cover
Contact Name
Fredy Mardiyantoro
Contact Email
fredymardiyantoro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fredymardiyantoro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
E-Prodenta Journal of Dentistry
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 25974912     DOI : -
Core Subject : Health,
E-Prodenta Journal of Dentistry is a journal published by Faculty of Dentistry Universitas Brawijaya Malang. This journal is published periodically every six months. The E-Prodenta Journal of Dentistry presents the latest articles/manuscripts of knowledge, information and development on dental and oral health which are the results of research, review articles, and case reports to support the advancement of science, education, and practice of dentistry.
Arjuna Subject : -
Articles 130 Documents
Hubungan Direct Breastfeeding Kurang Dari Dua Tahun dengan Risiko Maloklusi Pada Gigi Desidui Kurniawati, Sari; Widodorini, Trining; Silviana, Nur Masita; Damaryanti, Endah; Al Magfiroh, Miftahur Rohmah
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.6

Abstract

Latar Belakang: Maloklusi gigi desidui dapat disebabkan aktivitas oral. Direct breastfeeding kurangdari dua tahun dapat mengganggu perkembangan rahang dan meningkatkan non-nutritive sucking habityang merupakan predisposisi maloklusi gigi desidui. Tujuan: Mengetahui apakah terdapat hubungandirect breastfeeding kurang dari dua tahun dengan risiko maloklusi pada gigi desidui. Metode: Metodetinjauan literatur yang digunakan oleh peneliti adalah penelusuran yang bersumber pada databaseelektronik menggunakan PRISMA-P (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-AnalysisProtocols). Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan 20 penelitian yang dianalisis, memberikan hasilbahwa direct breastfeeding kurang dari dua tahun secara signifikan memiliki hubungan dengan oklusigigi desidui dan meningkatkan risiko maloklusi gigi desidui. Kesimpulan: Direct breastfeeding kurangdari dua tahun memiliki hubungan positif dan signifikan dengan risiko maloklusi pada gigi desidui,semakin tinggi direct breastfeeding kurang dari dua tahun, maka semakin tinggi risiko maloklusi gigidesidui, dan juga sebaliknya.
Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea) terhadap Bakteri Porphyromonas gingvivalis Sinaga, Nadya Atalia; Kurnia, Calvin; Sugiaman, Vinna Kurniawati
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.2

Abstract

Pendahuluan: Periodontitis merupakan penyakit inflamasi yang disebabkan oleh infeksi jaringan pendukunggigi. Salah satu bakteri yang terdapat dalam penyakit periodontitis adalah Porphyromonas gingivalis (P.gingivalis) yang dapat menghancurkan jaringan pendukung gigi. Bunga telang (Clitoria ternatea) memilikikandungan biologi aktif seperti flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, dan tanin yang memiliki sifatantibakteri, antioksidan, antidiabetes, dan antiinflamasi. Tujuan: untuk mengetahui efek antibakteri ekstraketanol bunga telang terhadap P. gingivalis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram padamedia Mueller Hinton Agar (MHA) yang dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan, kemudian dilakukan pengukurandiameter zona hambat menggunakan jangka sorong. Analisis statistik pada penelitian ini dilakukanmenggunakan Analisys of Vanians (ANOVA). Hasil: rata-rata daya hambat pertumbuhan P. gingivalis tertinggipada kelompok kontrol positif sebesar 27,70mm dan berbeda signifikan dengan daya hambat pada konsentrasi25%, 50%, 75%, dan 100%. Rata-rata tertinggi kedua terjadi pada kelompok dengan konsentrasi 100%sebesar 23,70%, diikuti berturut-turut oleh kelompok dengan konsentrasi 75% sebesar 19,47mm, konsentrasi50% sebesar 16,72% dan konsentrasi 25%. Kesimpulan: ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea)dapat menghambat pertumbuhan P. gingivalis pada konsentrasi 100% dengan hasil rata-rata diameter zonahambat sebesar 23,067%.
PENGARUH PRA-PERLAKUAN DENTIN DENGAN BERBAGAI SENYAWA FLAVONOID DAN AGEN REMINERALISASI YANG BERBEDA TERHADAP KUAT REKAT RESIN KOMPOSIT-DENTIN: TELAAH PUSTAKA Putri, Shahnaz; Eriwati, Yosi Kusuma
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.3

