cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Landasan Filosofis Postmodern dalam Pengembangan Model Pembelajaran Kontemporer Fathurrahman, Fathurrahman; Sariyatun, Sariyatun; Susanto, Heri
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6570

Abstract

Contemporary education faces complex challenges in responding to increasingly diverse social realities, where traditional modern paradigms emphasizing objectivity, linearity, and single rationality are beginning to be questioned for their effectiveness. The urgency of educational transformation is becoming increasingly pressing in light of developments in digital technology, globalization, and the post-truth era, which demand learning approaches that are more adaptive, inclusive, and responsive to the complexities of the times. This study aims to explore the postmodern philosophical foundations as a basis for developing innovative learning models that reject universal rationality and accommodate plurality of perspectives. The research uses a literature review approach by analyzing twelve relevant scientific articles published between 2020 and 2025 from accredited national and international journals. The selection process includes articles that have undergone peer review, are available in full text, and are relevant to postmodern philosophy, learning innovation, and 21st-century education. Data analysis was conducted through in-depth reading, thematic identification, comparison, and synthesis of information. The findings reveal that postmodern educational philosophy emphasizes pluralism, criticism of grand narratives, and curriculum decentralization as the foundation for more inclusive learning. The main themes identified include paradigmatic transformation requiring decentralization of pedagogical processes, integration of humanistic technology through adaptive digital learning, innovative methodologies emphasizing subjectivity and creativity, adaptive strategies responsive to technological changes, and development of authentic identity through intrinsically motivated and reflective learning. The research concludes that the development of contemporary learning models must integrate philosophical, technological, methodological, strategic, and psychological aspects within a holistic framework that transforms education from rigid knowledge transfer into a space for the liberation of meaning that values diversity and context.
Difficulty in Memorizing the Qur'an among Grade II Students at SDIT Salman Al Farisi: A Case Study Fauzan, Ahmad; Dariyanto, Dariyanto
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6742

Abstract

This study explores the difficulties encountered by second-grade students at SDIT Salman Al Farisi in memorizing Surah Al-‘Asr (QS. 103:1–3), focusing on four major aspects: Qur’anic reading ability, memorization fluency, articulation accuracy, and mastery of tajweed rules. The research employed a qualitative case study approach to provide an in-depth understanding of the phenomenon. Data were collected through direct classroom observation, in-depth interviews with three purposively selected students and their tahfidz teacher, as well as documentation analysis of academic records and progress notes. The findings revealed that limited Qur’anic reading skills significantly hindered the memorization process. Students who struggled with decoding words, connecting syllables, and applying vowel length (mad) rules could not fully concentrate on retention and comprehension. Low fluency was another challenge, reflected in frequent hesitation, stammering, and confusion between verses, largely due to insufficient repetition (muroja’ah) and lack of independent practice at home. Articulation difficulties were evident in the inaccurate pronunciation of several hijaiyah letters such as dza, shod, ‘ain, and tsa, which reduced the clarity and meaning of recitation. Moreover, insufficient mastery of tajweed and makhraj rules, particularly in applying ghunnah, idgham, and correct vowel length, resulted in repeated errors across all three students. The study confirms that these four aspects are deeply interconnected, where weakness in one area exacerbates problems in the others. It underscores the need for integrated pedagogical interventions that combine talaqqi-based learning, structured articulation drills, comprehension-based methods, and systematic repetition schedules. Parental involvement was also found to be essential in reinforcing practice outside the classroom. Overall, the research highlights that successful Qur’an memorization in elementary schools cannot be achieved through isolated teaching strategies but requires a comprehensive, collaborative approach between teachers, students, and parents. Future research is recommended to expand the sample and evaluate specific intervention models to strengthen both the cognitive and spiritual outcomes of tahfidz learning.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence Chatgpt dan Kemandirian Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 8 Purworejo Satria, Bayu Cahya; Setiaji, Cahyo Apri; Fadhiliya, Lukman
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6796

