cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,990 Documents
ANALISIS MINAT OLAHRAGA PADA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS NEGERI MEDAN TAHUN 2025 Widya Afriliani Damanik; Winara Winara; Zainuddin Zainuddin; Khairul Usman; Putra Afriadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63466

Abstract

Aktivitas olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik, keseimbangan mental, dan kualitas hidup mahasiswa. Namun, berdasarkan pengamatan awal, keterlibatan sebagian mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan dalam aktivitas olahraga masih belum optimal. Olahraga belum sepenuhnya menjadi bagian dari kehidupan perkuliahan mahasiswa, padahal mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih mendalam mengenai minat olahraga mahasiswa sebagai dasar pengembangan budaya hidup aktif di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat olahraga mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan stambuk 2024 pada tahun 2025 serta bagaimana minat tersebut tercermin dalam kehidupan perkuliahan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki ketertarikan dan sikap positif terhadap olahraga serta memahami manfaat olahraga bagi kesehatan dan keseimbangan aktivitas akademik. Namun, keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas olahraga belum merata dan konsistensi berolahraga masih menjadi kendala akibat kesibukan perkuliahan serta aktivitas lainnya. Dukungan teman sebaya dan ketersediaan fasilitas olahraga kampus turut berperan dalam mendorong minat olahraga mahasiswa. Penelitian ini penting karena memberikan gambaran mengenai manifestasi minat olahraga mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.
ETNOMATEMATIKA MOTIF ULOS SURI-SURI DALAM PEMBELAJARAN BANGUN DATAR SMP Ruth Dharmayana Sinaga; Hardi Tambunan; Ruth M Simanjuntak
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63500

Abstract

Etnomatematika adalah pendekatan yang mengintegrasikan konsep matematika dengan praktik budaya lokal untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep geometris yang tertanam dalam motif Ulos Suri-Suri, kain tenun tradisional Batak Toba, dan untuk menguji potensinya sebagai sumber belajar kontekstual untuk geometri di sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan analisis dokumen. Data dikumpulkan melalui observasi motif Ulos Suri-Suri, dokumentasi visual, dan studi literatur tentang budaya Batak dan etnomatematika. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, termasuk reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Ulos Suri-Suri mengandung berbagai konsep matematika, termasuk persegi panjang, persegi, segitiga, garis sejajar, garis tegak lurus, simetri, pola berulang, dan transformasi geometris berupa translasi. Konsep-konsep ini sesuai dengan topik geometri yang diajarkan di sekolah menengah pertama. Lebih jauh lagi, mengintegrasikan Ulos Suri-Suri ke dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan memperkuat apresiasi terhadap warisan budaya lokal. Studi ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran berbasis etnomatematika dengan menunjukkan bahwa artefak budaya tradisional dapat berfungsi sebagai media pembelajaran autentik yang menghubungkan konsep matematika abstrak dengan pengalaman kehidupan nyata siswa.
RANCANGAN PERBAIKAN SISTEM PROTEKSI PETIR GEDUNG DVOR/DME DI PERUM LPPNPI CABANG PEMBANTU SAMPIT Novi Tri Jatmiko; Nurhedhi Desryanto; Yenni Arnas
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63509

Abstract

Berdasarkan data BMKG H. Asan Sampit, wilayah ini mengalami 272 hari guruh/tahun, sehingga berisiko tinggi terhadap gangguan petir pada peralatan DVOR dan DME di Perum LPPNPI Cabang Sampit. SPP existing belum sesuai SNI 03-7015-2004. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang SPP Gedung DVOR/DME dengan metode Research & Development (R&D) Level 1. Hasilnya menunjukkan perlunya pemindahan SPP eksternal mendekati gedung dengan tingkat proteksi IV dan sudut proteksi 50°, menggunakan kabel Double Shielded Down Conductor (DSDC) dan sistem pembumian batang dengan resistansi 2,1 Ω. Antena Nearfield dilindungi oleh SPP eksternal terpisah dengan sistem Extended Mast Terminal (EMT), kabel DSDC 1x50 mm², dan pembumian serupa. Sistem proteksi internal mengacu pada konsep Lightning Protection Zone (LPZ) dengan pemasangan Surge Arrester bertingkat (kelas I–III). Counterpoise sebagai perisai ditanam dengan resistansi 0,5 Ω, dan seluruh sistem dilengkapi ikatan penyama potensial (Equipotential Bonding).
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENDIDIK DALAM MENJALANKAN TUGAS PROFESIONAL DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR TENTANG REGULASI, PELAKSANAAN, DAN TANTANGAN Agung Ramzatul Muarif; Sharfina Aisyah; Ikmawati Ikmawati; Usfandi Haryaka
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi perlindungan hukum bagi pendidik di Indonesia dalam menjalankan tugas profesional melalui kajian literatur. Guru memiliki peran sentral dalam proses pendidikan, tetapi dalam pelaksanaan tugasnya dapat menghadapi konflik, terutama ketika menjalankan fungsi pendisiplinan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan yuridis normatif dan analisis deskriptif kualitatif terhadap artikel ilmiah serta regulasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap guru telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, khususnya mengenai perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya pemahaman guru dan masyarakat terhadap hak serta batas kewenangan pendidik, perbedaan penafsiran terhadap tindakan disiplin, lemahnya mekanisme perlindungan, dan keterbatasan pendampingan hukum. Organisasi profesi seperti PGRI memiliki peran dalam advokasi dan pendampingan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi regulasi, mekanisme pengaduan, pendampingan hukum, serta sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, organisasi profesi, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS NILAI–NILAI ISLAM UNTUK PENGUATAN LITERASI, KARAKTER DAN AKHLAK PESERTA DIDIK DI MADRASAH Dewi Sundari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63577

