cover
Contact Name
Khaeroni
Contact Email
khaeroni@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
oman.farhurrohman@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 24073571     EISSN : 26544245     DOI : -
Core Subject : Education,
IBTIDA’I merupakan Jurnal hasil penelitian mahasiswa dan dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Fitriyani, Desi; Saefurrohman, Asep; Mansur, Mansur
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9330

Abstract

Tujuan dari penelitian ni adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa kelas II dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ni adalah metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomologi, adapun subjek penelitian adalah kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik kelas II di SDN Carenang II menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes tulis, wawancara dan dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa untuk kesulitan belajar siswa untuk materi penjumlahan dan pengurangan meliputi 1) Belum menguasai prosedur penjumlahan pengurangan bilangan dengan cara menyimpan; 2) Kesulitan memaknai soal cerita; 3) Kekurang telitian dalam mengerjakan soal. Adapun faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas II di SD Negeri Carenang I materi penjumlahan dan pengurangan ni yaitu Faktor nternal dan faktor eksternal. Faktor nternal yang meliputi bakat, hiperaktif dan siswa belum memahami materi. Faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, fasilitas belajar.
Penggunaan Media Video Berbasis Animaker untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA: Indonesia Yaqin, Ilmi 'Ainul; Hanif, Muhammad; Sutarjo, Ajo
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9384

Abstract

Lemahnya kreativitas peserta didik sekolah dasar menjadi permasalahan yang cukup disoroti dalam dunia pendidikan. Media maupun cara belajar yang monoton memiliki dampak pada kreativitas yang peserta didik. Salah satu solusi yang dapat diterapkan yakni menggunakan media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan komponen-komponen materi menjadi lebih jelas, praktis, serta mudah dipahami oleh peserta didik. Media video animasi berbasis Animaker mampu memvisualkan isi materi seperti objek aslinya dalam gambar, tulisan, audio, gerakan bervariasi serta sajian materi yang menarik dan menekan tingkat kebosanan dari peserta didik. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui proses penerapan dan hasil peningkatan kreativitas peserta didik penggunaan media video animasi berbasis animaker dalam pembelajaran IPA Tema 5 Ekosistem Subtema 1 Komponen Ekosistem Materi Rantai Makanan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Sumurbandung. dengan dengan jumlah siswa 26 orang. Untuk mendapatkan data, peneliti memakai teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa media video animasi berbasis animaker dapat meningkatkan kreativitas peserta didik meliputi aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan aspek merinci dalam pembelajaran IPA. Pada Siklus I aspek kelancaran memperoleh presentase sebesar 64% dan pada siklus II sebesar 89%. Aspek keluwesan pada siklus I memperoleh presentase sebesar 68% dan pada siklus II sebesar 85%. Aspek keaslian pada siklus I memperoleh presentase sebesar 65% dan pada siklus II diperoleh sebesar 77%. Aspek merinci pada siklus I memperoleh presentase sebesar 69% dan ada siklus II diperoleh presentase sebesar 79%. Hasil penelitian ini pun mengimplikasikan pentingnya pengoptimalan teknologi dalam setiap proses pembelajaran, agar kreativitas peserta didik dapat berkembang secara optimal The weak creativity of elementary school students is a problem that is quite highlighted in the world of education. Monotonous media and learning methods have an impact on students' creativity. One solution that can be implemented is using learning media that can visualize the components of the material to be clearer, more practical and easier for students to understand. Animaker-based animated video media is able to visualize material content such as the original object in images, writing, audio, varied movements as well as presenting material that is interesting and reduces the level of boredom of students. The aim of this research is to determine the implementation process and results of increasing students' creativity using animaker-based animated video media in science learning. Theme 5 Ecosystems Subtheme 1 Ecosystem Components Food Chain Material. The subjects used in this research were class V students at SDN 1 Sumurbandung. with a total of 26 students. To obtain data, researchers used observation and test techniques. The research results show that animaker-based animated video media can increase students' creativity including aspects of fluency, flexibility, authenticity and detailed aspects in science learning. In cycle I, the fluency aspect obtained a percentage of 64% and in cycle II it was 89%. The flexibility aspect in cycle I obtained a percentage of 68% and in cycle II it was 85%. The authenticity aspect in cycle I obtained a percentage of 65% and in cycle II it obtained 77%. The detailing aspect in cycle I obtained a percentage of 69% and in cycle II obtained a percentage of 79%. The results of this research also imply the importance of optimizing technology in every learning process, so that students' creativity can develop optimally.
Pembentukan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa dan Kepatuhan Siswa Sekolah Dasar melalui Realisasi Program “KAMPUS MENGAJAR” Pratikno, Heru
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9453

