cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
PERILAKU BIAYA DAN KEPUTUSAN MANAJERIAL Sidabutar, Erika P; Situmorang, Dwi Cecilia; Tampubolon, Carlos Samuel; Simanjuntak, Boy Porman; Siallagan, Hamonangan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47375

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi untuk meneliti hubungan antara perilaku biaya dan keputusan manajerial di perusahaan manufaktur. Objek penelitian adalah perusahaan sektor industri tekstil di Indonesia yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan biaya dan strategi manajerial. Teori yang digunakan mencakup Teori Perilaku Biaya dari Hansen & Mowen (2007, hal. 45) serta Teori Keputusan Manajerial dari Anthony & Govindarajan (2011, hal. 78). Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana karakteristik biaya tetap dan variabel memengaruhi fleksibilitas dalam pengambilan keputusan. Teknik pengumpulan data mencakup metode survei dan analisis laporan keuangan, sementara metode analisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tetap memiliki korelasi positif dengan ketepatan keputusan investasi, sementara biaya variabel lebih fleksibel dalam strategi ekspansi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA MELALUI TERAS GUNUNG GEULIS DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN DESA Irliawan, Ryan; Hidayat, Vicky; Rudiana, Rudiana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47382

Abstract

Permasalahan ketimpangan ekonomi desa dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan telah mendorong munculnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen strategis untuk mendorong pemberdayaan lokal. Penelitian ini berfokus pada BUMDes Teras Gunung Geulis yang berada di Desa Gunung Geulis, Kecamatan Jatinangor, yang memiliki potensi besar dalam sektor ekowisata, kuliner lokal, dan ekonomi kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi BUMDes dalam memberdayakan masyarakat desa serta mendorong kemandirian desa secara ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Kerangka teori yang digunakan mengacu pada konsep pemberdayaan masyarakat dari Edi Suharto (2005), yang meliputi akses terhadap sumber daya produktif, partisipasi dalam pengambilan keputusan, penguatan kapasitas, serta transformasi struktur sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Teras Gunung Geulis berperan penting dalam membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan unit usaha, serta memperkuat kapasitas warga melalui pelatihan dan pendampingan. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, kelemahan dalam strategi pemasaran digital, serta hambatan akses pasar yang lebih luas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa BUMDes telah menjadi katalisator dalam pemberdayaan masyarakat desa, meskipun masih diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan kolaborasi strategis. Pelatihan manajerial, perluasan jejaring digital, dan kemitraan lintas sektor direkomendasikan untuk meningkatkan keberlanjutan dan dampak BUMDes dalam pembangunan desa
PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DALAM KERANGKA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN: STUDI KASUS DESA SUKADANA, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Saladin, Subhan; Alpasha, Justin Nabil; Afifah, Dian fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47383

Abstract

Penelitian ini menganalisis proses perencanaan pembangunan di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dalam kerangka peraturan perundang-undangan. Fokus kajian mencakup mekanisme perencanaan, peran aktor kunci, serta hambatan dalam pelaksanaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Hasil menunjukkan bahwa proses perencanaan dilakukan melalui Musyawarah Dusun dan Musyawarah Desa sesuai ketentuan formal. Namun, partisipasi masyarakat masih terbatas, dan pemilihan program prioritas cenderung dipengaruhi oleh keterpaduan dengan RPJMD kabupaten dan alokasi wajib dana desa, sehingga mengurangi otonomi desa. Aktor-aktor seperti kepala desa, BPD, dan pendamping lokal terlibat aktif, tetapi menghadapi kendala kapasitas SDM, perubahan regulasi, serta kurangnya data dasar. Kendala lain seperti dominasi belanja wajib (seperti BLT) dan faktor eksternal turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan. Lemahnya integrasi antara perencanaan desa dan regulasi yang lebih tinggi menyebabkan pembangunan kurang optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan desa, penyediaan sistem data yang terintegrasi, serta penyederhanaan regulasi untuk mendukung perencanaan yang partisipatif dan adaptif.
DEMOKRASI PARTISIPATIF DI TINGKAT LOKAL: TINJAUAN TEORI MIRIAM BUDIARDJO TERHADAP PELAKSANAAN DEMOKRASI DI DESA CILELES Arfananda, Muhammad Ghifari; Khairunnisa, Rianti Najwa; Saefulrahman, Iyep
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47384