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga memiliki peran penting dalam penguatan literasi, pembentukan karakter, dan akhlak peserta didik. Pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam menjadi salah satu upaya untuk mengintegrasikan kompetensi kebahasaan dengan nilai keislaman secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan prinsip pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam, menganalisis bentuk integrasi nilai Islam dalam materi dan aktivitas berbahasa, serta mengkaji penguatan literasi, karakter, dan akhlak peserta didik di madrasah. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari berbagai buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi, nilai-nilai Islam, pendidikan karakter, akhlak, dan pendidikan di madrasah. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan melalui pemilihan teks, bahan ajar, aktivitas menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, pembiasaan komunikasi yang santun, serta kegiatan refleksi. Integrasi tersebut dapat mendukung penguatan literasi sekaligus membentuk karakter dan akhlak peserta didik, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, kepedulian, kesabaran, dan penghargaan terhadap orang lain. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi pendekatan integratif yang menghubungkan kompetensi berbahasa, literasi, karakter, dan akhlak peserta didik di madrasah.
DARI BARANG BEKAS MENJADI TREN FASHION : FENOMENA THRIFTING DI KALANGAN REMAJA TANJUNG BALAI KARIMUN SUMATERA UTARA Emanuel Michael Bayudhirgantara; Pristanto Ria Irawan; Arif Hidayat
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63599

