi. Baik migrain dan epilepsi memiliki patofisiologi yang hampir sama sehingga apabila kelainan ini ditemukan pada epilepsi maka perlu dipertimbangkan pemberian OAE yang juga efektif untuk migrain.
EFEKTIVITAS SELF MANAGEMENT TERHADAP KECANDUAN BERMAIN GADGET PADA ANAK USIA SEKOLAH Simanjuntak, Edriyani Yonlafado; Aryani, Novita; Rahmadayanti, Vita
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.15305

Abstract

Gadget merupakan hal yang sangat membantu anak dalam mengikuti perkembangan zaman, namun penggunaan gadget yang berlebihan akan mengakibatkan adanya kecanduan. Salah satu cara menurunkan kecanduan bermain gadget pada anak usia sekolah menggunakan teknik Self Management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Self Management terhadap kecanduan bermain gadget pada anak usia sekolah di SD Negeri 0715 Pir Sosa IV dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Pre Experimen model one group pre-test post-test design. Populasi anak sekolah berjumlah 68 responden dan dilakukan screening yang kecanduan tinggi dan sedang sebanyak 60 orang dan diambil sampel untuk penelitian sebanyak 19 responden menggunakan Stratified Random Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner SAS. Pengolahan data dengan uji statistic Paired Sample Test dan hasil penelitian menunjukkan kecanduan bermain gadget menurun dengan p-value 0,00 (<0,05) atau ada perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan Self Management. Kesimpulan penelitian ini adalah Self Management efektif terhadap kecanduan bermain gadget pada anak usia sekolah.
APAKAH TERAPI HERBAL DAPAT MENINGKATKAN IMUNITAS PENDERITA HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (HIV/AIDS) : TINJAUAN SISTEMATIS Hariyanti, Reni; Anissa, Kintan; Lestari, Siti; Afriannisyah, Entan
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13295

Abstract

Abstrak: Apakah Terapi Herbal Dapat Meningkatkan Imunitas  Penderita Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS)? : Tinjauan Sistematis Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) merupakan permasalahan global yang memerlukan penanganan serius. Jumlah penderita HIV pada tahun 2017 sebesar 36,9 juta jiwa, sedangkan angka kematian akibat AIDS tahun 2017 sebesar 940.000 jiwa. Kondisi tersebut menjadi tantangan untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Terapi antiretroviral (ART) berpotensi menimbulkan efek samping dan resistensi obat bagi penderita HIV/AIDS, sehingga diperlukan terapi komplementer menggunakan bahan herbal bersamaan dengan terapi ART. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi herbal terhadap imunitas penderita HIV/AIDS. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis berdasarkan Prefered Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis Protocols (PRISMA Protokol). Artikel dikumpulkandari database elektronik yaitu  PubMed, Google Cendikia dan Science Direct yang berjumlah 128 jurnal. Selanjutnya menilai jurnal berdasarkan judul, abstrak, serta berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh sebanyak 6 jurnal. Berdasarkan beberapa hasil penelitian didapatkan terapi herbal yang efektif digunakan sebagai komplementer terapi guna meningkatkan dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh adalah Immune Modulator Drug (IMOD), jus nanas dan jus papaya, immune No.2, herbal concoction A-zam, fuzhengpaidu granule and traditional chinese medicine (TCM). Kesimpulan terapi herbal menggunakan IMOD lebih efektif meningkatkan imunitas penderita HIV/AIDS.
STUDI BIOINFORMATIKA KONSTITUEN MAYOR Centella asiatica DALAM MEMODULASI KECEMASAN DAN DEPRESI Samor, Vania Amanda; Nurkhalika, Rachmi; Lestari, Yovita Endah; Husein, Saddam
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12752

Abstract

Konstituen mayor Centella asiatica (CA) memiliki banyak manfaat farmakologis dan diduga dapat mempengaruhi kondisi kecemasan dan depresi, namun jalur persinyalan molekuler belum sepenuhnya dipahami. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi target potensial mekanisme konstituen mayor melalui pendekatan bioinformatika. Prediksi protein yang dimodulasi oleh konstituen mayor CA dilakukan dengan SwissTargetPrediction 2019 dan STITCH 5.0 yang kemudian dilakukan analisis irisan dengan gen depresi dan kecemasan yang diperoleh dari GeneCards. Analisis interaksi protein-protein dilakukan dengan STRING 11.5 dan ditelusuri ketermungkinan jalur persinyalan gen dengan WebGestalt 2019. Melalui studi diketahui bahwa konstituen mayor CA (asiaticoside) berpotensi memodulasi kondisi kecemasan dan depresi melalui jalur persinyalan BDNF. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi terapi konstituen mayor CA dengan model depresi dan kecemasan.
HUBUNGAN BERAT BADAN ANAK TERHADAP RESIKO NYERI NEUROPATI PERIFER PADA IBU AKIBAT LAMA MENGGENDONG DI POSYANDU KECAMATAN LOWOKWARU Musdhalifah, Ummu Kalsum; Marufa, Siti Ainun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14262

