cover
Contact Name
Nofita
Contact Email
nofita@malahayati.ac.id
Phone
+6282186751140
Journal Mail Official
jfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 27 Kemiling, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25991868     EISSN : 2599185X     DOI : https://doi.org/10.33024/.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis komunitas
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024)" : 19 Documents clear
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Gastritis Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Erisandy, Fika; Angin, Martianus Perangin; Primadiamanti, Annisa; Sunowo, Joko
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.11137

Abstract

ERISANDI, F., 2022, EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG, SKRIPSI, PROGRAM STUDI FARMASI, FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS MALAHAYATI, BANDAR LAMPUNG. Gastritis salah satu penyakit yang mengganggu aktivitas seharihari, baik bagi remaja maupun orang dewasa dan menimbulkan bahaya seperti rusaknya fungsi lambung sehingga sampai pada tahap kanker lambung sampai menyebabkan kematian. Gastritis dapat terjadi secara tiba-tiba atau secara bertahap.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat gastritis pada pasien di instalasi rawat inap di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif menggunakan metode Retrospektif yang bersifat noneksperimental, data diperoleh dari rekam medik pasien gastritis yang menggunakan obat gastritis rawat inap di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 36 pasien yang menggunakan obat gastritis di rawat inap yang diperoleh pasien terbanyak yaiu perempuan sebanyak 22 pasien (61%) dan pasien usia 14-45 sebesar (56%), Tepat obat 100, Tepat dosis (100%), tepat cara pemberian (100%), tepat pasien (100%), Rasionalitas (100%), penyakit penyerta(3%), Golongan obat (97,2%). Penggunaan obat gastritis pada pasien rawat inap diinstalasi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sudah rasionalitas.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI DESA TEJAKULA Nugraha, Iwan Saka; Dewi, Ni Wayan Rika Kumara; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15735

Abstract

Latar Belakang: Stunting (tinggi/panjang berdasarkan usia dengan z-score kurang dari -2 SD) dan defisiensi mikronutrien adalah dua contoh masalah gizi. Hal tersebut menjadikan status gizi balita sebagai indikator kesehatan yang penting karena balita merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi. Daun kelor mengandung arginin dan histidin, yang sangat penting bagi anak-anak yang tidak dapat menghasilkan cukup protein untuk pertumbuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan status gizi balita. Metode: Jenis desain penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental, analitis dengan desain kuasi-eksperimental. Desain yang digunakan adalah desain one-group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 1 sampai 5 tahun yang mengalami kekurangan gizi berjumlah sepuluh anak dengan total sampling. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa semua balita mengalami peningkatan berat dan tinggi badan setelah diberi 10 gram ekstrak daun kelor selama 14 hari. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test, diperoleh nilai sig. = 0,002, yang berarti lebih kecil dari α 0,005, yang berarti pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap status gizi balita.
EFEK ASAM ALFA-LIPOAT TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NLC EKSTRAK TEH HIJAU DENGAN METODE DPPH Afra, Fairuz Yaumil; Soeratri, Widji; Purwanto, Djoko Agus
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15920

Abstract

Ekstrak teh hijau senyawa yang berperan sebagai antiaging namun memiliki kelarutan yang sangat rendah dalam lipid sehingga dibuat sistem pembawa Nanoparticle Lipid Carrier (NLC). NLC ekstrak teh hijau mengalami fotodegradasi sehingga dilakukan penambahan ko-antioksidan yaitu asam alfa-lipoat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek asam alfa-lipoat terhadap aktivitas antioksidan. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan F1 (tanpa asam alfa-lipoat) , F2 (1%) dan F3 (1,5%). Penelitian dilakukan dengan mengukur nilai penghambatan menggunakan metode DPPH dengan melakukan penyinaran UV sebelum dan sesudah 21 jam. Dari uji analisis statistik didapatkan hasil tidak ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah penyinaran UV selama 21 jam. Nilai persen penghambatan DPPH pada F2 dan F3 lebih tinggi dibandingkan F1. Penambahan asam alfa-lipoat memberikan aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan tidak menggunakan asam alfa-lipoat
EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU DALAM SWAMEDIKASI PENANGANAN DEMAM PADA ANAK DI KELURAHAN RANGKAPAN JAYA Daniswara, Monna Aisya; Humaedi, Aji; Lukitasari, Nurraya
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15256