Abstract

Karakteristik siswa sekolah dasar terbilang unik karena mereka masih sangat polos. Jadi, mereka mudah terpengaruh oleh hal-hal yang baru sehingga rasa ingin tahunya pun berlebihan akan hal tersebut. Tak tertutup kemungkinan di antara mereka ada yang salah dalam bergaul. Oleh karena itu, perlu ada pembentukan karakter bagi siswa SD sejak dini agar mereka tidak salah dalam melangkah. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan program MBKM di sekolah dasar. Program tersebut yang paling dekat dan cocok dengan sekolah dasar adalah “Kampus Mengajar” (KM). Tujuan penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui dampak apa saja yang dapat dirasakan dengan adanya program KM di SDN Ki Hajar Dewantara. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siapa saja yang terkena dampak dari adanya program tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan observasi langsung di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diimplementasikan program “Kampus Mengajar”, para mahasiswa dan siswa sekolah dasar di sana menjadi terbentuk jiwa kepemimpinannya. Dengan begitu, mereka akan semakin siap dalam beraktivitas dan berhati-hati dalam bertindak. Di samping itu, karakter kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah pun semakin meningkat. Buktinya adalah para siswa menjadi lebih antusias, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap tugasnya.
Pengembangan Bahan Ajar Audio Visual Menggunakan Animasi dan Film Kartun dengan Aplikasi Filmora pada Materi Interaksi Sosial Kelas 3 MI/SD Aulia Muthiatus Sa'adah; Rofiq, Mohammad
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih banyaknya siswa MI/SD yang merasa jenuh, bosan, dan kurang bersemangat dalam kegiatan pembelajaran. Masih banyak siswa yang menganggap bahwa pembelajaran yang mereka dapatkan monoton dan kurang menarik. Selain itu, juga masih terdapat siswa yang kesulitan dalam memahami materi yang berbentuk proses atau keterampilan dan konsep-konsep yang sifatnya abstrak, khususnya pada materi IPS. Juga dilatarbelakangi adanya teknologi yang semakin canggih yang membuat anak usia sekolah dasar sekarang ini banyak yang meminati tayangan serial animasi film kartun. Dari latar belakang tersebut peneliti ingin melakukan pengembangan bahan ajar yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang menarik, tidak monoton, dapat membangkitkan semangat belajar siswa, serta mempermudah siswa dalam memahami materi yang berbentuk proses dan konsep-konsep yang abstrak. Bahan ajar yang dikembangkan berupa bahan ajar audio visual yang di dalamnya mengintegrasikan animasi dan film kartun dengan menggunakan aplikasi filmora pada materi interaksi sosial kelas 3 MI/SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap define, design, develop, disseminate. Hasil uji validasi/penilaian terhadap aspek media dari bahan ajar memperoleh persentase 92,87% dan hasil uji validasi/penilaian terhadap aspek komponen bahan ajar memperoleh persentase sebesar 89,71%. Dari hasil tersebut, maka bahan ajar yang dihasilkan sangat valid dan dapat digunakan tanpa revisi.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas IV Sekolah Dasar Nurhayati, Dewi; Sutisnawati, Astri; Maula, Luthfi Hamdani
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.9861

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi ialah pembelajaran yang menerima serta mengakui  dengan adanya kesiapan, minat, serta preferensi belajar sehingga terjadilah keberagaman belajar siswa. Pembelajaran yang dibedakan adalah pendekatan yang sadar bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan serta kebutuhan yang berbeda-beda. Tujuan Kurikulum Merdeka adalah menyediakan pembelajaran yang berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, juga dikenal sebagai pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, pembelajaran bagi peserta didik sangat penting selama pelaksanaannya. Tujuan dilakukannya pendekatan berdiferensiasi agar siswa menerima pendekatan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa untuk memaksimalkan potensi serta memiliki motivasi dalam proses pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi adalah metode pembelajaran yang memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa di kelas. Dalam praktiknya, guru akan memberikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar masing-masing siswa. Ada tiga jenis pembelajaran berdiferensiasi di kelas: diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, siswa memiliki banyak pilihan berbeda untuk materi pembelajaran, metode pengajaran, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode studi kualitatif dengan studi kasus dan bersifat deskriptif yang memiliki tujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian tentang pembelajaran berdiferensiasi juga menjawab beragamnya kebutuhan serta gaya belajar siswa. Pembelajaran diferensiasi dapat diterapkan secara optimal di sekolah dan di kelas jika didukung oleh budaya yang mendukung
Analisis Problematika Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Munawir, Munawir; Ismiyah, Kiki Nadhifatul; Bachruddin, Mochammad
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.9955