Abstract

Demokrasi partisipatif merupakan wujud keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik, terutama pada tingkat lokal seperti desa. Artikel ini mengkaji pelaksanaan demokrasi partisipatif di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dengan menggunakan perspektif teori demokrasi partisipatif yang dikemukakan oleh Miriam Budiardjo. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini memotret sejauh mana masyarakat Desa Cileles terlibat dalam forum musyawarah desa, perencanaan pembangunan, serta pengawasan terhadap kebijakan desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat mekanisme formal untuk partisipasi seperti Musrenbangdes, keterlibatan masyarakat masih terbatas pada lapisan tertentu, dengan dominasi aktor elite lokal. Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan politik, keterbukaan informasi, dan peran pemerintah desa turut mempengaruhi intensitas partisipasi warga. Kajian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas warga dan transparansi pemerintahan desa guna mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif dan substantif di tingkat lokal, sebagaimana ditekankan oleh Miriam Budiardjo dalam kerangka demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai subjek utama.
DEMOKRASI PARTISIPATIF DI TINGKAT LOKAL: TINJAUAN TEORI MIRIAM BUDIARDJO TERHADAP PELAKSANAAN DEMOKRASI DI DESA CILELES Mustari, Natashya Rizkia Putri; Yanti, Putri Rizky; Hutasoit, Gabriella Putri Kezia; Saefulrahman, Iyep
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi demokrasi partisipatif di tingkat lokal dengan merujuk pada teori demokrasi yang dikemukakan oleh Miriam Budiardjo. Fokus kajian diarahkan pada pelaksanaan demokrasi di Desa Cileles, Kabupaten Sumedang, melalui pendekatan kualitatif yang bersumber dari hasil wawancara mendalam dengan Kepala Desa dan Kepala Urusan (Kaur) Desa. Demokrasi partisipatif, sebagaimana dimaknai oleh Miriam Budiardjo, menekankan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam proses pengambilan keputusan politik, transparansi pemerintahan, serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan kekuasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Cileles, partisipasi masyarakat dalam forum-forum desa seperti musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbangdes), pemilihan kepala desa dan Pilkada, serta musyawarah penyelesaian masalah cukup tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Desa Cileles telah mencerminkan sebagian nilai-nilai demokrasi partisipatif, namun masih diperlukan penguatan institusional dan kapasitas warga agar partisipasi yang terjadi lebih inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.
PERSPEKTIF PEMERINTAH DESA DALAM IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS NEW PUBLIC SERVICE: STUDI KASUS DI DESA CIBIRU WETAN P. H, Ananda Salsabila; Andini, Saskia Ayu; Agustin, Regita Ayu; K, Salviaputri Irsha; Dayatri, Najwa Mayang; Rudiana, Rudiana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan publik oleh Pemerintah Desa Cibiru Wetan berdasarkan prinsip-prinsip dalam teori New Public Service (NPS), yaitu demokrasi, partisipasi, keadilan sosial, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis dialog. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Cibiru Wetan telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip NPS secara nyata. Prinsip demokrasi terwujud dalam forum musyawarah desa yang terbuka dan partisipatif. Partisipasi warga terlihat dari tingginya kehadiran dalam kegiatan Posyandu dan Posbindu. Prinsip keadilan sosial diwujudkan melalui distribusi layanan merata dan program afirmatif bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Akuntabilitas dijalankan melalui pelaporan terbuka dan pelatihan digital bagi kader. Sementara itu, prinsip dialog tampak pada pendekatan persuasif dalam edukasi kesehatan dan penyesuaian layanan berdasarkan masukan warga. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan NPS dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat desa dengan pendekatan kolaboratif dan responsif.
PELAYANAN PUBLIK BIDANG KESEHATAN DI DESA CIBIRU WETAN: TANGGAPAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT Agustin, Regita Ayu; Khamini, Salviaputri Irsha; Dayatri, Najwa Mayang; Andini, Saskia Ayu; Hermawan, Ananda Salsabila; Rudiana, Rudiana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47387

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat responsivitas pemerintah Desa Cibiru Wetan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat di bidang pelayanan kesehatan. Pengukuran responsivitas mengacu pada teori Lenvinne yang menyoroti pentingnya kemampuan penyedia layanan dalam merespon harapan, aspirasi, dan tuntutan warga. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap masyarakat, pengurus Posyandu, anggota PKK, serta aparatur desa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah memperlihatkan responsivitas yang baik melalui penyediaan fasilitas kesehatan seperti Posyandu dan Posbindu di setiap RW, pelaksanaan program Kampung Lansia, serta pelibatan kelompok masyarakat dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi warga. Ketersediaan layanan kesehatan yang rutin, akses yang mudah, serta adanya forum komunikasi antara pemerintah dan masyarakat turut meningkatkan kepuasan dan kepercayaan publik. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat, pengembangan sarana-prasarana, serta pelatihan tenaga kesehatan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan berkelanjutan di Desa Cibiru Wetan.
ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CILELES BERDASARKAN PERSPEKTIF TEORI PEMBERDAYAAN OLEH ROBERT CHAMBERS Qur’ainny, Angelina; Sianipaar, Gloria Stevanie Nauli; Rozan, Muhammad Azka; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47392

