cover
Contact Name
Rafael Lisinus Ginting
Contact Email
rafaelginting@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
psikologikonseling23@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling
ISSN : 20858086     EISSN : 25027190     DOI : https://doi.org/10.24114/konseling.v21i2
Core Subject : Education,
Jurnal PSIKOLOGI KONSELING diterbitkan oleh Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. Jurnal PSIKOLOGI KONSELING merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun artikel yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles 343 Documents
Pengaruh Mengakses Media Sosial Tiktok Terhadap Tingkat Religiusitas Pada Gen Z Dengan Pertemanan Sebagai Moderator Kinanthi, Aisyah Sekar; Rohmadani, Zahro Varisna
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh mengakses media sosial TikTok terhadap tingkat religiusitas pada Generasi Z (Gen Z) di Yogyakarta dengan pertemanan sebagai variabel moderator. Gen Z dikenal sebagai generasi digital native yang aktif menggunakan media sosial, sehingga penting untuk memahami bagaimana interaksi digital memengaruhi nilai keagamaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan TikTok berpengaruh terhadap religiusitas dan apakah pertemanan dapat memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Kajian teori mengacu pada teori Uses and Gratifications dan teori pembelajaran sosial Bandura. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah Gen Z berusia 15–28 tahun di Yogyakarta yang aktif menggunakan TikTok. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat religiusitas Gen Z. Namun, variabel pertemanan memiliki pengaruh signifikan dan memoderasi hubungan antara penggunaan TikTok dan religiusitas. Artinya, pertemanan yang positif dapat memperkuat nilai religius Gen Z meskipun mereka aktif di media sosial.
Kematangan Emosi Pada Remaja yang Memiliki Ibu Bekerja Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) Shofyya Al Karimah Ats-Tsiqoh; Intansari, Fixi
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematangan emosi merupakan kemampuan individu dalam mengendalikan emosi, sehingga dapat berpikir secara matang dan siap dalam bertindak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kematangan emosi pada remaja yang memiliki ibu bekerja sebagai TKW. Peneliti menggunakan ciri-ciri kematangan emosi dari Walgito, sebagai acuan untuk melihat kematangan emosi pada subjek penelitian. Penelitian ini melibatkan tiga orang remaja yang memiliki ibu bekerja di luar negeri, yang bertempat tinggal di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan data berupa wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, dan teknik keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa dua orang partisipan memiliki kematangan emosi, sedangkan satu orang partisipan belum mencapai kematangan emosi. Faktor yang mempengaruhi kematangan emosi yaitu faktor pengalaman dan faktor lingkungan keluarga.
Efektivitas Pelatihan Efikasi Diri (Self Efficacy) Untuk Menurunkan Kejenuhan Kerja Pada Guru SLB YSCL Bandar Lampung Ngatemi; Syah, Tansri Adzlan; Khairani
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers in Special Education Schools (SLB), such as YSCL Bandar Lampung, face significant challenges in educating students with special needs. High workloads, performance demands, and limited support often lead to increased levels of job burnout. This study aims to examine the effectiveness of self-efficacy training in reducing job burnout and enhancing educational quality in the special education context. A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was used. Participants were selected using the saturated sampling technique. Data was collected using the Maslach Burnout Inventory (MBI) and the Teachers’ Sense of Efficacy Scale (TSES). Data analysis was performed using paired t-tests, ANOVA, and regression to assess the impact of the training on teacher self-efficacy and burnout. Pretest results showed that 70% of teachers experienced moderate burnout, 20% mild burnout, and 10% severe. After the intervention, the rate of mild burnout increased to 35%, moderate burnout was 65%, and there were no longer any teachers experiencing severe burnout. Following the intervention, the proportion of teachers reporting mild burnout. increased to 35%, while no teachers remained in the severe category. The burnout score also showed a significant reduction from 60.65 to 53.20 (t = 3.308; p = 0.004), indicating the effectiveness of the self-efficacy training program. These results support the integration of self-efficacy training into professional development programs for special education teachers. Schools and education authorities are encouraged to adopt similar interventions to improve teacher well-being and resilience, particularly in inclusive and high-demand educational environments.
