cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 529 Documents
Diversifikasi Produk Arang Menjadi Biochar dan Asap Cair di Mitra Arang Sejahtera Jember Harlianingtyas, Irma; Sugiyarto, Sugiyarto; Pratita, Dian Galuh; Cahyaningrum, Deltaningtyas Tri; Rohman, Hanif Fatur
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i1.5701

Abstract

The processing of organic waste into valuable and environmentally friendly products is a sustainable solution for small-scale businesses, such as Arang Sejahtera in Jember. This business produces charcoal from wood and agricultural waste; however, the combustion process generates smoke that is not utilized and may contribute to environmental pollution. This community service program aims to implement pyrolysis technology to produce biochar and liquid smoke as by-products. Pyrolysis technology not only enhances the efficiency of charcoal production but also reduces environmental impacts by converting the smoke generated into valuable products. Biochar can be used as an alternative fuel, soil amendment, and carbon sequestration agent, while liquid smoke has potential as a raw material for the chemical industry or liquid fertilizer. Through training and mentoring for Mitra Arang Sejahtera, it is expected that this initiative will improve productivity and result in more sustainable products, reduce air pollution, and provide greater economic benefits. This program also has the potential to be adopted by other SMEs in Jember and surrounding areas as a model for environmentally friendly biomass waste management.
Pelatihan Kultur Jaringan bagi Tim Binaraja Millennials Smart Farming (BMST) Untuk Perbanyakan Bibit Pisang Roid Berkualitas: Tissue Culture Training for the Binaraja Millennials Smart Farming (BMSF) Team to Produce High-Quality Roid Banana Seedlings Suminar, Erni; Anne Nuraini; Murgayanti; Farida Damayanti; Citra Bakti; Santika Sari; Ade Ismail; Syariful Mubarok; Meisyela Erizon; Fathi Rufaidah; Eva Aprilia
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang roid lokal merupakan tanaman yang banyak dikembangkan produk turunannya oleh masyarakat di daerah kecamatan Jatigede. Terdapat kendala dalam perbanyakan tanaman pisang roid lokal yang dilakukan secara konvensional seperti ketersediaan bibit berkualitas unggul. Dengan demikian, diperlukan alternatif perbanyakan bibit unggul yang dapat dilakukan dengan perbanyakan kultur jaringan. Perbanyakan kultur jaringan memungkinkan perbanyakan bibit pisang dengan pertumbuhan cepat dengan seragam dan tahan terhadap hama dan penyakit. Akan tetapi, saat ini wawasan tentang teknik kultur jaringan yang baik masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pendampingan dan pelatihan agar perbanyakan pisang dapat dilakukan melalui kultur jaringan. Kerjasama dengan kelompok pemuda di Jatigede yaitu Binaraja Millennials Smart Farming (BMSF) juga diperlukan mengingat terdapat visi yang sama untuk memberdayakan generasi muda, regenerasi petani serta menciptakan pertanian yang berkelanjutan. Kolaborasi perlu menekankan sinergi dari komunitas, pemerintah, industri dan bisnis untuk memastikan tercapainya tujuan bersama yang berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian ini di antaranya: (1) memiliki mitra yang paham mengenai kultur jaringan pisang baik secara teoritis maupun praktis, (2) tersedianya koleksi plasma nutfah tanaman pisang roid in vitro sebagai tanaman indukan, dan (3) diperolehnya metode kultur jaringan pisang roid yang efektif dan efisien.