Abstract

Sejarah Kebudayaan Islam merupakan salah satu mata pelajaran di Madrasah Ibtidaiyah, yang menjadi bagian integral dari pendidikan agama. Namun, hasil pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah seringkali tidak dengan harapan. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ini yang relatif rendah dibandingkan dengan mata pelajaran pendidikan agama Islam lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang dihadapi dalam pembelajaran mata pelajaran ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai problematika dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan internal dan eksternal, manajemen waktu, fasilitas, dan lain-lain
Buku Saku Pintar sebagai Media Pengenalan Bahasa Isyarat untuk Meningkatkan Perbendaharaan Kata Siswa Tunarungu Jenjang SDLB Subagja, Muchamad Aditiya; Perdana, Purnama Rika; Habudin, Habudin; Isnaini, Irma Azizatul; Huda, Hamim
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.10015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk media Buku Saku Pintar untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata siswa tunarungu serta mengetahui kelayakan dan efektifitasnya. Penelitian ini dilakukan di SKh Mathla’ul Anwar Menes jenjang SDLB dengan melibatkan 7 siswa tunarungu dan seorang guru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D), menggunakan model ADDIE. Pada tahap analisis, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Tahap desain menghasilkan rancangan media Buku Saku Pintar. Tahap Pengembangan dilaksanakan melalui validasi kepada tiga validator. Tahap Implementasi dilakukan denggan memberikan soal pretest dan posttes kepada siswa tunarungu. Tahap Evaluasi menghasilkan penilaian setelah uji coba. Hasil penilaian kelayakan yang didapatkan dari validator ahli media sebesar 90% atau “Sangat Layak”, ahli materi sebesar 94% atau “Sangat Layak” dan ahli bahasa sebesar 100% atau “Sangat Layak”. Hasil uji coba produk kepada siswa tunarungu untuk mengetahui keefektifan media yang dikembangkan melalui pretest dan posttest mendapatkan skor n-gain 0,86 “Tinggi” dengan persentase 86% “Efektif”. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Buku Saku Pintar layak dan efektif untuk digunakan serta dapat meningkatkan perbendaaraan kosakata siswa tunarungu jenjang SDLB di SKh Mathla’ul Anwar Menes, Pandeglang-Banten. Kata kunci: Bahasa Isyarat, Buku Saku Pintar, Media Pembelajaran, Siswa Tunarungu.
Integrasi Dimensi Berkebinekaan Global Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di Sekolah Dasar Arlistiyanta, Jaka; Azizah, Mira; Paryati, Paryati
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.10068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Integrasi Dimensi Berkebinekaan Global P5 Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Seni Tari Di SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengintegrasian nilai-nilai profil pelajar pancasila berkebinekaan global dapat diterapkan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari yang sesuai dengan profil pelajar pancasila Metode Kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil observasi dan wawancara. Tempat penelitian yaitu SDN Pandeanlamper 01 Semarang dengan subjek penelitian guru dan peserta didik kelas IV - VI SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Adapun teknik pengumpulan data kualiatatif mengambil teori (Faiz & Soleh, 2021 Sugiyono, 2015). Hal tersebut sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilaksanakan melibatkan guru serta telah sesuai dengan hasil observasi wawancara dan survei telah terdokumentasi dengan baik serta telah terlaksana. Pendidikan karakter melalui aspek-aspek profil pelajar Pancasila dirancang untuk pelajar dengan enam sikap yaitu yaitu beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis dan kreatif.
Pengaruh Model Predict Observe and Explain (POE) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Anggraeni, Tevia; Mangkuwibawa, Hilman; Rahman, Alvin Yanuar
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.10246

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Rendahnya kemampuan berpikir kritis disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kesulitan beradaptasi dengan perubahan pembelajaran terpadu, proses pembelajaran yang kurang bermakna, kurangnya stimulus pada awal pembelajaran di mana semua faktor ini disimpulkan dalam penggunaan model pembelajaran yang tidak tepat hingga rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong keterampilan berpikir kritis siswa, salah satunya adalah model Predict, Observe, and Explain (POE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas yang mendapatkan model POE dan model PBL. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimental. Teknik pengumpulan data melibatkan tes, deskripsi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran Predict, Observe, and Explain (POE) dibandingkan dengan model Problem Based Learning (PBL).
Audio-Visual Media to Enhance Learning Motivation in Indonesian Language Subject for the 3rd-Grade of Islamic Elementary School Rohmah, Fina Zainur; Yunianta, Rohmat Dwi; Ichsan, Ahmad Shofiyuddin
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.10247

Abstract

One significant reason for the low motivation among students is the lack of creative media in the learning process. This study aims to investigate the effectiveness of audio-visual media in enhancing learning motivation in the Indonesian language subject for Grade III at Madrasah Ibtidaiyah. This field research, conducted at Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’had An Nur Bantul, employs a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis follows the Miles and Huberman model, involving data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification, with source triangulation ensuring data validity. The study's findings include the implementation of contextual teaching methods, delivery of Indonesian language material using concrete objects aided by audio-visual media, and positive student responses to these methods. The application of contextual teaching in the Indonesian language subject for Grade III led to students discovering the meaning of learning through direct experiences, becoming more active in learning, and showing significant development in literacy skills. This study underscores the importance of incorporating creative media, particularly audio-visual aids, to enhance student motivation and engagement in the learning process