Abstract

PENDAHULUAN : Demam merupakan masalah kesehatan terutama di Indonesia. Swamedikasi demam pada anak sangat bergantung pada peran orang tua, terutama ibu. Kesalahpahaman dalam mengobati demam memicu fever phobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berupa penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang demam pada anak dan cara pengobatannya.METODE : Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Designs yaitu dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 90 responden. Tingkat pengetahuan diperoleh melalui pengisian angket pada saat pre-test dan post-test. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan penyebaran leaflet. Analisis data angket menggunakan uji Wilcoxon.HASIL DAN PEMBAHASAN : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan sebesar 67,2% (Cukup) dan setelah dilakukan penyuluhan sebesar 97,6% (Baik). Hasil uji menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan tentang swamedikasi demam pada anak sebelum dan sesudah penyuluhan dengan (p=0,000). KESIMPULAN : Disimpulkan bahwa penyuluhan tentang swamedikasi demam pada anak berdampak besar terhadap peningkatan pengetahuan Ibu sebesar 30,4%.
Studi Penggunaan Antihipertensi Golongan Angiotensin Reseptor Blocker (ARB) pada Pasien Chronic Kidney Disease (Penelitian dilakukan di RS Universitas Muhammadiyah Malang) Nurfausiah, Nurfausiah; Hasmono, Didik; Kusumaningtyas, Atika Putri; Syifa', Nailis
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15903

Abstract

Hypertension and chronic kidney disease (CKD) are interrelated pathophysiological conditions, where sustained hypertension can lead the deterioration of renal function, and progressive deterioration of renal function can conversely result in poorer blood pressure (BP) control. Antihypertensives are given to CKD patients with the goal of lowering their blood pressure to < 140 mmHg and preventing harm to other organs. Angiotensin Receptor Blockers (ARB) are one of the first line of therapy used to reduce blood pressure in CKD patients. The research purpose was to determine the pattern of ARB regarding the type, dosage form, combination, and route of the group given to CKD patients at UMM’s General Hospital. Research was conducted in observational research with a descriptive nature and retrospective data collection on the health medical record of CKD with period January – Desember 2022. Results of the research showed that patients who met the inclusion criteria amounted to 25 patients using ARB antihypertensive therapy, the highest number of gender 52% male and 48% female, at the age of 46-55 years. The most common single use was Candesartan (1x16mg)po (5%) 2 patients, the most common combination II was Candesartan (1x16mg)po + Furosemide (3x40mg) iv 7 patients (18%), the most common combination III was Candesartan (1x16mg)po + Amlodipine (1x10mg)v + Furosemide (3x40mg)iv, the most common combination IV was Candesartan (1x16mg)po + Amlodipine (1x10mg)po + Clonidine (3x0.15mg)po + Furosemide (3x40mg)iv. There was a switch pattern as many as 13 samples (52%). Most patients met the blood pressure target at ≤ 140 mmHg.
SISTEM PENYIMPANAN VAKSIN DI 8 PUSKESMAS KOTA BENGKULU Fauziah, Dewi Winni; Fithriani, Yenni; Rikomah, Setya Enti; Mulyani, Elly; Haque, Aina Fatkhil; Fadhillah, Muhammaad
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15912

Abstract

Suatu produk biologi dengan berisikan antigen (mikroorganisme) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisme tersebut, sehingga bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak terserang penyakit disebut dengan vaksin. Kualitas vaksin yang tinggi sangat bergantung pada proses distribusi dan penyimpanan vaksin dari pusat hinggga ke tingkat sarana pelayanan kesehatan, sehingga nantinya vaksin tersebut dapat memberikan manfaat kekebalan yang optimal kepada pengguna. Puskesmas memegang peranan penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pelaksanaan program layanan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk memperoleh gambaran sistem penyimpanan vaksin di 8 Puskesmas yang berada di wilayah Kota Bengkulu. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ialah non probability sampling berupa accidental sampling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan berupa pengamatan hasil observasi langsung di 8 Puskesmas tersebut.Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui terdapat 3 Puskesmas (37,5%) dengan kategori kesesuaian penyimpanan vaksin sangat baik, serta 5 Puskesmas (62,5%) dengan kategori kesesuaian penyimpanan baik. Secara umum 8 Puskesmas tersebut berada dalam kategori Baik (77,93%). Ketidaksesuai paling banyak terdapat pada indikator standar yaitu tidak tersedianya alat pemantau paparan beku pada vaksin yang sentisif beku.   
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli EKSTRAK METANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI REFLUKS Putri, Diana; Tutik, Tutik; Nofita, Nofita; Husein, Saddam
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.8935