Penyuluhan Kompos Blotong sebagai Substitusi Pupuk Anorganik di Kelompok Tani Ngudi Kaweruh, Dusun Tegal Rejo, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember: Agricultural Extension on Blotong Compost as a Substitute for Inorganic Fertilizer in the Ngudi Kaweruh Farmers Group, Tegal Rejo Hamlet, Sabrang Village, Ambulu District, Jember Regency Siswadi, Edi; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Salim, Abdurrahman; Utami, Christa Dyah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Ngudi Kaweruh merupakan salah satu kelompok tani aktif di Dusun Tegal Rejo terletak di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Salah satu kendala yang banyak dikeluhkan petani adalah pupuk subsidi yang terbatas dan sulit didapat. Selain itu, untuk memperoleh pupuk subsidi harus melalui prosedur yang tidak mudah. Petani akhirnya beralih menggunakan pupuk anorganik non subsidi yang dijual dengan harga tinggi. Selain itu, penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebihan akan meningkatkan biaya produksi sehingga akan menurunkan keuntungan. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif pemupukan yang aman dan bekelanjutan. Berdasarkan permasalahan Mitra, alternatif solusi yaitu program penerapan kompos blotong sebagai substitusi pupuk anorganik di kelompok tani tersebut. Program dilaksanakan sejak bulan Juli – September 2024. Tahapan kegiatan meliputi survey dan sarasehan, sosialisasi kompos blotong, diskusi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menjelaskan bahwa kelompok tani memiliki cara pandang lain terhadap pupuk anorganik, keberlanjutan agroekosistem, dan ekonomi sosial
Prosedur Operasional & Maintance PLTS di Pt. PLN Gardu Induk Padang Sambian: Operational Procedures & Maintance of PLTS at Pt. PLN Padang Sambian Substation" Pradana, Aditya; Budiarnaya, Putu
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT. Bintang Terbarukan Indonesia (BTI Energy) dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam industri energi terbarukan, khususnya dalam pengelolaan sistem energi matahari. Dalam kegiatan ini, rumusan masalah yang diangkat berkaitan dengan pelaksanaan prosedur operasional dan pemeliharaan sistem panel surya di perusahaan. Tujuan PKL ini adalah untuk memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan serta teknologi yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks nyata, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Laporan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman tentang praktik industri, sekaligus berfungsi sebagai alat ukur bagi perguruan tinggi untuk menilai pemahaman mahasiswa, serta sebagai referensi bagi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dalam pelaporan pekerjaan, analisis dilakukan terhadap prosedur operasional yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang diusulkan untuk meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan proyek. Kesimpulan dari PKL ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, potensi pengembangan energi terbarukan di Indonesia sangat besar. Saran yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta advokasi untuk kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan, guna menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Penyuluhan dan Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah SDN 02 Sukorambi, Kabupaten Jember Kartika Sari, Dian; Capri Nurul Satya, Malinda; Rusdiarti, Rusdiarti; Karimah, Rinda Nurul; Candra Kartika, Ria
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang͕ keluarga, kelompok atau masyarakat mandiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.  Penyampaian informasi melalui promosi kesehatan tentang PHBS pada anak sekolah tidak hanya dilakukan di rumah, namun juga harus dilakukan di sekolah. Upaya sekolah dalam menumbuhkan kesadaran akan peningkatan pengetahuan dan penerapan serta pembiasaan tentang PHBS pada siswa masih kurang, sehingga membuat rendahnya pengetahuan siswa tentang PHBS yang rendah dan berisiko menyebabkan terjadinya kondisi sakit dan risiko penularan penyakit. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi sakit dan risiko penularan penyakit yaitu dengan menjaga hygiene dan sanitasi, termasuk dengan mencuci tangan pakai air mengalir dan sabun selama 20 detik sebelum memegang makanan, setelah BAB dan BAK, serta setelah memegang benda-benda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian informasi kesehatan melalui penyuluhan dan demonstrasi mengenai PHBS. Siswa-siswi sangat antusias dalam mengikuti demonstrasi dan merespon dengan baik materi yang disampaikan saat penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi didapatkan sebagian besar (85%) menjawab seluruh pertanyaan dengan benar dan sebagian kecil (15%) menjawab kurang tepat. Siswa yang telah memperoleh materi informasi kesehatan memiliki pengetahuan lebih baik daripada mereka yang tidak menerima informasi.