Abstract

Latar Belakang: Ketahanan kuat rekat resin komposit-dentin yang karies menjadi permasalahan dikarenakan terjadidemineralisasi parsial oleh enzim kolagenolitik yaitu matrix metalloproteinases (MMPs). Enzim MMPs dapatmengakibatkan degradasi matriks kolagen pada lapisan hibrida. Maka dilakukan pra-perlakuan dentin menggunakanagen pengikat silang eksogen berupa larutan flavonoid sebagai inhibitor MMPs. Selain itu, dapat juga menggunakanagen remineralisasi pada dentin yang karies sebagai pra-perlakuan untuk meningkatkan kuat rekatnya. Tujuan:Mengevaluasi pengaruh pra-perlakuan dentin menggunakan berbagai senyawa flavonoid, agen remineralisasimaupun kombinasi keduanya terhadap kuat rekat resin komposit-dentin. Metode: Gigi premolar atau molar padapermukaan dentin diaplikaskan pra-perlakuan (flavonoid, agen remineralisasi dan kombinasi) selama 1 menitsebelum aplikasi material adhesif lalu dievaluasi dengan uji kuat rekat tarik mikro. Pembahasan: Peningkatan kuatrekat resin komposit-dentin pada uji kuat rekat Tarik mikro kelompok yang diberikan pra-perlakukan dentindibandingkan tanpa pra-perlakuan karena senyawa flavonoid mengikat kolagen fibril agar tidak dapat terdegradasioleh enzim MMPs. Lalu agen remineralisasi juga menginduksi mineral apatit baru yang meningkatkan kuat rekatdentin. Kesimpulan: Pengaruh pra-perlakuan dentin menggunakan berbagai senyawa flavonoid dan agenremineralisasi dapat meningkatkan kuat rekat resin komposit-dentin yang telah yang mengalami karies (cariesaffected dentin/CAD).
EFEKTIVITAS PASTA KASEIN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP PENINGKATAN KADAR KALSIUM DAN FOSFOR GIGI PERMANEN Edina Hartami; El Milla, Lalita; Sutanti, Viranda; Khoerunnisa, Widyana
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.1

Abstract

Latar Belakang : Gigi dapat mengalami kondisi kehilangan mineral yang merupakan bahan penyusungigi. Casein Phosphopeptide-Amorphous Calcium Phophate (CPP-ACP) dapat mempertahankan ionkalsium dan fosfat di permukaan gigi untuk menjaga keadaan netral pada enamel sehingga fungsi buffersaliva tetap terjaga dan mendorong proses remineralisasi. Susu kambing PE mengandung kasein yangdapat melepaskan Casein phosphopeptide (CPP) yang nantinya akan berikatan dengan kalsium danfosfat pada gigi kemudian membentuk amorf calcium-phosphate (ACP) lalu terstabilkan menjadi CPPACP. Tujuan : Membuktikan efektivitas pasta kasein susu kambing PE terhadap peningkatan kadarkalsium dan fosfor gigi permanen. Metode : Permukaan bukal sampel gigi permanen diulasi denganpasta kasein susu kambing PE dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan didiamkan selama 5 menit.Setelah itu, sampel direndam dalam saliva buatan dan disimpan dalam incubator selama 24 jam padasuhu 37°C selama 14 hari. Pengujian kadar kalsium dan fosfor gigi permanen dilakukan menggunakanX-ray Fluorescence (XRF). Hasil : Uji perbandingan menunjukkan terdapat perbedaan peningkatankadar kalsium (sig<0.05) dan tidak terdapat perbedaan peningkatan kadar fosfor (sig>0.05).Kesimpulan : Pasta kasein susu kambing PE 10% efektif meningkatkan kadar kalsium gigi permanen,tetapi tidak efektif meningkatkan kadar fosfor gigi permanen.
The The Relationship of Vertical Maxillary Growth during Puberty on Face Proportion in Orthodontic Patients Age 10 – 13 years at Integrated Laboratory of FKG UB Dental Clinic Kurniawan, Giovani Anggasta Chinsy; Indrawati, Ernani
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.2

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan vertikal maksila menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi estetika wajah. Pertumbuhan tersebut menyebabkan perubahan dimensi vertikal maksila saat pubertas yang dipengaruhi oleh hormon. Perubahan dimensi vertikal mempengaruhi tipe proporsi wajah (hiperdivergen, normodivergen, dan hipodivergen) dikarenakan terdapat pertumbuhan jaringan keras dan lunak. Pengetahuan mengenai hubungan antara pertumbuhan vertikal maksila saat pubertas dan proporsi wajah dapat meningkatkan pemanfaatan potensi pertumbuhan untuk perbaikan tulang. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pertumbuhan vertikal maksila saat usia pubertas terhadap proporsi wajah pasien ortodonti di Laboratorium FKG UB. Metode: Penelitian ini berupa penelitian deskriptif yang diolah dengan uji statistik  analitik korelatif Spearman menggunakan 27 sefalogram lateral pasien usia 10 – 13 tahun di Laboratorium FKG UB. Hasil: Analisis data korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pertumbuhan vertikal maksila pada masa pubertas dan proporsi wajah namun terdapat hubungan yang signifikan cukup kuat antara usia dan proporsi wajah. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pertumbuhan vertikal maksila pada masa pubertas terhadap proporsi wajah pasien ortodonti usia 10 – 13 tahun di Laboratorium FKG UB.
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Kebersihan Gigi Terhadap Akumulasi Plak Pengguna Ortodonti Cekat Yustisia Puspitasari; Kurniaty; Nurhaliza Tuljannah
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.1