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital, khususnya artificial intelligence ChatGPT, serta kemandirian belajar yang berpotensi meningkatkan motivasi belajar siswa, yang merupakan faktor kunci keberhasilan pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 8 Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan penggunaan ChatGPT dan kemandirian belajar secara parsial maupun simultan terhadap motivasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian terdiri dari 144 siswa kelas X-1 sampai X-4, dengan sampel 100 siswa yang ditentukan menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui angket untuk masing-masing variabel, dan instrumen diuji validitas serta reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, linearitas), uji hipotesis parsial (t-test), dan uji hipotesis simultan (F-test).Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penggunaan ChatGPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (t = 4,56; p < 0,05), (2) Kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (t = 5,12; p < 0,05), dan (3) Penggunaan ChatGPT dan kemandirian belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (F = 18,45; p < 0,05; R² = 0,42).Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan ChatGPT dan kemandirian belajar secara parsial maupun simultan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 8 Purworejo.
Pengaruh Sistem Zonasi, Afirmasi, dan Prestasi terhadap Motivasi Belajar Kelas X SMA Negeri 8 Purworejo Anggitasari, Khaerani; Setiaji, Cahyo Apri; Rinawati, Anita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6919

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada upaya memahami secara mendalam bagaimana kebijakan penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi, afirmasi, dan prestasi yang dirancang untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan ternyata tidak selalu berkorelasi dengan aspek psikologis siswa, khususnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem zonasi, afirmasi, dan prestasi terhadap motivasi belajar ekonomi kelas X SMA Negeri 8 Purworejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequintal explanatory, di mana analisis kuantitatif dilakukan pada tahap awal untuk mengidentifkasi hubungan dan pengaruh antar variabel, diikuti oleh eksplorasi kualitatif untuk memperkuat interpretasi hasil. Sampel terdiri atas 144 peserta didik yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) dari total populasi sebanyak 216 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden, dengan instrumen penelitian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kelayakan pengukuran variabel dan wawancara terstruktur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dan korelasi parsial. Hasil analisis regresi sederhana diperoleh t-hitung 0,237, sedangkan t-tabel adalah 1,664 (0,237 < 1,664) dan p-value 0,814 (0,814 > 0,05). Sedangkan untuk analisis korelasi parsial nilai korelasi sebesar 0,026 dan p-value 0,814 (0,814 > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa sistem zonasi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar ekonomi. Hasil analisis regresi sederhana diperoleh t-hitung -0, 235, sedangkan t-tabel adalah 1,697 (-0,235 < 1,697) dan p-value 0,816 (0,816 > 0,05). Sedangkan untuk analisis korelasi parsial nilai korelasi sebesar -0,043 dan p-value 0,816 (0,816 > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa afirmasi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar ekonomi. Hasil analisis regresi sederhana diperoleh t-hitung -0,439, sedangkan t-tabel adalah 1,708 (-0,439 < 1,708) dan p-value 0,665 (0,665 > 0,05). Sedangkan untuk analisis korelasi parsial nilai korelasi sebesar -0,087 dan p-value 0,665 (0,665 > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa prestasi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa jalur penerimaan tidak menjadi faktor penentu utama dalam membentuk motivasi belajar.
Pengembangan Video Animasi pada Materi Al-‘Unwān (Alamat) untuk Siswa Kelas Vii Mts Datuk Sulaiman Putra Palopo Satifa, Rani; Pamessangi, Andi Arif; Fakhrunnisaa, Nur; Putri, Elma; Muti'a, Siti; Zulfathia, Ijah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6928