Pelatihan Kesehatan Keselamatan Kerja dalam Menunjang Kegiatan Produksi di Ilham Meubel Wijayanti, Rahma Rina; Ardhiarisca, Oryza; Fitri, Zilvanhisna Emka; Avisenna Harkat; Kholiq, M. Avan Dwi Adi Nur; Muhammad Hanip; Ubaidillah, Yanuar Ardhika Rahmadhani
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

lham Meubel is a wood craftsman who produces various products including: tables, chairs, frames, doors, sideboards, kitchen sets and so on. The problems faced by partners when running a business are that the production equipment they have is no longer suitable, namely a serkel table that is outdated and they don't have a nail gun that is needed to support activities when installing products for clients from Ilham Meubel. Apart from that, craftsmen do not prioritize occupational health and safety (K3). This can be seen when working partners do not wear any K3 equipment during their activities. Therefore, in this service activity, solutions will be provided regarding these problems which will be carried out in stages, namely eight months. The first solution given was the provision of serkel tables and nail guns and the next was the provision of K3 equipment along with training. The target of this service activity is to improve production quality accompanied by the use of K3. The output of this service is a service journal, online mass media articles and videos of activity implementation
Optimalisasi Kinerja Perpipaan dengan Penerapan Air Vent Valve dan Reducer Concentric Pipe dalam Pembuatan Instalasi Air Bersih di Desa Tambong : Optimization of Pipeline Performance through the Application of Air Vent Valve and Concentric Pipe Reducer in the Construction of a Clean Water Installation in Tambong Village Ariyanto Sandi, Enes; Wiryasuta, I Ketut Hendra; Ngurah Agung Satria Prasetya Dharma Yudha, I Gusti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tambong di Kabupaten Banyuwangi telah berkembang sebagai destinasi wisata alam, namun menghadapi tantangan infrastruktur, terutama dalam hal fasilitas umum MCK (Mandi, Cuci, Kakus). Hal ini terjadi akibat rusaknya instalasi air bersih. Fasilitas yang dibangun tahun 2013 melalui program PNPM menjadi kurang optimal karena masalah jaringan perpipaan, tekanan air yang rendah, dan gangguan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian dilakukan bertujuan membangun kembali instalasi air bersih meliputi pemasangan jaringan pipa baru, pembangunan menara tandon air, dan pemasangan pompa air. Selain itu, teknologi seperti air vent valve dan reducer concentric pipe diterapkan untuk mengoptimalkan aliran air dan mencegah masuknya udara ke dalam sistem perpipaan. Program ini juga mencakup pelatihan teknis kepada mitra, yakni pemerintah desa, pengelola air minum desa, dan masyarakat. Pelatihan tersebut berfokus pada pembuatan, perawatan, dan pemeliharaan sistem instalasi air. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat sangat puas dengan program ini, dengan tingkat kepuasan mencapai 94,8%, dan persentase pemahaman teknis oleh mitra tercatat sebesar 92,5%. Program ini tidak hanya berhasil mengembalikan fungsi MCK, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung keberlanjutan pariwisata di Desa Tambong.
Pengembangan Materi Pengolahan Makanan untuk Guru Prakarya Dan Kewirausaahan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur sebagai Upaya Pengayaan Implementasi Kurikulum Merdeka Animatul Chisbiyah, Lismi; Hidayati , Laili; Rifqie Mariana, Rina
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kreativitas guru, aktivitas peserta didik, fasilitas, sumber belajar, dan manajerial sekolah. Kurikulum ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pembelajaran dengan tetap memberikan materi yang mendalam, interaktif, serta berfokus pada penguatan karakter dan pengembangan potensi siswa. Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sebagai pusat pendidikan utama untuk para putera Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, bertanggung jawab untuk memastikan kompetensi dan kesiapan guru dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka secara optimal. Berdasarkan hasil studi dan diskusi dengan pihak  SIKL, ditemukan kendala pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya pada mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) terutama keterbatasan keterampilan dalam mengajarkan materi pengolahan makanan yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan kewirausahaan. Sebagai solusi, tim pengabdian dari Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan pelatihan hands-on untuk memperkaya keterampilan para guru di SIKL. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan materi PKWU berbasis kewirausahaan. Pada pelatihan ini menitikberatkan teknik pengolahan fusion food, yang menggabungkan elemen kuliner Indonesia dan Malaysia, serta memberikan materi yang relevan dengan dunia wirausaha. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan materi pengolahan makanan dengan wirausaha, mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka secara optimal, serta berkontribusi pada pengembangan keterampilan siswa di bidang kewirausahaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Dedak Padi Sebagai Pakan Buatan Ikan Lele Di Desa Kemuning Muda, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak: Community Empowerment through the Utilization of Rice Bran Waste as Artificial Feed for Catfish in Kemuning Muda Village, Bunga Raya District, Siak Regency Nurhayati; Muslim Syaifullah, Mhd; Jasril, Jasril; Fawrin, Heralda; Muhdarina, Muhdarina
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kemuning Muda di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau, merupakan daerah dengan produksi padi yang melimpah. Dalam proses penggilingan, dedak padi dihasilkan sebagai limbah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain itu, beberapa warga desa melakukan budidaya ikan, termasuk ikan lele, yang terkendala oleh tingginya biaya pakan yang mencapai 60-70% dari biaya produksi. Pemanfaatan dedak padi sebagai pakan lele menawarkan solusi untuk mengurangi biaya produksi sekaligus mengelola limbah pertanian. Pembuatan pakan melibatkan alat sederhana, seperti panci dan kompor, serta bahan-bahan seperti dedak halus, pelet, ikan asin halus, garam, minyak, dan air. Prosesnya dimulai dengan mencampur pelet yang telah dilelehkan dalam air panas dengan dedak halus, minyak, garam, dan ikan asin. Adonan kemudian dibentuk menjadi pelet kecil dan dikeringkan di bawah sinar matahari agar awet. Pakan lele juga dapat dibuat menggunakan metode fermentasi dengan menambahkan pupuk organik cair mikroorganisme (EM4). Bahan kering dicampurkan terlebih dahulu, kemudian larutan EM4 ditambahkan dan diaduk hingga merata. Proses fermentasi dilakukan selama 3-5 hari. Pakan alternatif ini siap digunakan dan menawarkan manfaat bagi pembudidaya lele dalam mengurangi biaya serta meningkatkan keberlanjutan lingkungan.
Mekanisasi Produksi Produk Unggulan Gula Merah Sebagai Substitusi Bahan Baku Industri Makanan Di Kediri Jawa Timur: Production Mechanization of Superior Brown Sugar Products as a Substitute for Raw Materials for Food Industry in Kediri, East Java Mizar, Muhammad Alfian; Hadi, Mokh. Sholihul; Juwita, Ratna; Sumarno, Sumarno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i1.5604

Abstract

UKM PT. Tiga Dewi Timur Raya (Mitra UKM 1)  dan UD Al Mubarok (Mitra UKM 2) yang berlokasi di Kediri Jawa Timur memproduksi produk utama gula merah tebu dan produk tambahan Brown sugar.  Khususnya gula merah merupakan Produk Unggulan local specific yang berfungsi sebagai pemanis alami, kebutuhan terhadap produk ini terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan dan banyaknya makanan berbahan baku gula merah. Permasalahan prioritas yang mendesak untuk diselesaikan adalah peningkatan mekanisasi proses produksi, manajemen usaha, dan perluasan pasar. Adapun tahapan proses pengolahan pembuatan gula merah adalah sebagai berikut: (1) penerimaan nira dari pengepresan/penggilingan, (2) penyaringan, (3) pemurnian, (4) pemasakan/pemanasan, (5) pencetakan, (6) pendinginan (cooling), (7) penutupan kemasan primer, (8) pengemasan sekunder dan pelabelan. Berikut diagram alir proses pembuatan gula merah deserta dokumentasi kondisi eksisting produksi mitra. Berdasarkan permasalahan prioritas di atas, tujuan utama dari pelaksanaan program ini yaitu mendukung mitra dalam meningkatkan produksi gula merah tebu dan meningkatkan nilai penjualan/omzet mitra dengan cara mengimplementasian teknologi tepat guna dan menerapkan manajemen pemasaran/usaha yang baik. Hasil dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi meningkatnya kapasitas produksi yang mencapai 1,5 kali lipat dan omzet meningkat hingga 20%.