cover
Contact Name
Basri
Contact Email
unasman.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agrovitalfip@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : 25417452     EISSN : 25417460     DOI : -
AGROVITAL adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah Hama dan Penyakit Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Kesehatan Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan. AGROVITAL mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Analisis Pengaruh Jumlah Produksi, Harga Beras Lokal, Dan Konsumsi Beras Terhadap Impor Beras Provinsi Jawa Timur Kenny Prizky Purba; Hamidah Hendrarini; Sri Widayanti
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.7091

Abstract

Beras yang bersumber dari aktivitas sektor pertanian merupakan komoditas pangan strategis dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat. Penelitian ini diinisiasi untuk menguji secara empiris dampak produksi beras (X1), konsumsi beras (X2), dan harga beras lokal (X3) terhadap volume impor beras (Y) di Provinsi Jawa Timur s epanjang periode 2010–2024. Pendekatan kuantitatif diterapkan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), BULOG, serta Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Guna menghasilkan estimasi yang valid, analisis data dilakukan melalui model regresi linier berganda yang dilengkapi dengan serangkaian uji asumsi klasik untuk menjamin pemenuhan kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE) berbantuan perangkat lunak IBM SPSS. Temuan penelitian diketahui bahwa variabel produksi beras, konsumsi beras, dan harga beras lokal secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap impor beras. Legitimasi pengaruh bersama ini ditunjukkan oleh perolehan nilai F-hitung sebesar 38,068 dengan angka probabilitas signifikansi sebesar 0,001, yang secara statistik berada di bawah ambang batas toleransi kekeliruan 5% (α = 0,05). Secara parsial, variabel produksi beras (PRBR) memliki koefisien sebesar -0,180 dengan nilai t-hitung -2,490 dan tingkat signifikansi 0,030 (<0,05), yang berarti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor beras. Variabel konsumsi beras (KOBR) memiliki koefisien sebesar 0,239 dengan nilai t-hitung 2,341 dan tingkat signifikansi 0,039 (<0,05), serta variabel harga beras lokal (HRBL) memiliki koefisien sebesar 78,212 dengan nilai t-hitung 2,419 dan tingkat signifikansi 0,034 (<0,05), diketahui kedua aspek ini terbukti membawa dampak positif yang signifikan terhadap eskalasi volume impor beras di Provinsi Jawa Timur.Keywords: Impor Beras; Produksi Beras; Konsumsi Beras; Harga Beras Lokal
Keragaman Genetik Aksesi Jewawut (Setaria italica L.) Indonesia Berdasarkan Penanda Mikrosatelit Ramlah Ramlah; Astina Astina
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6781

Abstract

Jewawut (Setaria italica (L.) P. Beauv.) merupakan tanaman serealia minor dengan potensi strategis untuk ketahanan pangan dan diversifikasi nutrisi di era perubahan iklim. Meskipun Indonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki plasma nutfah jewawut yang beragam, keragaman genetik aksesi lokal masih belum terdokumentasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman genetik 11 aksesi jewawut Indonesia menggunakan 18 penanda mikrosatelit (SSR) yang tersebar pada 9 kromosom. DNA diekstraksi dari daun muda, diamplifikasi dengan PCR, dan dianalisis menggunakan elektroforesis poliakrilamida 8%. Kandungan informasi polimorfik (PIC) dihitung menggunakan formula Nei, analisis klaster dilakukan dengan metode UPGMA (NTSYS-pc 2.1), dan analisis kofenetik menggunakan Winboot. Hasil penelitian menunjukkan tingkat polimorfisme yang sangat tinggi dengan nilai PIC rata-rata 0,79 (berkisar 0,67–0,99), dengan 83,3% penanda sangat informatif (PIC > 0,5). Koefisien kesamaan genetik berkisar 0,54–0,74, menghasilkan dua klaster utama: Klaster I (4 aksesi) dan Klaster II (7 aksesi). Jarak genetik antaraksesi berkisar 0,26–0,55, dengan pasangan terdekat TRSLB-WKNTK (0,26) dan terjauh TRBLW-TRSLB (0,55). Pola pengelompokan tidak sepenuhnya mengikuti asal geografis, mengindikasikan bahwa seleksi petani lokal dan adaptasi lingkungan lebih dominan membentuk struktur genetik. Aksesi TRSLB menunjukkan keunikan genetik tinggi sebagai sumber gen potensial. Keragaman genetik yang tinggi ini menyediakan peluang signifikan untuk pembentukan hibrida lokal adaptif, konservasi plasma nutfah berkelanjutan, dan program pemuliaan terarah yang mendukung diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional.
Identifikasi Peran Kelembagaan Agribisnis Terhadap Pengembangan Komoditi Kopi Di Polewali Mandar Nurdiyah Nurdiyah; Muh Arman Yamin Pagala
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.7061