Abstract

Diare adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang sebelumnya telah terkontaminasi oleh agen patogen yang dapat menginfeksi usus yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri serta menentukan konsentrasi ekstrak metanol kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap bakteri Escherichia coli dengan menggunakan metode ekstraksi refluks. Kulit bawang merah diekstrak dengan menggunakan metode refluks, ekstrak yang telah diperoleh di uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dengan  konsentrasi ekstrak kulit bawang merah yang digunakan adalah 25%, 50%, 75%, dan 100%. Dari hasil ekstraksi diperoleh rendemen sebesar 10,6% dan untuk hasil uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli diperoleh konsentrasi 75% dengan rata-rata zona hambat 2,467 mm dan konsentrasi 100% dengan rata-rata zona hambat 2,767 mm  dimana dapat dikategorikan dalam kategori sedang.  Analisis data menggunakan one way ANOVA hasil menunjukan adanya perbedaan bermakna antar setiap kelompok perlakuan P>0,05.
PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK DAUN KELENGKENG (Dimocarpus longan Lour) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE PENGERINGAN Ardiany, Meliska Lintang; Sa'ad, Muhammad
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.14601

Abstract

Salah satu parameter yang mempengaruhi kestabilan senyawa kimia dalam simplisia adalah pemilihan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis hubungan antara kadar flavonoid terhadap pengaruh cara pengeringan simplisia daun kelengkeng (Dimocarpus longan Lour). Pengujian dalam penelitian ini digunakan metode pengeringan sinar matahari, oven dan kering angin. Penentuan kadar flavonoid dianalisis dengan reagen AlCl3 dan pembanding kuersetin secara spektofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menujukkan bahwa kadar flavonoid pengeringan sinar matahari sebesar 6,234±0,1283 mgQE/gram, pengeringan oven sebesar 13,47±0,2520 mgQE/gram dan pengeringan kering angin sebesar 16,43±0,2303 mgQE/gram (p<0,05). Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan kadar flavonoid ekstrak etanol daun kelengkeng berdasarkan metode pengeringan yang berbeda, dan metode pengeringan kering angin yang memberikan hasil kadar flavonoid tertinggi.
GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT TAHAP PERENCANAAN DI INSTALASI FARMASI RS X TANGERANG TAHUN 2021 Surbakti, Fitriani; Widianingsih, Widianingsih; Sabila, Ahda; B, Rizky Farmasita; Nugroho, Dedi
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.14583

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu sarana yang bertugas untuk meningkatkan upaya kesehatan. Pengelolaan obat yang efisien sangat menentukan keberhasilan dalam pelayanan kesehatan dan berpengaruh terhadap peran Rumah Sakit secara keseluruhan. Ditemukan adanya obat yang kosong dipelayanan farmasi dan seringnya permintaan pemesanan obat secara cito/segera kebagian pembelian/purchasing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam gambaran perencanaan yang dibuat di Rumah Sakit X Tangerang. Metode pengumpulan data yaitu dengan Wawancara mendalam (indepth interview) kepada narasumber dibantu dengan pedoman wawancara yang dijadikan patokan dalam alur dan direkam dengan menggunakan tape recorder. Data yang terkait adalah sumber daya manusia, prosedur, dan metode perencanaan obat. Dokumen pada penelitian ini adalah data yang diperoleh dari laporan di Rumah Sakit X Tangerang dan data yang terkait dengan perencanaan obat. Hasil penelitian adalah belum ada apoteker yang bertanggung jawab dalam membuat perencanaan di Rumah Sakit X Tangerang. Di Rumah Sakit X perencanaan kebutuhan obat dilakukan oleh penanggung jawab gudang yaitu seorang tenaga teknis kefarmasian lulusan sarjana farmasi. Selain membuat perencanaan bagian gudang juga melayani penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian obat.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAUN CEREMAI BELANDA (Eugenia uniflora L) YANG TUMBUH DI KOTA BENGKULU Mulyani, Elly; Noviyanti, Yuska; Fauziah, Dewi Winni; Haque, Aina Fatkhil
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15913

Abstract

Ceremai Belanda (Eugenia uniflora L) adalah tanaman  yang cukup melimpah Di Kota Bengkulu karena mudah dirawat dan dibudidayakan, serta memiliki manfaat yang baik untuk pengobatan  penyakit, terutama bagian daunnya. Ada beberapa kandungan metabolit sekunder dari ekstrak daun Ceremai Belanda (Eugenia uniflora L) adalah flavonoid, tannin, alkaloid, saponin, Terpenoid.Skrining senyawa metabolit sekunder ini dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% selama 7 hari, dan dilakukan uji reaksi warna dan dilanjutkan dengan uji penegasan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan menggunakan beberapa eluen. Kemudian diamati dibawah  lampu UV 254 dan 366 nm.Hasil Penelitian menunukan ektrak etanol 70% daun Ceremai Belanda (Eugenia uniflora L) mengandung senyawa Flavonoid, Tanin, Saponin dan Alkaloid. Hasil ini didukung dengan uji penegasan  metode KLT. Dengan mendapatkan nilai Rf  Flavonoid Sebesar 0,86 Saponin Rf Sebesar 0,92 dan Tannin Rf Sebesar 0,93 Alkaloid 0,89.

Page 1 of 2 | Total Record : 19