cover
Contact Name
Basri
Contact Email
unasman.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agrovitalfip@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : 25417452     EISSN : 25417460     DOI : -
AGROVITAL adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah Hama dan Penyakit Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Kesehatan Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan. AGROVITAL mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Analisis Produksi dan Pendapatan Ikan Bandeng di Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Muspira Muspira; Abd. Rahim; Diah Retno Dwi Hastuti; Sri Astuty; Muhammad Imam Ma'ruf
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.6804

Abstract

Kabupaten Maros memiliki potensi besar dalam produksi ikan bandeng dengan lahan tambak yang luas dan produktif, menjadikannya salah satu sentra utama di Indonesia. Kabupaten Maros menyumbang 9.119,7 ton tahun 2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas dan fungsi keuntungan Cobb-Douglas. Dengan menggunakan simple random sampling, di Desa Minasa Upa dan di Desa Bonto Bahari sebagai penghasil bandeng tertinggi di Kecamatan Bontoa. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas tambak, volume nener volume pupuk dan volume pakan berpengaruh signifikan terhadap produksi ikan bandeng, sedangkan umur, pengalaman bertambak, dan tanggungan keluarga berpengaruh tidak signifikan. Pada analisis pendapatan, hanya variabel harga nener yang berpengaruh signifikan, sedangkan harga pakan, umur, tingkat pendidikan, pengalaman bertambak, dan dummy wilayah berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan.
Kesadaran Merek pada Konsumen Produk Peternakan: Studi Kasus Bakso sebagai Produk Olahan Populer Irma Irma
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6518

Abstract

Kesadaran merek (brand awareness) menjadi salah satu faktor kunci dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di era pasar modern.  Penelitian ini dilakukan di Makassar pada bulan Juni 2022 dan jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 100 konsumen yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling, yaitu metode pengambilan sampel yang tidak memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih. Dalam hal ini, peneliti secara sengaja memilih individu yang dinilai paling relevan dan sesuai dengan kriteria tertentu guna memperoleh informasi yang dibutuhkan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan orang atau konsumen produk bakso Sixone 77 dan bakso Mangasa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan adalah statistik deskriptif dengan pengukuran brand awareness didasarkan tingkatan mencakup top of mind, brand recall, brand recognition, brand unaware. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran merek Sixone 77 merupakan merek yang top of mind. Keywords : Brand Awareness; Top of Mind; Sixone 77   
Strategi Pengembangan Agro Eduwisata Agribisnis Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Maros (Studi Kasus Di Kebun Raya Pucak Kabupaten Maros) Andi Tenri Angka; Majdah M. Zain; Helda Ibrahim; Syamsul Rahman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengembangan agro eduwisata agribisnis sebagai strategi dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Maros, dengan fokus studi kasus di Kebun Raya Pucak. Agro eduwisata merupakan konsep integratif antara kegiatan pertanian, pendidikan, dan pariwisata yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan peluang kerja berbasis potensi daerah.Penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode yaitu pada rumusan masalah pertama menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam serta dokumentasi dan studi literatur. Kemudian, untuk rumusan masalah kedua menggunakan Analisis SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebun Raya Pucak memiliki potensi agro eduwisata yang sangat besar karena didukung oleh kekayaan hayati, kondisi geografis yang mendukung serta minat masyarakat dan pengunjung terhadap wisata edukatif dan agribisnis.Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi Strength-Opportunity (SO) merupakan pendekatan yang paling efektif untuk pengembangan model agro eduwisata.  Strategi ini memungkinkan pemanfaatan kekuatan internal seperti keanekaragaman koleksi tanaman endemik, ketersediaan lahan, dan dukungan manajemen dengan memaksimalkan peluang eksternal seperti tren wisata edukatif, dukungan kebijakan dan potensi Kerjasama multi pihak.Model pengembangan agro eduwisata yang dirancang dapat berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas, penyediaan lapangan kerja dan keterlibatan dalam kegiatan wisata berbasis agribisnis seperti pelatihan, pendampingan usaha tani dan kegiatan edukatif untuk pengunjung.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dengan penerapan model ini secara berkelanjutan akan mendorong sinergi antara konservasi, edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar Kebun Raya Pucak Kabupaten Maros.
Aplikasi Pupuk Organik Cair Azolla untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus L.) Gusri Tipa Sarapang; Ardi Toding Rongko; Hendrik Bandangan; Jansen Tonglo; Adianto Efendi Pagiling; Seprianto Palondongan; Yusuf La'lang Limbongan; Ernytha A Galla; Willy Yafet Tandirerung; Adewidae Marano Patadungan; Sion Oktafianus
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.6675