Abstract

Pendahuluan : Gigi yang tidak teratur dan terdapat kelainan bentuk wajah disebabkan oleh adanya hubungan rahang. Hal ini dapat meningkatkan adanya kebutuhan untuk pemakaian alat ortodonti. Perawatan ortodonti bertujuan memperbaiki susunan gigi geligi serta hubungan rahang yang tidak normal. Pemahaman pasien mengenai kepatuhan dalam perawatan penting untuk memperoleh keberhasilan perawatan. Pasien ortodonti dikatakan “patuh” dideskripsikan sebagai seorang Pasien yang memiliki oral hygiene baik, menjaga piranti tidak rusak, datang kontrol berkala, serta mengikuti instruksi dari dokter Pengetahuan kesehatan mulut serta gigi berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan mulut serta gigi. Kebersihan rongga mulut dilihat dari terdapatnya plak atau tidak. Plak gigi terdapat pada bagian gigi akan berkembang dalam suatu matriks interseluler. pemahaman tentang kebersihan mulut serta gigi baik akan berperilaku baik untuk menumbuhkan sikap menjaga kesehatan mulut serta gigi agar dapat mempengaruhi status kesehatan mulut serta gigi.  Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap akumulasi plak pengguna piranti ortodonti cekat pada siswa SMAN 1 Maros. Bahan dan Metode : Metode menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Uji statistik digunakan adalah uji chi square. Hasil : Berdasarkan hasil statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0.001 yang lebih kecil daripada 0.05 (p-value<0.05) bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan akumulasi plak. Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan akumulasi plak pengguna piranti ortodonti cekat pada responden.
Potensi Nanocurcumin sebagai Terapi pada Oral Squamous Cell Carcinoma (Tinjauan Literatur) Agustine Hanafi; Hayatunufus, Alifa Baidluri; Annisa Rif’atul Ulya; Yuan Marcelita; Tania Thirzalia Locarno; Tiara Proboray; Amara Aulia
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.9

Abstract

Latar Belakang: Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC) adalah bentuk kanker mulut yang paling umum, sangat invasif, dan merupakan salah satu dari 10 kanker paling umum di seluruh dunia. Curcumin merupakan tanaman herba yang mulai banyak digunakan sebagai bahan antikanker, namun dinilai memiliki bioavailabilitas yang buruk.  Dewasa ini banyak dikembangkan bahan berukuran nano guna memperbaiki kekurangan yang dimiliki curcumin. Modifikasi curcumin dengan ukuran nano diharapkan dapat meningkatkan efektivitasnya sebagai terapi pada oral squamous cell carcinoma. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi nanocurcumin sebagai terapi pada oral squamous cell carcinoma. Metode: Literatur yang digunakan dalam penulisan diperoleh dari database elektronik antara lain Google Scholar, ScienceDirect, dan Proquest dengan menggunakan metode penelusuran informasi boolean search. Kata kunci yang digunakan untuk penelusuran artikel antara lain, “Curcumin”, “Nano”, “Oral Squamous Cell Carcinoma”, dan “Dentistry”. Jurnal yang akan direview diseleksi dengan metode PRISMA berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Dari 25 jurnal yang ditemukan, didapatkan bahwa nanocurcumin mampu menghambat proliferasi, migrasi, invasi, metastasis, dan induksi apoptosis melalui berbagai jalur pensinyalan pada oral squamous cell carcinoma cell lines. Kesimpulan: Nanocurcumin berpotensi sebagai terapi pada oral squamous cell carcinoma.
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Kapuk II Jakarta Andayani, Lia Hapsari; Soulisa, Abdul Gani; Christian, Johanes
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.5

