cover
Contact Name
Maria Frani Ayu Andari Dias
Contact Email
mariafrani10@gmail.com
Phone
+6281230038196
Journal Mail Official
lppmstikessuakainsan@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Suaka Insan Banjarmasin Jln. H. Zafri Zam-zam no. 08 Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Suaka Insan
ISSN : 25275798     EISSN : 25807633     DOI : https://doi.org/10.51143/jksi
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) is a scientific publication journal that is published every six months (June and December) using peer review method for article selection. It is intended for practitioners, academics, professionals, students or the general public who are involved and interested in the development of Health Sciences and Nursing Sciences include training, education and practice. JKSI received relevant articles in the health and nursing fields, which included research articles, literature reviews and case studies.
Articles 261 Documents
Tempat Tinggal dan Dampaknya terhadap Kebahagiaan Lansia: Perbandingan antara Panti Wreda dan Komunitas Sosial Ridhayanti, Rizky; Kamso, Sudijanto; Susilowati, Indri Hapsari; Wicaksono, Utomo
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.865

Abstract

Kebahagiaan memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan fisik dan mental lansia,sehingga berdampak positif pada kualitas hidup mereka. Penelitian ini membandingkantingkat kebahagiaan lansia yang tinggal di panti jompo dan yang tinggal di komunitas.Penelitian dilakukan pada Oktober–November 2024 dengan melibatkan 88 lansia dariJakarta Timur, Depok, dan Bekasi, yang dipilih secara purposive sampling. Tingkatkebahagiaan diukur menggunakan Oxford Happiness Questionnaire (OHQ). Hasilmenunjukkan bahwa 30% lansia di panti jompo dan 39,3% lansia di masyarakat merasa“cukup bahagia”. Faktor usia dan jenis kelamin turut memengaruhi tingkat kebahagiaan.Analisis statistik dengan uji Independent T-Test menghasilkan nilai p = 0,079, yang berartitidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan skor rata-ratamasing-masing 4,37 (panti jompo) dan 4,60 (masyarakat). Ini menunjukkan bahwa tempattinggal bukan satu-satunya faktor penentu kebahagiaan lansia.
Perspektif Masyarakat Suku Banjar Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Emanuella, Amabel Ellian; Ivana, Theresia; lanawati, lanawati; Jamini, Theresia; Dias, Maria Frani Ayu Andari; Trihandini, Bernadeta
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.635

Abstract

Perspektif masyarakat terhadap keberadaan ODGJ dipengaruhi nilai dan keyakinan budaya yang dimiliki, dan dapat memengaruhi kesiapan masyarakat menjalankan peran sosial sebagai sistem pendukung.  Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perspektif masyarakat suku Banjar terhadap ODGJ menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan, dipilih secara purposive sampling, dan dilakukan dalam bahasa daerah Banjar. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil temuan menunjukan perspektif masyarakat suku Banjar serupa dengan perspektif masyarakat  suku lain di Indonesia, yaitu ODGJ dipandang tidak terurus, berpenampilan kotor, penyebabnya dikaitkan dengan faktor spiritual dan supranatural, dianggap berbahaya dan tidak mampu bersosialisasi, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap tanggung jawab rehabilitasi. Disarankan adanya program edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan komunitas dalam menghilangkan stigma, serta pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan jiwa
OBESITAS, POLA MAKAN, DAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA KUDUS Risky Maulana; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana; Edy Soesanto
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.784

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat setiaptahun, sering disebut silent killer karena sering tanpa gejala. Faktor gaya hidupseperti obesitas, pola makan, dan pola tidur berperan penting dalamperkembangannya, di mana obesitas meningkatkan beban kerja jantung, polamakan tinggi garam, lemak, dan gula memperburuk tekanan darah, serta pola tiduryang buruk mengganggu keseimbangan hormon.Penelitian di Klinik Asy-SyifaKudus menggunakan desain cross-sectional dengan 81 responden dan analisis ujiSpearman (Rho) menunjukkan bahwa pola makan (p = 0,005) dan pola tidur(p=0,001) memiliki hubungan signifikan dengan hipertensi, sementara obesitastidak. Pola tidur memiliki korelasi lemah hingga sedang (-0,314), sedangkan polamakan (-0,278) dan obesitas (-0,259) memiliki korelasi lemah. Hasil inimenunjukkan bahwa semakin buruk pola makan dan kualitas tidur, serta semakintinggi tingkat obesitas, semakin besar risiko hipertensi
AKTIVITAS FISIK, KEBIASAAN MEROKOK, DAN KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA DESA JANGGALAN KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Delta Surya Kusuma; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.785