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomis tinggi, namun produktivitasnya masih dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi media tumbuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) Azolla terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih serta menganalisis kelayakan usahanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 di kumbung jamur Fakultas Pertanian, lahan Pakea, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima taraf konsentrasi POC Azolla, yaitu A0 (kontrol), A1 (15%), A2 (30%), A3 (45%), dan A4 (60%). Variabel yang diamati meliputi jumlah pinhead, jumlah tudung, diameter dan panjang tangkai, diameter batang, serta bobot tubuh buah. Analisis kelayakan usaha dilakukan melalui perhitungan pendapatan, R/C Ratio, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Azolla berpengaruh nyata terhadap produktivitas jamur tiram putih pada variabel jumlah pinhead panen III, jumlah tudung panen I–III, dan bobot buah panen III. Konsentrasi 45% menghasilkan produktivitas terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Analisis ekonomi menunjukkan R/C Ratio sebesar 1,24, BEP produksi 114,6 kg, BEP harga jual Rp 40.871,89/kg, dan BEP penerimaan Rp 1.991.058,83. Dengan demikian, penggunaan POC Azolla pada konsentrasi 45% efektif meningkatkan produktivitas sekaligus layak secara ekonomis untuk diusahakan. 
Analisis Manajemen Alur Proses Produksi Pakan Ternak Komersial Untuk Meningkatkan Efektivitas Dan Efisiensi Di PT XYZ Unit Buduran Almeyda Ashfi Raihan; Rani Putri Malia; Fatchur Rozci
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.5979

Abstract

PT. XYZ Unit Buduran merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang agri-food dengan suatu produk unggulan berupa pakan ternak. Produk pakan ternak merupakan produk agroindustri yang bernilai ekonomis dan tinggi akan protein, sehingga banyak permintaan akan produk pakan ternak untuk menunjang usaha peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alur proses produksi pakan ternak komersial yang efektif dan efisien di suatu perusahaan yaitu PT. XYZ Unit Buduran. Melalui identifikasi pengamatan mengenai alur proses produksi pakan ternak, penelitian ini bermaksud untuk merumuskan manajemen alur proses produksi pakan ternak komersial. Dengan demikian, diharapkan manajemen yang diformulasikan dapat meningkatkan jumlah produksi dan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan negara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, partisipasi langsung di lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen alur proses produksi pakan ternak komersial dimulai dari intake, dosing, grinding, mixing, steam, pelletizing, cooling, crumbling, sifting, dan bagging off. 
Saluran Pemasaran Dan Pangsa Pasar Kopi Lokal Kurrak Di Kecamatan Tapango Kab. Polewali Mandar Muh Arman Yamin Pagala; Nurdiyah Nurdiyah; Siti Nuraliah; Zulkifli Basri
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.6982

Abstract

Kopi merupakan komoditi unggulan yang dapat meningkatkan PDB sebesar 3,76 %, menyerap energi kerja baik di hulu maupun dihilir, dan menjadi komoditi yang sudah lama dibudidayakan masyarakat di Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif, dengan saluran pemasaran dan pangsa pasar. Sampel secara purposif. Hasil analisis harga berdasarkan saluran pemasaran biji kopi lokal, petani mendapatkan keuntungan lebih besar ketika menempuh jalur pemasaran ke II, yaitu dengan harga Rp. 4.236, dari saluran ke I petani hanya mendapatkan harga Rp. 2.294 per kilonya. Artinya saluran pemasaran ke II lebih efisien, dari saluran pemasaran I. 2. Menunjukkan dominasi tiga industri utama dalam rasio pembelian. Nilai tersebut menunjukkan bahwa industri satu dengan rata-rata penjualan per tahun adalah 383 kg dengan memegang pangsa pasar sebesar 0,331% dari total penjualan kopi di desa kurrak, industri dua dengan rata-rata penjualan 580 kg per tahun memegang pangsan pasar 0,472% dari total penjualan kopi di desa kurrak, dan industri tiga dengan rata-rata pembelian kopi 120 kg per tahun memegang 0,097% pangsa pasar dari total penjualan kopi di desa Kurrak Kecamatan Tapango Polewali Mandarin.
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Kulit Pisang Dan Media Tanam Terhadap Produksi Tanaman Kacang Hijau Varietas Vima I (Vigna radiata L.) Umi Isnatin; Nurul Hidayati
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6012