Abstract

Latar Belakang : Kepuasan pasien dapat dikaitkan dengan kepatuhan serta hasil perawatan kesehatan yang lebih baik. Pemeliharaan kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pasien, menjaga kepatuhan pasien, serta reputasi institusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Kapuk II Jakarta berdasarkan karateristik demografis mereka. Metode : Studi cross-sectional ini menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan pasien poli gigi Puskesmas Kapuk II Jakarta. Kuesioner yang diisi secara mandiri menggunakan skala Likert dengan 5 poin untuk menilai kepuasan pasien. Kuesioner terdiri dari 5 dimensi service quality (SERVQUAL) yaitu reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati dan tampilan fisik. Data didapatkan dari 194 pasien dan uji Chi Square digunakan untuk melihat hubungan antara faktor-faktor demografi dengan tingkat kepuasan pasien. Hasil : Terdapat gubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan dimensi daya tanggap (p=0.000), reliabilitas (p=0.003), jaminan (p=0.000) dan empati (p=0.000). Terdapat pula hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan dimensi tampilan fisik (p=0.001), reliabilitas (p=0.001), dan empati (p=0.000). Hubungan yang signifikan juga ditemukan antara status pekerjaan dengan dimensi tampian fisik (p=0.000), reliabilitas (p=0.012) dan empati (p=0.026). Kesimpulan : Mayoritas pasien merasa puas terhadap pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas Kapuk II Jakarta. Dimensi tampilan fisik dan jaminan mendapatkan kepuasan tertinggi. Karateristik demografi berhubungan dengan kepuasan pasien.
A HUBUNGAN SUBLINGUAL VARISES DENGAN PASIEN HIPERTENSI DI RSGM NALA HUSADA: HUBUNGAN SUBLINGUAL VARISES DENGAN PASIEN HIPERTENSI DI RSGM NALA HUSADA Priambodo, Nur Tsurayya; Setianingyas, Dwi; Hartono, Kurnia Hayati; Hartono, Mardiyanto Riski
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.6

Abstract

Background: Salah satu kontraindikasi dalam pencabutan gigi adalah pasien mederita penyakit hipertensi yang tidak terkontrol. Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah yang abnormal dan secara terus menerus meningkat. Hipertensi mempunyai istilah penyakit “sillent killer”, karena menyebabkan kematian secara tiba tiba tanpa ada gejala. Pasien hipertensi sering ditemukan adanyaSublingual varises (SLV) atau nama lainya adalah lingual varix. SLV merupakan variasi normal rongga mulut dengan gambaran klinis pembuluh darah vena berliku dan prominen pada ventral lidah. Deteksi dini penyakit hipertensi dapat dilakukakan pemeriksaan intra oral dengan melihat gambaran klinis hipertensi. Conclusions: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa varises sublingual mungkin merupakan tanda hipertensi. Jika hubungan antara keberadaan atau tingkat keparahan varises sublingual dan hipertensi ditetapkan secara pasti, tanda klinis ini, yang tidak memerlukan peralatan atau keahlian khusus untuk mengidentifikasinya, dapat digunakan di klinik gigi sebagai indikator untuk menyaring pasien yang berisiko hipertensi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hubungan tersebut. SLV yang prominen. Objectives: tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara varises sublingualis dengan pasien hipertensi di RSGM Nala Husada. Methods: penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu total sampling dengan populasi seluruh pasien SMF Ilmu Penyakit Mulut RSGM Nala Husada pada bulan februari - april tahun 2024. Data yang didapat pada penelitian ini tidak perlu dilakukan uji normalitas karena skala data yang didapat merupakan skala data nominal. Data tersebut diuji dengan SPSS menggunakan korelasi Chi-Square. Results: didapatkan hubungan SLV dengan hipertensi adalah Sig = 0.069 yang mempunyai arti belum didapatkan hubungan yang signifikan namun angka yang mendekati 0,05 memberikan arti hampir mendekati adanya korelasi antara sublingual varises dengan.
Evaluasi Pengaruh Soda terhadap Kekuatan Kompresi Resin Komposit Flowable Bulk-Fill Nathania, Cindy; Stefani, Rosita; Eddy; Hadi, Steward
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.02.7

Abstract

Background: Flowable bulk-fill composite resin is a direct restoration material and has gained popularity in restorative dentistry for class II restoration. Soda is one of the most consumed drinks by the public and is known to be acidic. Objective: To determine the effect of soda on the compressive strength of flowable bulk-fill composite resin. Methods: This study used 54 cylindrical (diameter: 2 mm; height: 4 mm) flowable bulk-fill composite resin samples of different brands (Beautifil Bulk Flowable, SDR Flow+, Tetric N-Flow Bulk Fill). The samples were divided into 3 control groups and 3 experimental groups. After all groups had been incubated for 24 hours, the control groups were soaked in artificial saliva for 6 days. The experimental groups were soaked in soda for 6 hours, and then for 18 hours in artificial saliva. The solutions were replaced every day, and the pH was measured. The study is performed at a controlled temperature in an incubator at 37°C. After the samples were dried, the compressive strengths of the samples were tested using the Universal Testing Machine. Results: Based on the Two-Way ANOVA test, the compressive strength values between groups of flowable bulk-fill composite resins are not significantly different (p > 0.05). Conclusion : The immersion in soda does not significantly affect the compressive strength of flowable bulk-fill composite resin. Flowable bulk-fill composite resin exhibits relatively high resistance to acidic solutions.

Page 12 of 13 | Total Record : 130