Hubungan Sense of Belonging dengan Loyalitas Suporter Brigata Curva Sud: Studi pada Komunitas Suporter PSS Sleman Asshodiq, Muhamad Vito; Andhita Dyorita Khoiryasdien; Mustaqim Setyo Arianto
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sense of belonging dengan loyalitas suporter Brigata Curva Sud (BCS) PSS Sleman. Fenomena loyalitas tinggi suporter BCS menjadi dasar penelitian ini, di mana rasa memiliki terhadap komunitas dan tim berperan penting dalam membentuk keterikatan dan solidaritas kelompok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 150 anggota BCS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,919 untuk sense of belonging dan 0,911 untuk loyalitas, menandakan instrumen memiliki reliabilitas tinggi. Uji normalitas menghasilkan nilai signifikansi 0,200 (p > 0,05) dan uji linearitas menghasilkan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,602 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan terdapat hubungan positif dan signifikan antara sense of belonging dan loyalitas suporter Brigata Curva Sud. Kata Kunci: sense of belonging; loyalitas; suporter; Brigata Curva Sud
Cybersupport untuk Menjaga Kesejahteraan Psikologis di Ruang Digital pada Gen Z Nichlah, Naila Hullatun; Shalisha, Gabriella; Syarif, Shavira Hasanah Putri A.; Aurelia, Verena; Tiatri, Sri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cybersupport merupakan dukungan sosial berupa perhatian dan penghargaan secara digital dari orang sekitar. Artikel ini menggunakan pendekatan literature review secara sistematis. Pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui strategi efektif dalam cyberbullying dan hubungannya terhadap kesejahteraan psikologis. Proses pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar yang berfokus pada peer-reviewed journal. Artikel ini menggunakan sumber literatur yang dipublikasikan pada tahun 2015 sampai 2025. Setiap artikel akan diseleksi melalui beberapa tahap untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Melalui tahap tersebut, ditemukan 6 artikel yang benar-benar relevan dan memenuhi standar kualitas. Keenam artikel dianalisis lebih lanjut untuk menjawab rumusan masalah. Setelah dianalisis, ditemukan dua kategorisasi tema yaitu intervensi dan dukungan sosial. Intervensi dilakukan melalui program CREEP, Stand-Alone, webinar UPRIGHT, dan aplikasi IMPACT. Sementara itu, dukungan sosial dilakukan dengan communicative strategies dan emotional support. Kedua tema ini dapat mengurangi dampak psikologis yang serius serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Pengaruh Quarter Life Crisis Terhadap Kecemasan Pada Fresh Graduate di Kota Pontianak Recika Aurelia; Jati, Sri Nugroho; Nur Kur’ani
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena quarter life crisis menjadi isu psikologis yang semakin nyata di kalangan dewasa awal, khususnya para fresh graduate yang sedang menghadapi transisi besar dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Pada fase ini, individu rentan mengalami kebingungan akan arah hidup, tekanan sosial, dan kecemasan terhadap masa depan. Data dari Centers for Disease Control and Prevention (2021) menunjukkan bahwa 42% dewasa awal di Amerika Serikat berusia 18–24 tahun mengalami gejala kecemasan atau depresi, dipicu oleh tekanan pekerjaan, ketidakpastian ekonomi, serta tantangan dalam kehidupan sosial. Fakta ini mencerminkan situasi serupa yang terjadi secara lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh quarter life crisis terhadap kecemasan pada fresh graduate di Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yang melibatkan 110 responden fresh graduate berusia 20–25 tahun. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala quarter life crisis berdasarkan teori Robbins & Wilner dan skala kecemasan dari Deffenbacher & Hazeleus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh quarter life crisis terhadap kecemasan, mayoritas responden yang mengalami quarter life crisis dalam kategori sedang (67,3%) dan kecemasan dalam kategori sedang (74,5%). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,623, dan nilai F sebesar 4.535, yang menunjukkan bahwa quarter life crisis memberikan pengaruh sebesar 62,3% terhadap kecemasan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara quarter life crisis terhadap kecemasan pada fresh graduate di Kota Pontianak.