Abstract

Komoditi kopi di Sulawesi Barat dapat mendorong ekonomi di pedesaan terkhusus pada petani, yang memproduksi kopi dalam bentuk biji kopi mentah (green bean), menyuplai kebutuhan perusahaan eksportir, industri pengolahan, dan UMKM. Menyerap 20 persen biji kopi mentah untuk industri pengolahan kopi, 70 persen di luar daerah. Kopi di Sulawesi Barat mengalami permasalahan di subsistem pengolahan dan kelembagaan penunjang, seharusnya petani kopi di Sulawesi Barat dapat menjaga pendapatan dan keberlanjutan. Tujuan penelitian melihat model kelembagaan serta peran antar lembaga agribisnis kopi. Metode observasi, survei, wawancara dan Focus Group Discusion. Sampel secara purposive sampling, terdapat 100 responden. Pada bulan 2– 11 2024. Analisis data secara deskriptif kualitatif dan Interpretative Structural Modeling. Hasil: Ada 9 lembaga terlibat pada agribisnis kopi, yaitu perusahaan eksportir, industri pengolahan, koperasi, dinas pertanian, pergurung tinggi/litbang, lembaga kauangan (Bank), lembaga pemasaran, kelompok tani dan lembaga swadaya kopi (DEKOPI. Peran lembaga berdasarkan analisis Structural Self-Interaction Matrix (SSIM) bahwa variabel mempengaruhi lebih tinggi dari yang di pengaruhi., Initial Reachability Matrix (IRM) terdapat 40,2% memiliki asosiasi yang tidak konsisten antar lembaga. Analisis struktur ISM peran lembaga tidak ada sub-faktor yang termasuk dalam kuadran I, Kuadran II, dependent, terdiri dari sub-faktor yang memiliki driving power rendah tetapi dependence tinggi yaitu Lembaga Keuangan (Bank), Kuadran III, linkage, mencakup sub-faktor yang memiliki driving power dan dependence yang kuat, diantaranya industri pengolahan kopi, lembaga pemasaran, koperasi kopi, dinas pertanian, perguruan tinggi/Litbang, kelompok tani, lembaga swadaya masyarakat (DEKOPI). Kuadran IV, independent, terdiri dari sub-faktor dengan driving power yang tinggi dan dependence yang rendah yaitu perusahaan eksportir kopi.
EFEK REKAYASA PENCAHAYAAN DENGAN SINAR UV PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM SISTEM HIDROPONIK Nining Haerani; Rahmatullah Rahmatullah; Bibiana Rini Widiati Giono; Muhammad Izzdin Idrus; Nur Zaman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6032

Abstract

AbstrakDalam sistem hidroponik, penggunaan lampu LED dengan variasi warna cahaya  dan lama durasi penyinaran menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, termasuk selada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekayasa pencahayaan dengan sinar UV terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.) dalam sistem hidroponik. Dilaksanakan di Dusun Parrang Desa Baji Pa’mai Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode kuantitatif. Menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot). Sebagai perlakuan petak utama adalah pemberian penggunaan jenis warna cahaya lampu LED dan perlakuan anak petak adalah lama pencahayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna cahaya ungu pada lampu UV yang memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 22,83 cm, jumlah daun 28 helai, luas daun 54,97 cm, berat basah 163,67 g, berat tajuk 129,67 g, berat akar 34g dan lebar daun 11,87 cm. Lama waktu pencahayaan 6 jam per hari memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 22,83 cm, luas daun 54,97 cm, berat akar 34 g dan lebar daun 11,87 cm. Terdapat interaksi antara warna cahaya lampu UV dan lama waktu pencahayaan pada pertumbuhan dan hasil selada sistem hidroponik pada parameter berat tajuk 129,67 g, berat basah 163,67 g dan jumlah daun 28 helai.Kata Kunci : LED, sinar UV, durasi penyinaran, warna cahaya, selada
Pemanfaatan Teknologi Informasi, Komunikasi Dan Pembayaran (TIKP) Pada Pemasaran Semangka (Citrullus lanatus) Di Kabupaten Bulukumba Ernawati Binti Mustamar; Awaluddin Yunus; Amal Said; Helda Ibrahim
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.6911