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) adalah salah satu tanaman pokok yang dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk meningkatkan produksi kacang hijau guna memenuhi permintaan yang terus berkembang ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi kacang hijau dengan menerapkan POC yang terbuat dari kulit pisang dan berbagai kombinasi media tanam. Penelitian ini dilakukan di Kebun Agroteknologi Universitas Darussalam Gontor dari Bulan November 2023 hingga Januari 2024. Penelitian menggunakan RAL Faktorial dengan 3 ulangan, yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis POC kulit pisang dengan tiga taraf P1 = 20ml/L, P2 = 30 ml/L, dan P3 = 40 ml/L. Faktor kedua adalah kombinasi media tumbuh, yang meliputi tanah + pupuk kandang (M0), tanah + pupuk kandang + sekam (M1), dan tanah + pupuk kandang + cocopeat. (M2). Penelitian ini melibatkan 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, berat biji kering per tanaman, dan berat 100 biji. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat signifikansi 5%, diikuti dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kulit pisang POC belum mampu meningkatkan produksi tanaman kacang hijau. Namun, pada perlakuan media tanam, ditemukan bahwa campuran cocopeat (M2) dapat meningkatkan tinggi tanaman dan berat biji kering tanaman kacang hijau. Selain itu, campuran media cocopeat dan penambahan POC sebanyak 40 ml/L dapat meningkatkan tinggi tanaman.
Strategi Inovatif Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Makkatuo dalam Usaha Lebah Madu di Kabupaten Gowa Nusqar Majid; Musdalipa Musdalipa; Helda Ibrahim; La Sumange
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha lebah madu serta merumuskan strategi inovatif pemberdayaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Makkatuo di Kabupaten Gowa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis kuantitatif melalui Matriks IFE, EFE, SWOT, dan IE. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 25 responden anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama KTH Makkatuo meliputi organisasi kelompok yang terstruktur, pengetahuan dasar budidaya lebah, lokasi yang kaya pakan, dan modal sosial yang kuat, sedangkan kelemahannya adalah keterbatasan modal, keterampilan teknis, teknologi pengolahan, dan strategi bisnis. Dari sisi eksternal, peluang utama adalah meningkatnya permintaan pasar madu, dukungan pemerintah, ketersediaan pelatihan, serta tren produk organik, sedangkan ancamannya adalah perubahan iklim, deforestasi, hama penyakit, dan rendahnya partisipasi generasi muda.Nilai IFE (3,03) dan EFE (3,78) menempatkan KTH Makkatuo pada kuadran Grow and Build, sehingga strategi inovatif yang direkomendasikan adalah penguatan kelembagaan melalui pembentukan unit usaha bersama, diversifikasi produk lebah madu, pengembangan pemasaran digital dan branding produk organik, serta penerapan budidaya adaptif berbasis agroforestri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi inovatif berbasis kelembagaan, teknis, pemasaran, dan lingkungan mampu mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha madu hutan. Kata Kunci: Strategi Inovatif; Pemberdayaan; Lebah Madu; SWOT.
Efektivitas Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Petani (Studi Kasus Petani Padi di Kecamatan Pakue Utara Kabupaten Kolaka Utara) Hasmawati Hasmawati; Dewi Marwati Nuryanti; Akmal Akmal
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6594

Abstract

Rendahnya swadaya petani dalam usaha tani masih menjadi tantangan yang dihadapi dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia. Karenanya diperlukan pengelolaan usaha tani yang lebih baik guna meningkatkan swadaya petani, salah satunya lewat pembentukan kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kelompok tani, serta besaran nilai pendapatan dan biaya yang dikeluarkan oleh petani padi di Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani memliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan petani padi, juga menjadi wadah yang menjembatani petani dengan pemerintah di Kecamatan Pakue Utara. Di mana kepemimpinan, partisipasi anggota, dan kerja sama dengan pihak luar menjadi beberapa faktor yang menentukan efektivitas kelompok tani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum keberadaan kelompok tani di Kecamatan Pakue Utara terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan petani padi, meski masih perlu adanya penguatan kelembagaan agar dampaknya dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.
Mitigasi Berkelanjutan Dalam Pencegahan Banjir Bandang Di Kabupaten Polewali Mandar: Pendekatan Adaptif Dan Partisipatif Ahmad Al Yakin; Harli A Karim; Nurul Iqraini D
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6148

Abstract

Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi akibat degradasi hutan dan alih fungsi lahan yang tidak terkontrol yang berdampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Artikel ini mengkaji strategi mitigasi berkelanjutan berbasis adaptasi lokal dan partisipasi masyarakat guna mengurangi risiko bencana. Dengan metode deskriptif-kualitatif dan tinjauan literatur, kajian ini menekankan pentingnya pengelolaan lahan terpadu, pelibatan masyarakat dalam rehabilitasi hutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Upaya mitigasi yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas kelembagaan lokal, pengelolaan DAS secara terpadu, pembangunan infrastruktur hijau seperti hutan lindung dan sabuk hijau, serta edukasi kebencanaan berbasis komunitas. Penerapan pendekatan partisipatif terbukti meningkatkan kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Selain itu, penerapan teknologi tepat guna dan kebijakan tata ruang yang berwawasan lingkungan menjadi elemen penting dalam strategi mitigasi jangka panjang. Studi ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat sipil dalam membangun sistem mitigasi yang tangguh dan berkelanjutan