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTs Datuk Sulaiman Putra Palopo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, angket respon guru dan siswa, tes, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi dari ahli materi sebesar 93%, ahli media 91%, dan ahli bahasa 94%, seluruhnya termasuk kategori “sangat valid”. Praktikalitas media dinilai oleh guru sebesar 96% dan oleh siswa sebesar 87%, keduanya berada dalam kategori “sangat praktis”. Analisis pre-test dan post-test menghasilkan rata-rata N-Gain score dari 30 siswa sebesar 0,97, yang termasuk kategori “keefektifan tinggi” karena berada di atas nilai 0,7. Adapun persentase N-Gain score (%) yang diperoleh adalah 96,90%. Dengan demikian, media video animasi berbasis YouTube pada materi al-‘unwan (alamat) dinyatakan valid, praktis, dan efektif.
Unveiling Misconceptions in Chemistry: A Review of Causes, Common Patterns, and Levels of Student Understanding Munawwarah, Munawwarah; Ashari, Ayu
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6935

Abstract

The urgency of addressing this issue lies in its long-term impact on students’ conceptual development, from secondary school to pre-service teachers. Misconceptions remain a critical issue in chemistry education because they obstruct students’ ability to integrate macroscopic, submicroscopic, and symbolic representations, thereby limiting scientific literacy and problem-solving skills.. This review aims to identify chemistry topics most prone to misconceptions, analyze recurring misconception patterns, examine their underlying causes, and assess the reported levels of misunderstanding. A systematic literature review was conducted using the PRISMA 2020 framework, with inclusion criteria focusing on empirical studies published between 2015 and 2025 that employed diagnostic instruments (two-tier, three-tier, four-tier, five-tier, or CRI) and reported data on misconceptions. From an initial 100 records, 30 studies met the criteria and were analyzed. The synthesis shows that the highest average misconception rates occur in buffer solutions, hydrolysis, chemical bonding, and electrolytes (often exceeding 50%), while equilibrium, stoichiometry, thermochemistry, and redox reactions display moderate to lower levels. Common patterns include viewing all hydrogen-containing compounds as acids, assuming ionic bonds form between molecules, perceiving stoichiometry as purely algorithmic, and believing buffer solutions neutralize acids and bases completely. The findings reveal that misconceptions are driven by a combination of prior knowledge, the abstract nature of chemistry, inaccurate textbooks, insufficient teacher explanations, and ambiguous chemical language. The review concludes that misconceptions in chemistry are systematic and persistent, underscoring the need for diagnostic assessments and pedagogical strategies that integrate multiple representations and targeted corrective interventions.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jurusan MPLB di SMK Widya Praja Ungaran Hidayat, Akhmad Firdaus Nuril; Susanti, Anis
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6952

Abstract

Dunia pendidikan selalu mengalami dampak dari terjadinya perubahan kurikulum setiap tahunnya yang dimana dunia pendidikan harus mengganti kurikulum mereka disekolah dan menyesuaikannya dalam proses pembelajaran didalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen dalam Kurikulum Merdeka pada jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMK Widya Praja Ungaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menerapkan kerangka fungsi manajerial dari George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan dan pengorganisasian telah dilaksanakan secara kolaboratif melalui pelatihan guru dan pembagian peran yang jelas. Fungsi pelaksanaan berjalan efektif melalui asesmen berbasis proyek dan pemanfaatan platform digital seperti Exambro. Namun demikian, fungsi pengawasan masih terbatas karena belum adanya indikator mutu asesmen yang distandarkan. Untuk menilai implementasi keempat fungsi manajerial, disusun tabel skoring manual berdasarkan indikator yang diidentifikasi dari data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik asesmen sudah selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, meskipun diperlukan penguatan pada aspek pengawasan dan evaluasi reflektif. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dan praktis terhadap pengembangan manajemen asesmen dalam pendidikan vokasi.
Pengaruh Fasilitas Laboratorium Komputer, Computer Anxiety, Literasi Digital, dan Computer Self-Efficacy Terhadap Hasil Belajar Spreadsheet Kelas X SMK Negeri 6 Surabaya Abdulloh, Abdulloh; Arif, Amirul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6954