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan tekanan darah sistolik yang mencapai atau melebihi 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik yang mencapai atau melebihi 90 mmHg. Kondisi ini sering disebut "Silent Killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sulit untuk dideteksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi di Klinik Asy-Syifa Kudus. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 80 responden yang dipilih secara purposive. Data penelitian berupa data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner, yaitu Fagerstrom Test for Nicotine Dependence untuk kebiasaan merokok, International Physical Activity Questionnaire untuk aktivitas fisik, dan Caffeine Consumption Questionnaire untuk konsumsi kopi. Pengukuran hipertensi dilakukan dengan menggunakan tensiometer digital atau manual. Hasil analisis data dengan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan hipertensi (p < 0,05).
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN KADER Maria, Insana; Wardhani, Annalia
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.847

Abstract

Garda terdepan masyarakat dengan adanya kader sebagai upaya penatalaksanaan bantuan hidup dasar dalam henti jantung dan henti napas merupakan suatu bentuk untuk penyelamatan nyawa. Penelitian ini bertujuan mengetahuai efektivitas pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar menggunakan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader di Kecamatan Astambul. Metode quasy experimental desain penelitian dengan menggunakan dua kelompok yaitu kelompok perlakuan sebanyak 30 responden akan diberikan perlakukan penggunakan media audiovisual dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang akan diberkan pendidikan kesehatan tentang penanganan Bantuan Hidup Dasar. Hasil penelitian diketahui menunjukkan bahwa uji t kelompok perlakuan taraf signifikan 0.05 sebesar 1.765, sedangkan hasil perhitungan sebesar 2.767 pada nilai pre test dan 4.235 pada nilai post-test. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung > t table, maka  dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima yang artinya nilai rata-rata kelompok perlakuan lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor post tes kemampuan untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar sebagian besar meningkat dibandingkan hasil pre tes. Simpulan: kegiatan pemberdayaan kader akan terus ditindaklanjuti dalam upaya menungkatkan kualitas dan harapan individu terutama dalam situasi gawat daruratan.
The The CERDAS App for Screening Adolescent Mental Health Problems: A Usability Test septiana, Nenty; Zahratul LIza, Suci; Kamaly, Nurul
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.877

Abstract

Adolescent mental health is becoming increasingly serious, affecting adolescents' ability to learn. One of the areas that need special emphasis is the use of an innovative website-based CERDAS app as an initial screening of adolescent mental health. The purpose of this study is to determine the CERDAS app usability as an initial screening tool for adolescent mental health. The study's design is descriptive with a cross-sectional approach. Simple random sampling was used to pick 94 respondents for the study. mental health of adolescents. Evaluate the usability of the CERDAS app using a website user satisfaction questionnaire developed by Handayani (2014). It contains 15 question items divided into four aspects: ease of use, customized, download delay, and content. This questionnaire has been valid and reliable. Data analysis used frequency distribution and percentage to describe the usability of the CERDAS app. The results showed that the CERDAS app was very useful, with with 84.4% ease-of-use, 89.3% customized, 86.9% download delay, and 89.9% content.The CERDAS app is a very useful tool for screening the mental health of adolescenst. The development of features for techniques for managing mental health problems will likely improve adolescent mental health.
Terapi Akupresur dalam Keperawatan Holistik untuk Pemulihan Pasien Kritis di Unit Perawatan Intensif Sohilait, Hana Priscilla Frudence; Nurul Safira Lahati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.823