Abstract

Perkembangan gaya hidup modern turut memengaruhi cara remaja memenuhi kebutuhan fashion. Salah satu fenomena yang semakin populer adalah thrifting, yaitu aktivitas membeli dan menggunakan pakaian atau barang fashion bekas yang masih memiliki nilai guna dan estetika. Thrifting tidak hanya menjadi pilihan karena harga yang terjangkau, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari gaya hidup, ekspresi diri, dan upaya mengikuti tren fashion. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena thrifting di kalangan remaja serta memahami motivasi dan pertimbangan mereka dalam memilih barang thrift. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 10 remaja yang melakukan thrifting di Pasar Rombengan Tanjung Balai Karimun. Fokus penelitian meliputi motivasi, preferensi, pola belanja, serta pertimbangan dalam memilih barang thrift yang sesuai dengan gaya dan tren masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja tertarik melakukan thrifting karena faktor harga, keunikan barang, keberagaman pilihan, serta keinginan mengekspresikan gaya dan identitas diri. Thrifting juga menjadi ruang bagi remaja untuk mengembangkan kreativitas dalam berbusana.
ANALISIS UJARAN KEBENCIAN PADA KOLOM KOMENTAR POSTINGAN PERNIKAHAN ANDREAS TAULANY DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Naila Nur Sabila; Stevani Br Situmorang; Septi Permai Natasya Tambunan; Muhammad Ali Hakim; Lili Tansliova
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.63718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk ujaran kebencian yang terdapat dalam kolom komentar Instagram Andreas Taulany terkait pernikahannya dengan Amanda Rigby. Fenomena ujaran kebencian di media sosial menjadi menarik untuk dikaji karena komentar warganet memiliki bentuk dan penggunaan bahasa yang beragam sehingga perlu dianalisis berdasarkan konteks dan makna tuturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif linguistik forensik. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap komentar warganet pada unggahan Instagram tersebut, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk dan konteks tuturan. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 21 data ujaran kebencian dari 3 bentuk kategori, yaitu penghinaan (61,90%), pencemaran nama baik (28,57%), dan perbuatan tidak menyenangkan (9,52%). Bentuk penghinaan paling dominan ditemukan, sebagian besar menyasar perbedaan usia dan kondisi fisik pasangan. Bentuk provokasi, menghasut, penistaan, dan penyebaran berita bohong tidak ditemukan dalam data yang dianalisis. Temuan ini menunjukkan bahwa konteks unggahan turut memengaruhi jenis ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar media sosial.
ANALISIS LIMA PUTUSAN PENGADILAN DALAM KAJIAN LINGUISTIK Dia Ananda Putri; Poppy Amalia; Nur Fatimah; Wisman Hadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lima putusan pengadilan melalui lensa linguistik forensik, dengan menyajikan informasi mengenai nomor putusan, kategori perkara, urutan kronologis peristiwa, entitas yang terlibat, serta amar atau hasil akhir putusan. Pendekatan yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan korpus data berupa lima dokumen putusan pengadilan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan sistematis terhadap informasi yang termuat dalam masing-masing putusan. Proses analisis dilakukan dengan menguraikan komponen identitas perkara, kronologi kejadian, identitas terlapor atau terdakwa, pihak pelapor atau korban, serta hasil putusan yang ditetapkan oleh pengadilan. Kelima putusan yang menjadi objek kajian mencakup beragam tipologi perkara, yaitu penistaan, pengaduan berbasis fitnah, pencemaran nama baik melalui saluran elektronik, penghinaan yang dilakukan via media sosial, serta pencemaran nama baik yang terjadi di platform Facebook. Hasil analisis mengungkap bahwa meskipun kelima kasus tersebut memiliki konfigurasi faktual dan kronologis yang berbeda, seluruhnya berakar pada aktivitas penyampaian informasi atau pernyataan yang kemudian berimplikasi hukum dan diproses melalui mekanisme peradilan. Outcome putusan pengadilan bervariasi, disesuaikan dengan karakteristik perkara dan dinamika proses hukum yang menyertainya
BAHASA DAERAH SEBAGAI ALAT BUKTI LINGUISTIK DALAM PERKARA PENGHINAAN: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK PADA PUTUSAN NOMOR 2/PID.C/2023/PN SGM Yuliza Rahma Lubis; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Wisman Hadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, fungsi, dan konteks penggunaan bahasa daerah dalam perkara penghinaan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Sungguminasa Nomor 2/Pid.C/2023/PN Sgm. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik forensik. Sumber data penelitian berupa dokumen putusan pengadilan, sedangkan data penelitian berupa tuturan berbahasa daerah yang tercantum dalam dakwaan, keterangan saksi, keterangan terdakwa, dan fakta hukum dalam putusan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat tuturan berbahasa daerah, yaitu “Kongkong Poro Sambayanna Kongkonga”, “Assuluko Mae”, “Subuh pi, Nakutaraiko”, dan “Kongkong, Assuluko Mae Kongkong”. Keempat tuturan tersebut memiliki fungsi yang berbeda, yaitu penghinaan, perintah, dan pernyataan mengenai tindakan yang akan dilakukan terhadap korban. Makna tuturan tidak hanya ditentukan oleh arti secara literal, tetapi juga oleh konteks, hubungan antara penutur dan lawan tutur, situasi komunikasi, serta rangkaian tuturan dalam peristiwa tersebut. Dari perspektif linguistik forensik, tuturan bahasa daerah dalam putusan tersebut menjadi data kebahasaan yang berkaitan dengan perkara hukum karena muncul secara konsisten dalam berbagai bagian dokumen perkara. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis bahasa daerah dalam perkara hukum perlu memperhatikan bentuk, makna, fungsi, dan konteks tuturan agar penggunaan bahasa dalam suatu perkara dapat dipahami secara lebih tepat.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS REKON SISWA KELAS IX SMP NEGERI 37 MEDAN Ribka Elstin Sigab; Yuliza Rahma Lubis; Kezia Erica Agave; Septi Permai Natasya Tambunan; Muhammad Ali Hakim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.63731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan menulis teks rekon siswa kelas IX SMP Negeri 37 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 26 siswa. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan menulis teks rekon berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 68,46 dan meningkat menjadi 93,88 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 25,42. Sementara itu, nilai rata-rata kelas kontrol meningkat dari 68,46 pada pretest menjadi 78,85 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 10,39. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa data tidak homogen. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks rekon siswa kelas IX SMP Negeri 37 Medan.