Pengaruh Bullying Terhadap Self Esteem Pada Siswa MTS Al-Jam’iyatul Washliyah Pematang Johar Medan Sartika, Neti; Rismawati Munthe
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of bullying in schools, such as exclusion and physical/verbal violence, has become a serious problem affecting adolescent development. An unsafe environment significantly threatens students' self-esteem, causing low self-confidence. This study aims to examine the effect of bullying on self-esteem in students. This study uses a quantitative method, with an ex-post facto type. The study was conducted at MTS AL-JAM'IYATUL WASHLIYAH PEMATANG JOHAR Jl. Johar Raya, Tj. Selamat, Percut Sei Tuan District, Medan City, North Sumatra 20371. The research time was June 2025. The population was 15 students. The sampling method was total sampling technique. Data collection used a questionnaire. The results of the study showed that there was a very significant influence between bullying and self-esteem, the correlation value R = 0.993 and a significance value <0.000. indicating that the higher the intensity of bullying experienced, the greater the influence on the level of individual self-esteem. The validity test of 15 student respondents with a significance of 5% of the bullying variable showed 27 spread across 3 aspects, namely 22 valid and reliable
Pengaruh Fear of Missing Out dan Emosi Positif Terhadap Pembelian Impulsif Pada Generasi Z Kota Samarinda Amanda, Aulia; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Mariskha, Silvia Eka Mariskha
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empiris pengaruh Fear of Missing Out dan Positive Emotions terhadap perilaku pembelian impulsif pada Generasi Z di Kota Samarinda. Penelitian ini melibatkan 191 responden yang memenuhi kriteria Generasi Z berusia 18 hingga 25 tahun, berdomisili di Samarinda, merupakan pengguna aktif media sosial, serta pernah melakukan transaksi pembelian baik secara offline maupun online. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga instrumen pengukuran, yaitu Impulsive Buying Tendency Scale, On-FOMO Scale, dan MDES Scale. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak JASP dan SPSS 26.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa model regresi linier berganda yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah: Y = 41,848 + 0,286 X1 + 0,294 X2 + e, yang menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (X1) dan Positive Emotions (X2) berpengaruh terhadap perilaku pembelian impulsif Generasi Z di Kota Samarinda.
Tangguh dan Adaptif Menghadapi Masa Depan: Ketangguhan Mental dan Adaptabilitas Karier Mahasiswa di Pulau Jawa Angolina; William Gunawan
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah tantangan dunia karier yang semakin berkembang dan kompleks akibat kondisi VUCA menuntut mahasiswa memiliki kesiapan mental dan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Kondisi ini turut berkontribusi pada meningkatnya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi, khususnya di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara ketangguhan mental (hardiness) dengan adaptabilitas karier pada mahasiswa di Pulau Jawa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional yang melibatkan 1496 responden mahasiswa aktif perguruan tinggi swasta dan negeri di Pulau Jawa. Instrumen yang digunakan yaitu Dispositional Resilience Scale (DRS-15) dan Career Adapt-Abilities Scale - Short Form (CAAS-SF). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan adaptabilitas karier (r= 0.633, p < .001) dengan kekuatan korelasi kuat. Hasil lainnya menunjukkan bahwa hardiness dengan keempat dimensi adaptabilitas karier: concern, control, curiosity, dan confidence memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang. Kata Kunci: Hardiness, Adaptabilitas Karier, Mahasiswa, Pulau Jawa
Hubungan Gaya Kelekatan dengan Kejelasan Konsep Diri pada Mahasiswa Junata, Yvonne Chika; Astuti, Niken Widi
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa dewasa muda ditandai oleh proses eksplorasi identitas yang intens, sehingga diperlukan kejelasan konsep diri untuk membantu individu menavigasi tuntutan akademik, sosial, dan emosional. Salah satu faktor yang berperan dalam pembentukan kejelasan konsep diri adalah gaya kelekatan yang terbentuk dari pengalaman relasional awal dengan pengasuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kelekatan dan kejelasan konsep diri pada mahasiswa di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 383 mahasiswa usia 18–25 tahun yang diperoleh dengan teknik criterion-based sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Revised Adult Attachment Scale (RAAS) sedangkan kejelasan konsep diri diukur dengan Self Concept Clarity Scale. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara gaya kelekatan aman dengan kejelasan konsep diri, sedangkan gaya kelekatan tidak aman berhubungan negatif dengan kejelasan konsep diri. Dengan urutan dari tertinggi hingga terendah yaitu gaya kelekatan aman, menghindar, cemas, dan ambivalen. Secara keseluruhan, gaya kelekatan memegang peran penting dalam pembentukan kejelasan konsep diri mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan relasi yang aman untuk mendukung perkembangan identitas yang sehat pada dewasa muda.