Abstract

Neuropati perifer merupakan suatu penyakit yang diakibatkan karena kerusakan yang terjadi pada saraf tepi. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya proses pengiriman sinyal antara sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi, salah satu penyebab terjadinya neuropati perifer adalah kompresi saraf. Pada ibu yang menggendong anaknya terdapat pengerahan kekuatan dan gerakan berulang yang dapat menimbulkan cidera pada otot dan saraf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan anak terhadap resiko nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong di Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 38 orang ibu dengan aktivitas menggendong anak usia 0-36 bulan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur berupa kuisioner resiko nyeri neuropati dengan Douleur Neuropathique en 4 Questions (DN4) dan analisa data univariat serta bivariat. Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji spearman ditemukan nilai sig 0,857 (PValue >0,05). Maka, H1 ditolak dan H0 diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara berat badan anak terhadap nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong.
GAMBARAN KUALITAS PEMULIHAN PADA PASIEN PASCA GENERAL ANESTESI DI RUMAH SAKIT JATIWINANGUN PURWOKERTO Sari, Dias Permata; Susanto, Amin; Sebayang, Septian Mixrova
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12926

Abstract

Abstrak : Gambaran Kualitas Pemulihan Pada Pasien Pasca General Anestesi Di Rumah Sakit Jatiwinangun Purwokerto. General anestesi dapat menyebabkan pasien kehilangan sensasi dan mengalami amnesia ketika pembedahan berlangsung. Pasien juga dapat mengalami komplikasi pasca operasi dengan General anestesi yang tidak segera ditangani akan berdampak kematian pasien. Maka dari itu, pemulihan pasca General anestesi menjadi satu hal yang penting untuk dinilai sebagai hasil akhir pelayanan anestesia. Salah satu instrumen yang sering digunakan adalah kuesioner Quality of Recovery-40 (QoR-40). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian diskriptif dengan desain survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling melibatkan 37 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Quality of Recovery-40 (QoR-40). Hasil penelitian menunjukan karakteristik responden pada pasien pasca General anestesi mayoritas berusia 26-35 tahun (37,8%) berjenis kelamin laki-laki (54,1%) memiliki tingkat pendidikan SMA (43,2%) dan berstatus ASA  I (54,1%). Kualitas pemulihan pada pasien pasca General anestesi mayoritas dalam kategori baik (83,8%). Kesimpulan penelitian menunjukan kualitas pemulihan pada pasien pasca General anestesi mayoritas dalam kategori baik.
HUBUNGAN LAMA PAPARAN RADIASI MONITOR KOMPUTER DENGAN KELUHAN KELELAHAN MATA PADA KARYAWAN (STUDI KASUS : DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK) Nisa, Kholishotun; Syarifah HAS, Dwi Faqihatus
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12064

Abstract

Abstrak: Hubungan Lama Paparan Radiasi Monitor Komputer Dengan Keluhan Kelelahan Mata Pada Karyawan (Studi Kasus: Di Universitas Muhammadiyah Gresik). Paparan radiasi yang dihasilkan komputer dapat menimbulkan efek jangka pendek dan jangka panjang bagi penggunanya, salah satunya keluhan kelelahan mata. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif  yang menggunakan metode penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Random Sampling yang berjumlah 92 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis uji statistik menggunakan uji coeficient contingensi. Hasil pengukuran lama paparan radiasi monitor komputer pada tenaga kependidikan pengguna komputer diperoleh  bahwa Sebagian besar Tenaga Kependidikan terpapar radiasi sebanyak (64,0%) dan sebagian besar mengalami keluhan kelelahan mata sebanyak (57,3%). Hasil uji coeficient contingensi menunjukkan ada hubungan yang signifikan dengan p value 0,004 < α 0,05. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara lama paparan radiasi monitor komputer dengan keluhan kelelahan mata pada tenaga kependidikan di Universitas Muhammadiyah Gresik, sehingga diharapkan melakukan istirahat secara berkala.