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Pembayaran (TIKP) pada pemasaran semangka oleh petani di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui survei kepada 60 petani responden menggunakan kuesioner serta wawancara mendalam dengan 5 orang pedagang dan 1 orang penyuluh. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan dukungan skala Likert untuk menggambarkan tingkat pemanfaatan TIKP pada pemasaran semangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Pembayaran (TIKP) yang dominan digunakan oleh petani adalah youtube pada aspek teknologi informasi, whatsapp pada teknologi komunikasi, serta m-banking pada teknologi pembayaran digital. Tingkat pemanfaatan TIKP dalam pemasaran semangka berada pada kategori cukup tinggi dengan nilai rata-rata 70,37%, terutama dalam hal promosi, pencarian informasi harga, dan komunikasi dengan pembeli. Pemanfaatan teknologi pembayaran digital masih berada pada kategori sedang karena keterbatasan literasi digital dan kebiasaan transaksi tunai. Sedangkan hasil kontribusi dari pemanfaatan TIKP dalam pemasaran semangka berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 67,33% yang menunjukkan bahwa teknologi telah membantu mempercepat proses pemasaran, memperluas jangkauan pasar, serta memperlancar komunikasi dan transaksi. Namun, pengaruhnya terhadap peningkatan volume penjualan dan perolehan harga jual yang lebih tinggi masih belum optimal. Kesimpulan dari temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pemasaran berkontribusi positif terhadap efektivitas pemasaran semangka, namun tetap membutuhkan dukungan peningkatan kapasitas digital petani dan infrastruktur pedesaan. 
Produksi POC Daun Gamal dan Efektifitas AB Mix Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Pada Sistem Hidroponik NFT Julnika Sombo; Ciki Nada Putri; Driyunitha Driyunitha; Willy Yafet Tandirerung; Tandirerung Tandirerung; Sepsiyanti Kannapadang; Sion Oktafianus
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6674

Abstract

Project penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pertumbuhan dan produksi sawi pagoda  menggunakan AB Mix dan POC daun gamal pada system hidroponik NFT.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2024 di Pakkea’ dilahan Praktikum Kakondongan Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara yang berada pada ketinggian 750 mdpl. Penelitian ini mermenggunaka rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu  P0:100% AB Mix, P1: 80% AB Mix + 20% POC daun gamal, P2: 60% AB Mix + 40% POC daun gamal, P3: 40% AB Mix + 60% POC daun gamal dan P4: 20% AB Mix + 80% POC daun gamal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0:100% AB Mix memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot basah tanaman.
Kelayakan Ekonomi Usahatani Kacang Tanah di Desa Lanne, Tondong Tallasa, Pangkajene dan Kepulauan Andi Rahayu Anwar; Andi Amran Asriadi; Ahmad Rezkullah; Asriyanti Syarif
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.7057

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis segi ekonomi dalam usahatani kacang tanah yang berada di Desa Lanne. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah survei, dan pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Total responden dalam studi ini adalah 24 petani dari populasi yang berjumlah 165 orang. Data diperoleh yaitu data primer dan sekunder. Selanjutnya, data tersebut dikaji cara menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan usaha menggunakan indikator rasio R/C, rasio B/C, dan titik impas (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total pengeluaran untuk usaha budidaya kacang tanah mencapai Rp. 6.832.542 setiap masa tanam. Pengeluaran ini terdiri dari biaya tetap senilai Rp. 3.812.333 dan biaya variabel sebesar Rp. 3.020.208. Rata-rata pemasukan yang diterima petani mencapai Rp. 88.032.466, sehingga laba bersih yang diperoleh adalah Rp. 81.199.925 per masa tanam. Nilai rasio R/C yang sebesar 12,88 menunjukkan bahwa setiap uang yang dikeluarkan sebesar Rp. 1 berpotensi menghasilkan pemasukan mencapai Rp. 12,88. Di sisi lain, rasio B/C yang mencapai 11,88 menandakan bahwa usaha budidaya kacang tanah memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Berdasarkan perhitungan BEP, titik impas untuk produksi berada di angka 242 kg, sedangkan titik impas harga adalah Rp. 91/kg. Hal ini menandakan bahwa tingkat produksi dan harga saat ini jauh melampaui titik impas, sehingga risiko kerugian dalam usaha ini cukup rendah. Oleh karena itu, budidaya kacang tanah di Desa Lanne dipandang feasible dari sisi ekonomi dan memiliki potensi sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi para petani. Keywords : Usahatani; Kacang Tanah; Kelayakan Usaha; Pendapatan; BEP
Pengaruh Biochar Dari Limbah Sekam Padi Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Baby Mentimun (Cucumis sativus L) Fajrin Ulfa Qiroma; Rika Despita; Tri Wahyudie
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan produktivitas mentimun (Cucumis sativus L.) yang dibudidayakan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan Februari sampai dengan April 2025. Percobaan di lapang dilakukan dengan empat perlakuan dosis biochar yaitu P0 (kontrol), P1, P2, dan P3. Parameter pertumbuhan yang diukur pada umur 70 hari setelah tanam meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat kering daun, sedangkan produktivitas dinilai berdasarkan berat satu buah, berat buah per tanaman, dan berat buah per bedengan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen Rancangan Kelompok Acak (RAK) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Analisis data menggunakan Analiysis of varience (ANOVA) pada taraf nyata 5%, apabila terdapat perbedaan nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan DMRT (Duncan's Multiple Range Test) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis biochar nyata meningkatkan semua variabel pertumbuhan dan hasil yang diukur. Dosis biochar tertinggi (P3) secara konsisten menghasilkan peningkatan terbesar, dengan berat kering daun mencapai sekitar 3,0 g, panjang daun 1,82 cm, jumlah daun 81,67, luas daun 26,87 cm2, berat buah per tanaman 17.610 g, berat buah total per bedengan 83.725 g, dan berat buah rata-rata 1.264,4 g. Temuan ini menunjukkan bahwa biochar dapat digunakan untuk meningkatkan berat buah per tanaman. Temuan ini menunjukkan bahwa biochar sekam padi efektif memperbaiki kondisi tanah dan ketersediaan unsur hara. Keywords  : Biochar, Mentimun, Sekam Padi, Pertumbuhan, Hasil
Motivasi dan tingkat Partisipasi Peternak Dalam Program Asuransi Ternak Di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros Muh Syahir; Syamsinar Syamsinar; Amal Said; Helda Ibrahim
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.6974