Abstract

Critically ill patients with various complications and symptoms that can affect their quality of life. Acupressure has garnered interest as a potential non-pharmacological adjunctive therapy to accelerate the recovery of critically ill patients in the ICU, a technique that nurses can perform. This study employed a scoping review methodology. Literature searches were conducted across leading medical databases, including PubMed, Science Direct, and ProQuest. Inclusion criteria comprised original studies, systematic reviews, and case reports published within the last five years. The review followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. The results show that various acupressure therapy methods used for critically ill patients with clinical conditions such as degenerative diseases and cardiovascular diseases, have the potential to reduce pain and anxiety, improve sleep quality, lower blood pressure, reduce nausea and vomiting, and enhance immune system function for ICU patients. This research aims to provide a foundation for integrating acupressure into holistic nursing care for critically ill patients, thereby improving both their quality of life and recovery.
Korelasi Nyeri Dada dan Aktivitas Fisik pada Pasien Jantung Koroner:Studi di RSUD H. Boejasin Kabupaten Tanah Laut Solikin, Solikin; Maysita, Zea; Nurhikmah, Nurhikmah
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.894

Abstract

Chest pain is a primary symptom in patients with coronary heart disease (CHD), often limiting physical activity and reducing quality of life. This study aimed to identify the relationship between chest pain intensity and physical activity among CHD patients at H. Boejasin District Hospital, Tanah Laut. A quantitative correlational design was employed, involving 94 patients selected by purposive sampling. Chest pain was measured using the Numeric Rating Scale (NRS), and physical activity was assessed with the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) from WHO. The results showed that most respondents experienced moderate chest pain (78.7%) and engaged in light physical activity (74.5%). Spearman's rho test revealed a significant correlation between chest pain and physical activity (correlation coefficient 0.649; p < 0.05), indicating that higher levels of chest pain are associated with lower levels of physical activity. These findings highlight the importance of optimal pain management in CHD patients to support increased physical activity and prevent further complications. The use of standardized instruments such as NRS and GPAQ is crucial in nursing practice to monitor patients’ conditions comprehensively. 
THE RELATIONSHIP BETWEEN LIFESTYLE AND WEIGHT STATUS AMONG SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN INDONESIA: A CASE STUDY IN LAMPIHONG Khoiriyati, Khoiriyati; Basit, Mohammad; Onieqie Ayu Dhea M; Latifah, Latifah
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i2.848

Abstract

The increasing prevalence of Non-Communicable Diseases (NCDs) constitutes a global health challenge driven by unhealthy lifestyle risk factors. This phenomenon is now increasingly widespread among adolescents, potentially affecting their weight status. This study aimed to analyze the relationship between lifestyle and weight status among adolescents at SMAN 1 Lampihong. This quantitative study employed a correlational design with a cross-sectional approach. A sample of 68 students was selected via purposive sampling. Data were analyzed using univariate analysis for frequency distribution and bivariate analysis using the Spearman rank correlation test. The results indicated that a majority of respondents (58.8%) had an unhealthy lifestyle, and 41.2% had an abnormal weight status based on Body Mass Index (BMI). However, the correlation test revealed no statistically significant relationship between the two variables (p = 0.219; ? = 0.05). It was concluded that within this study population, no significant relationship exists between lifestyle and adolescent weight status.  
HUBUNGAN POLA AKTIFITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HALONG KABUPATEN BALANGAN Sahmilni, Sahmilni; Basit , Mohammad; Latifah, Latifah; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i2.849

Abstract

Hypertension is a prevalent health issue among the elderly population and is often associated with low levels of physical activity. This condition can diminish quality of life and elevate the risk of further complications. This study aimed to analyze the relationship between physical activity patterns and the incidence of hypertension in the elderly. A quantitative study with a correlational design was conducted within the working area of the Halong Community Health Center, Balangan Regency. A total of 91 elderly respondents participated in this research, selected using a simple random sampling technique. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test to examine the relationship between variables. The results indicated that the majority of respondents had a good activity pattern (57.1%) and suffered from stage I hypertension (44.0%). Bivariate analysis confirmed a statistically significant negative correlation between activity patterns and the incidence of hypertension (p = 0.017). It was concluded that there is a significant relationship between activity patterns and the incidence of hypertension in the studied elderly population, wherein better activity levels are correlated with a lower incidence of hypertension.