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Spreadsheet di SMK Negeri 6 Surabaya, yang disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas laboratorium komputer, computer anxiety, literasi digital dan computer self-efficacy terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya. Penelitian ini termasuk dalam jenis kuantitatif ex-post facto dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS 26. Subyek pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas X jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMK Negeri 6 Surabaya yang berjumlah 72 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas laboratorium komputer, computer anxiety, literasi digital, dan computer self-efficacy secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya. Kemudian hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa 1) Fasilitas laboratorium komputer berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya, 2) Computer Anxiety tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya, 3) Literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya, 4) Computer Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar spreadsheet kelas X SMK Negeri 6 Surabaya.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Menengah Atas Herak, Rikardus; Seran, Lukas
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6983

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran inovatif yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam penyelidikan ilmiah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimental, dengan kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis PBM dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design untuk mengevaluasi perubahan keterampilan proses sains siswa sebelum dan sesudah penerapan PBM. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI di SMA Santa Familia Wae Nakeng yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proses sains, yang disusun berdasarkan indikator keterampilan proses sains, seperti kemampuan mengobservasi, merumuskan hipotesis, merencanakan percobaan, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Tes ini divalidasi oleh dosen ahli untuk memastikan validitasnya. Selain itu, lembar observasi digunakan untuk menilai keterlibatan, kerja sama, dan motivasi siswa selama pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired sample t-test untuk uji efektivitas PBM, dengan asumsi data memenuhi normalitas dan homogenitas. Apabila tidak memenuhi asumsi tersebut, digunakan uji non parametrik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan proses sains kelompok eksperimen, dengan selisih rata-rata sebesar +35,36 dan nilai p sebesar 0,001, yang lebih kecil dari ambang batas 0,05. Sebaliknya, kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan kecil yang tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa PBM merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan penyelidikan ilmiah siswa, termasuk merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, dan menganalisis data. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada ukuran sampel yang kecil dan fokus pada satu konteks pendidikan, yang dapat membatasi generalisasi hasil.
Pengaruh Kemandirian Belajar, Pemberian Reward, Punishment, Teman Sebaya dan Dukungan Orangtua terhadap Hasil Belajar Siswa melalui Motivasi Belajar sebagai Variabel Intervening di SMK Cersa Pasaman Dini, Jelvita; Yasmi, Fifi; Areva, Desi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7010

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran PKK (Produk Kreatif dan Kewirausahaan) yang menuntut kemandirian, kreativitas, serta tanggung jawab tinggi. Hasil penelitian ini adalah 1) terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar -0,056 dan nilai thitung -1,066 < ttabel 1.663, 2) pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,414 dan nilai thitung 5,663 > ttabel 1.663, 3) pengaruh pemberian punishment terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,195 dan nilai thitung 2,778 > ttabel 1.663, 4) pengaruh teman sebaya terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,230 dan nilai thitung 4,196 > ttabel 1.663, 5) pengaruh dukungan orang tua terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,261 dan nilai thitung 4,924 > ttabel 1.663, 6) pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,078 dan nilai thitung 2,296 > ttabel 1.663, 7) pengaruh pemberian reward terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,393 dan nilai thitung 7,182 > ttabel 1.663, 8) pengaruh punishment terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,149 dan nilai thitung 3,182 > ttabel 1.663, 9) pengaruh teman sebaya terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,085 dan nilai thitung 2,221 > ttabel 1.663, 10) pengaruh dukungan orang tua terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,130 dan nilai thitung 3,401 > ttabel 1.663, 11) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,236 dan nilai thitung 3,342 > ttabel 1.663. Jenis penelitian ini adalah deskriptif asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 92 siswa kelas X dan XI di SMK Cersa Pasaman dengan teknik stratified random sampling. Instrumen berupa angket tertutup dan analisis data menggunakan uji jalur, uji hipotesis, serta uji t. Disimpulkan bahwa peningkatan kemandirian belajar perlu mendapat dukungan guru dan orang tua.