Abstract

 Program asuransi ternak merupakan instrumen kebijakan penting dalam melindungi peternak dari risiko usaha, khususnya kematian dan kehilangan ternak, yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi. Meskipun telah diimplementasikan di berbagai daerah, tingkat partisipasi peternak dalam program asuransi ternak masih menunjukkan variasi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program asuransi ternak, motivasi peternak, serta tingkat partisipasi peternak dalam program asuransi ternak di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi terhadap 35 peternak sapi peserta program asuransi ternak. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan partisipasi peternak terhadap program asuransi ternak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program asuransi ternak di Desa Pucak pada umumnya telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, meliputi tahap sosialisasi, pendaftaran, pembayaran premi, hingga pengajuan klaim. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan dalam aspek sosialisasi dan pemahaman peternak terhadap mekanisme program. Tingkat motivasi peternak tergolong tinggi dengan skor sebesar 72%. Tingkat partisipasi peternak juga berada pada kategori tinggi, yang ditunjukkan oleh skor pengetahuan sebesar 68%, sikap sebesar 70%, dan partisipasi sebesar 65%. Partisipasi peternak dipengaruhi oleh faktor usia, pengalaman beternak, dan tingkat pengetahuan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi, sosialisasi yang lebih intensif, serta pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program asuransi ternak di tingkat lokal.
Formulasi Paraffin Aromatik Citronella Oil Sebagai Agen Penolak Hama Pada Penyimpanan Benih Jagung Mariani Mariani; Sriwati Malle
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6083

Abstract

Minyak esensial serai wangi (Cymbopogon nardus) dapat dimanfaatkan dalam pembuatan produk penolak hama pada biji jagung. Minyak esensial sereh wangi dikenal dengan nama Citronella oil mengandung senyawa alam yang berpotensi sebagai zat aktif dengan komponen geraniol dan citronellal yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh hama Sithopilus zeamais pada penyimpanan pasca panen jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa pada produk paraffin aromatik dari citronella oil sebagai penolak hama pada penyimpanan benih jagung dalam sediaan padat. Hasil  Analisa FT-IR pada produk dengan konsentrasi 5%, 10% da 15% pada rentang 500 – 4000 cm-1 menunjukkan adanya gugus fungsi aromatik yang menimbulkan aroma pada minyak atsiri dan semakin tinggi konsentrasi citronella oil menghasilkan intensitas aroma yang lebih tinggi. Semakin tinggi konsentrasi Citronella oil maka jumlah penguapan minyak atsiri semakin besar.  Persentase bobot sisa  berbanding terbalik dengan jumlah konsentrasi minyak atsiri setelah penyimpanan 5 minggu. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan paraffin aromatik citronella oil pada konsentrasi  10% dan 15% berpengaruh terhadap persentase daya tolak hama kumbang bubuk jagung.