Abstract

Pembaharuan tata kelola pemerintahan dalam dunia modern menekankan good governance yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, supremasi hukum, efektivitas dan efisiensi. Dalam penelitian kali ini, pemberdayaan masyarakat diposisikan sebagai fondasi utama untuk menciptakan transformasi sosial yang berkelanjutan, dengan merujuk pada Teori Pemberdayaan Robert Chambers. Chambers menekankan pentingnya pembangunan yang bersifat bottom-up, mengedepankan partisipasi aktif masyarakat, pengakuan terhadap pengetahuan lokal, serta keberpihakan terhadap kelompok marginal. Penelitian dilakukan di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, untuk mengeksplorasi bagaimana proses pemberdayaan masyarakat diimplementasikan secara berkelanjutan, serta dampaknya terhadap peningkatan kapasitas lokal, pemenuhan kebutuhan dasar, dan kesejahteraan warga. Hasil studi menunjukkan bahwa praktik pemberdayaan masih belum optimal, dengan diaplikasikannya pendekatan Chambers diharap mampu memperkuat posisi masyarakat sebagai subjek pembangunan dan mendukung keberlanjutan tata kelola yang responsif dan kontekstual.
ANALISIS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CILELES KECAMATAN JATINANGOR Amanta, Ziofari Baldi; Julian, Divio Muhamad; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47393

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu rangkaian tindakan yang terstruktur melibatkan berbagai komponen organisasi formal dan non formal. Pemerintah sebagai organisasi formal memiliki otoritas dan peran untuk memberdayakan masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Cileles memiliki otoritas dan peran untuk mewujudkan pemberdayaan terhadap masyarakat Desa Cileles. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah dapat dilaksanakan melalui program-program. Adapun program yang dilakukan di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk nyata pemberdayaan yang dilakukan selama ini seperti pemberdayaan kelompok ternak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat desa di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat masih perlu upaya peningkatan dalam beberapa hal antara lain 1) pembinaan kelompok usaha ekonomi masyarakat agar lebih berusaha secara baik dalam rangka mensejahterakan kehidupan masyarakat; 2) keterampilan beternak bagi masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan peternakan yang dimiliki dalam rangka pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan keluarga oleh masyarakat yang bersangkutan; 3) penyuluhan kepada masyarakat untuk memelihara ternak secara profesional dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat; dan 4) pemanfaatan teknologi tepat guna oleh masyarakat dalam rangka menunjang aktivitas dalam kehidupan masyarakat seperti yang dimanfaatkan untuk beternak.
SISTEM PENGAMANAN PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID RC522 BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO Marpaung, Endra Ary Prasasty; Sinaga, Dedi Candro Parulian; Siahaan, R. Fanry; Lubis, Rodiah Hannum; Amalliaendra, Dwi Novia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47398

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, kebutuhan akan sistem keamanan yang lebih canggih semakin mendesak, terutama dalam hal perlindungan akses masuk ke dalam rumah. Pintu merupakan elemen utama dari sebuah hunian, dan keberadaannya selalu menjadi titik rawan yang dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pada masa kini, penggunaan kunci konvensional dinilai kurang efektif karena mudah dibobol oleh pencuri, sehingga dibutuhkan alternatif yang lebih aman dan praktis. Untuk menjawab tantangan ini, sistem kunci digital berbasis teknologi RFID menjadi salah satu solusi inovatif yang layak diterapkan. Dalam konteks ini, pemanfaatan E-KTP sebagai alat autentikasi berbasis RFID dapat memberikan tingkat keamanan agar lebih tinggi serta kenyamanan dalam penggunaan. Penelitian ini mengembangkan sebuah prototipe sistem smart lock door yang dirancang dengan komponen yang utama berupa RFID RC522 sebagai alat untuk mengidentifikasi, mikrokontroler Arduino Uno yang bergunan sebagai pusat pengendali, serta dilengkapi sensor dan modul pendukung. Sistem seperti ini dirancang agar dapat menggantikan fungsi kunci tradisional dengan mekanisme penguncian dan pembukaan pintu secara otomatis berdasarkan deteksi identitas RFID. Proses pengembangan mencakup tahapan desain perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian untuk memastikan kinerja sistem berjalan dengan baik. Dalam hasil eksperimen, beberapa kode RFID berhasil dideteksi, antara lain “73 f0 2a 96” dari kartu RFID 1, “04 3a 91 a2 11 5e 80” dari E-KTP 1, “04 80 61 9a 10 2a 80” dari E-KTP 2, dan “02 05 86 90 04 40 00” dari data SIM.